
Pria itu berpikir sejenak," kalau gue terima tawaran lo , gue bakal dapat apa ?"
" Dapat Zaskia."
" Farel buat gue ,dan Zaskia buat lo . Gimana ?"
" Oke , gue setuju "
Kemal memikirkan ucapan Bianca tadi siang , Apa keputusannya ini sudah tepat ?
Lagi pula Kemal sudah setuju dengan tawaran dari saudara tirinya itu .
Ini namanya berkhianat bukan sih?
"Ah, bodoh lah. terserah Bianca aja dia mau ngapain , gue cuman ngikut permainannya doang. kalau emang Zaskia bisa berpaling dari Farel ya gue pasti bakal terima , meskipun nanti statusnya jadi janda ."
...^^^^...
Farel tidak berhenti mengumpat . Merasa risih karena sedari pagi diangkat terus saja mengikutinya. Lihatlah sekarang ? Tubuh cewek itu begitu lengket menempel pada tubuhnya . Sudah seperti ulat bulu , gatel .
" Farel tungguin aku ." rengek Bianca
" Apaan sih, lo?!"
" Kamu cepat banget jalannya . Pelan-pelan dong" ujar Bianca memeluk lengan Farel dari samping .
" Gue mau jemput Zaskia di kelasnya . Lu ngapain sih ngikutin gue mulu, Njir?"
" Zaskia lagi Zaskia lagi . Kapan sih kamu ada waktunya buat aku ?"
Farel mendelik tak suka , Kenapa dirinya sudah seperti Pria beristri dua ?
" Sekali lagi lu ngomong , Gue gampar ke mulut !"
Bianca merapatkan bibirnya . Daripada terkena amukan Farel , lebih baik dirinya diam saja .
" Gue juga ikut jemput Zaskia ya ,Yang."
"Serah lo !"
Farel Jengah sekali melihat Bianca yang terus menggandeng tangannya." gue bisa nggak jaga sikap ! jangan bikin pacar gue cemburu ."
" Bodoh. aku nggak peduli "
Bianca mendengus sinis, apa Farel tidak bisa sehari saja bersikap manis padanya ? Ya setidaknya menghargai keberadaannya di sini . Mengapa selalu Saja Zaskia yang di diingatnya . Mengapa selalu Saja Zaskia yang menjadi prioritasnya ? Bianca sungguh muak dengan Farel maupun Kemal yang begitu mengidolakan dan memperdulikan Zaskia . Memang gadis cupu itu memiliki kelebihan apa sih? Cantik ? Ya sudah jelas lah di sekolah ini cuma dirinya yang mendapatkan predikat primadona .
Farel menunggu di depan kelas saja , karena di dalam masih ada guru . Tak sabar sekali ia ingin makan mie ayam bersama istrinya. Membayangkannya saja sudah membuat para senyum-senyum sendiri.
Duh, mencintai Zaskia itu sudah seperti narkoba bagi Farel . Sekali coba jadi candi , Nggak dicoba bikin penasaran, ditinggalin eh bikin sakau.
"Faa?"
" Hai Ay"
Zaskia tertegun kalau melihat seorang gadis yang kini turut Melambaikan tangan ke arahnya. Kenapa ada Bianca juga di sini? Jangan bilang jika Farel yang membawanya kemari.
" Ke kantin yuk ,Ay" Farel merapatkan tubuh Zaskia agar lebih menempel padanya .
" Gue ikut !"
Zaskia memajukan kepalanya , ingin melihat Bianca yang terhalang badan Farel.
" Nggak usah diliatin , dia bau sampah ."
Zaskia mencubit perut Farel, suaminya ini kebiasaan sekali Jika berbicara tak pernah disaring ." Kebiasaan kamu ya, Fa "
" Sabar Bianca sabar . Tahan emosi lo , kalau lo gegabah bisa gagal semua rencana lo." ucap Bianca dalam hati sambil menatap kesal ke arah Zaskia .
Kantin ramai sekali , dan Untung saja masih ada bangku yang masih tersisa . Kemal , Alan , dan Vino entah di mana mereka bertiga. Mereka bertiga sudah cabut duluan sebelum jam istirahat mungkin .
__ADS_1
Ingat ya ! Farel sudah berubah . Tak ada lagi Farel yang seperti preman pasar. rambut tersisir rapi , seragam yang dimasukkan ke dalam celana , memakai dasi dan tak lupa juga memakai ikat pinggang .
Farel sudah tidak pernah merokok lagi sekarang , Zaskia benar-benar memenuhi janjinya untuk merelakan bibirnya di kuasai oleh Farel.
sebenarnya , Farel merasa kasihan . Bibir Zaskia pasti selalu bengkak sehabis ia comot .
Duh , istrinya memang baik hati . Tak sia-sia Farel berhenti merokok .
Besok-besok Farel akan meminta lebih ah .
" Gue duduk di sini ya , habisnya rame banget . dan juga udah nggak ada lagi bangku yang kosong ."
" Enak aja lo! nggak ...."
" Siii Bianca , duduk bareng kita aja."
Lihatkan ? Sudah berulang kali Farel mengingatkan pada Zaskia untuk tidak terlalu baik pada orang lain.
" Thanks ya Zaskia."
" Kamu tunggu di sini ya, Ay. Aku mau pesan makanan ."Baru saja selangkah Farel berjalan, namun suara Zaskia berhasil membuat urat-urat pada dahi cowok itu tercetak jelas.
" Kamu mau makan apa Bianca ? biar sekalian dipesankan oleh Farel ."
" siomay sama air mineral aja ." ujar Bianca dengan wajah berseri-seri.
" Enak aja . Ogah !beli aja sendiri sana ! emang gue siapanya lo ?" seru Farel begitu kesal.
" Faaa, nggak boleh gitu."
Bianca mengeluarkan uang dari dompetnya , dan buru-buru dijaga oleh Zaskia ." Nanti biar Farel yang bayarin , udah nggak apa-apa kok "
Farel menengus kesal, Iya capek-capek bekerja untuk menyenangkan istrinya . Bukan untuk mentraktir siluman ular betina seperti Bianca.
"Misi Nyonya Aditama.saya pamit dulu ." ujar Farel memberi salam setengah pembungkus seperti pelayan , dan itu membuat Zaskia terkiki gel.
Tba-tiba Bianca mendapatkan suatu bisikan ,
Bianca menggelengkan kepalanya , "Maaf ya Zaskia "
Zaskia menoleh, menatap Bianca dengan mengurutkan keningnya. " untuk ?"
" Untuk semua sikap gue terhadap lo selama ini .
" udah nggak apa-apa kok Bianca . enggak usah dibahas lagi ya . Oh ya teman-teman kamu mana?"
" Lagi mempersiapkan kejutan indah buat lo ."ucap Bianca. dalam hati .
"Mereka di kelas, makanya gue ke sini bareng sama Farel . dan Sekalian jemput lo di kelas tadi ." dusta Bianca .
" Maaf ya , jadi ikutan repot. Soalnya emang perhatian banget sama aku , dia takut aku kenapa-kenapa . Padahal aku bisa ke kantin sendiri , nggak perlu pakai dijemput segala "
" Oh ya ? Setelah ini gue yang akan bikin lo kenapa-ke napa. percuma ngandelin Kemal , dia cowok lemah . Bisanya cuman ngalah,Payah memang "
...^^^...
Farel mendengar suara tawa dari arah ruang tamu, Ia baru saja selesai mandi. Hari ini dia harus ke kantor , disuruh oleh atasannya . Dengan terpaksa, kesempatan untuk bermanja-manjaan dengan sang istri jadi tersita .
Mata para melotot , Astaga Sejak kapan Kemal berada di apartemennya ?
keduanya sedang asyik mengobrol, tidak menyadari kehadiran Farel. istrinya memang kejam, tadi pagi membawa Bianca untuk bergabung makan dengan mereka. d6an sekarang yang dengan santainya meladeni Kemal?
Terus kapan dong dia ada waktunya buat Farel ?
Sesekali Zaskia tertawa , entah apa yang sedang mereka bicarakan. Mereka terlihat sangat akrab sekali . seperti pasangan kekasih yang sudah tidak lama bertemu.
Meskipun sahabatnya , tetap saja para merasa cemburu pada Kemal. Apalagi ketika Kemal nmengancam akan merebut Zaskia Dari Dirinya. membayangkannya saja sudah membuat Farel naik hitam .
" Ngapain lo di sini, Mal?"
__ADS_1
Keduanya menoleh, dan mendapati Farel yang sudah rapi dengan pakaian kerjanya .
" Gue habis dari rumah bokap , dan kebetulan dekat sini . ya udah gue pikir sekalian aja mampir ke apartemen lo." Ujar Kemal santai. tapi tidak dengan hatinya yang bergemuruh , melihat wanita yang ia cintai tinggal bersama Farel . dia masih belum bisa menerima kenyataan bahwa Zaskia Sudah menjadi istrinya Farel .
" Ada Nyokap tiri loh?"
" Ada "
" Terus saudara tiri lo gimana ?"
" dia tinggal di sana juga, yang tinggal di rumah nenek cuman gue sama Kinar doang ." jawab Kemal
" Kamu punya saudara tiri juga, Kem?" Zaskia baru tahu jika ayahnya Kemal menikah lagi . Seingat dia, Kemal dan Kinar sudah menjadi piatu sedari kecil. Iya tak menyangka sekarang kedua sahabat kecilnya sudah memiliki Ibu sambung .
" Punya, emang gue nggak terlalu dekat sama dia . Bukan anak kandung buka, sih . cuman ya gimana ,buka tergila-gila sama nyokap diri gue."
" Oh , nyokap diri lo juga janda ?"
" bukan , dia dihamili pacarnya. terus pacarnya nyuruh dia buat gugurin kandungannya, Nyokap gue nolak . dan akhirnya dia besarin anaknya seorang diri. bokap dateng terus mereka menikah . awalnya gue sama Kinar nggak setuju sih . Tapi bapak bilang ini adalah salah satu cara supaya bokap bisa cepat move on dari nyokap gue."
" Lambat laun gue akhirnya gue bisa menerima nyokap diri gue . tapi nggak denganKinar. Dia masih belum bisa untuk menerima nyokap diri gue. Saudara tiri gue cewek , dia seumuran sama kita juga . Dan itu yang bikin Kinar Merasa tersaingi , dia ngerasa bokap gue lebih sayang karena tirinya ketimbang dia ."
Sudah 3 tahun Farel bersahabatan dengan Kemal . yang Farel tahu Kemal hanya memiliki ibu tiri . Tidak tahu menahu tentang kehidupan saudara tirinya.
Zaskia tidak berniat menanyakan hal ini lebih lanjut . ya rasa ini adalah aib keluarga Kemal . Farel dan Zaskia tidak berhak tahu apalagi ikut campur dengan masalah ini .
Lebih baik Kemal pulang saja sekarang , jika masih diam di sini. Bisa-bisa Farel dan Zaskia malah menanyakan tentang saudara tirinya . kan bisa bahaya .
" Maaf ya ,Kem. Aku nggak bermaksud buat ngulik tentang kehidupan kamu ."
" Nggak apa-apa kok nanti aja .kalau gitu gue balik dulu ya ."
"Eh iya , hati-hati ya ,Kem"
Setelah Mengantar ke mall ke depan ,para mendapatkan telepon dari ayahnya. Duh sudah telat 15 menit.
" Kamu pergi ke kantor ya ?"
" Enggak ,mulung ." jawab Farel asal
"Ihh, ditanyain baik-baik, kok gitu jawabannya?"
Farel menatap Zaskia datar, ia malas menjawab pertanyaan sang istri .Dirinya masih merasa kesal pada Zaskia.
"Besok-besok terusin aja bawa cowok lain ke apartemen ini . nggak usah peduliin aku . Suami habis mandi bukannya disiapin baju , eh malah asik ngobrol sama orang lain. sopan kah seperti itu Wahai istriku ?"
" Jangan marah , aku nggak enak sama Kemal . Dia temanku , dan sahabat kamu juga. masa kalau dia ke sini nggak aku suruh masuk ."
" Tahu tempat juga kali,Ki. Kamu udah punya suami loh . Kalau semisalnya aku lagi nggak ada di rumah , terus Kemal datang Apa kamu juga bakal bawa dia ke dalam?" Tanya Farel kesal
" Kamu tahu nggak, aku hampir gila lihat kamu ketawa-ketawa kayak tadi bareng Kemal ."
Zaskia menatap kancing kemeja suaminya, yang menunduk takut, sembari menahan isak tangis.
" Besok-besok pakai aja deh cincin nikah kita. supaya orang-orang tahu kalau kamu udah punya pasangan . Kalau perlu Biar mereka tahu kalau kamu udah punya suami . Jaga jarak sama teman cowok , kamu Boleh ngobrol sama dia . Asal tahu batasannya Kia. bukan ketawa-ketawa kayak tadi .Kalau dia masih ngelawak tahan aja suara kamu . Menghindar kalau bisa masa aku harus share kamu supaya jauh dari dia ,Itu nggak mungkin kan aku lakuin ."
" Maaf , aku janji nggak akan ngulangin lagi . Maaf juga karena aku nggak nurut sama kamu ."ucap Zaskia dengan nada bergetar.
Farel mendengus, Iya Tak Tega juga melihat istrinya seperti ini.
" Ya udah, kali ini aku maafin . tapi lain kali jangan kayak gitu lagi ya. Kamu harus ingat , aku ini cemburuan orangnya . Aku nggak suka Kalau istriku Sendiri lebih akrab sama cowok lain , meskipun itu dengan sahabatku sendiri ."
Zaskia mengangguk ," Iya aku janji , Nanti nggak akan gitu lagi "
Farel tersenyum ya ,mengangkat dagu Zaskia agar mau menatapnya . kemudian mengecup bibir Zaskia pelan .
" Aku berangkat kerja dulu ya ,Kamu baik-baik di rumah . jangan bawa orang lain lagi masuk ke dalam sini kalau nggak ada aku ! ngerti Ay?!"
Zaskia kembali mengangguk lucu ," Iya aku ngerti ."
__ADS_1
~•••~