
''Arrggg sakit''.suara jeritan seseorang yang berasal dari sebuah rungan membuat Jona dengan cepat berlari mendeti sumber suara.
Jeje yang melihat Jona dan yang lainnya berlari juga ikut berlari memasuki sebuah rungan bawah tanah.
''Ibu''?.Jeje langsung berlari dan meraih tubuh lemah sang Ibu.
''Je''.bantu Ayahmu Nak''?.pinta wanita paruh baya itu dengan tubuh lemah.
''Ayah kenapa Bu''?.tanya laki-laki itu dengan nada panik.
''Ayah pingsan Nak''.
''Hah''.dengan cepat Jeje berlari mendekati sang Ayah yang sudah tergeletak lemah.
Jemarinya dengan cepat meraih kepala laki-laki paruh baya didepannya.
''Yah bangun Yah''.tidak ada pergerakan. laki-laki paruh baya didepannya hanya diam dengan mata terpejam.
Perlahan jemari tangan Jeje meraih pergelangan tangan sang ayah dengan tangan bergetar.
''Deg''.
Tubuhnya semakin bergetar saat laki-laki itu sama sekali tidak merasakan detak nadi dipergelangan ayahnya.
''Ayah bangun Yah''?.pinta Jeje dengan suara bergetar. namun yang dibagunkan sama sekali tidak bereaksi.
''Ayah kenapa Mas''?.tanya Aida sambil merangkak mendekati ayah mertuanya itu.
Wanita itu langsung meraba pergelangan tangan ayah mertunya.
__ADS_1
''Huuaaa''.Ayah Mas''.Ayah''.wanita itu langsung merauang membuat wanita peruh baya yang sedari tadi masih terpaku akhirnya melangkah mendekat.
Jemarinya bergetar dengan mata berkaca-keca penuh kehancuran,sejurus kemudian rungan bawah tanah itu menjadi bising karna tangisan pilu yang mengema.
Nik yang berada diluar dengan cepat berlari menyusul anak buahnya yang sedari tadi tidak keluar-keluar.
''Ada apa ini''?.tanya Laki-laki itu sambil berdiri didepan pintu ruangan.
''Ayanya meninggal''.
Entah kenapa mendengar kata ayahnya meninggal ditambah lagi saat melihat seluruh keluarga Jeje kini menangis dan meraung-raung membuat Nik bagai djavu.
''Kau kenapa Tuan''?.tanya Jona saat melihat bosnya itu kini berdiri dengan tubuh bergetar. bahkan kemeja yang iya kenakan kini telah basah oleh keringat.
''Tuan''.Tuan''.kau kenapa''?.panik Jona karna Nik kini sudah luruh dilantai.
''Bawa kerumah sakit Jona,cepat Jona''.
Pandangan laki-laki itu kini berputar-putar. entah kenapa kepalanya mendadak pening dan seketika itu juga Nik tersungkur dilantai.
''Ck''.elah pakai pingsan lagi''.gerutu Jona yang kesal melihat Bosnya malah pingsan disituasi seperti ini.
''Lah''. tadi dia bilang bawa kerumah sakit''.bawa kerumah sakit,lah''.kayaknya dia sendiri yang akan dibawa kerumah sakit''.lagi-lagi Jona mengerutu namun tak hayal dirinya membantu bosnya itu untuk berdiri dan masuk kedalam mobil.
''Ayo bawa mereka semua''.Botak memberikan perintah yang langsung dituruti semua anak buah Nik.
Sepanjang perjalanan Jona terus mengerutu karna Nik sama sekali tidak sadar juga.bahkan laki-laki itu kadang menyender dipundaknya, berkali-kali dibetulkan tetap juga laki-laki itu tumbang dan menimpa dirinya.
''Jona''?.Nik berbicara lirih memangil Jona seperti ibu memangil anaknya.
__ADS_1
''Ada apa Nak''?.kesal Jona sambil mendelik.
''Aku bukan anak kau Jona''.decak laki-laki itu balas kesal.
''Ck''.kau mau apa Tuan''.
''Aku mau minum Jona''.entahlah. kedua laki-laki itu seperti dua sejoly yang saling mencintai.
Membuat botak yang sedang menyetir mobil langsung cekikikan.
''Apa yang kau tertawakan Bocak jelek''.
''Hah''.kau selalu menghinaku Bos''.kau berdosa sudah menghina ciptaan Allah Bos''.jawab Botak santai.
''Ck''.
''Maafkan aku Botak''.
Kata langka yang diucapkan Nik membuat mobil yang dikendarai Botak spontan berhenti.
''Cciiiittt''.
''Setan alas kau botak''.
πΉπΉπΉπΉπΉ
Mohon like vote,hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.πππ
__ADS_1
Tbc.