DESA RAWA BELATUNG

DESA RAWA BELATUNG
Kepergian Narsih untuk selamanya.


__ADS_3

Setelah itu Wati bersama bude Walimah berjalan ke sebuah ruangan, disana nampak bude Walimah memeluk anak gadis nya dengan berlinang air mata, terdengat bude Walimah mengatakan jika hantu perempuan itu adalah neneknya.


"Asal kau tau nduk, yang kau temui di alam gaib dan menjagamu adalah orang tua kandung ibu nduk, dia adalah simbah putrimu huhuhu, ternyata ada sebuah kejadian dimasa lalu, yang membuat ibu harus terpisah darinya, karena itu lah arwah nya masih gentayangan sampai saat ini." jelas bude Walimah berderai air mata.


"Apakah itu benar bu, kau adalah bayi perempuan yang dibuang oleh suster jahat itu, aku melihat semuanya bu, suster itu berselingkuh dengan suaminya, mereka lah yang bersekongkol untuk menyakitimu, mereka berdua telah membuang ibu, sampai akhirnya hantu itu murka dan membakar ruangan di salah satu rumah sakit, sampai akhirnya perempuan itu tewas terbakar bersama suster jahat dan lelaki penghianat itu." tukas Lala dengan mengaitkan kedua alis mata nya.


"Nduk kau benar-benar melihat kejadian itu." seru bude Walimah dengan membulatkan kedua matanya.


"Iya bu hantu perempuan itu menyangka aku adalah bayi nya yang dibuang itu, jadi ternyata ibu adalah bayi yang dimaksudnya, jadi dia benar-benar simbahku bu." tukas Wati menatap sendu hantu Narsih.


Wuush...


Terlihat hantu Narsih melesat mendekati Wati, dia mengatakan pada Wati jika dia sudah tenang bisa bertemu dengan mereka berdua.


"Nduk cah ayu aku sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi, waktuku hanya tinggal sebentar saja, aku ingin berpamitan padamu dan juga ibumu, sampaikan salam cinta dan sayangku untuk ibumu, jadilah manusia yang berbudi ya nduk, jaga ibumu baik-baik maafkan aku tidak bisa lebih lama lagi menjagamu, aku pergi dulu ya nduk kalian berdua harus saling menjaga, aku takut jika hantu suster itu masih berniat jahat pada ibumu." jelas hantu Narsih dengan berlinang air mata.


Dan sebelum Wati menjawab ucapan Narsih, nampak sosoknya yang berdiri mengambang didepan Wati, tiba-tiba pudar dan menjadi kepulan asap putih yang mengepul ke atas langit-langit rumah nya.


"Tidaak simbah jangan pergi dulu huhuhu." pekik Wati terisak pilu.

__ADS_1


Nampak bude Walimah menatap bingung, kepulan asap putih yang tiba-tiba ada di dalam ruangan itu, dia bertanya pada anak gadisnya apa yang dibicarakan nya dengan arwah simbahnya.


"Ada apa to nduk kenapa kau menangis begini?." tanya bude Walimah seraya mengusap air mata diwajah Wati.


"Di dia sudah pergi bu, simbahku sudah tidak ada disini lagi huhuhu." jawab Wati berderai air mata.


"Jadi dia sudah kembali ke alam nya nduk, kenapa tidak berpamitan pada ibu dulu, ibu juga ingin melihat wujudnya nduk." seru bude Walimah tak kuasa menahan kesedihan nya.


"Ibu simbah sudah terlalu lama gentayangan di dunia ini, jiwa nya harus segera kembali ke asalnya, dia memintaku untuk menjaga ibu, karena hawatir hantu suster jahat itu akan kembali mencelakai ibu, karena dia sudah mengetahui jika bayi yang dulu dia buang masih hidup." tukas Wati.


Setelah itu kedua nya berjalan keluar, disana masih ada semua orang yang sedang duduk disamping mbah Karto, lalu Wati mengatakan jika dia sudah tau, kalau hantu Narsih itu memang ibu kandung dari ibu nya, dia mengatakan jika dirinya melihat semua kejadian dimasa lalu, disaat hantu Narsih kebingungan mencari keberadaan bayi nya yang menghilang dari rumah sakit setelah dia melahirkan nya.


Nampak Wati menangis sesegukan seraya memeluk mbah Karto, yang sudah seperti simbahnya sendiri, Wati mengatakan pada mbah Karto jika dia akan terus mengingat pesan nya.


"Mbah Karto tidak perlu menghawatirkanku, aku akan baik-baik saja selama mbah Karto tetap sehat, insyaAlloh aku akan mencoba terbiasa dengan kemampuan baruku ini." ujar Wati dengan mengecup punggung tangan mbah Karto.


Tidak berselang lama terdengar suara mesin mobil, yang memasuki halaman rumah itu, nampaknya pak Jarwo berhasil membawa Anto kembali.


"Assalamuallaikum." seru keduanya di depan rumah.

__ADS_1


"Waalaikumsallam." sahut Lala seraya berjalan ke depan membukakan pintu.


Cekleek...


"Mas Jarwo kenapa lama sekali pulangnya, padahal kalian sudah dari pagi tadi perginya." tukas Lala dengan mengkerutkan kening nya.


"Iya nduk tadi ada yang sedikit masalah dengan Anto, alhamdulillah aku berhasil menemukan nya disaat yang tepat, jika tidak mungkin aku akan lebih lama lagi kembalinya." ujar pak Jarwo seraya mengusap peluh dikening nya.


Nampak wajah Anto pucat dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya, semua orang memandangi Anto dengan penuh tanya, tapi pak Jarwo mengatakan jika dia akan mengeluarkan aura gaib dari tubuh Anto dulu.


Setelah itu pak Jarwo membaca rapalan mantra jawa, dengan energi nya pak Jarwo mendorong keluar aura negatif dari dalam tubuh Anto, kemudian Anto memuntahkan cairan berwarna hitam pekat dari dalam mulutnya, setelah itu dia tidak sadarkan diri tergeletak di lantai ruang tamu.


"Sebenarnya ada yang berniat jahat pada Anto, sepertinya dia sengaja disesatkan oleh makhluk gaib, dan di alam sana Anto sudah bertemu dengan seorang putri dari kerajaan gaib yang ingin menjadikan nya suami, karena Anto tidak mau dan berusaha membaca ayat-ayat suci, putri itu murka dan berusaha mengambil jiwa Anto, untung saja aku bisa menemukan keberadaan nya lebih cepat, jika tidak entah apa yang akan terjadi padanya." jelas pak Jarwo dengan nafas yang tersengal-sengal.


*


*


...Terus berikan dukungan dengan memberikan Vote dan hadiah nya, sebelumnya terima kasih untuk kalian semua yang masih setia membaca kisah ini, jika ada salah kata mohon dimaklumi 🙏...

__ADS_1


...Bersambung....


__ADS_2