
" pasien sedang istirahat, keadaannya masih belum stabil ."
" Maaf saya tidak bisa menyelamatkan janin dalam kandungan pasien ."
" pasien mengalami keguguran. "
" keguguran? keguguran dari mananya, si dok? istri saya lagi nggak hamil ." ujar Farel yang kini menatap ke arah lain sambil tertawa pahit .
"Anda suaminya kan? Bisa ikut saya sebentar ."
Farel masuk ke ruang rawat Zaskia, di sana ada istrinya sedang terbaring lemah di atas brankar .
" Silakan duduk!"
" Apa anda tidak tahu perihal kehamilan pasien? "
Farel menggeleng "Istri saya nggak lagi hamil dok"
" janin yang ada dalam rahim pasien berusia 4 Minggu . kehamilan di trisemester pertama ini memang rentan sekali mengalami keguguran . dan terkadang , banyak wanita yang tidak sadar bahwa dirinya sedang hamil, dan termasuk istri anda ."
"pasien terlalu banyak pikiran, sehingga tidak memperhatikan kesehatannya sendiri. jika sang ibu stres , itu juga berpengaruh pada kandungannya . saya lihat , Tubuh Istri Anda tidak banyak mengalami perubahan . Padahal di trisemester pertama, seiring perkembangannya janin , nafsu makan sang ibu akan terus meningkat . dan berat badan sang ibu akan bertambah pesat. istri anda terlalu kurus , dan itu juga berpengaruh pada pertumbuhan bayi yang ada dalam kandungannya ."
" istri saya udah cek pakai tespek dok, dan hasilnya negatif"
" penggunaan alat tes kehamilan seperti tespek mempunyai keakuratan sebesar 99%. namun, hasil tespek yang tidak akurat bisa saja terjadi . ini bisa disebabkan oleh waktu penggunaannya yang tidak pas atau cara menggunakan tespek yang tidak tepat ."
Farel berusaha menulikan pendengarannya , namun ia tidak bisa. ucapan dokter di hadapannya memang benar , Zaskia menggunakan tespek hanya sekali . dan Zaskia juga enggan untuk memeriksakan keadaannya ke dokter .
" Ini surat dari kami , silakan dibaca jika anda tidak percaya ."
Farel menyugar rambutnya ke belakang ,Lalu meremas surat itu kuat-kuat . air matanya meluruh begitu saja .
wajah pucat Zaskia, tangisannya , tatapan nanar Gadis itu ketika Berusaha menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi beberapa hari yang lalu, dan suaranya yang gemetar , Berputar Kembali dalam memori Farel .
Farel berjalan mendekati Zaskia yang masih belum sadarkan diri . menyingkap baju istrinya , tangannya bergerak mengelus perut Zaskia yang rata , lalu menciumnya lama ." maafin Papa ya sayang ."
tanpa para sadari, Tangan Mungil istrinya bergerak secara perlahan. mata Zaskia sedikit terbuka , ketika Sinar lampu di ruangan yang berukuran 2,4 M x 3 m itu mengenai Netral matanya ."hmm...."
Farel menggenggam tangan Zaskia, mengelus kening istrinya .
" sayang? "
" rel? Aku di mana?shhh perut aku kenapa sakit banget ya rel ?"
" kamu lagi ada di rumah sakit sayang."
Zaskia mengernyitkan dahinya, Kenapa bagian bawahnya sakit sekali?
" kamu habis nangis rel ?"Zaskia menangkap wajah cowok itu , kemudian tangan kecilnya bergerak untuk mengusap pipi Farel .
Farel memeluk tubuh Zaskia dengan sangat erat . air matanya jatuh kembali , namun kali ini disertai dengan rasa sesak dan juga rasa bersalah ." Aku minta maaf sayang . aku udah salah paham sama kamu , aku benar-benar minta maaf .Kia"
" nggak apa-apa rel . aku senang kalau kamu udah percaya lagi sama aku " ujar Zaskia sambil mengelus lembut kepala Farel.
" Oh iya rel , tadi aku mimpi kalau ayah ,bunda, sama Bang Jo meninggal karena kecelakaan . aneh banget mimpinya ya . padahal kan mereka masih ada di Jepang."
Lagi dan lagi air mata Farel menetes ,Ia sudah menduga bahwa istrinya akan mengatakan hal ini . lalu Bagaimana cara para menyampaikan berita kepergian anaknya?
Farel memegang bahu Zaskia, menatap menikmati istrinya dengan begitu dalam ." aku mau ngomong sama kamu , dengerin Semua omonganku dari awal ya . jangan dipotong dulu , setelah aku selesai ngomong, kamu bebas mau ngelakuin apapun terhadap aku , paham? "
__ADS_1
Zaskia tersenyum kecil, Sedetik kemudian ia mengangguk.
dengan berat hati dan menahan sesak di dada . mau tidak mau, Kuat tidak kuat , Farel harus tetap menyampaikan ini semua ."
"Ayah Faisal , bunda Aminah , dan Bang Jo udah nggak ada Ki. mereka Udah dipanggil sama yang maha kuasa,kamu nggak mimpi, Itu semua memang terjadi. lihat pakaian yang kamu pakai sekarang, kamu Habis nganterin mereka sampai ke peristirahatan terakhir,Kiaa."
" perut kamu sakit karena udah nggak ada kehidupan di sana,Ki. kamu keguguran , janin yang ada dalam kandungan kamu nggak bisa diselamatkan . anak kita udah nggak ada Kia ."
Farel langsung memeluk Zaskia , saat perempuan itu menangis hebat sampai sesegukan "maaf, maafin aku sayang, maafin aku "
Zaskia meremas selimut rumah sakit, ia berusaha melampiaskan kekesalannya .
"KENAPA SEMUA YANG AKU PUNYA DI REBUT SIH, REL? KENAHAGIAAN AKU MANA? KENAPA ALLAH NGGAK ADIL SAMA AKU?"
Zaskia menangis dalam dekapan Farel , memukul dalam bidang suaminya .
Zaskia tidak bisa menerima semua ini , ini terlalu cepat baginya .Ayah , bunda ,Bang Jo baru saja meninggalkan Zaskia beberapa jam yang lalu .dan sekarang ? bahkan seorang janin yang baru membentuk gumpalan darah saja harus pergi meninggalkan dirinya sendirian .
" nangis sepuas kamu , pukul aku sepuas kamu kalau itu memang bisa ngurangin rasa sakit yang kamu rasain "
"Aku bodoh banget sih rel , aku nggak mau nurutin omongan kamu ke Periksa ke dokter . karena keegoisan aku , aku udah ngilangin anak kita ."
Zaskia menangis dengan begitu hebat, membuat hati para seperti dihimpit batu besar. andai saja ia bisa bertukar posisi , ia lebih baik yang merasakan menanggung semua beban yang dialami oleh istrinya ini . Farel sungguh tidak tega melihat istrinya serapu ini .
pintu ruangan rawat Zaskia terbuka , Ana dan Dimas berlari ke arah Zaskia .
" Kenapa Kia, rel?"
Farel menggelengkan kepalanya, meminta agar mamanya untuk memeluk Zaskia .mungkin , pelukan hangat dari seorang ibu yang bisa menguatkan Zaskia untuk saat ini .
Ane memeluk Zaskia erat , mengelus pucuk kepala menantunya itu ." kamu yang sabar ya sayang ,Semua yang terjadi hari ini pasti ada hikmahnya ."
anneh dan Dimas sontak menatap Farel , meminta penjelasan atas ucapan Zaskia barusan .
Farel menganggukkan kepalanya .
" dia nggak boleh ngomong gitu nak . di dunia ini nggak ada satu orang pun yang ingin merasakan kehilangan.jodoh ,rezeki dan kematian . semuanya udah diatur sama yang maha kuasa . jadi Zaskia nggak boleh nyalain siapapun atas apa yang terjadi sekarang ,termasuk menyalahkan diri sendiri ."
"dengerin mama sayang , Iya masih punya mama dan papa. kita berdua kan udah jadi orang tua Kia juga . sekarang dia boleh nangis sekencang-kencangnya , keluarin aja nggak apa-apa ,luapin semua kekesalan Zaskia , kekecewaan Kia, dan amarah Kia. tapi setelah ini kamu nggak boleh bersedih-sedih lagi . mereka berempat , orang terkasih kamu , pasti akan ikut bahagia kalau bisa melihat kamu tersenyum lagi Sayang ,"
" Anak Kia pasti bangga punya mama yang kuat seperti Kia"
Zaskia menunduk , menatap tangan yang masih terpasang selang infus .
ucapan mamanya memang benar, Tapi tak semudah itu untuk Zaskia berpura-pura kuat di hadapan mereka semua.
Zaskia sakit sekali, kejadian ini terjadi dengan begitu cepat . bahkan merenggut keempat nyawa yang sangat Zaskia sayangi . bayi yang tidak berdosa saja kehilangan nyawanya karena keteledoran dirinya .
harusnya ia menjaga amanah itu , ia bisa menjaga bayinya .
^^^^
" kita tinggal di sini dulu ya sekarang? nggak apa-apa kan sayang ?"
setelah dirawat selama 5 hari , Zaskia Sudah boleh diizinkan pulang .Kondisinya sudah lumayan membaik . hanya Saja Zaskia selalu mengigau di dalam tidurnya.
Dimas dan Anne meminta Zaskia untuk tinggal dulu di rumahnya , untuk sementara waktu . agar mereka bisa tetap menjaga dan mengontrol kesehatan Zaskia,
" Iya nggak apa-apa, rel."
__ADS_1
" Kapan kamu pulang rel ?" tanya Dimas dari arah pintu kamar.
" pulang? kata Papa Zaskia akan tinggal di sini dulu untuk sementara waktu."
" Zaskia . Bapak hanya meminta dia untuk tinggal di sini , bukan kamu ."
Farel menghampiri Dimas yang masih setia berdiri di ambang pintu kamar ." maksud Papa apa ?"
" kamu tinggal di Apart dan Zaskia akan tinggal di sini bersama kami!"
" nggak bisa gitu dong Pah ,Zaskia itu istri aku ,apa papa misahin dia dari aku ?"
PLAKKK!
Zaskia menutup mulutnya , Ia tidak menyangka bahwa Papa mertuanya akan menampar Farel .
" kamu masih nanya apa hak papa? kamu sadar nggak sama kesalahan kamu ? Zaskia Sedih ditinggal sama orang tuanya ,Sama jovian , Kamu ke mana aja rel ?kamu ada nggak di saat Zaskia sedang membutuhkan kamu ?"
" dengan jahatnya kamu dua hari nggak pulang ke rumah, Kamu ninggalin Zaskia sendirian. dan bahkan kamu dengan Teganya mengancam akan menceraikan Zaskia ,ya kan ? suami macam apa kamu ?!"
Farel tertohok dan terdiam .
" Kenapa diam ? gak bisa jawab kan? kamu kehabisan alasan ? iya?"
" maafin Farel Pah, Farel menyesal ."
Dimas bedecih sinis,"Menyesal? basi ."
"Papa tunggu kamu di bawah, dalam waktu 15 menit kalau kamu nggak turun , papa akan seret kamu secara paksa ." ujar Dimas meninggalkan keduanya .
Farel membalikkan badannya , tersenyum tipis ke arah Zaskia.
ucapan Papanya memang benar , Farel harus menjauh dari Zaskia . dirinya harus merenungi kesalahannya , terlalu banyak luka yang ia torehkan di hati Zaskia .Farel harus menerima hukumannya.
baru selangkah Farel berjalan , namun Zaskia Sudah lebih dulu menundukkan dada Farel, memeluk suaminya dengan sangat erat ."Jangan Pergi ,aku mohon rel"
hening mengisi keduanya , Farel membalas pelukan Zaskia tak kalah eratnya .
" nggak apa-apa,Ini cuman perpisahan sementara kok . Nanti kalau aku udah banyak berubah m aku pasti akan jemput kamu ke sini , kita akan tinggal bareng-bareng lagi ya Sayang . aku harus intropeksi diri dulu ."
" aku juga harus minta maaf sama Kemal, Ki."
saat pelukan itu terlepas, Farel mengecup bibir Zaskia lama .
" kamu jaga diri baik-baik ya sayang .nanti aku akan jemput kamu lagi ke sini, aku janji "
air mata keduanya berjatuhan, ciuman ini terasa sangat tulus sekali . Farel berhasil meluluhkan hati Zaskia kembali .
" janji jangan tinggalin aku lagi ya "
Farel mengaitkan jari kelingkingnya pada kelingking saja " iya Aku janji sayang "
" jangan berhenti mencintai aku rel , aku nggak bisa hidup tanpa kamu. aku sudah banyak Kehilangan "
Farel mengangguk sambil tersenyum , lalu kembali mencium bibir Zaskia .
10 menit keduanya hanyut dalam ciuman itu .
" aku pergi dulu ya sayang, aku nggak mau diseret Papa ke bawah"
__ADS_1
~•••~