Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 10


__ADS_3

"Kak Zaskia, tunggu!" panggil seorang junior


Empat gadis cantik yang baru saja keluar dari kelas terkejut dengan suara adik kelasnya yang kini sedang berlari menghampiri mereka.


"Kak Zaskia, huh tadi hu di...."belum selesai Melodi menjelaskan, sdah terlebih dahulu di potong oleh Risa.


"Eh tarik napas dulu, buang, tarik lagi, buang. Ayo ulangi terus, yap bagus."intruksi Risa yang di ikuti oleh Melodi.


"Nah, sekarang ayo ngomong, kalau lo jelasin nya sambil ngos - ngosan gitu, kita nggak akan paham."ujar Luna.


"Hehehe.... Maaf. Tadi Kak Zaskia di cariin sama kak Farel."ucap Melodi


"HAH!!" pekik ketiga sahabat Zaskia.


Melodi memegang dada nya, terkejut dengan reaksi yang di tunjukkanoleh ketiga kakak kelas nya.


"Eh, kenapa? Beneran kok, tadi kak Farel nyariin kak Zaskia, terus tadi aku bilang sama kak Farelnya kalau kakak masih ada di kelas, makanya kak Fare nyuruh aku buat manggilin kakak."jelas Melodi.


"Oh iya makasih ya Mel, terus sekarang Farel nya dimana?"tanya Zaskia.


"di taman, kak. Kalau gitu aku pergi dulu ya, kak>"ucap Melodi berlalu pergi.


Risa, Luna dan Sindy masih terpaku di tempatnya dengan mulut yang sedikit terbuka.


"Astagfirullah, mingkem!"tegur Zaskia pada ketiga sahabatnya.


"Eh iya - iya.."


"Hayo, lo ada hubungan apa sama Farel? Jujur sama kita."selidik Risa yang menyipitkan matanya dengan penuh curiga.


"Apaan sih lo Cha! Kia kan nyalonin diri nya sebagai sekretaris osis, mungkin Farel manggil karena ada urusan penting. Udah deh, lo mikir nya kejauhan, tau nggak." Luna geram pada Risa yang terlalu berlebihan, jika nama Farel di sebut dalam topik pembicaraan mereka.


Risa merotasikan mata nya," Biasa aja kali, kan gue cuma nanya doang."ujar Risa.


"Udah ih, kok malah jdi berantem gini sih? Kalian duluan aja ke kantin nya, gue mau nemuin Farel di taman dulu."


"Ok"jawab ketiga nya kompak.


...^^^^...


"Ehkm, Ada apa Farel dirimu mencari aku?"


"Ih kok bahasa nya formal banget , sih. Kayak mau presentasi di depan kelas aja." ucap Zaskia bermonolog.


Tadi saat ingin menemui Farel di taman, Zaskia yang sudah berkeringat dingin kocar - kacir mencari toilet. Zaskia sangat gugup, ia rasa latihan berbicara di depan cermin tidak ada salahnya.


"Lo nyariin gue? Ada urusan apa?"


"Eh kok jadi lo - gue? Nggak cocok ah.."


"Umm... Hai Farel. Kamu nyariin aku, ya? Tumben banget, Apa yang mau kamu omongin? Sekalian di kantin aja yuk ngobrolnya, di sini suasananya nggak enak."


Zaskia memukul pelan kepala nya, astaga ekspresinya barusan sangat menjijikkan.


"Aduh aku kok jadi centil gini, kayak nya aku ketularan Icha deh."

__ADS_1


"Huffft udah ah nggak pedulu, temuin aja dulu, masalah ngomong. pikirkan nanti aja"ucap Zaskia.


Sudah 20 menit Farel menunggu di taman,namun yang di tunggunya belum juga memunculkan batang hidungnya sedikit pun. Farel sendiri tidak tau bentuk wajah dari nama Zaskia, duh sangat merepotkan.


"Assalamualaikum.."


Suara seorang perempuan berhasil mengambil alih perhatian nya. Pria itu menaikkan satu alisnya ketika melihat gadis pendek berhijab menghampirinya.


"Kamu manggil aku?"tanya Zaskia gugup.


"Lo yang nama nya Zaskia?" tanya


Farel.


" I iya ada apa ya?"


"Udah 20 menit gue nungguin lo disini kaya orang Bego, kenapa baru muncul?"tanya Farel


"Tadi, aku abis da...."


"Udah nggak usah di jelaskan, nggak penting juga, dan gue nggak mau tau tentang itu."


"Ok, gue akan to the poin aja. Mulai sekarang lo jadi sekretaris Osis. Nama lo udah ketempel di papan struktur osis SMA angkasa. Teugas sekretaris bisa lo tanyain langsung ke Bram selaku Wakil, pulang sekolah temui pak Adi di ruangan nya, bilang kalau lo udah nerima jabatan dari gue?" ujat Farel menjelaskan.


"Aku keterima jadi sekretaris osisi?" kedua mata Zaskia berbinar mendengar penjelasan dari pria di hadapan nya.


"Pertanyaan bodoh."gumam Farel sambil berlalu pergi.


"Tuh kan, aku salah ngomong."sesal Zaskia.


...^^^^...


Ting!


Tiba - tiba ponsel nya berbunyi, tanda ada pesan masuk.


+621XXXXXXXXX


Assalamualaikum


"Siapa ya?"Zaskia tidak langsung membalas pesan tersebut, ia sudah biasa mendapat pesan dari nomor yang tidak di kenal. Bukannya sombong, ia hanya berjaga - jaga saja takutnya orang yang mengirimin pesan itu, orang yang berniat jahat pada nya.


Zaskia beranjak dari kasur, ia ingin mandi dengan air dingin untuk menyegarkan tubuhnya yang sudah di penuhi oleh keringat.


Selesai sholat maghrib, Zaskia turun kebawah untuk makan malam dengan kedua orang tua nya.


"Kia, besok kamu bisa jemput Jovi di bandara?"tanya Faisal


"Uhuk uhuk."Zaskia tersedak nasi yang baru saja ia telan, buru - buru Mina memberi air minum pada putri nya itu.


"Astagfirullah, makanya pelan - pelan ,nak." ucapa bunda


"Iya, makasih bunda. Jadi besok abang pulang ke Indonesia, yah?"tanya Zaskia memandang pada ayahnya dengan tatapan serius.


"Iya, besok abang pulang, sayang"

__ADS_1


Raut wajah Zaskia seketika berubah, ia sangat senang mengetahui abang satu - satunya akan kembali ke tanah air.


"Ayah ngomong nya kok sekarang sih, mendadak gini?" tanya Zaskia.


Hehe maaf, ayah sama bunda maunya kasih kejutan buat kamu. Tapi besok ayah ada meeting sama klien, jadi nggak bisa jemput abang." ucap Faisal


"Kebiasaan deh, ayah sama bunda ngerjain Kia."


Faisal, ayah nya kia hanya tersenyum melihat kelakuan anak gadisnya. Oh tidak - tidak, sebentar lagi Kia akan melepsakan statusnya sebagai gadis. Faisal melempar tatapan pada istrinya Mina, mungkin isrinya tau apa yang kini sedang mengganggu pikirannya.


"Alhamdulillah, udah selesai. Bun, ayo Kia bantu beresinnya."Zaskia beranjak dari kursi nya.


"Nggak usah, sayang. Kamu duluan aja naik keatas, bunda mau ngobrol dulu sama ayah, nanyi meja makannya biar bunda aja yang beresin. Besokkan kamu sekolah, abis sholat isya' taruh ponselnya dan mulailah tidur jangan begadang." ucap Mina.


Iya. Bunda. Kalau gitu Kia duluan ya keatas, selamat malam ayah bunda. Assalamualaikum" Ucap Zaskia mengecup pipi kedua orang tuanya.


"Waalaikumsalam."


Setelah Zaskia masuk kedalam kamarnya, " Bun, apa keputusan ayah udah bener?"


"Insya allah, yah. Kitas serahin semua nya sama allah ya yah. Bunda yakin keputusan ayah udah bener ayah jangan ragu." ucap Mina


"Tapi gimana lalau Kia marah sama kita?"


"Kia anak baik, yah. Dia bukan anak yang suka menyakiti hati orang tuanya. Bunda yakin awalnya Kia pasti akan menolak, nanti kita akan coba bujuk sama - sama, toh ini semua demi kebaikan Kia juga."ujar Mina.


Setelah selesai salat Isya, Kia membuka ponsel nya. Ia melihat banyak sekali notif masuk dari grup yang beranggotakan 4 orang, Siapa lagi kalau bukan para sahabatnya. Iya yakin sekali pasti yang meramaikan grup adalah Risa, sang ratu gosip SMA Angkasa. Zaskia hanya geleng-geleng kepala, jam segini ada saja topik yang dibahas oleh teman-temannya.


Satu pesan masuk mengalihkan perhatiannya. " loh nomor yang barusan?" Gumam Zaskia


Ting!


Zaskia membaca pesan itu


+6281XXXXX


"Gue Kemal, saveback ya:)


^^^"Walaikum salam. Maaf Kemal, gue kira tadi siapa, okee."Balas Zaskia.^^^


Mengetik....


Belum selesai Kemal mengetik, status online Zaskia sudah berubah menjadi terakhir dilihat .


"Kayaknya dia udah tidur deh ,selamat malam cantiknya Kemal "


Ucap Kemal tersenyum sambil memandan Ponselnya, yang menampilkan foto profil Zaskia.


Di detik berikutnya pria itu senyum - senyum sendiri, ia mendekap erat ponselnya , kemudian menatap langit - langit kamar.


"time to halu."


"Sebelum tidur itu, alangkah baiknya ngehalu dulu."


~•••~

__ADS_1


__ADS_2