Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 84


__ADS_3

" ada apa?" Tanya Lita dingin, ketika Farel mengajaknya untuk berbicara empat mata di Rooftop.


" lo kenapa masih sekolah di sini?" Tanya Farel tak kalah dingin.


" suka-suka gue dan bukan urusan lo ,"


Farel menggenggam tangan kita, mengecupnya beberapa kali . dulu jika ia diperlakukan seperti ini maka Lita akan luluh.


"gue minta tolong banget sama lo , Lo balik ke Singapura aja Ta. jangan ganggu gue yang udah bahagia sama Zaskia di sini. kalau bisa lo jangan munculin batang hidung lu lagi di hadapan gue ."


PLAAAAAKKK!


satu tamparan keras berhasil mendarat sempurna dipipi mulus Farel .


" enak banget lo ngomongnya rel .setelah kemarin sore lo rusak gue Terus sekarang lo nyuruh gue buat balik lagi ke Singapura ? ngotak dan rel" berita terduduk Lesti di kursi Rooftop , ia mengacak rambutnya frustasi , air matanya perlahan mulai jatuh satu persatu . ia tak menyangka bahwa kejadian kemarin akan merusak masa depannya.


ini seperti Dejavu bagi Farel , bedanya, yang sedang menangis di Kursi itu adalah istrinya, Zaskia . kalau itu Zaskia cemburu pada Diana . sifat dan istrinya ternyata bawaan bayi yang ada di perutnya,ya tersenyum jika mengingat kejadian.


Tangisan Lita semakin kencang, baunya naik turun. tangannya ia gunakan untuk menutup wajah .


Farel tak berniat memeluknya , entah kenapa , dalam dirinya tak ada rasa empati sedikitpun untuk Lita.


" Lu kenapa nangis? "


" gara-gara lo brengsek , gue jadi kayak gini! "


Farel mengusap rambut Lita " kalau gue brengsek Kenapa lu susah-susah ke sini buat ngejar cinta gue lagi ta? "


Lita mendongak,Wajahnya banjir air mata. ia menghempas kasar tangan paralel dari kepalanya, " gue pengen dapetin cinta lo, tapi bukan dengan nyerahin diri gue ke lo, rel. "


" gue nggak pernah ngelakuin itu tak. gue berani bersumpah, gue emang brengsek, tapi gue bukan tipe cowok yang doyan celap sana celup sini ta. "


"LO NGGAK SADAR!LO ITU MABUK! APA LO NGGAK DENGER TERIAKAN GUE KEMAREN? LO PAKSA GUE, REL. GUE JERIT - JERIT KESAKITAN AAJAA LO NGGAK MAAU BERHENTI. AAPA LO MAU LIAT BUKTI ULAH LO KEMAAREN DI TUBUH GUE? PERLU GUE TUNJUKIN SEKAARANG , BIAR LO PUAA?!" Kenapa Lita terengah-engah, sulit baginya untuk meyakinkan Farel bahwa kemarin dia telah merebut paksa harta berharganya.


Lita hendak membukakan cincin seragamnya, namun lebih dulu Farel mendekapnya. " oke oke. Gue percaya sama lo. Sekarang Lo maunya apa? Bakal gue turutin. Tapi tolong, setelah ini jangan berani-beraninya lu Mengusik rumah tangga gue sama Zaskia lagi."


" gue mau jadi pacar lo lagi, kita kita jalinin hubungan ini secara diam-diam. jangan sampai Istri lo tahu, bisa? "


^^^^


Jelaskan menunggu Farel di taman sekolah . Tak sabar dengan keputusan yang akan disampaikan suaminya.


" sayang"


Saskia menoleh ke arah suara dengan senyum yang mengembang . " gimana rel? Udah? "


Farel mencium pucuk kepala istrinya," udah Sayang, aman. "


Zaskia bergelayut manja di lengan Farel. Senang sekali, karena suaminya lebih memilih dia ketimbang Lita.


tanah petik dua ke kantin yuk Rel. Aku laper banget "


Farel Manguyel - nguyel pipi Zaskia gemes" istriku doyan banget makan. Iya Tuh pipinya makin gede gini, gemes deh "


mereka berdua berjalan menuju kantin, sambil sesekali tertawa.


" semoga keputusan yang gue ambil ini nggak salah" batin Farel


^^^


sinar matahari pagi yang masuk melalui celah jendela berhasil mengusik kedua insan yang sedang berpelukan dalam selimut yang sama.


"nggg..."


basket tertegun skala sebuah tangan kekar memeluk pinggangnya dengan sangat erat. Ia mendongak, melihat lagu Farel yang ditumbuhi bulu-bulu halus


Zaskia mengelus pada bidang Farel, sekali mengecupnya membuat Farel kegelian," Suamiku ganteng banget. "

__ADS_1


Zaskia mencabuti bulu dada Farel, terkekeh geli Ketika sang empuk meringis dalam tidurnya, "udah ganteng, banyak bulunya pula . "


Farel mengerjakan matanya ketika merasakan ngilu pada bagian dadanya. Ia menunduk, melihat kelakuan nakal Zaskia yang sedang asyik mencabuti bulu dadanya


" masih pagi gini, udah nakal kamu ya. "


Tazkia terlajak kaget ,kemudian ia tertawa ." hahaha mukanya kok gitu kok masih rel? kamu kayak keenakan gitu hahaha"


Tangan Farel bergerak mencubiti pipi Zaskia, gemes.


" ini masih pagi lho yang. Kamu jangan mancing-mancing aku ya. "


ketawa Zaskia merendah, ia membetulkan posisinya menjadi duduk titik Zaskia memainkan rambut Farel, "rel, setelah ini bantuin aku beres-beres rumah ya mumpung libur."


" Iya, Sayang . nanti aku bantuin, kamu jangan capek-capek ya. Supaya Dek debongnya bisa cepat gede di sini" ujar Farel menunjuk perut rata Zaskia .


" debong?"


Zaskia tertawa ngakak , menjambak rambut Farel hingga tercabut beberapa helai . "Jelek banget namanya, rel."


Farel tersenyum Senang sekali melihat Zaskia kembali tertawa.


Zaskia menyingkap selimut, ingin beranjak dari kasur titik namun, lengannya ditarik oleh Farel agar dia kembali duduk.


" Mau ke mana, Sayang? "


" mau mandi terus masak Bikin sarapan buat kamu rel. "


Farel menyembunyikan wajahnya pada jeruk leher Zaskia. "Nanti aja, kita manja-manjaan aja dulu di kasur. Mumpung libur sekolah, kapan lagi coba bisa kayak gini?"


" Emang kamu nggak laper? Nggak pengen makan gitu? "


Farel menganggukkan kepalanya berkali-kali.


"Nah ya udah kalau gitu ...."


" makan kamu Tapi . "


^^^


" Ay. kamu pengen punya anak berapa sih? "Tanya Farel ketika Zaskia mematikan Keran air .


Zaskia mengambil serbet yang tergantung di sebelah rak piring, lalu mulai mengelap tangannya yang basah menggunakan serbet tersebut.


" seberapa dikasihnya sama Allah aja rel."


" Aku pengen punya anak 25, Ay. supaya kayak anggota lordesil gitu titik nanti aku namain keluarga kita di kecebong family. Gimana? Bagus nggak menurut kamu? "Ujar Farel sembari menaruh jari telunjuknya pada dagu istrinya .


Zaskia tak bisa menahan tawanya, ia memukul bahu Farel pelan. "nggak usah mengada-ngada deh rel."


" rel. anterin aku beli novel yuk. Stok bacaanku udah habis nih . pengen beli novel yang banyak "


Farel merangkul Zaskia, "Ya udah, buruan siap-siap gih titik aku tunggu di teras ya."


"Oke, tunggu sebentar ya. Aku mau dandan dulu bentar "


Zaskia berlari menaiki tangga, membuat Farel geleng-geleng kepala melihat istrinya yang memang paling semangat jika sudah diajak belanja novel. Selebihnya, uangnya terkuras habis dibelikan makanan dan juga Skin Care.


tapi nggak apa-apa lah gua mah Farel bekerja kan memang untuk istrinya. Jika saya tidak belanja, siapa lagi yang akan menghabiskan uangnya?


setelah 20 menit menunggu, Zaskia turun menghampiri Farel di teras.


" Ayo rel ."


Farel yang sedang asyik dengan ponselnya, menoleh ke arah suara." Masya Allah / bidadari dari kayangan mana ini ? Mbaknya nggak salah alamat kan? "


Zaskia tertipu malu, ya menutupi wajahnya dengan tas yang ia pegang ."Ih jangan gitu ah "

__ADS_1


" kita mau beli buku, atau pergi kencan sih Yang ? Kalau gitu tunggu bentar ya aku ganti baju dulu"


udah nggak apa-apa , kamu pakai kaos aja ,pakai kaos gitu aja udah tampan banget suami aku ini. aku sampai terpesona loh tadi ."


mereka berdua berjalan menuju mobil. baru saja mendaratkan bokongnya di atas kursi kemudian ponsel Farel berbunyi


Iya segera memeriksa nama sang penelpon.


sial , pengacau .


" Bentar ya Ay . Aku mau angkat telepon dulu."


" siapa rel ?" tanya Zaskia setelah memasang seatbelt nya.


tak mengindahkan pertanyaan dari istrinya ,Farel segera turun dari mobil . berjalan menjauh untuk mengangkat panggilan dari Lita.


Farel menggeser icon hijau , menempelkan ponsel pada telinganya , " apa ?"


" gue kangen sama lo,Lo di mana?"


ingin muntah rasanya Farel mendengar suara manja dari wanita di seberang sana .


" Gue di rumah, kenapa ?"


" jalan yuk , mumpung sekarang lagi libur . Gue bosen banget nih di apartemen sendiri ,"


" nggak bisa,gue lagi mau jalan sama bini gue"


" nggak boleh! hari ini kata gue kan ? Lagian lo juga udah ketemu istri lu Tiap hari, Jadi sekarang giliran kita yang jalan ."


" jangan lupa sama perjanjian kita kemarin rel . Gue pengen mencuri Start Mulai dari sekarang ini ."


" lo.."


"Kalau lo nolak, gue sendiri yang bakal nyusul lu ke sana . bekas di tubuh gue Masih Membekas rel ,Lo nggak mau kan, gue tunjukin ini di hadapan Zaskia "


" nanti gue share loc, Awas aja kalau dalam 20 menit loh belum nyampe . jangan coba-coba kabur dari gue rel"


" Dasar gila lo! "


setelah panggilan itu terputus Farel mengacak rambutnya frustasi . Bagaimana sekarang? Apa yang harus ia katakan pada istrinya .


Farel masuk ke dalam mobil, menetap canggung ke arah istrinya .


" telepon dari siapa rel ?"


Farel menggaruk tengkuknya yang tidak gatal , membenarkan posisi lalu mulai merangkai kata-kata yang tepat agar tidak salah bicara .


"dari Pak Yudi . direktur keuangan di kantor papa .katanya Ada hal penting yang mau dibahas sekarang , jadi aku disuruh ke kantor sekarang ." ujar Farel bohong .


" sekarang rel ?dia hari libur kayak gini Kamu juga ada panggilan kerja ?"


" Iya sayang . maaf ya, Kayaknya hari ini aku nggak bisa nemenin kamu jalan. Lain waktu aja nggak papa kan?"


Zaskia mengelus pipi Farel "Iya nggak apa-apa kok . tapi kalau aku ikut ke kantor boleh kan ? aku pengen nemenin kamu kerja , aku janji deh nanti di sana nggak akan gangguin kamu kok "


duh , bagaimana ini ? Bagaimana mungkin Farel mengajak Zaskia untuk ikut bersamanya, sedangkan di sana ada Lita .


" Kamu kan udah cantik gini ,Mending kamu jalan bareng sahabat kamu aja .daripada kamu nungguin aku kerja , pasti bakal lama banget selesainya ."


Zaskia tersenyum ,seatbelt yang tadi sempat terpasang" Ya udah nggak apa-apa . kamu yang Semangat ya kerjanya , aku bantu kamu doa dari sini ya"


" aku berangkat dulu ya Ay , kamu hati-hati di sana di sini .kalau mau jalan sama teman-teman kamu nggak papa kok, aku izin"


Zaskia mengecup punggung tangan Farel, lalu keluar dari mobil suaminya itu.


" Assalamualaikum"

__ADS_1


" Waalaikumsalam . hati-hati ya rel"


~•••~


__ADS_2