Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 64


__ADS_3

Zaskia melirik jam yang terpasang di atas papan tulis. sudah pukul 08.00 tapi kenapa Bu Maya belum datang juga ? ponsel saska bergetar , menampilkan sebuah pesan . pucuk dicinta ulam pun tiba .


Dengan segera ,Zaskia membaca pesan tersebut . "Bu Maya masih lama masuknya ? Ya udah berarti aku punya banyak waktu untuk salat Dhuha " gumam Zaskia


" Kia! Lo mau ke mana ?" tanya Cindy ketika melihat Zaskia berlalu hendak meninggalkan kelas .


" Mau ke mushola, salat Dhuha. Bu Maya juga masih lama masuknya ." jawab Zaskia


"Gue ikut " Cindy menggandeng tangan Zaskia ,Berjalan menuju mushola sekolah yang berada di samping lapangan basket .


Setelah selesai salat, Zaskia dan Cindy berniat akan langsung kembali ke kelas .


" Nyari apa , Lo?" tanya Cindy saat melihat Zaskia seperti sedang mencari sesuatu.


" Sepatu gue kok nggak ada ya ."


Cindy mengerutkan keningnya ," tadi lu naruhnya di mana ?"


" Di sebelah sepatu Lo lah" ujar Zaskia .


Cindy membantu Zaskia untuk mencari sepatunya . mulai dari rak sepatu , hingga di sekitar mushola . namun hasilnya nihil, di mushola ini hanya ada mereka berdua . tak mungkin juga sepatu Zaskia tertukar sama sepatu orang lain .


" Kok bisa nggak ada ya ? Padahal dari tadi cuman kita berdua loh di sini." ucap Cindy heran


Sini duduk di teras mushola, " pasti ada seseorang nih Yang cair sama kita ." kata Cindy telinga telinga melihat sekitar


Icha is calling...


Cindy membuka ponselnya, menggeser icon hijau ke samping." what?"


"lo di mana ?" tanya gadis di seberang sana.


" di mushola bareng Zaskia,kita baru selesai salat duha."


" Dari tadi mau salah mulu , buruan nungguin Bu Maya udah datang nih . Cepat masuk ke kelas keburu dia ngabsen ."


" Ya udah iya, bentar lagi kita masuk ke kelas ."


Cindy mematikan ponselnya, menatap Zaskia yang masih sibuk mencari sepatu . terbesit terasa kesal ketika menyadari ada orang yang menjahili sahabatnya , ia yakin sekali pasti Bianca dan antek-anteknya yang menjadi dalang dibalik hilangnya sepatu Zaskia.


" Siapa yang nelpon Sin ?"


" Icha . katanya Ibu Maya udah masuk ke kelas ."


Zaskia berjalan ke arah Cindy. " seriusan? Ya udah kamu duluan aja sana."


" Udah nggak apa-apa .nanti Tolong izinin gue ya ."


" Lu serius ,Kia?"


"Iya serius . Lo duluan aja ke kelasnya."


Cindy menghembuskan nafas pasrah " Ya udah nanti gue kabarin Farel ya . siapa tahu dia bisa bantu buat nyari nyariin sepatu loh sekalian buat nemenin lo Di Sini ."


" Iya makasih ."


" Lo hati-hati ya . HP lo harus aktif pokoknya ! jangan dimatiin ataupun di silent "


"Iya Cindy."


Setelah Cindy pergi , Zaskia kembali mencari sepatunya.

__ADS_1


" Astagfirullah"


Kenapa bisa sepatunya tertata rapi di rak mushola ? perasaan tadi pas diceknya . sepatunya nggak ada di sana.


" Kok bisa ada di sini sih? Perasaan aku udah nyari ke sana ke sini tapi nggak ada. Huft.." Tak mau ambil pusing. Zaskia segera mengenakan sepatunya.


" Hai hai ?Zaskia ya?"


Zaskia mendongak . tersenyum ke arah Nur gadis nerd yang baru saja menyapanya .


" Iya aku Zaskia,Ada apa ya ?"


" Kamu sekretaris OSIS ?"tanya nya yang dibalas dengan anggukan oleh Zaskia


Gadis itu terlihat sangat ragu untuk melanjutkan kalimatnya.


" Kenapa ?"


" Kamu dipanggil sama Pak Adi."


Zaskia mengerutkan keningnya . Ada urusan apa Pak Adi memanggilnya di saat jam pelajaran seperti ini ?"


"Tadi memanggil saya ?"


Gadis tersebut mengangguk," ia,kamu ditunggu di gudang "


" Gudang ?"


"Hemm,katanya ada banyak Data angkatan tahun lalu yang harus diketik ulang . dan berkas-berkasnya semuanya ada di gudang ."


Zaskia mengangguk paham ." oke, aku ke kelas dulu ya .Mau izin ke Bu Maya , nanti aku akan langsung nyusul Pak Adi ke gudang ."


Kenapa gak di sini terlihat panik?


"Ya udah. Tolong izinin aku ya . tolong bilang ke Bu Maya . kalau ada tugas OSIS yang harus aku selesaikan , Oh ya Nama kamu siapa ?"


" Kayla"


" Makasih banyak ya Kayla. maaf ngerepotin kamu."


Gadis bernama Kayla menggangguk kaku. Sedetik kemudian Seringai sinis muncul di wajah polosnya .


...^^^^ ...


" Astaga, pengen cepat-cepat ketemu Ayang beb." Farel berlari menaiki tangga . namun langkahnya terhenti kalau melihat kehadiran sedih .


" Eh Farel.Zaskia mana ? Udah lo samperin kan ?" tanya Cindy


Farel menggeleng cepat ."Hah,? Maksud lo? emang Zaskia ke mana ?" tanya Farel balik


" Loh ?Kok lo malah nanya balik sih"


"Hah, gimana gimana?"


Cindy menyeret Farel kembali ke lantai 1 .membuat Farel menurut saja ketika tangannya digenggam oleh Cindy.


"Apaan sih sin , lu narik dari tangan gue "


" Zaskia mana b****** ?"


Farel mengelus dadanya.Barbar sekali Cindy ini ." Mana gue tahu kan lo temennya ."

__ADS_1


Cindy melotot. tak terima dengan ucapan Farel ." tapi lo suaminya bego ."


" Iya gue tahu tapi Maksudnya kenapa lo nanyain Zaskia ke gue? Kan dia pasti bareng sama lo di kelas lah. "


" Jadi lo belum ketemu Zaskia Sejak pagi tadi?" Tanyanya


" Jangan bilang chat gue juga belum lu baca?" Sambungnya diakhiri nafas berat ke lapangan menggelengkan kepalanya.


" Belum, pasti istirahat tadi gue ada rapat OSIS. Malahan Zaskia nggak datang, tadi kata salah satu murid yang namanya Kayla, Zaskia izin Karena ada urusan. Dan gue nggak pegang HP, karena HP gue ketinggalan di apartemen"


"Ih, Farel goblok bin tolol!" seru Cindy


"Lo serius deh, Cin. Kia, mana?" tanya Farel mulai khawatir.


Cindy, menceritakan kejadian tadi pagi saat di mushola.


"Jadi, lo tinggalin Kia sendiri di mushola?"


"Iya, karena gue kira lo bakal nyusulin dia."


Cindy menggigit Bibir bawahnya karena khawatir jika suatu hal yang tidak mengenakan menimpa sahabatnya.


"Bangsat! Kelakuan siapa lagi ini!"


" Mending lo minta bantuan sama teman-teman lo rel .biar gue nyamperin Luna sama Risa di perpustakaan "


"Oke"


Mereka berdua berpencar, mencari keberadaan Zaskia dengan menanyakan pada murid-murid di sekitar sekolah .


"HAH? ZASKIA HILANG?" tanya Kemal ,Alan , dan Bastian kaget bersamaan .


"Iya makanya bantuin gue buat nyariin ,Kia."


" Oke lu tenang aja kita bakal bantuin lo kok ." kata Vino


"Kayaknya kita harus nyari Zaskia di TKP dulu deh, mushola ." ujar Alan memberi saran .


Vino menggeleng , tak setuju dengan saran yang diberikan Alan. mushola tak menjamin bahwa itu adalah tempat terakhir yang Zaskia kunjungi .


" Gue cari ke toilet ya. kan, biasanya cewek demen banget tuh ke sana ." ucap Vino .


Alan memukul kepala Vino ," dasar modus loh kardus ."


"Mal, oy!"


" Eh iya kenapa?" tanya kemal linglung .


" Lu mau nyari Zaskia di mana ? bengong mulu loh dari tadi ."


Kemal menggaruk belakang lehernya .ia tidak tahu harus menjawab apa, kini yang ada di pikirannya hanya ada nama Bianca .


" Gue cari ke taman aja."


Farel mengangguk mengiyakan. Mereka pun mulai menyusuri sekolah untuk mencari istrinya.


" Gua harus tanya masalah ini ke Bianca ." gumam Kemal


" Bianca Durjana, Awas aja kalau emang terbukti lo yang nyulik Zaskia . habis lho di tangan gue "


~•••~

__ADS_1


__ADS_2