
Terlihat Malik tertunduk pilu mendengar penjelasan mbah Karto, hatinya dilema harus berbuat apa setelah ini, setengah hatinya ingin mengatakan segalanya pada gadis yang pernah ada dihatinya, tapi disisi lain dia tidak bisa menerima kenyataan jika setelah mengatakan segalanya, dia akan terpisah dari Rania, setelah sekian lama mereka bisa bertemu kembali.
Aku tidak ingin berpisah darimu lagi Prameswari, lebih baik aku tetap diam dan menikmati waktu bersama didekatmu, suatu hari nanti aku pasti akan mengatakan segalanya padamu, karena sosok romomu masih menyimpan dendam padaku, jika aku terburu-buru mengambil keputusan untuk menceritakan segalanya padamu, hanya kepahitan saja yang akan aku rasakan setelahnya, batin Malik didalam hatinya.
Kemudian Malik mengatakan dengan percaya diri, jika dia hanya ingin berada di dekat Rania, dan bisa selalu menjaganya.
"Lebih baik aku tetap diam, dengan begitu aku bisa selalu berada didekat Putri Prameswari, meskipun dia tidak mengenal jati diriku yang sebenarnya, tapi aku yakin jika dia merasakan kehadiran diriku yang sesungguhnya", ucap Malik dengan wajah sendu.
"Baiklah jika itu keputusan mu, kau sudah melakukan yang terbaik, dengan menyembunyikan yang sebenarnya dari Rania, karena Raja Blambangan bisa bangkit kembali untuk menuntut balas dendamnya, kau bisa menjadi penjaga untuk gadis yang pernah kau cintai, tapi ingatlah kehidupan kalian sudah berbeda, alam kalian tidak lagi sama, sekalipun kau mengatakan segalanya tentang masa lalunya, kenyataannya kalian tetap tidak bisa saling memiliki", jelas mbah Karto.
"Aku mengerti itu, dan kenapa takdir begitu menyakitkan, dulu kami saling mencintai, tapi takdir memisahkan kami, dan sekarang alam yang memisahkan kami berdua", tukas Malik tertunduk lesu.
__ADS_1
Whuuss...
Nampak Malik melesat pergi kembali ke alamnya, perasaannya sangat kalut dan dia meminta pendapat dari sesepuh yang ada di alam gaib, dan seperti yang mbah Karto katakan, sesepuh itu mengatakan hal yang sama, untuk menyembunyikan kebenatan dari Rania, akhirnya Malik memantapkan hati untuk menyembunyikan kisah masa lalunya dari gadis yang telah bereinkarnasi menjadi sosok lain, meski Prameswari telah menjelma menjadi Rania, tapi kisah masa lalunya dapat kembali diingat Rania, karena Rania memiliki kemampuan spesial melihat dan memasuki alam gaib, karena gadis itu sudah sering melakukannya, sehingga dia akan dengan mudah menemukan kisah tentang masa lalunya dulu, sehingga Malik harus bersikap wajar didepan Rania, supaya ingatan masa lampau nya tidak terbuka dengan sendirinya, lalu Malik kembali ke alam manusia dan melihat Rania, sedang berdua bersama seorang lelaki sebayanya, dia adalah Aldo teman satu desa dan sekarang menempuh pendidikan di kampus yang sama dengan nya.
"Kau akan ikut pariwisata akhir tahun ini kan Rania, meski tanpa Lala dan Wati, karena mereka berdua menjadi panitia penerimaan mahasiswa baru di kampus ini?", tanya Aldo dengan menyunggingkan senyumnya.
"Entahlah Do, jika aku pergi tanpa mereka berdua pasti aku akan kesepian nantinya, tapi aku harus tetap pergi karena aku menjadi salah satu panitian nya", jawab Rania dengan menghembuskan nafasnya panjang.
Sebenarnya aku tidak perlu mengikuti kegiatan itu, karena aku harus membantu kegiatan mahasiswa baru, tapi ini kesempatan untukku bisa semakin dekat dengan Rania, karena Lala dan Wati tidak bersamanya, jadi aku bisa menghabiskan waktu dengan Rania, sudah sejak lama aku ingin mengatakan sesuatu padanya, tapi aku tidak memiliki waktu yang tepat sebelumnya, batin Aldo tersipu malu.
"Kau kenapa Do, apakah ada yang lucu sehingga kau tersenyum seperti itu", seru Rania.
__ADS_1
"Hmm tidak ada apa-apa Rania, aku hanya teringat sesuatu saja", sahut Aldo.
Dari kejauhan nampak Malik berdiri mengambang dengan tatapan nanar, dia sangat kesal melihat tingkah Aldo yang sengaja mencari perhatian pada Rania, nampak didepan sana Aldo menawarkan untuk mengantar Rania pulang, karena Lala dan Wati masih ada kelas, lalu Rania setuju dan melangkahkan kakinya bersama Aldo menuju parkiran, tidak lama setelah itu Malik melesat menghampiri Rania, dan mengatakan jika dia harus menjaga jarak dengan Aldo.
"Dengarkanlah aku Rania, jangan pulang bersama lelaki ini, jika tidak hal buruk akan terjadi padamu", bisik Malik ditelinga Rania.
Terlihat Rania hanya mengerutkan keningnya seraya menggelengkan kepalanya, dan saat Aldo sedang mengeluarkan motornya dari himpitan motor lain nya, Rania mengatakan pada Malik jika dia mengenal baik lelaki yang bersamanya.
"Kau tidak perlu mencemaskan ku Malik, dia adalah teman baikku, kami berasal dari desa yang sama, dan jika memang hal buruk akan terjadi padaku, bukankah kau sudah berjanji akan menjadi penjaga ku, kau akan melindungiku dari makhluk gaib yang berniat jahat padaku kan", ucap Rania dengan memandang Malik yang nampak kalut.
Sebelum Malik menjawab ucapan Rania, gadis itu sudah lebih dulu naik sepeda motor yang dikendarai Aldo, nampak keduanya meninggalkan keramaian kampus, dan disepanjang jalan Aldo berbincang dengan Rania, membicarakan banyak hal tentang masa remaja mereka di desa, banyak kejadian yang terjadi di desa yang mereka tinggali, membuat mereka mengetahui banyak hal tentang dunia gaib, sementara Malik yang melesat dibelakang mereka sangat kesal melihat kedekatan keduanya, sehingga Malik ingin melakukan sesuatu untuk menjauhkan Aldo dari Rania.
__ADS_1
...Di season 2 ini akan Author tulis di novel dengan judul yang berbeda, setelah launching versi cetaknya ya, sementara ditulis disini dulu buat info para pembaca setia semuanya, salam sayang untuk kalian semua 🤗...