
Sungguh mengikhlaskan Zaskia adalah ujian paling sulit yang pernah ia alami selama ia tinggal di bumi dan selama ia bernapas. Apa diri nya harus berpindah ke planet lain dulu agar proses move on nya bisa berjalan lancar tanpa hambatan?
"Hiks.... Hiks... Hiks..."
Bukan apa-apa, itu bukan suara tangisan Kemal. Kemal Tak selemah itu hanya karena persoalan cinta.
Cowok itu membetulkan posisinya menjadi duduk, tak jauh dari tempatnya, Iya bisa melihat perempuan berambut panjang yang sedang duduk di bangku taman sambil Mengayunkan kakinya.
"Kuntilanak?"
"Hah, Ya kali."
Kemal berjalan menghampiri gadis tersebut, kemudian dia memberanikan diri untuk mengusap bahunya pelan.
"Hai, lo Nggak apa-apa kan?" Tanya Kemal.
Cindy pov
Hari ini gue ngerasa hancur banget, sahabat yang gue sayang, sahabat gue dari kecil, sahabat yang selalu ada di samping gue, sahabat yang gue jadikan panutan, ternyata dia adalah dalang di balik patah hati yang sedang gue Rasakan ini.
Gue nggak tahu kalau sebelumnya cowok yang gue suka, juga menyukai sahabat gue sendiri.
Gue ngerasa hancur banget, setelah tahu mereka di tempatkan dalam tugas yang sama sewaktu pensi, gue lebih memilih mundur . Gue nggak mau menyaksikan itu semua. Dan gue tenangin diri di Rooftop sekolah
Sampai gue ngerasa ada langkah yang mendekat , buru-buru gue langsung sembunyi , dugaan benar ada yang datang. Dia pria yang selama ini gue cinta, dia pria yang berhasil menempati hati gue, dia cinta pertama 5Gue, dia pria yang gue cinta selama 5 tahun lamanya. Dia, Kemal utami.
Cowok yang mencintai sahabat gue sendiri , Zaskia.
Gue pengen ngomong yang sejujurnya, mungkin ini ada saatnya . Terserah Kemal bakal terima atau enggak , gue cuma nggak pengen nyimpan perasaan ini terlalu lama. Pokoknya hari ini Kemal harus tahu perasaan gue .
Baru selangkah gue Jalan, Pintu Rooftop terbuka , pengacau pun datang.
"Kem?"
Suara itu adalah suara yang gue benci .
Gue balik ke posisi awal, berniat menguping pembicaraan mereka .
Kalian tahu apa yang terjadi setelah ini ? Kemal mengungkapkan perasaannya ke Zaskia .Dia bersimpuh di depan kaki Zaskia dan rupanya Kemal udah mempersiapkan ini semua sejak lama ,Kemal mengeluarkan sebuah cincin berlian dari dalam kotak perhiasan yang dia bawah , Kemal pun melamar Zaskia.
Jalan Hendri pasti tahu bagaimana rasanya menyaksikan langsung pria yang kalian cintai sedang melamar perempuan lain di depan mata kalian sendiri .
" Please, tolak, Kia"
" Demi gue "
" Demi persahabatan kita ."
" Tolong tolak lamaran Kemal, Kia."
Melihat raut wajah Zaskia yang datar , gue yakin banget kalau dia udah tahu dari lama tentang perasaan Kemal yang sebenarnya .
" Bangun dulu, nanti aku jawab "
Jleb!
Rasanya sakit banget< benar-benar sakit. Gue udah nggak tahan lagi. Gue pun bergegas turun dari Rooftop.
Percuma Gue di sini , gue udah kalah .
Kemal udah jadi miliknya Zaskia .
...^^^^...
Malam ini gue males banget pulang ke rumah. Gue ngerasa kesepian, nyokap bokap masih dinas di Lombok. Mendingan gue ke taman kota, Cari angin segar.
Gue lebih memilih duduk di bangku kosong , Mengayunkan kaki ke depan , terus berulang-ulang. Tiba-tiba aja air mata gue jatuh, gue keingat Kemal. Gue inget kebersamaan gue sama Zaskia, Gue kangen mereka berdua .
Gue ngerasa ada yang tiba-tiba mengusap bahu gue dengan pelan .
"Hai, lo Nggak apa-apa kan ?"
Suara itu ?
Otomatis gue ngangkat kepala, terkejut sekaligus senang karena pria yang gue harapkan sedang berdiri di hadapan gue .
" Kemal ?" buru-buru gue menghapus air mata yang masih mengalir di pipi .
" Dy? Lu ngapain di sini ?"
Gue tersenyum, panggilan Kemal untuk gue sejak SMP nggak pernah berubah .
" Nyari angin, kalau lo ?"
__ADS_1
"Sama, tadi gue lagi asik rebahan di rumput . Eh gue denger ada suara tangisan gitu , gue kira Kunti taunya loh ."ujar Kemal.
Gue tersenyum, Kemal emang paling jago ngembaliin mood gue.
" Lo kenapa nangis ?" tanya Kemal
'Lo penyebabnya, Mal' andai aja Cindy dapat mengatakan kata itu .
" Nggak apa-apa kok." jawab Cindy
" Putus cinta, ya ?" goda kemal
IYA
"Sok tahu lo"
Kemal tertawa ," Santai aja kali, gue cuma bercanda kok ."
"Nggak apa-apa kok kalau emang lagi putus cinta , Bilang aja . udah siap Kasih Bunda gue ke Los sebagai tempat bersandar. gue siap menghapus air mata lo kapan aja ." Kata Kemal Tulus, Cindy menatap Kemal.
" Tapi bayar ya , di dunia ini nggak ada yang gratis"sambung Kemal masih dengan sisa tawa di bibirnya .
" Ah Males ih,lo bercanda mulu ."
" MaL, gue jadi keinget sama seseorang boleh gue curhat sama Lo, Dy"
" Boleh curhat aja .
' Gue Siap dengerin cerita lo, dan gue juga siap setelah ini bakal nangis darah, Mal'
" Gue suka sama seseorang, dia cinta pertama Gue. dia teman SMP kita dulu, Kem adalah panggilan spesial dia buat gue ."
'Kem itu panggilan kesayangan gue buat lo,panggilan itu gue yang bikin bukan Kia' ucap Cindy dalam hati .
" Dia pernah nolongin gue waktu nggak sengaja ke kunci di gudang , dia baik banget . Gimana bisa gue nggak suka sama dia coba ,"
' Yang nolongin lo waktu di gudang itu gue,Mal. bukan Zaskia . gue yang minta Zaskia supaya ngaku kalau dia yang nolongin lo , gue emang cemen, Mal.' batin Cindy
" Tapi sayang,cinta gue bertepuk sebelah tangan ." kata Kemal dengan suara melemah .
'LHO? BUKAN NYA KEMAREN UDADH LAMARAN, YA'
"Dia..."
ponsel Kemal berbunyi, sekilas gue lihat nama kembarannya tertera di layar .Camelia , saudara kembar Kemal .
" halo ?"
"..."
" iya ,gue pulang sekarang."
"..."
" nggak usah lebay deh ."
"..."
" bawel banget sih, lo"
telepon dimatikan secara sepihak,setelah itu Kemal menggenggam Tangan Gue . hangat, nyaman, itulah hal yang gue rasain sekarang .
"Dy, Gue pulang dulu ya. Lia habisnya bawel banget sih, Lo mau sekalian gue anterin nggak ?" tawar Kemal kepada Cindy.
Deg!!
jantung gue kenapa? Please jangan keras-keras bunyinya . gue nggak mau kalau Kemal sampai dengar detak jantungku yang kencengnya minta ampun .
"Mmm, nggak Usah mal. gue masih pengen di sini , nanti gue balik dijemput supir gue kok"
" ya udah, lo pulangnya jangan terlalu larut ya, udah jam 08.30 malam nih. nanti lo malah kenapa-kenapa di jalan."
Tolong berhentikan, Mal. Jangan bikin gue makin berharap lebih sama loh .
" gue minta maaf ya , saya kasihkan curhat sama Lo . Padahal niat gue di sini buatnya hibur loh ." ucap Kemal nyinyir.
"Iya nggak apa-apa, Mal ?
" lo itu cantik, jangan nangis terus, nanti cantik loh bisa hilang." Kemal mengelus Puncak kepala gue, " Gue pulang dulu ya , selamat malam Cindy "
Baru beberapa langkah Kemal berjalan , dia memutar tubuhnya hingga berhadapan sama gue .
"jangan keseringan nangis, karena air mata lo terlalu berharga. dan jangan keseringan nunduk, nanti mahkota lo bisa jatuh ." kata Kemal.
__ADS_1
" Ya Tuhan tolong jangan persulit proses Move On ini ." doa Cindy .
Cindy pov end
^^^^
sejak kejahatan kemarin, Zaskia tak bertegur sapa lagi dengan Farel . Ia mengucapkan salam pun Farel tak menjawabnya. Zaskia sendiri bingung dengan perubahan sikap Farel yang terkadang hangat , terkadang dingin seperti es batu .
" Farel ?" Zaskia mulai membuka suara
Farel hanya merespon dengan menaikkan satu alisnya, mulutnya dipenuhi nasi goreng buatan Zaskia.
" hari ini kita berangkat bareng kan ?" tanya Zaskia
" enggak !" balas Farel cuek
" lah kok gitu , terus aku nak berangkatnya pakai apa ?"
"Lo berangkat aja bareng orang yang Udah nganterin lo Kemarin " Ketut Farel
Zaskia mengulum senyumnya,Bangun dari kursi, lalu mulai berjalan mendekati Farel. Gadis itu tersenyum menggoda Seraya menusuk-nusuk pipiFarel.
" kamu cemburu ya sama Kemal?"Goda Zaskia
"Cemburu? nggak lah enak aja."Sangkal Farel
" terus kenapa ada ter gitu mukanya?"
" muka gue emang gini dari sananya kali."
" sana ah minggir gue mau makan ! lo ganggu banget sih ."
Zaskia mengejutkan bibirnya , pipinya yang Gembul semakin membengkak seperti squishy . gemes , Jika saja saat ini Farel sedang tidak dalam mode ngambek, pasti ia sudah menguyel-nguyel pipi Zaskia.
" Ayo dong rel , berangkat bareng ya ." bujuk Zaskia.
" dengerin gue ya Zaskia .
Zaskia menganggukkan kepalanya berulang kali.
'Ya Allah ini makhluk apaan sih , gemesin banget' kata Farel dalam hati .
" gue itu suami loh, Terus kenapa lo Kemarin pulang cowok lain ."
" dengerin aku ya Farel , kan kemarin kamu sendiri yang nyuruh supaya aku pulang sendiri . kamu kan lagi di rumah mama , kamu lupa ya ." senyuman Zaskia Kian melebar.
" coba bacain isi pesan gue kemarin !" suruh Farel .
Zaskia menggerutu kesal , tapi tetap saja ya menuruti perintah Farel.
" gue ..."
" bukan yang itu ."
" sengaja .."
" bukan bukan, setelahnya "
" lo pulang nanti sendiri aja ya, yang itu?" tanya Zaskia kepada para .
Farel menganggukkan kepalanya , " dari pesan yang gue kirim, gue nyuruh lo pulang sendiri , bukan pulang bareng Kemal kan . nggak ngerti bahasa Indonesia loh ya ?"
" kamu kalau bloon lihat situasi dulu dong rel ." Zaskia kesal
" Astagfirullah , dosa loh ngatain suami bloon "
" iya iya maaf , Emang kamu tega ngebiarin aku pulang sendiri ? kemarin sore itu nggak ada taksi lewat , baterai HP aku juga lowbat jadi nggak bisa dipakai buat pesan gojek , Angkot mana ada yang narik penumpang jam segitu , Rel."ucap Zaskia mencoba menjelaskan situasi kemarin kepada suaminya .
"Gue sih nggak mau tahu, ya. intinya lo udah jadi istri yang durhaka sama suami , disuruh pulang sendiri , eh malah nebeng sama Kemal. mana sahabat gue sendiri padahal , parah lo Kia ."
Zaskia menginjak kaki Farel , menatap penuh kesal pada pria yang menyebalkan di hadapannya ini.
"Awwwwww.... sakit Kia" teriak Farel mengadu sakit .
" bodo , Aku mau berangkat duluan ."
Farel menahan lengan Zaskia yang hendak beranjak dari sana," eh berangkat bareng siapa lo ?"tanya Farel
" Kemal! rugi kalau cuman pengen nebeng pulang doang. mending sekalian minta diantar jemput , bye ." ucap Zaskia
" Ya ampun istri gue lucu banget kalau lagi marah. nggak kuat, nanti malam ngungkapin perasaan ah . Daripada keburu direbut Kemal , kan bisa berabe . "monolog Farel .
"KIAAAAAA, TUNGGUIN GUE DOONG, KITA BERANGKAT BARENG, YUK!!!" teriak Farel, mengejar Zaskia yang udah keluar dai apartemen duluan.
__ADS_1
~•••~