Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 69


__ADS_3

Zaskia membuka matanya, pergerakannya terbatas karena tangan kekar yang memeluk erat pinggangnya. Zaskia mendengar, melihat wajah Farel di mana laki-laki itu masih tertidur pulas.


Perlahan Saskia melepas pelukan Farel, menarik selimut untuk menutupi tubuh nya yang telanjang.


Zaskia duduk di tepi kasur, bagian bawahnya terasa sakit sekali.


Bagaimana tidak? Farel menggempurnya dirinya hingga pukul setengah tiga. tak membiarkannya untuk beristirahat barang Sekejap, Farel benar-benar ganas tadi malam .


Zaskia berjalan menuju kaca, melihat tampilan tubuhnya yang sangat berantakan.


Banyak tanda merah di sekitar leher juga dadanya, tampak seperti korban pemerkosaan.


Zaskia menggelengkan kepalanya, ketika mengingat ******* sialan yang keluar dari mulutnya tadi malam. "Kok bisa gitu ya? Geli banget ih"


Dan gaya yakin setelah ini pasti Farel akan mengejeknya habis-habisan.


Zaskia berjalan ke arah kamar mandi, kenapa kini cara berjalannya seperti kepiting?


Huftt!.


Zaskia harus bersikap biasa saja. Ia tidak mau karena merasa bersalah, karena meminta hanya terlalu cepat. Setelah melakukan itu, samar-samar Zaskia mendengar suara mengucapkan banyak permintaan maaf . Zaskia tidak tega.


Selesai mandi, Saskia membangunkan suaminya. " Rel, bangun."


"Hmm."


Zaskia mengusap rambut Farel." bangun yuk,Kita salat subuh berjamaah yuk"


Cara membuka matanya, terkejut melihat Zaskia yang sudah memakai mukena titik semalam mereka berdua melakukan itu kan? Kenapa wajah gadis, Eh salah maksudnya kenapa wanitanya tampak biasa saja?


" Kamu kapan bangunnya sayang? "


"Dari tadi. udah ah bangun yuk "


Zaskia beranjak dari kasur, namun Farel menarik pinggangnya hingga membuat Zaskia terjatuh di atas tubuh cowok itu.


" Astagfirullah bangun lagi ,Ay"


Mata Zaskia membulat sempurna, ia menjambak rambut Farel kuat-kuat. "Aku Sunat kamu lama-lama ya. Cepetan bangun!"


"Tapi bantu tidurin yang dibawa dulu ya ? "


...^^^...


Farel meringis melihat cara Zaskia berjalan. "Masih lama,Ay?"


" Udah kok, tunggu ya. " Zaskia berjalan ke arah Farel, membawa dua piring sandwich sebagai menu sarapan pagi ini.


"Kamu yakin mau sekolah?"


Zaskia merotasikan matanya, "Udah lima kali kamu menanyakan hal itu terus."


"Ya kan aku takutnya kamu kesakitan, lihat tuh, kamu Jalan kayak nenek-nenek gitu."


Plak!!


" Aduh "


Zaskia menarik sedikit ujung bibirnya. "Ini juga karena kamu aku jadi kayak gini, enak aja main gak ngatain."


" Iya Maaf, semalam aku terlalu kasar ya? "


Tuh kan, Zaskia salah ngomong , pasti kini Farah diliputi rasa bersalah.


Zaskia mengusap lembut pipi Farel, "Nggak kok. Kamu mainnya halus banget, aku sampai ke bawah suasana . "


Mata Farel berbinar "Serius kamu?"


" Hm, udah ah Ayo keburu telat "


Tak lama kemudian bila apartemen Farel berbunyi, cowok itu beranjak dari meja makan. "Kamu duduk aja, biar aku yang Bukain pintunya."


"Siapa coba pagi-pagi gini bertamu kurang kerjaan banget sih "


Ceklek


" Mama? "


Inne mengeplak kepala Farel " Kamu kenapa sih Kak? Kayak lihat hantu gitu ,minggir Ah Mama mau ketemu sama menantu kesayangan mama . "


" Ada siapa rel? "Tanya Zaskia berjalan menghampiri suaminya.


"mama?"


"Halo Sayang . Aduh Mama kangen banget sama kamu" Inne memeluk Zaskia, satu tangannya ia gerakan untuk memanggil Farel seperti pelayan .


" Apa sih Mah! "


Inne melepas pelukannya ,"Ini Mama habis dari pasar, taruh di kulkas. Supaya Zaskia nggak perlu capek-capek lagi belanja bahan masakan."


Farel mengambil kantong kresek dari tangan mamanya, berjalan menuju kulkas


" Kalian lagi sarapan ya? Mama Ganggu nggak? "


Zaskia mengajak Mama mertuanya menuju ke ruang tengah " Nggak kok Mah titik kita baru aja selesai sarapan . "


Inne mengerutkan keningnya"kamu jalannya kok gitu Kia?"


" Gitu gimana Mah? "Tanya Farel


" Iya kok ngangkang gitu jalannya? "


" Kayak habis.... "


"Habis apa?" Sarkas Farel.


Inne bangun dari duduknya, puas sekali melihat 2 Jam malu-malu Zaskia dan Farel.


" Ya udah deh, mama pulang dulu ya. "


Farel mengantar mamanya sampai pintu depan. "hati-hati ya mah."

__ADS_1


"Ingat, habis ini langsung berangkat sekolah." nada bicara mamanya mulai jahil .


" Ternak kecebongnya dilanjutin nanti malam aja ya, Rel "


...^^^...


" Lo sakit Kia? "Tanya Luna pada Zaskia yang sedang menghapus papan tulis .


" Nggak kok, kenapa? "


"Hari ini cara jalan lu aneh "


Luna adalah orang ketujuh yang menanyakan cara jalan Zaskia. Ia menyesal karena tidak menuruti perkataan Farel yang memintanya untuk tidak sekolah.


Lihatlah sekarang? Zaskia merasa terpojokkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulut anak-anak kelasnya. Ingin sekali Zaskia menangis saat ini juga.


Untung tadi pagi Farel menggendong dirinya hingga depan kelas, jadi Zaskia tak perlu jadi bulan-bulanan satu sekolah .


hanya sedikit malu sih, karena banyak yang memperhatikan dirinya


. " Biasa aja Lun, kemarin-kemarin juga gini kok "


" Masa sih? "


" Iya, udah ah titik ke kantin yuk "


Luna dan Zaskia berjalan menuju kantin


Sesampainya di sana, mata Luna membolak ketika melihat Farel sedang berduaan bersama seorang gadis. Sepertinya adik kelas nya .


" Kia Kia " Panggil Luna


Zaskia sedang memesan makanan menoleh ke arah Luna " Apa Lun? "


"Itu lihat, Farel lagi bareng sama cewek "ujar Luna menunjuk ke arah meja Farel


Zaskia mengepalkan kedua tangannya. Sedikit lagi air matanya akan turun namun ia berusaha untuk menahannya


karena tak tahu diri titik Setelah semalam mengambil keperawanannya kini ia malah selingkuh dengan perempuan lain . di kantin pula, memangnya tidak ada tempat lain apa?


Zaskia berjalan menghampiri Farel, disusul Luna di belakangnya.


" Pinter banget, bukannya jemput aku di kelas Komah kamu malah asik berduaan sama perempuan lain di sini. "


Farel terkejut melihat kedatangan Zaskia yang tiba-tiba. "Loh,Ay? Kamu ngapain di Sini? "


"Kenapa ? 5kok kaget? Ini kan tempat umum. Aku ke sini tadinya mau makan Eh taunya malah dapat tontonan gratis. "


Luna mengelus lengan Zaskia, berusaha untuk menenangkan sahabatnya itu . sebelumnya Zaskia tak pernah emosi ini .


"Harusnya kamu tunggu aja di kelas Komah biar aku yang jemput kamu ke sana."


Byurrr!!


Zaskia menyiram wajah Farel dengan es teh yang berada di atas meja. "Nggak tahu diri! Nyuruh nunggu, tapi kamu malah enak-enakan sama perempuan lain di kantin . "


Setelah mengatakan itu, Zaskia berlari keluar kantin, tak memperdulikan bagian bawahnya yang terasa masih sakit. Ini hati Zaskia lebih sakit dari apa pun.


Farel mengejar Zaskia titik mulai dari menyusuri lorong, Taman, ruang OSIS, kelas, hingga perpustakaan. namun Farah tetap tidak menemukan istri kecilnya itu.


Ponsel Farel berdering, menampilkan nama Vino di sana


"Nih orang mau ngapain sih tanda tanya ribet banget. Nggak tahu apa kalau gue lagi panik gini. "


" Woi Farel!!! "


^^^Farel menjauhkan ponselnya dari telinganya. "Setan kebiasaan loh "^^^


^^^"Apaan sih Vin? "^^^


"Istri lo kenapa?"


^^^"istri gue? Siapa ? Zaskia? "^^^


" Iyalah bego , istri lu ada berapa emang tanda tanya gue lagi makan di Rooftop sama Alan. Eh Istri lo ke sini sambil nangis-nangis. Ngusir gue sama Alan lagi . katanya dia Pengen Sendiri Dulu . Kenapa dah? "


^^^" lu di mana? "^^^


" Masih di sini, Lagi ngeliatin Istri lo. Takutnya bunuh diri."


^^^" Oke gue otw ke sana. "Farel bergegas menuju Rooftop, ingin menjemput sang Bidadari yang sedang dalam mode ngambek.^^^


" Vin, Lan!"


" Tuh urus istri loh. Ingat, nggak boleh marah-marah "pesan alam turun dari sana dan menyeret Vino .


" Oke thanks Bro "Ucap Farel


Farel berjalan menghampiri Zaskia yang sedang menangis di pojokan Rooftop. kemudian berjongkok, menyamakan tingginya dengan Zaskia " Hei kamu kenapa sayang? "


Zaskia mendongak, wajahnya banjir dengan air mata titik membuat Farel mengulum senyumnya . "Kamu ngapain ke sini?"


" Mau jemput istri aku lah."


Zaskia mengelap ingusnya menggunakan baju Farel, " baru ingat kalauudah punya istri? "


Farel membawa Zaskia ke dalam dekapannya " kok kamu gitu ngomongnya ,hmm?"


"Selingkuhan kamu mana? kamu tinggalin dia sendirian di kantin"


Farel mengajak Zaskia untuk duduk di kursi yang tak jauh dari mereka. "Duduk dulu di sini, aku bakal jelasin semuanya."


Farel membetulkan kerudung Zaskia, merapikan rambut istrinya yang sedikit Keluar. "Kamu jelek banget kalau nangis kayak gini."


" Biarin, aku juga nangis karena kamu. "


" Dengerin aku dulu, Sayang . cewek yang barusan itu namanya Diana . dia anak IPS kelas 11 . Aku mau lepas jabatan aku sebagai ketua OSIS, dia adalah salah satu kandidat terpilih . Aku cuma mau ngasih arahan aja. dan Sorry banget, kalau Barusan aku telat jemput kamu. Aku nggak lupa aku mah bahkan aku sengaja majuin jadwal aku sama Diana, supaya bisa istirahat bareng kamu. "


tangisan Zaskia yang sempat berhenti, kini terdengar lagi . bahkan lebih kencang dari sebelumnya.


"Lho kok nangis lagi? Kenapa sayang? "

__ADS_1


Zaskia sesegukan "maaf karena aku udah nyiram kamu barusan"


Para tersenyum kemudian mencium kening Zaskia " Nggak apa-apa kok Sayang aku tahu kamu cemburu. Dan aku senang melihat kamu posesif kayak barusan titik berarti nggak sia-sia dong semalam kita ekhem - ekhem.?"


Zaskia tertipu malu, menyembunyikan wajahnya pada dada bidang Farel. "Jangan dibahas lagi dong, aku jadi malu nih"


" Kok malu? Semalam aja kena gitu kamu. "


" Farel ihhh."


" Kok ih? Semalam ah ah. "


"Farel udah!"


"Kok Udah? Semalam minta lanjut terus tuh."


Farel memasang ekspresi jahil. " ah ah terus Rel, terus .Iya kayak gitu... Shh ahh ahh aku bentar lagi sampai, Rel."


Zaskia tak berniat untuk menanggapin ucapan suaminya itu. Farel tertawa geli.


"Nanti pulang sekolah ,ikut aku ya."


Zaskia mendongak, "Mau ke mana? Kantor papa?"


"Bukan, markas LD"


"Mau ngapain?"


"Ngundurin diri jadi ketua."


Zaskia melepaskan pelukan Farel. " Kamu serius? Mau bubar?"tanya Zaskia.


" Enggak bukan bubar sayang. Aku mau ngundurin diri aja, kalau gengnya tetap jalan tapi aku udah nggak ikut gabung lagi di sana. "


"Kenapa tanda tanya bukannya LD itu segala-galanya buat kamu? Kamu udah bangun Geng itu dengan susah payah loh rel ."


" Aku naik jabatan di kantor papa, otomatis tanggung jawab aku juga semakin besar. aku takut nggak bisa fokus, ini adalah alasan aku Kenapa ngundurin diri dari OSIS titik Aku ngerasa Kemal adalah orang yang lebih pantas sebenarnya buat megang jabatan sebagai ketua LD . tapi aku udah terlanjur kecewa sama dia, aku juga nggak tahu Sekarang dia ada di mana. "


Saskia mengelus lengan suaminya, "Aku hargai apapun itu keputusan kamu "


"Siapa? "


"kamu "


" Kamu siapa? "


"Mas Farel"


Farel ngakak, menguyel-nguyl pipi berisi Zaskia. " Panggil aku dengan sebutan itu, harus sopan sama suami Ay."


Zaskia menggeleng, "Nggak mau ah malu."


" Kamu malu punya suami kayak aku? "Ujar Farel pura-pura marah


"Ah masa manggilnya Mas Farel, perut aku geli dengernya."


Mereka berdua berpelukan sambil tertawa. Bahagia Farel sederhana sekali.


" Siap mereka udah nikah ternyata, kalau gue nggak bisa dapetin Zaskia lu juga nggak berhak miliki dia."


...^^^...


" Lo Yakin rel? "


" Iya gue yakin gue mundurin diri dari yang ini. Gue yakin kok kalau bintang mampu buat gantiin posisi gue sebagai ketua. "


Anak LD terkejut bukan main, ketika Farel mengundurkan diri dari geng yang sudah jalan selama 3 tahun lamanya.


Bahkan hingga sekarang, kejayaan LD masih menempati posisi pertama titik belum ada satupun geng yang bisa menggeser mereka, termasuk geng tengkorak .


" Gue ragu rel . " ujar Bintang menatap teman-temannya


" Gue percaya sama lo, dan kalian semua juga harus percaya sama Bintang. "


Anak LD kompak menggangguk.


" Kalau kalian butuh apa-apa, jangan sungkan buat minta bantuan ke gue. Kita tetap jadi teman, kita tetap keluarga. Tapi status kita sekarang sudah beda . Gue seorang suami tanggung jawab gue banyak, kalian terusin cita-cita kalian ya bikin LD bangga karena punya pasukan yang hebat seperti kalian. "


Mereka semua menghampiri Farel, berpelukan ala lelaki, " congrats atas pernikahan lo Bro. Meskipun lo jahat banget karena nggak ngundang kita buat makan-makan. "


" Setelah ini gue transfer gaji pertama gue , sebagai uang ganti buat nuker kekecewaan kalian atas pengunduran diri Gue. "


merek6a semua bersorak, "Gue pamit dulu ya. Kasihan bini gue lagi nungguin di depan."


* Mengantar Farel hingga parkiran. "Kenapa Istri lo nggak diajak ke dalam aja sih?"


" Dia pemalu minta nunggu di mobil titik Ya udah gue balik dulu ya bin , gue percayanya LD sama lo. "


"Siap rel. "


" Di mana, Udah beres? "Tanya Zaskia ketika Farel memasuki mobil.


"Aman sayang."


"Alhamdulillah."


" Nanti malam ke rumah mama yuk rel. "


"Mau ngapain? "Tanya Farel yang sedang fokus menyetir.


"Mau main bosen di apartemen terus titik lagi nanti malam juga kita nggak kemana-mana kan? "


Farel menggeleng, "Nggak ah Sayang aku mau diam dia apartemen aja."


Zaskia mendengus kecewa , "Ya udah nggak apa-apa."


Melihat wajah pasrah istrinya, tiba-tiba dijahil terintas di pikiran Farel."Ay, sebagai gantinya gimana kalau nanti malam kita ritual Pak cepak-cepak jeder?"


Tak disangka jawaban Zaskia berhasil membuat Farel panas dingin .


" Boleh , ayo ! " ujar Zaskia dengan semangat 45 .

__ADS_1


~••~


__ADS_2