
Zoya yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya melangkah menuju tembok. tempat biasa dirinya mengintip Nik.
Terlihat dari kejauhan laki-laki tampan itu baru saja keluar dari markas dengan wajah dinginnya. namun bagi Zoya Nik tetap tampan.
Berkali-kali iya mengelengkan kepalanya.berharap pikiran tentang Nik hilang tak bersisa.namun gagal.entah sejak kapan bayangan-bayagan laki-laki itu selalu meneri-nari dipelupuk matanya.
"Hey..".
"Astaufirullah halazim".Zoya langsung mengusap dadanya karna terkejut saat seseorang menepuk pelan pundaknya.
"Kenapa kau suka sekali berdiri disini,"?.Ita bertanya sambil ikut memperhatikan suasana didepan.
Namun saat dirinya melihat bertepatan dengan Nik yang sudah memasuki rumah utama.
"Tidak ada.aku hanya sedang melihat suasana diluar,sudah sangat lama aku tak pernah lagi menghirup udar diluar".
"Kau bersabarlah dan terus berdoa,semoga dikemudian hari kau masih bisa bebas seperti sedia kala".
Zoya hanya menaggapi ucapan Teman barunya itu dengan angukan.
"Ya sudah ayo masuk. kau tak ingin istirahat kasian lho baby mu,mungkin dia kelelahan".
__ADS_1
"Iya ".akhirnya Zoya juga memutuskan untuk beristirahat.mengistirahat kan tubuhnya dan juga hatinya yang lelah.
Zoya berbaring dengan posisi telentang. memikirkan nasip hidupnya yang selalu pahit melebihi buah pare.tak ada manisnya. ingin iya mengeluh namun tidak pernah iya lakukan.karna sedari dulu perinsipnya ini ada lah yang terbaik menurut allah untuknya.mungkin juga ini adalah cobaan sebagai titian untuk mencapai kebahagaiaan untuknya''?..
Entahlah Zoya sendiri tidak tau jawabanya iya atau bahkan tidak"?..
"Sayang apa kau merindukan Papamu lagi"?..ya entah kenapa semenjak kehamilannya semakin besar.sejak saat itu juga janin yang ada dirahimnya seperti selalu ingin melihat Papanya.walau dari kejauhan.kadang Zoya juga sangat mengiginkan perutnya dipegang sedikit saja oleh lekaki itu. namun itu hanya lah tingal keiginannya dan tak akan pernah terwujut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🌸🌸🌸🌸🌸
Hari berganti hari,bulan berganti bulan. kini sudah genap empat tahun Zoya bekerja menjadi asisten dirumah Nik.
Bahkan Nik tak pernah mau menemui dirinya dan darah dagingnya sendiri.laki-laki itu terus saja dengan opsesinya.
''Bunda''.seorang bocah laki-laki yang sangat mengemaskan datang menghampiri sang Bunda.wajah yang sangat mirip dengan sang Papa membuat Zoya merasa sedih, setiap melihat wajah putranya itu,dirinya selalu ingat akan wajah Papa dari putranya.namun lagi-lagi iya menpis semua itu, karna tekatnya sudah bulan. iya akan melupakan laki-laki yang dengan teganya menghancurkan hidup dan juga dunianya.
"Iya sayang ada apa Nak"?.Zoya langsung menyambut putranya dengan pelukan hangat.
Niel Yang Artinya cahaya keberkahan.Zoya berharap putranya selalu mendapatkan cahaya keberkahan.bagi siapa pun yang menganal Niel dan bagi diri Niel sendiri.
__ADS_1
Meskipun Papa dari Niel sendiri tak pernah mengakui putranya.namun Zoya berharap iya bisa menjadi ayah dan juga Ibu untuk putranya.
Niel sangat mirip dengan Papanya. mulai dari wajah, hinga kulit, bocah laki-laki itu sangat mirip dengan Papanya. meskipun bocah malang itu sama sekali tak pernah bertemu dengan Papanya.
''Bunda diluar pemandagannya sangat indah Bunda. bolehkan Niel keluar rumah''?...Niel ingin sekolah Bunda''.
Hati Zoya langsung mencolos dan sakit. saat mendengarkan permintaan sederhana putranya.sungguh malang nasip putranya semenjak Niel terlahir kedunia,
belum pernah sekalipun putranya itu melihat keindahan diluar rumah. bahkan untuk belajar-pun hanya dirinya lah yang mengajari putranya itu. semampu dirinya. sementara pakaian, bahkan keperluan putranya,Jona lah yang selalu berbaik hati membelikan putranya .meskipun dengan cara sembunyi-sembunyi.
Sedih,sangat sedih. bahkan setiap malam ibu tunggal itu selalu menangisi nasip dirinya dan juga putranya.
''Sabar ya Nak''?.suatu saat Bunda pastikan Niel akan melihat keindahan dunia sayang''.
🌹🌹🌹🌹
Detik-detik Zoya akan pergi.yuk dukung outhor supaya lebih rajin updet.
Like vote hadiah and komen makasih.
Bay...bay...🥰🥰🥰
__ADS_1
Tbc.