Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par 74


__ADS_3

Selamat membaca


''Eh maaf''?.Zoya dengan cepat bangkit berdiri dan menjauh dari Aldi, kemudian lari ngacir menuju kamar mandi.


''Ya allah sampai kapan aku akan seperti ini''?.gumam Zoya sambil membuka seluruh pakaian dan mulai menyirami tubuhnya.


Dinginya air pedesaan pada malam hari, membuat wanita itu mengigil kedinginan,sampai giginya bergemeletuk karna terlalu dingin.


''Hah''. mana baju gue''.haaa''.mati saja kau Zoya,kenapa sampai teledor''?.apa kau lupa Zoya''?.sekarang kau satu kamar dengan laki-laki lain''.


''Bagai mana kalau Nik sampai tau,bahwa aku sekarang malah berdua dengan laki-laki lain''?.


''Ah bersetan dengan laki-laki itu,mungkin saja ini adalah ulah gilanya''.gumam Zoya terus berkomat kamit dengan tubuh menggigil kedinginan.


''Zo''?.pangilan dari luar kamar mandi membuat Zoya spontan bersembunyi dibalik pintu kamar mandi.tangannya berusaha mengapai-gapai sesuatu,kain atau apalah''?.


Namun nihil,bahkan baju yang tadi iya pakai kini sudah basah kuyup tersiram air.


''Zo''?.pangil Aldi lagi sambil memutar knop pintu kamar mandi.


''Eh''. jangan dibuka, tolong ambilkan baju sama handukku Al''.pinta Zoya membuat laki-laki normal itu meneguk liurnya.


"Sial".umpat Aldi merasakan sesuatu mengeliat didalam celena dalam miliknya.


"Jika begini terus alamat semuanya akan kebobolan,kalau saja lho bukan istri orang habis lho malam ini sama gue Zo".batin Aldi menyesali keterlambatan dirinya menyekap Zoya waktu itu.


Dirinya berhasil menyekap Zoya setelah wanita itu sah menjadi istri Nik.


"Ini Zo".Zoya menjulurkan jamarinya keluar, mengapai pakaian yang disodorkan Aldi.


Matanaya melotot saat melihat pakaian yang Aldi sodorkan.


****** ***** cowok,tampa bra dan juga daster.Zoya pikir itu adalah daster Neneknya Aldi.


"Al"?.pangik Zoya lirih.


"Ya sayang ada apa"?.mata Zoya langsung melotot mendengar jawaban dari mulut Aldi.


"Apa-apa an laki-laki ini"?.batin Zoya.


"Ada apa sayang".lagi-lagi Aldi memangil dirinya dengan sebutan sayang.


"Apa tidak ada celena dalam lain Al"?.lirih Zoya dengan pipi yang merona merah.


Namun karna dinginya malam membuat dirinya dengan cepat mengenakan daster nenek yang diberikan Aldi.


"Maaf Zo ngak ada"malam ini pakai itu aja dulu bosok kita kepasar cari pakaian buat kita berdua".

__ADS_1


"Tapi Al"?.


"Pakai aja Zo".aku kawatir kalau kamu ngak pakai dalaman aku takut khilaf nanti".jawaban prontal Aldi membuat Zoya semakim ketar ketir dan juga malu.


"Aldi nak ayo makan malam".


"Buruan sayang itu Nenek udah mangil ngajak makan".


Dengan terpaksa Zoya memakai pakaian dalam Aldi.


Ada desiran aneh didalam hati wanita itu,bagai mana tidak, Aldi adalah laki-laki yang pernah dekat dengan dirinya,apalagi ****** ***** yang Zoya pakai bukan ****** ***** baru,melainkan sudah pernah dipakai Aldi.


Sementara Aldi, laki-laki itu mengusap miliknya berkali-kali berharap anunya tidak mengeliat lagi.


''Oh ya Allah''.gumam Aldi frustasi.karana bukannya diam, justri miliknya semakin aktif mengeliat.


''Ah''. mending gue pakai sarung''.gumam Aldi mencari solusi tepat.tak mungkin dirinya keluar dengan celana bola, saat burungnya sedang On mencari lawan.


Setelah mengenakan sarung Aldi melangkah keluar kamar.


''Lho istri kamu mana''?.tanya Kakak Aldi bernama Yono.


''Ada Kek, sebentar lagi juga keluar''.


''Oh ya sudah kita tunggu sebentar''.


''Ngak ada Nek.sebenarnya sudah lama Aldi pengen main kesini,Aldi rindu suasa kampung Nek''?.jawab Aldi bohong.


Sebenarnya Aldi sudah pernah membawa Kakek dan Neneknya ikut kekota,namun mereka tidak pernah mau dengan alasan mereka lebih suka tinggal didesa ini,selain dari banyak kenangan bersama almarhum ibu Aldi.Nenek Aldi jiga kurang menyukai ibu tiri Aldi yang angkuh dan sombong.


Asiknya bercerita masa lalu membuat ketiga manusia itu tidak menyadari kehadiran Zoya disana.


Entah kenapa saat mendengarkan cerita tentang Aldi Zoya merasa iba dengan laki-laki itu.


Ternyata Ibu Aldi meninggal saat laki-laki itu masih bayi,karna sang ibu meninggal saat melahirkan laki-laki ini.


Itu jugalah penyebab kini Aldi memiliki ibu tiri dan juga saudara tiri.


Entah kenapa saat mendengar cerita Aldi membuta Zoya merindukan kedua orang tuanya dan juga sang putra.


Hatinya benar-benar kawatir dengan putranya itu,bagai mana kabar putranya sekarang''?.


Tampa sadar saat memikirkan putranya air mata Zoya tampa terasa menetes dan wanita itu kini terisak.


''Loh..loh''.kok malah nangis to''?.tanya sang Nenek yang melangkah mendekati Zoya dan mengusap pungung wanita itu lembut.


''Sudah to nduk,suami kamu itu sudah punya kamu sekarang,Nenek harap kamu bisa membuatnya bahagia, ya nduk''?.

__ADS_1


Zoya menoleh pada Aldi,air matanya yang sedari tadi menetes kini berhenti seketika, akibat wanita itu binggung harus menjawab apa''?.


''Berjanjilah nak''?.jangan pernah tinggalkan Aldi''.dia anak baik dan patuh,Nenek harap kamu bisa membimbing dirinya menjadi lebih baik lagi''.Zoya semakin binggung harus menjawab apa, sementara Aldi sekarang sudah mulai mengambil makanan membuat Zoya kesal sendiri.


Bahkan kaki wanita itu kini sudah bergerilia di bawah meja mencari kaki Aldi.tapi bukannya kaki aldi yang iya dapat malah kini Zoya menoel-noel kaki Kakak Yono.


Membuat laki-laki sepuh itu spontan ketawa terbahak-bahak.


Aldi yang sudah mulai mengunyah makanannya menjadi binggung dan spontan menoleh kearah Zoya yang kini menatap Kakek Yona heran sambil mengangkat bahunya saat Aldi menatap dirinya.


''Dasar anak muda''.ini Kakak bukan suamimu''.


Oh astaga,lubang-mana lubang''?. Zoya ingin bersembunyi sekarang,wanita itu benar-benar malu. bahkan Wanita muda itu langsung berlari menuju kamar.


''Dasar Zoya bodoh''. umpatnya sambil menepuk-nepuk kepalanya kesal.


''Ada apa Kek''?.tanya Aldi dengan wajah kebingungan.


''Itu istri kamu,mungkin dikira kaki Kekek ini kakimu, malah dicoel-coel''.jawab Kekek Yono dengan sisa-sisa tawanya.


Membuat Aldi yang awalnya heran kini malah ikut tertawa.


''Sudah-sudah sana temui istrimu,ini sekalian bawakan makanan untuknya, kalian makan didalam saja''.pinta Nenek yang mengerti pasti cucu mantunya itu sekarang benar-benar malu.


Akhirnya dengan senang hati Aldi membawa makanan milik mereka kedalam kamar.


Aldi menarik sudut bibirnya membentuk senyuma. saat melihat Zoya meringkuk diatas tilam kapuk dengan membenamkan wajahnya.


''Sayang yuk makan''.jangan malu gitu''?. ucapan Aldi mampu membuat Zoya semakin meringkuk.


''Jangan meringkuk begitu,bahaya''?.bisik Aldi tepat ditelinga Zoya mampu membuat wanita itu spontan terduduk.


Namun Aldi dengan cepat berdiri dirinya sudah kapok,kepentok kepala Zoya sakitnya tu dihidung,sampai sekarang bahkan masih ngilu.


''Yuk makan mau aku suapi atau nyuap sendiri''?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Yuk mampir dinovel outhor yang lain.πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡



Tbc.

__ADS_1


__ADS_2