
"Ke lewat batas?" kening Zaskia bekerut tanda dia tidak mengerti.
Farel menaiki kasur, ia merangkak pelan mendekati Zaskia.
"Ka-kamu mau apa?" Zaskia terlihat gugup dengan jantung yang berdegup kencang.
Gadis itu belum siap untuk melepas kan keperawanan nya sekarang. Kalau sampai Farel melakukan itu pada nya, Zaskia tak tau apa yang akan terjadi pada masa depan nya nanti.
"Taruh disini." kata Cowok itu, meletak kan bantal guling di tengah, dia antara mereka. Kemudian pria itu mengambil selimut untuk menutupi tubuh nya.
Zaskia menunduk kan kepala nya, sejak kapan bantal guling itu ada di tengah mereka?
"Itu wilaya lo, dan ini wilaya gue. Lo nggak berhak buat nyingkirin guling ini. Kalau sampai besok pagi, nih guling samapi nggak ada atau pindah posisi, lo yang bakal gue abisin!!" ancam Farel.
Senyum di bibir gadis itu mengembang sempurna. " iya aku janji." ucap nya.
Zaskia mengatur posisi tidurnya, ia tak biasa tidur terlentang, menghadap kiri pun tak enek,kalau di menghadap kanan, dia takut akan behadapan dengan Farel.
"Lo, tidur pakai kerudung?" tanya Farel yang melihat Zaskia masih memakai kerudung nya.
Zaskia menoleh ke sumber suara, " Iya." jawab nya
" Nggak gerah?"tanya Farel lagi.
"Nggak ko, udah terbiasa."
Farel mengubah posisi tidur nya, kini cowok itu sepenuh nya fokus menatap Zaskia.
"Tipe cowok idaman lo kaya mana sih?"tanya Farel penasaran.
"Kenapa nanya gitu?"tanya Zaskia balik, dia heran dengan sikap suami nya malam ini, tidak biasa nya cowok itu banyak bicara.
"Gue nggak suka kalau gue nanya, dan lo nanya balik. Tinggal jawab, apa susahnya sih?" balas Farel kesal.
"Sholeh, akhlak nya baik, amanah, bertangung jawab, berpengetahuan yang luas, pengertian dan penyayang, menjadi kan agama dan al quran sebagi pedoman hidupnya." ujar Zaskia, sambil tersenyum.
"Bagus lah kalau gitu." Farel mendadak terdiam. Mata nya beralih menatap Zaskia yang kini sibuk memain kan ujung kerudung nya.
"Gue nggak sholeh, gue minim akhlak, gue nggak amanah, teledor, suka lari dari masalah dan nggak bertangung jawab, otak gue nggak secerdar Albert Einstein, gue cuek dan bukan tipikal cowok yang penyayang. Gue nggak ngerti agama, nggak pernah sholat, nggak penah ngaji. Dan satu lagi, hidup gue acak - acakan, gue nggak punya pedoman hidup." ujar Farel menjelaskan ciri - ciri yang ada pada nya berdasar kan dari tipe ideal cowok Zaskia.
"Gue nggak termasuk tepe cowok idaman lo, kan?" tanya cowok itu menggebu - gebu.
Zaska mengangguk mengiya kan, sorot mata nya menatap Farel penuh kehangatan.
" Tapi apa boleh aku bantu kamu untuk berubah? Berubah jadi lebih baik lagi, dan bisa memenuhi kriteria tipe cowok idaman aku."
Ucapan Zaskia barusan berhasil membuat Farel terdiam.
Sial!!
__ADS_1
Kenapa jantu nya jadi berdegup kencang, gini? Lihat sekarang, tatapan gadis itu begitu lembut, membaut Farel betah berlama - lama memandangi wajah nya.
"Gue, mau tidur, besok harus ke sekolah." ucapnya membalik kan tubuh nya, ia menarik selimut untuk menutupi wajah nya yang memerah.
Sial!!
Di tatap sedemikian rup oleh Zaskia berhasil membuat nya slah tingkah.
"Boleh, aku bantu kamu untuk berubah?"tanya Zaskia lagi.
"Tidur sekarang, Kia. Sekali lagi lo ngomong, gue perkosa lo saat ini juga." ucap Farel ketus.
Zaskia pun terdiam, dan mulai menutup matanya. Fan tak lupa juga, Zaskia membaca doa - doa sebelum tidur. Dengan mudah Zaskia sudah tertidur, berbed dengan Farel, cowok itu dari tadi berusaha untuk memjam kan matanya, namun bukannya terlelap, malahan matanya terus terjaga.
"Damt, kenapa gue jadi nggak bisa tidur gini sih.." umpat nya dalam hati.
"Ini jantung, nggak bisa diam apa, kencang bener.." Farel menggaruk kepala nya dan dia membuka matanya kembali.
Dengan gerakan pelan Farel membalikkan badanya, dia takut membuat Zaskia terganggu dengan gerakan nya.
Farel menatap wajah istri nya itu dalam diam, dia memperhatikan bentuk wajah gadis yang sedang tertidur pulas itu.
"Kenapa dia bisa tidur sepulas itu?"
"Apa dia nggak merasa terganggu atau risih tidur bareng gue?"
"Apa cuma gue, yang merasa gugup gini."ucap nya pelan.
"Nggak, nggak.. Ini nggak benar." Farel menggeleng kan kepalanya.
"Damt" umpat nya, saat hasrat nya tiba - tiba muncul hanya dengan melihat Zaskia tidur.
Farel memutuskan untuk menyegar kan pikiran nya, dengan duduk sambil merokok di balkon kamar nya.
Sekitar pukul 00.00 Farel kembali ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya di ranjang. Baru akan memejamkan matanya, Farel terkejut dengan Zaskia yang tiba - tiba memeluknya seperti guling.
"OH MY... Ya tuhan cobaan apa lagi ini?"keluh Farel saat merasakan deru naps Zaskia di kulit lehernya.
Dengan pelan Farel mencoba menyingkirkan kaki dan tangan Zaskia, namun gadis itu seolah - olah tak mau melepaskannya.
"Hais.."Dengan berat hati, Farel pun mencoba untuk tidur dengan Zaskia yang memeluknya erat.
...^^^^...
Pagi hari nya, Zaskia bangun lebih dulu. Ia mencoba meraba - raba gulingnya.
"Kenapa gulingku bisa kaya gini?"
"O iya, lupa aku kan tidur di kamar Farel,."
__ADS_1
"Hmm... Guling Farel, hangat banget, jadi nyaman." gumam Zaskia menggesek - gesekkan kepalanya di dada Farel.
"Tapi tunggu, kenapa guling nya kaya ada otot - otot gitu."ucap nya lagi.
Dengan perlahan, Kia membuka matanya.
"AGGGGRRRRRR" teriak Zaskia dan dengen refleks Zaskia menendang Farel hingga pria itu terjatuh kebawah.
"Awwww" teriak Farel.
"Lo apa - apaan sih!!" bentak Farel menatap Zaskia tajam.
"Eh eh, sorry, aku nggak sengaja."ucap Zaskia turun, dan hendak membantu Farel berdiri.
"Jangan sentu gue!" bentak Farel.
"Rel, aku..."
"Cukup, sekarang lo keluar dari kamar gue!" bentaknya lagi.
"Tapi, di kamar aku ada mama."ucap Zaskia.
Farel terdiam, dengan kesal Farel naik keatas ranjang. Dia melempar bantal yang di gunakan Zaskia semalam kebawah.
Zaskia menghel napasnya, ia meliring jam dinding di kamar suami nya itu. Jam menunjukkan pukul 04.30.
Dengan segera Zaskia masuk kedalam kamar mandi untuk mengambil wudhu.
Untung semalam sebelum tidur, Kia sempat mengambil mukena dan al - quran nya di kamar nya.
Zaskia mulai sholat sunat dan di lanjutkan dengan membaca alquran setelahnya.
Farel terpaku saat mendengar suara merdu Zaskia saat melantunkan Ayat suci Al - quran.
Setelah menjalan kan semua perinta Allah, Zaskia pun mulai membereskan mukena dan al - qurannya.
Saat hendak keluar kamar, Zaskia berniat membangun kan Farel untuk sholat subuh.
"Semoga dia nggak marah."gumam nya.
"Rel, Farel... Bangun yuk, sholat subuh dulu." ucap Zaskia lembut.
"Rel..." Farel membuka matanya dengan malas.
"Apa?"tanya nya.
"Sholat subuh dulu yuk."
"Iya" balas Farel.
__ADS_1
Melihat Farel udah bangun, Zaskia pun keluar dari kamar dan langsung berjalan ke dapur untuk me.buat sarapan.
~••••~