Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 61


__ADS_3

" Maksudnya gimana ?" Farel berusaha mencerna ucapan teman-temannya .


" Benny itu bukan itu Ageng tengkorak yang sebenarnya,Rel."


" Terus selama ini?"


" Dia disuruh pura-pura jadi ketua geng sama atasannya."


" Gue rasa setelah Beni memanipulasi adik loh, dia bakal membuka kedoknya yang asli, Rel ." Kemal membuka ponselnya, menunjukkan sebuah foto anak tengkorak yang sedang party di saat Beni yang sedang mendekam Di penjara .


"Coba lo lihat, di saat Beni masuk penjara aja teman-temannya nggak ada yang peduli. ketua macam apa yang di perlakukan kayak gitu sama anak buahnya ?"


Farel terdiam sejenak , memikirkan ucapan kemal. Jika benar Beni bukanlah ketua tengkorak , lalu Siapa ketua yang sebenarnya ?


Tiba-tiba bintang berlari ke arah tenda dengan nafas yang tersengal-sengal." Rel , mau tanding nggak loh ?"


" Mau " ujar Alan dan Vino kompak .


" Bukan kalian , tapi Farel "


" Lawan siapa ?"tanya Farel


"Ketua geng tengkorak .Dia bukan Beni ." ujar Bintang


Farel mengambil kunci motornya , lalu merebut helm full face yang berada di pangkuan Alan."pinjam helm lo Lan."


"Ayo Bin!!." seru Farel


...^^^...


Lihat sekarang , Farel berhasil memenangkan pertandingan ini lagi. Uang yang ia dapatkan akan di serahkannya pada anggotanya untuk bersenang- senang .


Farel bisa memenuhi kebutuhan Zaskia lewat gaji yang dia dapat dari kantor Papanya. Tak perlu mengambil bagian dari uang balapan.


" Senang bisa tanding bareng loh, Rel " ujar ketua geng tengkorak . Saat mereka berjalan menuju tenda masing - masing . Masih dengan menggunakan atribut balapan .


" Gue nggak tahu maksud konyol lo dibalik ini semua apa. entah lo jadiin Beni boneka , atau nyali lo yang terlalu kecil untuk menunjuk kan identitas lo yang sebenarnya ." ujar Farel


Pria itu mulai membuka helmnya , membuat emosi Farel yang sempat padam kini kembali terbakar.


" Anjing!! "

__ADS_1


" Hai Farel . Tahan emosi lo, ya di sini banyak orang . Elu nggak mau Kan di cap sebagai pembuat keributan hanya karena persoalan cinta ?"


Pria itu menepuk pundak Farel ," Semoga hubungan lo aman ya " bisik nya di telinga Farel


" Rio brengsek !" umpat Farel kesel


...^^^...


Farel baru pulang ke apartemennya pada jam 01.00 malam. langkahnya terhenti kala melihat istri kecil yang sedang tertidur di sofa.


Farel menghampiri Zaskia , mensejajarkan tubuhnya dengan gadis itu . " Maaf ya, Sayang. Aku udah bentak Kamu tadi "ucap Farel pelan sambil memandangi wajah istrinya.


" Ternyata aku belum bisa mengontrol emosi , aku harus melampiasin itu lewat balapan ,Kia."


"Maaf tadi aku sempat nggak percaya sama kamu "


Farel mencium Puncak kepala Zaskia , mengusap rambut gadis itu secara perlahan . Kemudian jari-jari nya menyusuri wajah cantik Zaskia .


" Sekali lagi maaf sayang . Aku benci Mulut ku yang selalu marah dan berucap kasar , selalu mengumpat dan yang selalu membentak kamu ."


" Hukum bibir aku ya " Farel mencium bibir Zaskia lama . Lama sekali hingga rasa nya Farel hanyut dalam ciuman itu .


Farel tak berniat memindahkan Zaskia ke kamar . Ia ikut berbaring di sebelah Zaskia . Membawa tubuh istri nya untuk tidur di atas dada nya.


" Sulit Bagiku Untuk mengatakan bahwa aku cemburu melihat mu tersenyum karena pria lain ."


...^^^^...


"Semua tergantung kamu,Kia. Gimana?"


" Kali ini aku ikutin semua kemauan kamu , Aku nggak mau kita salah paham lagi kayak kemarin ,Rel."


"Kamu Rela Kehilangan kesempatan ini?" tanya Farel


" Rela, asal aku nggak kehilangan kamu." kata Zaskia yakin.


Astaga siapa yang ngajarin istri nya Jadi Ratu gombal gini .


"Dih,Ya udah kita ke ruangan Pak Beno sekarang ,ya." Mereka berdua berjalan menuju ruangan guru . Ke ke betulan sekali ada Rio juga di sana. Farel Tak perlu susah-susah menyeret dia ke sini .


Rio sempat melempar senyum pada Zaskia , yang di balas lirikan tajam setelah nya.

__ADS_1


" Permisi Pak"


" Iya ada apa Farel ? Silakan duduk."


" Minggir, gue sama Zaskia mau duduk di sini ."


Farel paham betul ,Rio tidak akan mengeluar kan sifat asli nya di depan Pak Beno .


Pria caper seperti Rio akan selalu menunjukkan wajah polosnya di depan banyak orang . Ketua geng tengkorak yang satu ini memang pandai dalam memainkan sebuah drama .


" Dengan sangat hormat ,Zaskia ingin mengundur kan diri dari Olimpiade ini pak." kata Farel


Brak!!


Pak Beno melempar tumpukan map yang sedang ia pegang.


" Kamu ini apa-apaan Farel ? Zaskia yang ikut Olimpiade ini , Jadi kenapa kamu yang ngatur ?" tanya Pak Beno yang tidak terima dengan keputusan Farel .


" Bapak bisa tanyakan langsung sama yang bersangkutan, Saya hanya menyampai kan karena Zaskia adalah tanggung jawab saya ." kata Farel


" Tanggung jawab apanya ? Kamu itu baru jadi pacar saja sudah belagu . Bagaimana jika nanti menjadi suami nya Zaskia ."


Tahan Farel , jangan emosi.


" Tapi yang Farel katakan itu benar pak . Saya mengundur kan diri dari Olimpiade ini . Saya juga sudah membicarakan ini dengan Sinta. Jika berkenan , bapak bisa mengajukan Sinta sebagai perwakilan dan untuk mendampingi Rio nanti nya ."Ucap Zaskia.


" Tapi kamu nggak bisa ngambil keputusan sepihak dong Zaskia. Kamu harus berunding dulu dengan Rio dan saya. Harusn ya kamu bersyukur, karena dari ribuan siswi di Jakarta, saya merekomendasi kan kamu untuk ikut serta dalam olimpiade ini ." kata Pak Beno


" Maaf pak sebelum nya. lagi pula bimbingan baru dimulai kemarin, masih ada banyak waktu kan untuk mempersiapkan semua nya ? Saya yakin sekolah juga belum mencatat data saya sebagai perwakilan dari SMA Angkasa " Zaskia memang paling bisa membungkam mulut bawel Pak Beno .


" Tapi saya tidak setuju , saya tetap akan mengajukan kamu sebagai perwakilan sekolah ini . kamu harus bersanding dengan Rio . Saya tidak menerima penolakan Zaskia !" kata Pak Beno yang kekeh ingin menyandingkan Zaskia untuk Olimpiade ini.


Farel menendang meja pak Beno, membuat para guru menatap ke arah mereka .


" Persetan sama jabatan Bapak sebagai seorang guru. Saya nggak terima kalau bapak nggak bisa menghargai keputusan murid . Bapak ingin dihargai , kan? tolong berlaku adil Pak ." kata Farel yang mulai kesal dengan guru nya itu .


" Saya udah dapat amanah dari orang tuanya Zaskia , untuk menjaga Zaskia dari orang jahat seperti anak bapak . kami permisi"


" Ayo sayang kita pergi dari tempat jahanam ini ." kata Farel mengajak Zaskia untuk pergi dari meja pak Beno .


~•••~

__ADS_1


__ADS_2