Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 42


__ADS_3

Zaskia tak hentinya memeriksa ponsel. Ia berjalan mondar-mandir di depan pintu apartemen. Ia ingin menanyakan keberadaan Farel pada para sahabat suaminya itu, tetapi ia tidak mempunyai nomor teleponnya .


Drrrrtttt drrrttt drrrtt


Zaskia kalang kabut setelah mengetahui pelaku yang kini menerornya dengan sebuah panggilan suara . Harus mengisi hari-harinya dengan segala kebohongan guna menutupi keberadaan Farel ? Tak ada pilihan lain , dengan amat sangat terpaksa dirinya harus kembali berbohong .


^^^" Assalamualaikum Ma " ucap Zaskia saat mengangkat telepon dari mertuanya itu .^^^


"Waalaikumsalam, sayang"


^^^"Mama apa kabar?"^^^


"Baik, nak. Kamu sendiri apa kabar?"


^^^"Alhamdulillah, mah. kabar Kia sama Farel baik kok."^^^


^^^" Mama lagi apa ?" Zaskia berusaha mencari topik obrolan untuk menghindari pertanyaan anne tentang keberadaan suaminya.^^^


" Lagi santai aja, Farel mana, Kia"


Lagi Dan Lagi tebakannya benar , Zaskia menggigit Bibir bawahnya , apa ya harus berbohong ?


" Zaskia ?"


^^^" Ada kok Ma , Farel baru aja masuk ke kamar mandi ."^^^


"Oh ya deh ,mama ganggu nggak ?"


^^^" Enggak kok Ma , Zaskia juga baru selesai masak untuk makan malam ." ^^^


"Ya udah Mama tutup dulu ya teleponnya, mama ikut senang kalau kabar menantu Mama yang cantik ini baik-baik aja. Assalamualaikum"


^^^"Waalaikumsalam.^^^


Zaskia bisa bernapas dengan lega , untuk mama mertuanya tidak bertanya lebih tentang Farel . Bahaya , masa ya zaski akan berbau terus ?


Sejak acara pensi kemarin, sudah dua hari Farel tidak pulang ke apartemen . Zaskia sendiri tidak tahu di mana keberadaan Farel.


Sungguh yang merasa sangat cemas , Karel tidur di mana ? Sekarang Sudah makan atau belum ya? apa para bawa baju ganti ?


Zaskia menunggu Farel di meja makan , ia berharap malam ini suaminya pulang untuk ikut makan malam bersamanya .


Sudah 2 Jam Zaskia menunggu , rasa kantuk mulai menyerangnya , tanpa sadar Zaskia memejamkan mata secara perlahan. Menenggelamkan wajah pada lipatan tangannya di atas meja makan .


Zaskia terbangun pada pukul 11 malam, masih tetap dengan posisi yang sama. Bahkan, makanan di haddpan nya pun tidak tersentuh sama sekali.


"Farel belum pulang juga?"gumam Zaskia


"Apa dia udah tidur di kamar? Aku cek aja dulu." Zakia membasuh wajah nya, lalu bergegas menghampiri kamar Fare.


Tok tok tok

__ADS_1


"Rel? Kamu udah pulang?" tak ada Jawaban, Zaskia memutuskan untuk masuk saja ke dalam. Memastikan apa benar Farel sudah pulang atau belum.


Kosong, Farel belum pulang rupa nya. Entah inisiatif dari mana, Zaskia berjalan menyusuri kamar Farel. Sebelumnya ia tidak pernah seberani ini. Bukan nya lancang, apa salahnya seorang istri melihat - lihat barang di kamar suami nya.


Oh lebih tepat nya, kamar yang seharusnya menjadi kamar mereka.


Zaskia menemukan satu figuran foto yang posisi nya terbalik, ia berniat ingin membetulkan nya.


"F A D?" Kira - kira begitulah tulisan yang Zaskia lihat di belkang figuran foto tersebut.


Terdapat 3 foto anak kecil di dalam nya. Kedua anak laki - laki idan satu anak perempuan, mereka terlihat sangat bahagia.


Tampak nya acara ulang tahun, Terlihat dari hiasan balon foil yang membentuk tulisan ' HAPPY BIRTHDAY LITA' sudah jelas gadis yang berada ddi tenganh - tengah bernama Lita.


Saat sedang asyik melihat foto , pintu kamar Farel terbuka kasar . " ngapain lo di sini?"


Zaskia terlonjak kaget , Sedetik kemudian senyumnya mengembang . dia yang sedari kemarin Iya rindukan, kini tengah berdiri di hadapannya.


Farel berjalan menghampiri Zaskia , tangannya mengepal kuat ketika ia melihat figura masa kecilnya berada di tangan Zaskia.


"Rel, kamu..."


" Siapa yang Disuruh lo masuk ke kamar gue ?"


" Tadi aku mengecek kamu ,udah pulang apa belum , ternyata kamar kamu kosong ."


" Apa lo lagi megang pigura itu ?"


" Oh ini, tadi figuranya kebalik, aku mau...."


Farel mengangkat dagu Zaskia secara paksa.


" buka mata lo !"


Zaskia terkejut mendengar bentakan Farel , matanya memerah menahan emosi . urat-urat pada dahi pria itu tercetak jelas .


" Gue nggak suka lo lancang masuk ke kamar ini ,dibaikin malah ngelunjak loh ya !"


Farel merampas figura itu dari tangan Zaskia , memasukkannya ke dalam laci . setelah itu Iya pergi dari sana meninggalkan Zaskia di kamar itu .


Zaskia mengejar Farel ,menahan tangan cowok itu yang hendak membuka pintu apartemen .


"Rel? Mau ke mana? kamu baru datang Kenapa pergi lagi ? Ini udah malam ,Rel"


" lepasin Tangan Gue !" kata Farel kembali membentak Zaskia .


" Nggak akan ,aku takut kamu kenapa-kenapa."


" Le. Pas Zaskia !!"


" Kamu kenapa, Rel? sejak acara pensi kemarin kamu Ngilang gitu aja , setelah aku selesai tampil bareng Kemal, kamu...."

__ADS_1


PLAK!!!


Satu tamparan keras berhasil mendarat sempurna di pipi modus Zaskia.


Lidahnya terasa asin , Zaskia menyentuh ujung bibirnya ,dan di sana Zaskia melihat darah .


" Gue tekanin sama sekali lagi sama lo , jangan pernah ikut campur urusan gue . Gue bisa lebih kencang dari apa ada ini!!"


Farel meninggalkan Zaskia yang kini sudah terkulai lemas di atas lantai apartemen. Tidak mungkin hanya karena sebuah pigura foto Farel marah besar pada dirinya. Pasti ada hal lain yang disembunyikan oleh Farel .


" Aku harus berjuang kayak gimana lagi ,Rel?"


" Aku udah berusaha mencairkan hati kamu yang beku ."


" Aku udah berusaha menjadi istri yang baik untukmu."


" Melihat sikap kamu beberapa hari ini , aku kira kamu udah berubah . aku kira kamu udah bisa nerima aku."


" Aku rasa aku cuma mimpi , kamu adalah cinta pertama sekaligus Patah Hati terhebatku,Rel."


Jadi ini akhir dari semua ke pura-pura Andi Zaskia selama ini ?


Miris, pernikahan yang jauh dari kata sempurna , bukan ini pernikahan yang diinginkan semua wanita .


...^^^^...


" Rel, udah pulang yok."


"Ngapain, sih lo? Minggir!"


"Lo udah ngabisin 10 botol, njing!"


"Ah, setan lo!!"


"Gimana, ini, Lan? Dia uddah mambuk berat."


"Kita harus nungguin Kemal ddulu, cuma dia yang bisa jinakin dia."


Vino dan Alan yang sedang berjoget ria di atas lantai dansa terkejut karena melihat ke datangan Farel yang tiba tiba. Setahu mereka, sudah 2 hari sahabatnya itu sulit di hubungi.


"Lo ada masalah apasih, Rel? Coba cerita sama kita awwwjing sakit." teriak Vino.


"Lo bego banget , sih Vin. Farel kan lagi mambuk, udah teler tuh dia. Lo malah nanya - nanya, " ujar Alan.


"Ya biasanya nya kalau kita nanya ke orang mambuk, dia pasti jawab nya jujur." kata Vino.


"Hust, Diam ! Lo semua diam!" bentak Farel.


"Rel?" Alan dan Vino saling pandang, mereka kaget mendengar bentak kan ari sahabat nya itu.


"Kalian semua tau Zaskia kan?"

__ADS_1


"Zaskia?" Alan dan Vino mengerutkan dahinya.


~•••~


__ADS_2