
Akhirnya malam itu mereka memutus kan untuk tidur bertiga diatas kasur yang tidak terlalu besar,namun cukup untuk mereka.
Berkali-kali Nik mengecup kepala putranya entah kenapa iya begitu takut untuk kehilagan putra satu-satunya itu.
Perlahan Nik meraih smartpthone yang iya letakakn diatas nakas. kemudian mengetik pesan pada Jona.
π¬''Jona apa kau sudah memesan tiket pesawat untuk kami''?..
Beberapa Saat Nik menunggu balasan dari Jona, namun sepertinya pesan yang iya kirimkan belum dibalas bahkan belum dibuka.
''Kau kenapa''?.tanya Zoya melihat Nik yang seperti sedang memikirkan sesuatu.
''Aku sedeng mengirimkan pesan pada Jona. tapi sampai sekarang belum dibalas.
π₯π₯π₯π₯π₯
Sementara ditempat lain.
Jona baru saja selesai menghubungi istrinya, laki-laki itu sudah sangat merindukan istri cantiknya itu,meskipun Rara tidak secantik Zoya namun bagi Jona Raralah segalanya.
Ternyata apa kata pepatah itu benar adanya, kalau cinta sudah melekat Eek.. lembu pun terasa coklat.
''Tuan''.lirih Jona saat melihat ada pesan Watsapp yang sudah beberapa saat yang lalu masuk.
Jona membuka pesan itu dengan cepat kemudian membaca dan segera membalasnya, dirinya tidak ingin Bosnya itu mengamuk atau bahkan mengumpat dirinya.
π₯π₯π₯π₯
Ditempat lain.
''Setan Jona kenapa lama sekali''?..gumam Nik sudah mulai mengeluarkan kata mutiaranya.
Zoya yang berbaring disamping putranya hanya bisa mengelengkan kepalanya melihat tingkah laki-laki yang hanya berbataskan putranya itu.
"Ting".
Bunyi pesan masuk membuat Nik segera membukanya.
π¬ Sudah tuan. pesawat akan berangkat pukul sembilan pagi''.
π¬Baik lah terimankasih''.oh ya kau pulang pakai apa''?.jika kau mau pulanglah bersama kami''.
π¬''Lalu mobilnya''?.balas Jona bertanya.
π¬''Kau jual saja nanti. kau beli lagi disana''.
π¬''Hem baik lah terserah tuan saja''.balas Jona lagi dengan nada pasrah.
Setelah selesai berbalas pesan dan merasa urusannya telah selesai, Nik melirik kearah Zoya.kakinya perlahan turun dari tempat tidur kemudian mengecup kening wanita itu sekilas dan ikut berbaring disamping Zoya.berlahan tangan kekarnya menarik tubuh Zoya kedalam dekapannya.
Bibir Nik mengendus tengkuk Zoya yang ada dibelakangnya,sepertinya penyakit hiperseks Nik kembali kumat setelah menemukan wanita yang tepat.sayangnya mereka masih belum halal.
''Eeemmm''.lenguhan kecil keluar dari bibir Zoya, karna Nik kini mengendus bahkan menghisap punggungnya dengan gaya sensual.
''Aku mengiginkanmu sayang''.lirihnya dengan suara berat tepat ditelinga wanita itu.
''Hem''.Ada Niel Nik''.lirih Zoya dengan mata yang masih terpejam.
''Aku benar-benar mengiginkanmu sayang.ayo kita lakukan diruang tamu''.
Zoya yang awalnya terlelap kini langsung membuka matanya dan menatap Nik dengan tatapan tak percaya.mana mungkin mereka melakukannya diruang tamu'' !!..sementara Ana ada dirumah ini''?.
''Tahan lah dulu sampai kita halal Nik''.
''Aku tak tahan. apa kau tak lihat ini''?.Nik langsung menunjuk miliknya yang memang sudah berdiri sempurna .
''Aku sudah menahannya sejak tadi' kau tau kan aku sudah mengiginkanmu saat teman laki-lakimu masih ada.aku sudah bersusah payah menahannya hingga mataku sulit terlelap.ini sangat menyiksa''.
''Bantu aku Zo aku memgiginkanmu''.
''Tapi''?..belum sempat Zoya melayangkan perotes bibirnya sudah dikecup Nik dengan rakus dan terkesan buru-buru.
''Kau membuatku gila''.rancai Nik dengan tangan yang sudah menari-nari diarea faforitnya.
''Aaahhh...Nik''.******* sudah tak mampu lagi Zoya tahan.mendengar Zoya sudah menikmati permainannya,dengan sekali hentakan Nik langsung mengangkat tubuh wanita itu menuju ruang tamu.
Ruang tamu yang remang-remang membuat keduanya bisa melakukannya lebih leluasa.
Nik membaringkan tubuh Zoya disofa ruang tamu.
__ADS_1
Perlahan laki-laki itu merangkak naik dengan kedua kaki iya tumpukan kekedua sisi sofa agar tidak sampai menindih Zoya.
Kemudian iya kembali mengecup bibir wanita yang menjadi candu baginya itu, sehingga iya melupakan dosa yang kini bagaikan madu yang selalu ingin iya teguk manisnya.
''Nik aarrggh''.Zoya terus merancau saat Nikho bermain-main dibawah sana.membuat wanita itu meliuk-liuk tak beraturan.
Lama tidak mendapatkan belaian bagi wanita yang sudah pernah merasakannya, jelas iya merindukan itu semua selama ini. namun mengingat masa lalunya jelas Zoya masih memiliki truma yang dalam atas semua itu.
Namun sekarang ''?.seolah-olah iya lupa segalanya. Zoya merasakan jiwanya terbang entah kemana"?.
"Aku akan memulainya sayang"?.
"Hem".Zoya hanya mampu bergumam dengan nafasnya yang tak beraturan.
π₯π₯π₯π₯
Sementara dikamar Ana.
"Itu suara apa"?.lirihnya saat mendengarkan suara-suara erotis yang membuat tidurnya tergangu.
Perlahan kakinya melangkah menuju pintu tangannya terukur memutar gagang pintu.
"Krek".
"Aaahh..sayang ".kedua manusia yang kini diliputi gairah itu sama sekali tidak menyadari jika sekarang percintaan mereka dilihat Ana secara langsung.
Namun minimnya pencahayaan membuat pandagannya terbatas.
"Astaga apa yang mereka lakukan"?.dasar Nik laki-laki Hipersek".celetuk Ana sambil menutup pintu kamar.dengan hati yang bergemuruh dan berdesir habat.Ana wanita yang sudah dewasa.jadi wajah hasratnya juga ikut terpancing.
"Oh''..Ana kasian sekali dirimu jomblo,tak ada yang bisa kau ajak enak-enak".dumelnya lagi sambil memijat kepalanya yang berdenyut.
Hampir setengah jam Ana hanya duduk didepan pintu.
''Alham dulillah sudah usai''.gumamnya sambil bangkit berdiri dan kembali membaringkan tubuhnya dikasur.
π₯π₯π₯π₯
Sementara diluar.
''Makasih sayang' ayo masuk kamar disini dingin''.
π₯π₯π₯π₯
Subuh menjelang.
Seperti biasa pukul setengah empat Zoya sudah terbagun dari tidurnya.
''Mau kemana sayang''?.astaga ternyata Nik adalah laki-laki perasa. hanya bergerak sidikit saja laki-laki itu langsung terbagun.
''Mau membuatkan sarapan''.
''Sebentar lagi ini masih subuh sayang kau tak lihat masih pukul setengah empat''?.Nik berbicara sambil memperlihatkan layar smartphone miliknya didepan wajah Zoya.
"Ya aku tau'tapi aku sudah terbiasa Nik''.
''Sejak kapan''?..tanya Nik dengan mata yang memercing.
''Sejak aku bekerja dirumahmu''.jawab Zoya sambil duduk diatas tempat tidur sementara Nik memeluk pinggangnya.
''Heeem maafkan aku.itu adalah kebodohan terbesarku''.pintanya sambil ikut duduuk dan memeluk Zoya.
''Heeem ya ''??..aku sudah melupakannya,paling tidak kerna semua itu aku memiliki Niel dan juga sebuah cafe.sekarang kupikir tak ada gunanya aku menyimpan dendam.karna itu hanya membuatku semakin menderita ''.jawab Zoya. sambil menatap lurus kedepan.
''Maafkan aku''?.aku berjanji akan memberikan yang terbaik untuk kalian berdua. ku mohon beri aku kesempatan''?.pinta Nik dengan tulus.
Zoya mengangukkan kepalanya sekilas, kemudian membalas pelukan hangat laki-laki yang mungkin sudah sejak dulu memiliki hatinya,namun iya selalu menolak semua itu dengan alasan semua itu tak akan pernah bisa iya gapai.namun melihat perubahan Nik membuat dirinya yakin akan menata hatinya kembali.
''Oh''.iya pukul tujuh kita sudah harus kebandara''.ucap Nik sambil melepaskan pelukannya dari Zoya.
''Maksudnya''?.
''Apa kau lupa atau pura-pura lupa''??.. hari ini kita akan pulang kejakarta''.
''Apa kau serius''?.
''Apa aku pernah becanda''?..
''Yah kipikir kau hanya becanda''?.lirih Zoya dengan bibir manyum.
__ADS_1
''Tidak sayang aku serius''.jawab Nik sambil mengecup sekilas bibir wanitanya.
''Sudah sana keluar, kau bilang mau masak''.
''Kau memgusirku''?.serkasnya dengan nada kesal.
''Sssuuuttt pelankan suaramu sayang''?.Niel lagi tidur.aku bukan mengusirmu, tapi kau lihat ini''?.Nik bertanya sambil menunjuk inti tubuhnya yang sudah berdiri tegak.
Membuat Zoya langsung terbelalak kaget.Nik benar-benar gila, apa tidak lelah''?...dirinya bahkan sangat kelelahan. tubuhnya remuk redam karna semalamam laki-laki itu mengempurnya.
''Dasar''.Zoya berbicara sambil menepuk kuat senjata Nik.kemudian setengah berlari keluar kamar dengan terkikik geli melihat expresi Nik yang memelas.
π₯π₯π₯π₯
Pukul tujuh pagi
Semunya kini sudah siap untuk pulang kejakarta. mereka kini berdiri didepan pintu yang sudah dikunci sambil menunggu kedatangan Jona.
''Aseemm''. Jona kenapa lama sekali ''?.Nik sedari tadi sudah mondar-mandir seperti setrikaan. membuat semua yang ada disana ikutan pusing melihat dirinya yang mondar-mandir sambil mengomel.
''Nik ayo lah duduk dulu, kenapa kau tak bisa sabar''??..
''Iya Pa ayo duduk''.
''Iya sayang''.
''Pa''???..
''Iya Nak''?..Nik menjawab sambil mengangkat tubuh putranya untuk duduk diatas pahanya.
''Jika Niel ngak ada Papa maukan berjanji buat jagain Bunda''?.
Pertanyaan Niel mampu membuat semua orang menatapnya dengan wajah terkejut.
''Nak''.kamu kenapa ngomong gitu''??.. ngak boleh sayang''.!!Zoya akhinya melangkah dan berjongkok didepan putranya yang masih anteng duduk dipaha sang Papa.
''Niel jangan ngomong ngawur,kita akan menjaga Bunda sama-sama''.Niel anak hebat pasti bisa membantu Papa menjaga Bunda.bukakah selama Ini Niel yang menjaga Bunda tampa Papa''??..bukan kah itu artinya Niel lebih hembat dari pada Papa''??..
Niel tersenyum kemudian menganguk.
''Itu Om Jona Pa ayo berangkat''.
''Sayang kau yakin tidak apa-apa''?.. apa kau pusing atau ada yang sakit''?..entah kenapa perasaan Zoya menjadi tidak tenang setelah mendengar penuturan putranya.
''Niel baik kok Bunda''.ayo berangkat Pa''.
''Nik apa kepergiannya dibatalkan saja''?..
''Tapi Zo apa kau tega memisahkan ku lagi dengan putraku''?..apa kau tega juga memisahkan Niel dariku''??..kau lihat Zo betapa dia mengiginkan seorang Papa''??..dia bahagia besama kita yang lengkap Zo, apa kau tak ingin putra kita seperti anak-anak yang lain''??..aku tau dulu aku salah,tapi aku akan memperbaiki semunya Zo. aku minta maaf atas semua itu''.kumohon Zo''?.
''Bukankah selama ini kau merindukan sosok kedua orang tuamu Zo ''???...aku janji akan mempertemukan kalian.mohon mengertilah Zo'''??? plis''?..
''Kau bilang apa''??orang tuaku''?.Nik menganguk.
''Kurasa itu hanya mimpi''.
''Tuan ayo nanti terlambat''.pangil Jona yang sudah lelah menunggu.
''Ayo''.akhirnya Zoya mengikuti langkah Nik masuk kedalam mobil.
Entah kenapa saat mendengarkan kata kedua orang tuanya,membuatnya tak yakin dengan itu semua.
Sementara Nik terpaksa mengatakan tentang kedua orang tua Zoya, itu semua terpaksa iya lakukan supaya wanita itu mau ikut dengannya.awalnya iya ingin memberikan kejutan. tapi ''??..ya.. mau bagai mana lagi kondisinya terdesak.
Sepanjang perjalanan menuju bandara tak ada yang bersuara semuanya sibuk dengan pikiran masing-masing.
Bahkan Niel yang biasanya suka mengoceh kini terdiam entah apa penybabnya''?.
''Kamu kenapa sayang''?..
π₯π₯π₯π₯
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen
Mohon keritik dan saran.plis sepi ngak ada komentar kayak kuburan.
Yuk mampir juga disiniπππ
__ADS_1
Tbc.