
"Awas ya , kalau kamu teriak-teriak kayak kemarin . Aku geret kamu ke rumah sakit ," ujar Farel memasang ekspresi galak , namun terlihat lucu di mata Zaskia.
Zaskia Mengulum senyumnya,"Galak banget , suaminya aku"
"Bukannya galak Ay. Aku cuman takut kamu kenapa-kenapa itu aja ."
Zaskia berhasil menang suit dari Farel. sesuai dengan perjanjian yang mereka sepakati kemarin , jika Farel yang mengenang maka Zaskia harus diam di rumah sakit selama seminggu lagi . namun jika Zaskia yang menang maka dirinya diperbolehkan untuk pulang ke apartemen .
" Sini duduk!" Zaskia menyuruh Farel untuk duduk di sebelahnya .
" Mukaku jelek ya rel ? goresannya Masih kelihatan banget ya ?"
" Kamu cantik banget sayang .aku sampai nggak bisa ngalihin pandangan aku dari kamu"
wajah Zaskia merona , membuat Farel tertawa kecil.
" Istriku kalau lagi salting gini makin gemesin Ya ampun "
Zaskia memeluk Farel dari samping." Jangan berantem sama Kemal ya . dia nggak salah rel "
Farel refleks memutar bola matanya malas "Jangan bahas Kemal kalau kamu nggak pengen lihat aku marah "
Saat di Rumah Sakit kemarin , Kemal sempat menjenguknya . namun berakhir dengan Farel yang mengamuk di lorong rumah sakit ,membuat Kemal harus masuk IGD .
" Kamu kalau lagi marah sampai segitunya ya ?"
" Sampai segitunya gimana?"
" Kamu Kasar banget rel , Aku sampai takut lihatnya "
Farel meletakkan dagunya di kepala Zaskia , menghirup dalam-dalam aroma sampo dari rambut istrinya itu .
wangi , dan Farel suka aroma ini .
" Itu cara aku ngelindungin orang yang aku sayang ,Ki. Jujur aku juga nggak terima waktu tahu Kemal adalah saudaraan sama Bianca. tiga tahun kita sahabatan dan dia pintar banget cumanyain itu semua dari aku , Alan dan juga Vino ."
"Waktu dengar semua obrolan biar nikah sama Kemal , udah jelas mereka mau ngerusak rumah tangga kita .Aku nggak bisa dong biarin gitu aja "
" Kemal udah berhasil aku masukin ke rumah sakit . sekarang tinggal siapin pemakaman buat Bianca ."
Zaskia memukul dada bidang Farel ." Gak usah main-main samanya orang !"
"Loh? emang kenapa ? Biarin aja supaya dia kapok. kalau masalah bunuh membunuh , Alan dan Vino juga jago. aku tinggal minta bantuan sama mereka ."
" Aku nggak mau punya suami narapidana!"
Farel membawa Zaskia ke dalam dekapannya.
...^^^...
Zaskia menyandarkan kepalanya pada punggung Farel . bersenandung kecil , Membuat suara tersenyum ke arah spion motor .
Zaskia ngidam, ingin menikmati angin malam berboncengan dengan Farel .
__ADS_1
Pfffttt ngidam . padahal Farel belum sempat memasukkan bola ke gawangnya . mana bisa jadi jabang bayi .
Farel menarik tangan Zaskia, memasukkannya ke dalam saku hoodie. "Besok-besok kalau naik motor pakai sarung tangan ya , sayang. dingin soalnya "
" Iya "
" Helmnya kegedean juga nggak?"
Zaskia mengangkat kepalanya , mengacungkan jempol ke arah spion "Pas"
" Kamu pernah boncengin siapa aja naik motor ini?" tanya Zaskia tiba-tiba .
"Nggak pernah cuman kamu doang ."
Zaskia tersenyum kecil di balik punggung Farel " masa? Kamu pasti bohong ya kan?"
" Kok bohong ? Aku serius cuman kamu doang yang pernah aku bonceng ."
Zaskia menahan diri untuk tidak kembali tersenyum
" yang benar ?"
"Iya , beneran . lagian yang mau aku bonceng siapa coba ?Mama ?keburu encok nantinya .
Zaskia tertawa . lalu mengharapkan pelukannya pada Farel .
" Aku pengen kayak gini terus,Rel. Kita akur, rumah kita nggak kita juga damai. Aku nggak mau hal buruk ngerusak kebahagiaan keluarga kecil kita. Apapun masalah yang datang, mau itu kecil ataupun besar, Aku harap kita bisa mengatasinya bersama-sama." Kini nada bicaranya melemah. Meskipun Zaskia berbicara pelan, Farel masih bisa mendengarnya.
Para menghentikan motornya, membawa Zaskia kejajaran pedagang kaki lima.
Mata Zaskia berbinar," Kamu suka makan di pinggir jalan juga?" Tanyanya yang dibalas dengan anggukan oleh Farel.
" Iya, kenapa?"
" Aku kira level kamu makan di restoran mewah."
Farel tertawa, sebenarnya dirinya tidak terlalu suka dengan makanan yang ada di restoran. Selain harganya yang menguras kantong, porsinya juga sangat sedikit dan itu mana bisa mengenyangkan perutnya.
" Udah yuk turun" Farel merangkul Zaskia, nikmat sekali malam mingguan bersama kekasih halal.
" Selamat malam, Pak Yunus" sapa Farel menepuk bahu pedagang yang sedang membakar sate.
" Malam juga. Eh nak Farel. Ya Allah ke mana aja Kok baru kelihatan?"
Farel menyelimi punggung tangan Pak Yunus, harus tetap sopan kepada yang lebih tua." Maklum Pak lagi sibuk-sibuknya Ini kan udah kelas 12."
" Mau pesan apa Nak Farel?"
" Seperti biasa ya pak, tapi kali ini untuk dua porsi. Lontongnya yang banyak dan makan di sini." Ujar Farel memesan makanan. Zaskia Sudah lebih dulu mencari Bangku Kosong maklum tempat ini sangat banyak sekali pembelinya.
" Iya siap, Silakan duduk dulu ya. Nanti spesial pesanannya anak Farel bapak sendiri yang nganter."
Farel tersenyum melihat Zaskia yang duduk di bangku Tengah sambil Melambaikan tangan ke arahnya.
__ADS_1
" Kamu kecil banget, Aku kira anak kucing yang lagi lambaikan tangan dada-dadah." Ujar Farel menarik kursi di sebelah Zaskia.
Zaskia manyun Seraya memukul lengan Farel." Tempatnya rame banget ya"
" Emang suka ramai di sini, apalagi Malam Minggu kayak gini. Kamu kalau kayak gini Kelihatan banget nggak pernah malam mingguan." Sindir Farel sambel mengelus-ngelus pipis Zaskia gemes.
" Bunda mana pernah ngizinin."
" Iya, Sekarang mainnya kan sama aku aja. Jadi nggak perlu izin ke bunda."
dalamnya kemudian Pak Yunus pun datang dengan membawa makanan yang dipesan oleh Farel ." ini pesanannya nak , Silakan dinikmati."
" Makasih ya pak ."
" Bapak boleh duduk di sini nggak ?"
Farel tertawa mendengar ucapan Pak Yunus ." Boleh Pak Biasanya juga makan bareng sama Farel kan , terus kenapa sekarang pakai izin segala ."
Pak Yunus duduk di hadapan mereka , menatap Zaskia lekat-lekat yang ditatap hanya bisa tersenyum kikuk .
" Ini pacarnya Mas Farel ya ?"
" Bukan pacar Pak tapi ini istrinya Farel."
" Astagfirullah," ujar Pak Yunus memegang dadanya ." Lah kok bisa ?"
Farel menggenggam tangan Zaskia, lalu memperlihatkan jari manis mereka yang sudah terpasang cincin pernikahan.
" Jodoh Pak , Nggak masalah kan?"
" Bukan karena anu kan ?"
" Kok Bapak tak bisa tahu ? ini lagi ngidam sate dia Pak ."
" Bercanda Pak " kekenya
Pak Yunus menghembuskan nafas lega " namanya siapa ?"
" Kenalin Pak . Nama saya Zaskia Azzahra , panggil aja Zaskia ."
" Kita dijodohin Pak. orang tua Dia ada urusan di luar negeri , jadi anaknya dititipkan ke saya nanggung , saya nikahin aja sekalian ." ujar Farel yang mengundang gelak tawa Pak Yunus.
" Iya - iya saya percaya kok , Nak Zaskia juga perempuan baik-baik kayaknya. nggak mungkin lah mau seperti itu , ya kecuali dipaksa sama Farel ." lagi-lagi mereka tertawa , membuat Zaskia menyembunyikan wajahnya di balik daftar menu yang ada di atas meja .
Zaskia sedang asyik berbincang dengan Pak Yunus sesekali Farel ikut bergabung.
Ponsel Farel berbunyi , ada satu pesan masuk. dengan segera , Farel mengambil pasalnya dari dalam saku celana.Siapa tahu penting.
...+6281XXXXX...
...Online....
Hai Farel, Kamu apa kabar?
__ADS_1
Aku lagi ada di Jakarta
bisa kita bertemu ?