
''Apa sudah puas''?.tanya Nik saat melihat wanitanya itu berusaha untuk keluar dari kamar melalui jendela.
Tubuh Zoya langsung mematung saat mendengar suara yang paling iya takuti.
''Aku bertanya padamu, apa kau sudah puas''?..
''Maaaaksssudnya apa''?.menjawab dengan nada tergagap, bahkan tanpa menoleh kearah Nik sedikit pun.
''Apa kau sudah puas''heemm''?..
''Apa kau ingin bebas sayang''?.tanya Nik sambil melangkah mendekati Zoya.membuat wanita itu langsung berinsut mundur.
"Kau mau kemana sayang.kesini lah aku ingin bermanja-manja dengan mu" .
"Apa kau tak ingin ku sentuh"?.tanya Nik semakin gencar untuk mengoda Zoya yang semakin ketakutan.
''Buukan begitu, aku...aku lagi datang bulan''.
''Benarkah''?.
''Yah''.benar...sangat benar''.masih menjawab dengan nada tergagap menahan takut.
''Sini''. aku ingin melihatnya sendiri''.
''Eh...tidak-tidak ".
"Gila aja''. masak iya lu gue kasi lihat aset gue yang sudah tak berharga ini,gue bisa lu cekik saat lu tau gue ngak lagi datang bulan".
__ADS_1
"Kenapa hem''?. kau membohongiku"?.bertanya sambil memeluk tubuh Zoya dari belakang.bahkan kini laki-laki itu sudah mengendus tengkuk wanita itu dengan lembut.
Membuat wanita yang ada didalam dekapannya merinding dan mulai terhanyut.
''Apa kau juga mengiginkan ku sayang''?. Hem''?..
''Hah...engak''.
''Yakin sayang''?.kau bahkan sudah mulai basah''.ya ampun dasar Nik bahkan tangan laki-laki itu tanpa Zoya sadari kini sudah masuk kedalam Rok yang Zoya kenakan.
''Eeemmm.''.
''Oh..sayang kau bahkan sudah melengguh".
"Apa kau megiginkan-nya sayang"?.
''Aaah.plis Nik no''.Zoya langsung terpekik lirih karna Nik semaki mempercepat gerakan tangannya dibawah milik Zoya.hinga membuat tangan wanita mungil itu langsung bergelayut manja dileher laki-laki tampan yang masih setia memeluknya dari belakang.
"Apa kau mengiginkan-nya sayang"?.lagi-lagi Nim mencoba menggoda wanita yang kini sudah melambung tinggi itu.
"Jika kau tak mengiginkannya aku akan pergi".
"Plis Nik kumohon".Zoya langsung menarik tangan Nik yang akan melangkah pergi.
Sudut bibir laki-laki itu tertarik kemudian kembali berbalik dan berkata.
''Ada apa''?..
__ADS_1
''Plis Nik aku''?.aku sangat mengiginkannmu''.lirihnya dengan nada memohon.
"Ulangi".
"Aku mengiginkan mu, Nik plis"?.
Tak menunggu jawaban Nik, Zoya langsung mambuka seluruh pakaiannya, membuat laki-laki pengila *** didepannya langsung meneguk ludahnya kasar.
"Kau yang mengiginkannya, jangan salahkan aku jika nanti kau akan pinsan lagi".setelah mengatakan itu semua Nik langsung mengankat tubuh Zoya dan membaringkannya diatas kasur king size miliknya.kemudian dengan cepat menjalankan aksinya karna sebenarnya hasratnya pun sudah sangat memuncak. sungguh sudah tidak bisa iya tunda lagi.
Berkali-kali Zoya mendapatkan pelepasan namun tidak dengan Nik.laki-laki bertenaga banteng itu masih kuat dan terus bersemangat memompa miliknya. hinga hampir tiga jam.jika biasanya wanita yang ada dibawah kuasanya sekarang akan pingsan namun tidak kali ini.
Sekarang Zoya terlihat lebih menikmati permainan Nik,meskipun terlihat agak sedikit kasar. namun karna kelihaian Nik dalam melakuakannya membuat Zoya benar-benar menikmatinya.
''Aahh....kenikmatan yang sangat luar biasa sayang''.
''Oh..good...Aaahhh''.Nik terus saja merancau sampai iya akhirnya ambruk disamping Zoya setelah mendapatkan pelepasan.
πΉπΉπΉπΉ
Haredangπππ
Jagan lupa like hadiah vote and komen makasih.
Bay...bay....πππ
Tbc.
__ADS_1