Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par23


__ADS_3

BANTU DUKUNG OUTHOR DENGAN CARA LIKE VOTE,HADIAH AND KOMEN gratis kok.πŸ™πŸ™πŸ™


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


''Maaf Mas,gue ngak sengaja''?.Zoya berbicara sambil melepaskan diri dari siperia yang kini sedang menatapnya.


''Mas, kau tak apa''?.


''Eh...ngak apa-apa''.menjawab dengan nada tergagap.''Oh iya kenalkan gue Kei,nama lu siapa''?.


Laki-laki yang bernama Kei mengulurkan tangannya didepan Zoya.yang hanya ditatap wanita itu dengan tatapan binggung dan ragu.


Namun matanya langsung terbelalak kaget saat tangannya diraih dan digangam laki-laki yang ada didepannya.


''Siapa nama lho''?..lagi-lagi iya bertanya dengan tangan yang masih menjabat tangan Zoya.


Membuat wanita yang sudah kelaparan itu terpaksa menjawab.


''Zoya nama gue Zoya''.setelah mengatakan itu semua Zoya segera melepaskan tangannya dari Kei. kemudian melangkah pergi.


''Semoga kita bertemu lagi''.laki-laki itu bebicara dengan nada yang kuat hinga memenuhi seisi kereta api.


Zoya hanya cuek saja, iya terus melangkah untuk pergi membeli makanan.


Selang beberapa saat wanita itu telah kembali dengan tiga bungkus nasi dan tiga botol minuman.Zoya hanya membeli paket makanan murah saja. iya tak ingin boros. karna kehidupannya setelah ini tak tau akan seperti apa''?..


"Bunda".saat Zoya memasuki kamar Niel sudah berdiri dan menyambutnya dengan wajah antusiasi.

__ADS_1


"Sayang''!!.Niel sudah bagun Nak"?.


"Bunda dari mana saja''?.. Niel dari tadi mencari Bunda''.


"Maaf sayang Bunda habis beli makanan buat kita''.Zoya berbicara sambil mengangkat makanan yang baru saja iya beli.


''Wah.mau Bunda Mau. Niel lapar Bunda''.hati ibu mana yang tidak sedih. melihat putra yang iya sayangi dan bertaruh nyawa untuk mempertahankan-nya sekarang kelaparan tepat didepan matanya.


Jika tidak punya uang mungkin wajar mereka kelaparan.tapi tidak karna uang putranya kelaparan,melainkan karna ulah Ayah dari putranya itu sendiri. hinga membuat anaknya kelaparan dan tidak makan apa-pun sejak semalam.


''Sini Nak makan sama-sama''.Zoya langsung meletakkan semua makanan yang iya beli diatas lantai.


"Sikat".Ana langsung mendekat tanpa diperintah.


Membuat Zoya tersenyum samar malihat sahabatnya itu.


"Makan yang banyak Nak biar cepat gede''.Zoya berbicara sambil mengusap pipi Niel yang penuh dengan makanan.


''Setelah ini kita mau kerja apa Zo''?.Ana bertanya sambil menatap sahabatnya yang kini masih pokus dengan makanan yang ada didepannya.


''Gue belum tau''.


''Kita lihat dulu situasi disana,soalnya kita belum tau disana itu tempatnya seperti apa''?..


''Hem baik lah''.


''Tante Niel bisa minta ini''?.Niel menunjuk ayam goreng milik Ana yang masih ada setengahnya.

__ADS_1


''Boleh sayang, ambil saja''.Ana berbicara sambil tersenyum dan mengusap lembut kepala bocah tampan yang ada disepannya.


''Makasih Tante''.


''Iya sayang''.


''Kita bagi ya''?.Zoya langsung membagi ikan sambal miliknya dengan sahabatnya itu.


Yah dirinya sengaja membeli ikan untuknya karna harganya lebih murah


Tepat pukul satu malam kereta berhenti distasiun kota malang.terdengar pengumuman bahwa penumpang sudah bisa keluar sekarang.


''Ayo''.Zoya langsung mengajak putranya untuk turun.karna kebetulan setelah makan tadi mereka tak lagi tidur.begitu juga dengan Niel.bocah itu sudah seharian tartidur hinga akhirnya sampai sekarang matanya masih terbuka lebar.


''Hey ketemu lagi''!.Kai melambaikan tangan saat melihat Zoya Ana dan juga Niel keluar dari kereta api.


''Hey''.Zoya membalas sapaan Kei sekenanya.


Menurutnya iya tak perlu harus ramah dengan laki-laki didepannya sekarang. karna pada kenyataannya dirinya tak mengenal laki-laki ini, bahkan mungkin iya tak ada urusan dengan orang ini.


''Bunda apa Paman ini jahat seperti Paman yang kemaren''?.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Jagan lupa dukung Outhor plis.πŸ™πŸ™πŸ™


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2