
''Apa ada Korban''?.tanya Jona pada Botak.
''Angota kita hanya terluka,tapi anak buah musuh,ada beberapa orang yang tewas.
''Apa yang meledak tadi mobil mereka''?.
''Iya''.jawab Botak singngkat.
''Siapa yang melakukannya''?.tanya Jona sambil menatap Botak sekilas.
''Siapa lagi''?.
''Bos''.jawab Jona yang mendapatkan angukan dari Botak.
''Kau tau''?. aku bahkan kebinggungan saat membidik lawan,tapi manusia batu itu sangat handal dalam membidik lawan''.
''Hem''.kau benar''.jawab Jona santai.
Hampir dua jam keduanya menunggu Nik dirungan IGD.
''Mas''.Mas bangun''.Jona mengerjapkan matanya untuk mengumpulkan kesadaran dirinya.
Mata laki-laki itu berkedip-kedip untuk mengumpulkan kesadaran.ternyata lelahnya menunggu hingga membuat Jona ketiduran.
''Sayang''?.panggil Jona yang terkejut melihat istrinya itu kini ada disini.
''Adek ngapain kesini''?.panik''. Jona langsung menoleh kekiri dan kekanan.
''Emang kenapa ngak boleh''?.tanya Rara dengan wajah merengut kesal.
''Bukannya ngak boleh sayang,tapi Mas takut Adek dalam bahaya''.
''Emang ada masalah apa sih Mas''?.kenapa sampai tidur disini''?.tanya Rara sambil menatap Jona curiga.
''Tadi malam Mas mau pergi menyelamatkan Zoya''.
''Apa berhasil''?.Nik mengeleng lemah.
''Gagal''.karna kami ketahuan''.
''Kok bisa''?.
''Mas juga ngak tau''.lebih baik kita pulang sekarang,Mas takut ada mata-mata disekitaran sini''.
Rara hanya menurut saja,wanita itu langsung menganguk .
''Ayo jalan''.
''Botak''.
''Iya Jona ada apa''?.botak baru saja pulang dari membeli sarapan langsung melangkah mendekati Jona.
''Tolong jaga Bos,nanti kalau dokter sudah keluar hubungi saya''.
''Baik''.jawab Botak sambil menunduk.
''Adek duluan''.
''Iya''.jawab Rara pendek karna dirinya tau apa yang harus iya lakukan.
Sepanjang perjalanan menuju parkiran rumah sakit Jona dan Rara bagaikan orang asing yang sama sekali tidak saling mengenal.
Bahkan Jona dan Rara pulang dengan mobil berlainan.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan laki-laki itu hanya pokus pada jalanan dan mobil yang membawa sang istri.
Hingga pukul enam pagi, mobil yang mereka kendarai kini terperkir indah dihalaman rumah keluarga besar Rara.
Jona dan Rara melangkajlh terpisah. laki-laki itu terlihat seperti orang asing dengan sang istri.
Dirinya benar-benar takut kejadian yang menimpa Nik akan terjadi pada dirinya.
''Ounty''?.saat Rara dan Jona memasuki rumah terlihat Niel berlari mendekati keduanya.
''Iya sayang ada apa Nak''?.tanya Rara sambil mengendong keponakannya itu.
''Bunda mana Ounty''?.lagi-lagi Niel bertanya tentang Bundanya, membuat Jona seketika gusar.
''Bunda masih ada kerjaan sayang''.
''Kenapa lama ya Ounty''?.tanya Niel lagi dengan wajah sendu.
''Bundanya masih kerja sayang,Niel yang sabar ya''?.
Bocah tampan itu terlihat mendesah panjang.tatapan matanya terlihat sendu menyimpan kerinduan.
Jona yang merasakan tubuhnya benar-benar lelah langsung melangkah menuju kamar,dirinya menyerahkan urusan Niel kepada sang istri.
Jona langsung mandi dan berganti pakaian,kemudian membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur.
''Mas''.
''Iya sayang''.mata yang awalnya tertutup perlahan terbuka.
Entah sudah berapa hari dirinya tidak menyentuh sang istri.
''Putri kita mana sayang''?.tanya Jona saat tidak melihat putrinya sedari tadi.
''Oh''.jawab Jona sambil menarik tubuh sang istri hingga wanita itu terjerembab diatas dada bidang Jona, yang ditutupi kaos polo putih.
''Mas kangen sayang''.gumam Jona sambil mengecup bibir sang istri lembut.
Rindu yang mendera dan mengebu-gebu membuat Jona mengabaikan rasa lelahnya.
Nafas keduanya memburu dipenuhi hasrat.Jona dengan cepat melepaskan pakaian sang istri satu-persatu hingga keduanya kini polos tanpa sehelai benangpun.
''Sayang Eeuuuhhh''.lenguhan keluar begitu saja dari bibir tipis Rara membuat Jona semakin menghujani istrinya dengan ransangan bertubi-tubi.
''Sekarang sayang''.Rara hanya mengangukkan kepalanya, saat sang Jona meminta izin untuk menyatukan tubuh keduanya.
Pukul tujuh pagi yang seharusnya masih dingin,dikamar yang dilengkapi AC itu kini malah menjadi panas dan penuh gairah.
Rara berkali-kali mendapatkan pelepasan.namun tidak dengan Jona,laki-laki itu masih tetap mengoyangkan tubuhnya diatas tubuh sang istri.
''Drett...drett..drett''.
Suara smartphone yang berdering sama sekali tak Jona gubris.laki-laki yang dipenuhi kabut birahi itu hanya mempercepat tempo permainannya saja,tampa mau menghentikan aktifitas mereka.
''Drett..drett..drett''.
Suara smartphone milik Jona kembali berdering.membuat Rara seketika menoleh,dengan tubuh yang masih dikukung dan dipeluk erat oleh suaminya.
''Mas,ouuuhh''.ada telfon Mas''.lirih Rara diiringi *******.
''Biarkan saja''.jawab Jona pendek masih tetap pada aktifitasnya.
Hampir dua jam keduanya meneguk madu surgawi,bukan hanya satu kali laki-laki itu melakukannya, melainkan sampai tiga kali pelepasan.
__ADS_1
''Aaahhh sayang luar biasa''.ucap Jona disertai ciuman bertubi-tubi pada sang istri yang dipenuhi keringat.
''Hem''.jawab Rara lirih dengan mata yang mulai terpejam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara diluar
Lagi-lagi Ana mendengarkan suara yang sama sekali tak ingin dirinya dengar.
''Sial''.umpat wanita jomblo itu sambil melangkah menjauhi kamar Jona,niat awal dirinya ingin mengantarkan putri Jona urung sudah.akibat suara ******* disertai derit tempat tidur bak gempa lokal.
Berkali-kali wanita itu mengumpat kesal,entah kenapa dirinya selalu mendengarkan suara yang membuat gejolak birahinya mengebu-gebu,namun apa lah daya, dirinya hanya wanita jomblo akut.
''Astaga Ana nasipmu menyedihkan''.gumam wanita itu sambil mengendong bayi Nafiza,bayi mingil yang biasa dipanggil Fiza.
''Sayang doakan Tante Ana ya''?. biar bisa cepat dapat pacar,hiks''?.kamu tau Fiza''?.Tante juga pengen nganu sama pasangan Tente''.
''Eh Ana kenapa kau malah ngelantur''?.Ana berbicara sendiri bahkan menepuk-nepuk kepalanya sendiri.
''Astaga gue bisa gila,kalau ngedengerin ini terus''.lagi-lagi wanita itu bergumam.
Sementara didalam kamar.
''Drett...dreett..dreett''.
Jona yang baru saja keluar dari kamar mandi melangkah dengan perlahan menuju smartpthone miliknya.
''Botak''.gumam laki-laki itu saat melihat siapa yang kini sedang menghubungi dirinya.
📲''Ada apa''?.tanya Jona langsung setelah terlfon terhubung.
📱''Setan kau Jona,kenapa sedari tadi ku telfon kau tak angkat''.Jona langsung menjauhkan hendphone miliknya saat saat mendengar suara bentakan dari seberang sana.
📲''Ada apa Tuan''?.tanya Jona santai.
Jika biasanya dirinya akan kesal dengan ulah Nik,namun kali ini dirinya masih bisa meredam amarah dihatinya,itu semua karna dirinya telah mendapatkan asupan gizi dari sang istri.
📱''Kau tanya ada apa''?.kau kesini sekarang Bodoh''.
''Ck''.lama-lama emosi juga mendengar colotehannya''.gumam Jona pelan agar tak bisa didengar bosnya itu.
📱''Aku mendengarkan kau Jona,kesini kau sekarang atau perkututmu kupotong habis''.
''Hah''?.dasar gila''.umpat Jona sambil mematikan sambungan telfon.
''Ada apa''?.
''Astaufirullah Mas kaget sayang''.
''Yang nelfon tadi siapa''?.tanya Rara yang baru saja keluar dari kamar mandi.
''Siapa lagi''.
Ditempat lain.
''Aaarrrggg jangan''?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Mohon maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.