
"Halo semuanya,Kenalin nama gue LitaTama Putri"
DEG!!!!
Farel masih tetap dengan posisinya, ia menggelengkan kepalanya berulang kali .
" satu ini mungkin apa sih, Kok jadi nggak Halo Lita pindah sekolah sini ?"
padahal kembali mencari posisi nyaman , hingga suara gadis di masa lalunya berhasil membuat Farel ingin melempar segala sesuatu yang ada di dekatnya .
"Kalian bisa panggil gue Lita atau Lili, asal jangan Tata saja ya, Karena itu adalah panggilan kesayangan seseorang itu pacar gue"
terdengar banyak elaan nafas kekecewaandari para kaum Adam, dia sudah memiliki pacar rupanya.
" gue pindahan dari Singapura , Semoga kita bisa berteman baik ya ."
Farel mengeluarkan kepalanya dari dalam tas . perlahan , Ia mulai memfokuskan pandangannya ke arah gadis yang sedang berdiri di sebelah Bu Agnes .
" Kemal udah pindah sekolah ya ? baiklah Lita Kamu bisa duduk di tempat Kemal ,itu di sebelah Farel." petunjuk buat Nes pada Bangku Kosong yang ada di sebelah Farel .
" yang namanya Farel mana Bu ?" tanya nggak tahu .
" Itu tuh yang mukanya paling ganteng di sekolah ini " ujar buat Nes yang mendapatkan suara kan dari satu kelas .
Farel mengepalkan kedua tangannya di bawah meja . sungguh ,pada link menunjuk gadis munafik yang kini sedang berjalan ke arahnya .
Lita menarik kursi di sebelah Farel .Mulai mendudukinya lalu menjulurkan tangannya guna bersalaman dengan cowok itu .
" Lita ,khusus buat lo boleh manggil gue dengan panggilan Tata "ujarnya memperkenalkan diri .
Farel tak membalas jabat tangan Lita . dirinya fokus mencatat materi yang sedang ditulis oleh boardnes di papan tulis .
" cuek banget , perasaan dulu lu ngejar-ngejar gue deh . kok sekarang jadi dingin gini ?"
Farel lebih memilih diam . ya males meladeni perempuan gila seperti Lita .
Lita mengantarkan pandangannya. semua orang kini sedang sibuk dengan bukunya masing-masing .
Lita menarik kursinya agar lebih dekat dengan Farel .
mengelus rambut Farel dengan perlahan." Lo kalau lagi serius gini makin ganteng deh rel" bisiknya pelan .
Lita memainkan cuping telinga Farel," Lu pernah pakai anting tindik ya ? bekasnya Masih kelihatan tuh ."
"gue tinggal , jadi cowok nakal loh ya . Mantap sih"
Lita hendak mengalungkan tangannya pada leher Farel . namun dengan gerakan cepat cowok itu menepisnya ." sekali lagi lo sentuh gue , gue nggak akan seget-segat memperlakukan lo dengan buruk ."
Lita kembali ke posisi semula ,namun matanya masih terus memperhatikan gerak-gerik Farel yang terkesan cool baginya .
Alan dan Vina menoleh ke bangku belakang , bernapas lega karena kini Farel telah kembali menjadi manusia kulkas .
^^^
Setelah melewati jam pertama dan kedua ,bel yang ditunggu ditunggu oleh rakyat sekolah dari tadi ,akhirnya berbunyi juga .
Karen merenggangkan otot-ototnya , pegal sekali karena saya dari tadi tangannya tak berhenti menulis. juga matanya terus mengawasi Lita, takut gadis di sebelahnya ini nekat akan menerkamnya .
Marilah Kembangan dari kursinya , namun tangannya dicekal oleh Lita.
" mau ke mana ?" suara Lita atau dengan sangat manja , namun membuat Farel ingin bersendawa .
" lu nggak dengar tadi barusan , itu tadi Bel istirahat Bunyi"
__ADS_1
" lo mau ke kantin?"
" Emang lo pernah ngelihat orang mau istirahat malah ke gudang ?"
" ikutttt" kata Lita meraih tangan Farel
Farel menghempaskan tangan Lita , menatap nyala gadis yang kini sedang memanyunkan bibirnya .
kalau saja dia Zaskia, sudah pasti Farel akan langsung menciumnya Ini juga.
Zaskia sangat menggemaskan jika sedang merenggut seperti ini. berbeda dengan Lita yang terlihat mengenaskan .
" nggak bisa, lo pergi sendiri aja "
" gue kan murid baru di sini rel ,otomatis Gue nggak tahu tempat-tempat di sini . nanti kalau gue nyasar gimana ?"
"Siapa suruh lo pindah ke sini ?" ujar Farel melipat tangannya di depan dada disertai gaya angkuhnya .
" please kali ini aja aja gue keliling sekolah ini ya . jadi besok lo nggak perlu lagi deh ngantar-ngantar gue."
" pede banget sih lo najis"
Lagu celana Farel bergetar, tanda ada pesan masuk . buru-buru Farel membuka ponselnya .
my princess : rel,jadi jemput aku ke kelas kan ?
Farel tersenyum membaca pesan dari istrinya. lalu ekspresinya kembali dingin ketika menatap Lita.
" nggak bisa , gue mau jemput Bidadari gue di kelasnya ."setelah mengatakan itu Farel pergi dari sana untuk menjemput Zaskia.
membuat Lita meremas ujung seragamnya," kita lihat aja, sejauh mana lo bisa bertahan sama permainan ini . gue nggak yakin Iman lo akan kuat rel ."
^^^^
Farel tersedak mie ayam yang baru saja ia telan .
" eh eh ini minum dulu " ujar Zaskia memberikan segala es jeruk untuk Farel .
" namanya siapa ?"
Farel menyemburkan es jeruk yang masih berada dalam mulutnya .
" anjing lo . lu kenapa sih rel?Kena Baju gue nih ." ucap Cindy kesal
Risa mengelus lengan Vino." Baba, nama anak baru di kelas kamu siapa sih?"tanya Risa
Farel menginjak kaki Vino yang hendak menyebutkan nama Lita "Ngg- nggak tahu Bu. aku lupa " kila Vino.
Luna menyipitkan matanya " ya kali nama anak kelas sendiri lupa "
" bisa aja kan . gue juga lupa kok . lagian tadi pagi pas perkenalan nggak jelas gitu , kelas ribut banget soalnya ." ujar Alan membantu Vino
Zaskia mengerutkan keningnya " kalian aneh deh"
"iya sama , aku juga lupa namanya Ay" Farel turut membantu kedua sahabatnya .
suasana kembali hening ,Membuat kecanduan diantara mereka bertujuh . hingga suara tamu tak diundang berhasil membuat ketiga pria di meja itu gelagapan.
" halo semua, gue boleh ikut gabung nggak?"
" hai , Boleh silakan silakan" ujar Zaskia
berbeda dengan Luna Risa dan juga Cindy yang memandang tak suka ke arah Lita .
__ADS_1
" nggak ada kursi kosong , mau duduk di mana lo?" ujar Vino menarik satu kursi kosong yang dijadikannya tempat tumpuan kakinya.
" Vino , jangan kayak gitu, kasihin kursinya ! "
Vino menatap Farel dengan mulut komat-kamit minta persetujuan. Farel mengangguk, membiarkan Lita untuk ikut bergabung di sini.
" kamu murid baru ya? " tanya Zaskia dengan senyum manis yang tak pernah luntur dari wajah cantiknya.
lihatkan? Sudah berapa kali Farel bilang ada istrinya untuk tidak berlaku baik pada semua orang.
Zaskia tidak tahu saja, Garis yang sedang diajak bicara saat ini adalah mantan pacar dari suaminya.
" iya, gue murid baru. Kenalin nama gue Lita" ujar Lita mengulurkan tangannya pada Zaskia
Farel menunggu salivanya dengan susah payah, Kenapa kita harus menyebutkan namanya sih? !
Farel ingat betul ketika pertama kali dirinya mengungkapkan cinta pada Zaskia, pada waktu itu istrinya sempat membicarakan soal masa lalu Farel. Bagaimana jika Zaskia sadar bahwa masa lalu Farel itu adalah Lita?
" Kenalin nama gue Zaskia,lu pindahan dari mana? "
para perempuan sedang asyik berbicara dengan Lita titik membuat Farel memutar mata Jengah
pintar sekali Lita mengambil hati istrinya, mulai sekarang Farel harus berhati-hati dengan Lita.
ia tidak mau rasa yang dulu pernah ada tumbuh kembali di hatinya. Farel harus pastikan bahwa nama Lita sudah benar-benar terhapus dari pikirannya .
Zaskia, Cuma Zaskia yang pantas bersanding dengan Farel.
^^^^
" Lita baik banget ya rel. aku senang deh punya teman baru. "
Farel menghampiri Zaskia yang sedang melipat baju. ia masih menyimpan rasa kesal karena kejadian saat di kantin tadi." Nggak usah temenan sama dia, Aku nggak suka."
Zaskia menghentikan aktivitasnya," Kenapa rel? Dia anak baik kok."
"tahu dari mana kamu ay?Sekarang aku tanya sama kamu. kalian baru kenal tadi, terus kok bisa-bisanya kamu nilai dia sebagai orang baik? . "
" kita sama-sama perempuan rel. jadi aku tahu gimana gelagat perempuan baik sama perempuan licik. "
Heleh
"Udah deh Ay. Pokoknya aku nggak suka kalau kamu temenan sama dia "
" dia murid baru rel. kasihan belum punya temen, sementara waktu biar dia main sama aku dulu ya. "
Farel menuliskan pendengarannya, males meladeni Zaskia yang keras kepala
" tadi dia bilang, katanya dia duduk sebangku ya sama kamu? Duduk di tempat Kemal? "
Farel mengangguk sebagai jawaban
"Kenapa ya Lita pindah ke sekolah kita ?Padahal kan tinggal sebentar lagi, nanggung banget loh . "
" pertanyaan itu juga masih berputar di pikiranku. aku tak takut dia punya niat yang nggak baik ke keluarga kita. Apalagi tadi pagi dia Godain aku di kelas . " batin Farel
" aku kayak pernah denger deh nama Lita sebelumnya. "
Farel mematikan ponselnyajantungnya berdegup kencang menunggu kelanjutan ucapan Zaskia
"Oh iya bingkai foto yang ada di kamar kamu, Happy birthday Lita ? "
Mampus.
__ADS_1
~•••~