Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par 75


__ADS_3

''Ayo makan, suap sendiri atau aku yang nyuapi''?.goda Aldi membuat Zoya dengan cepat meraih piring yang disodorkan Aldi.


Laki-laki itu langsung terkekeh melihat tingkah wanita yang memenuhi relung hatinya.


Jika seperti ini terus, bagai mana bisa dirinya melupakan Zoya''.?.


Malam itu akhirnya Aldi dan Zoya tidur dikamar yang sama,namun jika Zoya tidur diatas tempat tidur,sementara Aldi''?.laki-laki itu memilih untuk tidur dilantai beralaskan tikar anyaman.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


''Bagai mana''?.tanya Nik pada beberapa anak buan yang iya minta untuk mencari keberadaan sang istri.


''Maaf Bos,kami masih belum bisa menemukan Nona Zoya''.


''Plak''.buk''.Nik langsung menampar dan memukuli anak buahnya satu persatu.


''Sudah Tuan''.


''Bagai mana ini Jona''?.kenapa mereka semakin hari semakin bodoh''.serkas Nik dengan penuh amarah.


"Bagai mana tidak bodoh, Bosnya saja bodoh, apa lagi anak buahnya"?.batin Jona.


"Itu artinya kau juga bodoh Jona"?.pertanyaan Nik membuat Jona tersenyum cangung kemudian mengaruk kepalanya yang tak gatal.


"Mau kemana lagi Tuan"?.tanya Jona saat melihat laki-laki itu langsung beranjak setelah menghadiahi anak buahnya pukulan.


"Mau kekuburan apa kau mau ikut"?.


"Ck".aku serius Tuan"?.


"Kau ini".ternyata selain bodoh kau juga pikin ya Jona"?.apa kau lupa jika hari ini Niel keluar dari rumah sakit"?.


"Oh iya maaf''?. aku lupa".Jona menjawab sambil mengaruk kepalanya yang mendadak gatal.


''Ayo berangkat, kenapa kau hanya diam saja''?.Jona langsung berlari mengikuti Nik yang sudah melangkah duluan.


''Jona''?.


''Iya Tuan''?.pangil Nik sambil menatap Bosnya itu sekilas kemudian kembali pokus mengendarai Mobil.


''Setelah putraku sembuh aku yang akan mencari Zoya langsung''.


''Maksud tuan''?.Jona tak habis pikir dengan laki-laki ini.


''Kau tak usah banyak tanya Jona, yang penting setelah Niel pulang aku titip putraku pada Neneknya dan ku harap istrimu mau membantu menjaga anakku Jona''.


''Trus''?.tanya Jona yang sudah mulai serius.


''Belum terus Jona masih rencana''.


''Elah kumat gilanya''.dumel Jona dan kembali pokus menyetir.


Saat mobil sampai didepan parkiran rumah sakit,Nik dengan cepat keluar dari mobil tampa menunggu Jona membukan pintu.


Laki-laki itu kini benar-benar merindukan sang putra.


''Sayang''.Nik menjulurkan kedua tangannya pada bocah laki-laki yang kini sedang duduk menunggu dirinya menjemput.


''Pa Bunda mana''?.ini ni pertanyaan yang mampu membuat Nik ingin loncat ditempat.


Laki-laki itu kini menoleh pada Jona berharap laki-laki yang berdiri tegak lurus seperti komandan upacara itu mau membantu dirinya.

__ADS_1


Namun diluar harapan.Jona malah pura-pura buta dan juga tuli.


''Sial''.umpat Nik tampa sadar.


''Pa''?


''Iya sayang''?.


''Mama bilang ngak boleh mengumpat''?.Jona menarik sudut bibirnya membentuk senyuman,saat milirik bosnya yang sudah kehilangan akal.


''Iya sayang Maaf''.ya sudah ayo pulang''.


''Tapi Pa''?.


''Sayang''?.kini Rara dan juga kedua orang tua Zoya sudah melangkah masuk kedalam rungan Niel, membuat Nik menarik nafasnya lega.


''Ayo pulang dengan Ounty''.


''Ounty Bunda Niel mana''?.


''Hah''.oh itu Bunda Niel keluar kota ada


Pekerjaan sayang''.Rara terpaksa membohongi Niel berharap bocah itu percaya dan mau pulang.


''Sekarang jagoan Ounty yuk pulang''.Niel ngak bosan disini terus''.


''Bosan ounty''.


''Ya sudah,ayo cucu Nenek pulang kerumah Nenek sama Kakak iya kan Kek''?.


''Iya dong ayo''?.akhirnya Niel mengangukkan kepalanya.


''Bunda kerjanya berapa hari Ounty''?.


''Kok tumben ya Tente''?.biasanya Bunda ngak pernah mau jauh dari Niel''?.


Jona sampai menepuk keningnya sendiri, ternyata ngak anak ngak Bapak doyan sekali membuat kepala orang pusing.


''Ayo..ayo buruan ntar ketingalan kereta''terpaksa Jona melakukan itu semua.


Laki-laki bersikap konyol itu kini berputar-putar seperti elang yang akan menyambar mamgsanya, membuat Niel tertawa lepas.


''Ayo naik buruan jagoan Om''.pinta Jona sambil berjongkok.


Niel yang memang sudah dekat dengan Jona dengan senang hati langsung naik keatas punggung laki-laki itu.


Akhirnya Nik bisa menarik nafa lega.


''Ting''.


Satu buah pesan masuk membuat senyuman yang awalnya mengembang kini seketika hilang.


Dengan cepat laki-laki itu meraih spmartphone yang baru saja iya beli.


''Bangsat''.umpat Nik dengan rahang mengeras.


''Tak''.smartpthone yang baru saja iya beli langsung retak.


''Lah Tuan mau kemana''?.Jona yang baru saja membantu Niel untuk masuk kedalam mobil langsung berlari menghampiri sang Bos yang sepertinya sedang kumat.


''Ada apa Tuan''?.Nik tak menjawab laki-laki itu lansgung masuk kedalam mobil begitu pula dengan Jona.


''Pelan-pelan Tuan,aku masih mau hidup''.keluh Jona yang sudah ketar-ketir karna Nik menerobos jalanan yang padat dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


''Mau apa laki-laki ini kemarkas''?.gumam Jona yang melihat Nik melangkah menuju markas.setelah mobil yang dikendarai laki-laki terparkir kesembarang arah


Langkah Nik tergesa-gesa menuju markas yang masih sama seperti biasa gelap dan pengap.


Namun kali ini dirinya tidak melangkah menuju rungan penyiksaan, melainkan Nik kini menuju penjara bawah tanah yang sengaja iya ciptakan.


''Siang Bos''.sapa anak buah Nik saat melihat laki-laki itu mendatangi markas dengan. wajah sanggar.


Bahkan Nik sama sekali tidak mengucapkan sepatah katapun.


''Mana kuncinya''?.pinta Nik dengan tangan yang terulir.


Dengan cepat laki-laki berkepala plontos dengan tubuh hitam legam itu menyodorkan kunci penjara pada Nik.


''Kalian harus siap-siap''?.pinta Jona karna laki-laki itu tau akan ada tugas mendadak yang akan diberikan bosnya itu.


''Baik''.jawab laki-laki botak itu sambil menunduk hormat.


Nik yang sudah masuk kedalam penjara bawah tanah dengan cepat membuak pintu penjara yang terbuat dari besi.


Terlihat seorang laki-laki yang kini meringkuk didalam penjara yang hanya beralaskan tikar tipis tampa selimut atau pun bantal.


''Bangun''?.pinta Nik pada laki-laki yang penuh luka diwajahnya, luka yang sudah muali mengering dan pulih.


Itu semua karna Nik meminta anak buahnya memberikan obat pada laki-laki ini,karna iya pikir suatu saat dirinya pasti akan membutuhkan laki-laki ini dan sepertinya ini lah saatnya dirinya membutuhkan bantuan laki-laki ini.


''Ayo bangun''.laki-laki itu mengerjapkan matanya yang sudah lama tidak terkena sinar mata hari.saat dirinya tau itu Nik dengan cepat iya merangkak dan memohon.


''Tolong Tuan,tolong selamatkan keluarga saya''?.pinta laki-laki itu sambil terisak.


''Baik ''. aku akan membantumu melepaskan keluargamu,tapi tolong katakan dimana markas mereka''?.


''Saya tidak tau Tuan''.jawab laki-laki itu bersungguh-sungguh.


''Jona''?.


''Iya Tuan''.


''Mana Hendphone laki-laki ini''?.


''Sebentar Tuan''.dengan cepat Jona berlari menuju kamar miliknya dulu dan kemabli lagi dengan nafas yang ngos-ngosan.


''Ini Tuan''.Nik dengan cepat meraih hendphone milik laki-laki itu.


''Hubungi mereka sekarang''.


''Jangan Tuan,saya takut keluarga saya dihabisi''.


''Bodoh sekali kau ini,pantas saja keluargamu sampai diculik''.celetukan Nik membuat Jona mengumpat dan mentertawakan bosnya itu.


Pasalnya Nik bagaikan mengatai dirinya sendiri yang teledor hingga istrinya sendiri diculik.


''Aaarrggg''.sakit''.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Yuk mampir dikarya baru outhor.👇👇👇


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2