DESA RAWA BELATUNG

DESA RAWA BELATUNG
Memperbaiki hubungan cinta.


__ADS_3

Lalu Sukma melati menidurkan Kinanti di tempat tidur nya, nampak kedua mata Sukma berkaca-kaca menatap sendu wajah bayi nya.


Kenapa hati ku selalu bergetar setiap mendengar tangisan nya, apa mungkin aku bisa meninggalkan Kinanti bersama romo nya, batin Sukma melati didalam hati nya.


Kemudian Sukma merebahkan tubuh nya, dipikiran nya saat ini hanya ada Ari, yang terus saja membuatnya ingin meninggalkan bayi dan juga suaminya.


Aku hanya bahagia bersama kangmas Ari, tidak bisa dipungkiri hanya dia yang bisa membuatku nyaman, tapi Kinanti masih terlalu kecil untuk ku tinggalkan, gumam Sukma dengan mengaitkan kedua alis mata nya.


Kreeaaak...


Terdengar suara pintu kamar nya terbuka, lalu Sukma bergegas bangkit dari tidur nya, dia duduk di ujung tempat tidur dengan wajah yang gelisah, nampak pangeran Asopati melesat mendekati Sukma, seraya memeluknya dari belakang, pangeran tampan itu membisikan kata-kata cinta dan ucapan terima kasih karena sudah memperhatikan Kinanti.


"Tolong Sukma jangan lepaskan pelukanku, aku sangat merindukanmu, aroma tubuhmu bagaikan candu untukku, kecantikanmu selalu meluluhkan hatiku, sehingga aku tidak akan pernah sanggup bersikap kasar padamu, jika kau memang tidak bisa melayaniku sebagai seorang istri, anggap saja aku adalah temanmu dan perlakukanlah Kinanti dengan baik, dia adalah darah daging kita berdua, meskipun saat ini kau sudah tidak mencintaiku lagi, aku tidak akan pernah memaksakanmu untuk melayaniku, asal kau selalu berada didekatku dan merawat buah hati kita dengan baik." ucap pangeran Asopati seraya memeluk Sukma dengan penuh kerinduan.


Terlihat Sukma melati tidak berdaya dipelukan pangeran Asopati, meski dia ingin sekali melepaskan pelukan suami nya, nampak Sukma masih menghargai ucapan pangeran Asopati, dan tetap diam berada dipelukan lelaki yang dulu pernah dicintai nya.


"Apakah kau belum lelah memelukku pangeran, aku sangat lelah dan ingin istirahat." tukas Sukma dengan menundukan kepalanya.


"Apakah kau menginjinkan ku untuk tidur bersama mu, di atas ranjang yang sama, aku sangat merindukanmu Sukma, meski hanya memandangmu dari dekat saja, aku sudah bahagia." pinta pangeran Asopati dengan wajah sendu.


Kenapa pangeran Asopati sampai meminta ijin dariku, bukankah jika dia mau, dia bisa melakukan apa saja padaku, karena aku masih menjadi istri nya, batin Sukma dengan mengkerutkan kening nya.


"Kenapa kau diam saja Sukma, apakah kau sangat membenciku sehingga kau tidak mau menjawabku." ucap pangeran Asopati seraya bangkit berdiri.


Lalu Sukma meraih tangan pangeran Asopati, dan mengatakan padanya, jika dia bisa tidur di ranjang yang sama dengan nya.


"Kenapa kau meminta persetujuan dariku, jika kau mau kau bisa melakukan apa saja padaku, tapi kenapa kau bersikap seperti ini pangeran?." tanya Sukma melati dengan mengkerutkan kening nya.


"Karena aku menghargaimu sebagai ibu dari anakku, aku tidak ingin memaksakan keinginanku jika kau tidak menginginkan nya, lekaslah istirahat aku akan keluar dari sini sekarang juga." jawab pangeran Asopati dengan menyunggingkan senyum nya.


"Kau bisa tidur disini pangeran, tidurlah bersama buah hati kita Kinanti, aku tidak ingin istirahatku terganggu dengan tangisan nya, jadi kau bisa menenagkan nya ketika dia terbangun dan menangis." tukas Sukma melati membuat alasan.

__ADS_1


Akhirnya Sukma sedikit luluh, aku yakin dengan kehadiran Kinanti, hubunganku dengan Sukma akan semakin erat kembali, batin pangeran Asopati seraya melesat mendekati Sukma.


Lalu pangeran Asopati memegang kedua tangan Sukma melati, nampak pangeran itu mengecup punggung tangan istri yang sudah tidak mencintai nya lagi, tapi Sukma berusaha tenang dan membiarkan pangeran Asopati bersikap manis padanya, dan disaat pangeran itu ingin mengecup bibir nya, nampak Sukma memalingkan wajah nya, dan melepaskan kedua tangan nya dari genggaman pangeran Asopati.


"Aku sudah lelah pangeran, aku ingin istirahat." cetus Sukma seraya merebahkan tubuh nya di atas ranjang.


Aah bodohnya diriku, jelas-jelas Sukma hanya mengijinkanku tinggal di kamar ini, bukan berarti dia ingin melayaniku sebagai seorang istri, batin pangeran Asopati dengan menundukan kepala nya.


Lalu pangeran Asopati merebahkan tubuh nya, disamping Kinanti yang berada ditengah-tengah orang tua nya.


Dan beberapa hari setelah itu, nampak Sukma lebih sering menghabiskan waktu nya bersama Kinanti, terlihat jelas kebahagiaan pangeran Asopati yang terpancar dari senyum bahagia nya.


Alhamdulillah akhirnya Sukma lebih sering bersama Kinanti, dan tidak bepergian ke istana romo nya, mungkin ini akan menjadi awal yang baik, untuk hubungan kami selanjutnya, gumam pangeran Asopati pada dirinha sendiri.


*


*


Jangan-jangan Sukma tidak bisa datang menemuiku, karena pagar gaib yang dibuat oleh mbah Karto, batin Ari dengan mengaitkan kedua alis matanya.


Kemudian Ari melangkahkan kaki nya ke dapur, nampak dia berusaha membuka pintu belakang rumah nya, Ari berniat pergi ke hutan wingit dan melakukan ritual pemanggilan supaya Sukma melati datang menemuinya.


Ari berjalan ke hutan wingit hanya berbekal pisau dapur, yang sudah dia bawa dari rumah.


Dulu darahku dan darah Sukma pernah saling menyatu, disaat penguasa alam gaib menikahkanku dengan Sukma, aku akan mempersembahkan darahku dibawah pohon, yang menjadi gerbang gaib alam itu, hanya dengan cara itu Sukma akan datang menemuiku, batin Ari didalam hati nya penuh kerinduan.


Sesampainya di hutan wingit, nampak Ari membaca rapalan mantra seraya menyayat tangan nya dan mengucurkan nya di batang pohon besar itu.


Sementara Sukma melati yang berada di istana suami nya, nampak jiwa terpanggil untuk kembali ke hutan wingit, karena ada seseorang yang sedang memanggil nya, dengan wajah yang gelisah Sukma memberikan Kinanti pada pangeran Asopati, dia mengatakan jiwa firasatnya tidak enak, dan ada yang memanggilnya untuk kembali ke istana romo nya, dan tanpa Sukma tau yang sedang memanggilnya adalah Ari, yang sudah sangat tergila-gila padanya.


"Pangeran aku harus kembali ke istana romo ku, entah apa yang terjadi disana, tolong kau jagalah Kinanti selama aku pergi kesana." tukas Sukma dengan mengkerutkan kening nya.

__ADS_1


"Apakah kau ingin aku menemanimu." ujar pangeran Asopati dengan meraih pergelangan tangan Sukma.


"Kinanti lebih membutuhkanmu disini, aku tidak akan lama, mungkin saat ini romo sedang membutuhkan bantuanku." ucap Sukma seraya mengecup kening Kinanti.


Nampak terpancar kebahagiaan diwajah pangeran Asopati, dia sangat bersyukur karena Sukma sedikit berubah dan memberikan cinta nya pada Kinanti.


Setelah itu Sukma melati melesat pergi meninggalkan istana suami nya, hanya dengan sekejap saja akhirnya Sukma melati sampai di hutan wingit, dan disaat dia akan melewati pagar gaib alam nya, terdengar suara Ari yang memanggil Sukma dengan oenuh cinta.


Lalu Ari berlari memeluk erat Sukma melati, seraya mengecup lembut bibir perempuan gaib itu, terdengar ucapan rindu dari mulut Ari, dan Sukma melati hanya bisa diam terpaku, dengan semua yang dilakukan Ari padanya.


"Kenapa kau diam saja Sukma, apakah kau sudah tidak mencintaiku lagi." seru Ari mendongakan dagu Sukma kehadapan nya.


Nampak kedua mata Sukma menatap mata Ari yang penuh kerinduan, Sukma tersadar dari lamunan nya dan membalas pelukan dan kecupan yang Ari berikan.


*


*


...Hai semuanya Author 🤗...


...Mau memberikan referensi novel Romantis yang beda dari yang lain? ...


...cekidot aja nih novel pertama dari Author Black_Queen dengan judul Supir untuk sang nyonya....


...Jangan lupa untuk dukung ya agar Author nya semakin semangat....


...Jika kalian ingin membaca cerita selain horor misteri, kalian wajib mampir baca ke novel Author cantik ini ya, Love u all 💕...



...Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2