
Perasaan bahagia dirasakan oleh Farel, Bagaimana tidak ? Setelah 3 hari diam di rumah , akhirnya pagi ini ya bisa kembali ke sekolah . Namun anehnya , raut wajah Zaskia terlihat begitu gelisah . Apa istrinya tidak senang dengan kesembuhannya ?
" Kamu kenapa sih ?" tanya Farel
"Kamu beneran mau sekolah ? yakin ?"tanya Zaskia yang sedang mengancingkan seragam Farel .
" Iya sayang .Aku bosan kalau di apartemen terus Lagian aku juga ada sehat banget kok." jawab Farel
Zaskia mendongak , menatap Farel yang kini juga sedang menatapnya .
"Nggak mau besok aja sekolahnya ,Aku khawatir nanti kamu kenapa-kenapa ." kata Zaskia
" Emang kenapa ? Aku udah sembuh beneran loh sayang . Emang kamu nggak mau ya lihat aku sekolah ?" Farel mendengus
"Oh aku tahu , pasti kamu udah kecantol ya sama Kemal ? makanya kamu nggak pengen lihat aku masuk sekolah. Biar kamu bebas bisa deket-deket sama Kemal."
Zaskia membulatkan matanya , menggeram kesal , lalu mencekik leher Farel kuat
"Uhuk uhk... Aku bisa mati, Kia"
" Makanya kalau ngomong tuh jangan asal tuding aja. jadi orang tuh jangan suudzon mulu ." kata Zaskia yang tak terima dengan perkataan suaminya .
Zaskia melepas kan tangannya dari leher Farel, kemudian dia menatap kesal ke arah suaminya. sedangkan Farel ya sibuk mengatur nafasnya yang terasa sesak .
" Gila , kalau aku mati kamj mau jadi janda." Kata Farel dengan nafas yang tersengal.
" Lagian kamu juga sih kalau ngomong nggak dipikir dulu, omongan itu adalah doa .nanti kalau omongan kamu barusan diaminin sama malaikat gimana ? kamu rela aku berpaling ke sahabat kamu sendiri?
Zaskia mengelus lengan Farel ," aku itu cuman khawatir sama kamu , kata dokter kamu itu harus banyak istirahat paling nggaknya istirahat selama 5 hari. dan ini kamu istirahatnya Baru 3 hari loh,Rel" kata Zaskia
" Dokter itu cuma memperkirakan, Kia. Kesembuhan Kan datangnya dari Allah , kalau emang sekarang aku udah sembuh ya Kenapa harus nunggu dua hari lagi . Lagian yang merasakan itu aku bukan dokter ."
"Hmmm... Iya deh iya ,emang susah kalau debat sama kamu mah . Buruan pakai sepatunya nanti kita keburu telat lagi ."Ujar Zaskia yang memilih mengalah.
" Gue nggak sabar pengen Ngomongin hubungan kita sama warga sekolah, Kia." ucapan dalam hati sambil tersenyum menatap Zaskia .
...^^^...
Farel menggenggam tangan Zaskia ,mengecupnya lama kemudian membawa Tangan Mungil itu ke atas pahanya .
Zaskia tersenyum , sesekali curi-curi pandang ke arah Farel yang sedang bersiul sambil menyetir.
Suaminya itu terlihat sangat senang sekali
" Tangan aku kenapa Terus dipegang sih ? Awas nanti nyetirnya nggak fokus. " kata Zaskia
" Kamu cantik banget hari ini , jadi harus aku kekepin, kalau nggak bisa-bisa dicolong orang ."
Zaskia mencibir " dih, gombal."
" Kamu pernah nggak satu mobil sama mantan kamu?" tanya gadis itu .
__ADS_1
Farel menoleh , menatap Zaskia malas ." Kok jadi bahas mantan sih ."
Zaskia tertawa,"Bilang aja kamu belum bisa move on dari dia."
" Enak aja , kalau ngomong jangan asal dong ,Yang "
" Emang faktanya kayak gitu , Kalau kamu udah move on kamu bisa jawab dong. Jawabnya juga pakai mulut kok bukan pakai hati." kata Zaskia
" Pernah satu mobil , tapi bareng-bareng sama yang lain juga . itu kejadiannya juga udah lama banget, saat itu aku masih belum bisa nyetir mobil sendiri."
Zaskia menggangguk paham ,Iya tak berniat untuk bertanya lagi . Zaskia takut jika semakin dicari tahu, Iya yang akan sakit hati .
" Loh ,Rel ? itu haltenya kelewat ."ujar Zaskia yang melihat Farel terus melaju.
" Ya terus kenapa kalau halte-nya kelewat?" tanya Farel.
" Putar balik rel, ini tuh udah jauh lewatnya ." kata Zaskia
" Nggak ah males. Kenapa kita nggak berangkat bareng aja ?"
Mata Zaskia membulat sempurna, memukul tangan Farek yang sedang memegang kemudi.
" Biasanya juga kamu turunin aku di sana kan?Terus kenapa sekarang....?"
Cittttt
Mobil Farel berhenti mendadak , membuat badan Zaskia terhubung ke depan.
" Dengerin aku ya sayang, hari ini dan seterusnya kita berangkat dan pulang sekolah bareng . Kamu nggak perlu lagi capek-capek jalan kaki ke halte . Kamu juga nggak perlu capek-capek buat nungguin aku di sana lagi. Kenapa? Karena aku pengen memperlakukan kamu layaknya seorang Ratu. Jadi kamu nggak usah banyak tanya , kamu cukup nurut aja apa kata suami kamu oke , Paham ?"
" Nanti kalau aku di serbu sama penggemar kamu gimana ?" tanya Zaskia khawatir atau lebih tepatnya takut .
Farel mengedipkan bahunya ." Aku nggak peduli. Kalau aku gemarnya sama kamu gimana ?Emang mereka bisa apa ?"
Zaskia tersipu malu , pipinya memanas ." Ih kamu apaan sih nggak nyambung banget."
Farel mencubit pipi Zaskia ." Istriku centil banget ternyata ya. ke sekolah aja pakai blush on, mana tebel banget lagi tuh ."
Zaskia menangkup kedua pipinya, mengalihkan pandangannya keluar jendela ." Jangan diliatin terus,aku malu "
" Ya ampun kamu lucu banget sih. Kita putar balik aja yuk Aku mau kita di apartemen aja."
Ingin rasanya Zaskia berteriak saat ini juga .
...^^^...
Setibanya di parkiran SMA Angkasa, Farel melepas seatbelt kemudian meraih tasnya yang ia letakkan di jok belakang.
" Yuk turun, udah sampai " ajak Farel
" Nggak mau aku malu ." tolak Zaskia sambil menggelengkan kepalanya .
__ADS_1
" Kamu kan pakai baju lengkap Terus apanya yang dimaluin ?"
Zaskia meremas ujung seragamnya ,Membuat ide jail Farel naik ke ubun-ubun
"Oh, minta digendong ya ? Oke nggak masalah "
Farel sudah menyiapkan rancang-ancang yang langsung mendapat tabukan dari istrinya.
"Hais, iya iya aku turun"
Farel keluar lebih dulu , lalu membukakan pintu mobil untuk Zaskia.
Kini pandangan satu sekolah teralihkan ke arah parkiran siswa . Bukan karena kedatangan sang Most Wanted , tapi karena gadis teladan yang keluar dari mobil Farel .
Zaskia menundukkan kepalanya,ia sangat malu. Lebih tepatnya takut pada penggemar suaminya.
penggemar Farel Barbar sekali ,mereka akan langsung membully Siapa saja yang berani mendekati Farel.
Tak pandang bulu , guru saja di makinya habis-habisan jika berani caper kepada seorang Farel Aditama .
Siapa lagi ketuanya kalau bukan Bianca.
" Jangan nunduk , nanti kamu dihujat sama mereka . biasa aja ya , tenang ada aku yang akan jagain kamu . aku antar kamu sampai depan kelas kok." ujar Farel menggenggam tangan Zaskia .
" Tapi kita beda kelas rel. Nanti kamu bolak-balik jadinya." kata Zaskia
"Nggak apa - apa , sayang. yang penting kamu sampai ke kelas dengan aman dan selamat." kata Farel.
Farel ddan Zaskia mulai berjalan beriringan, sesekali Zaskia mendengar beberapa umpatan dari para penggemar Farel.
"Centil banget sih, KEmaren bareng Kemal, sekarang sahabatnya juga ddiembat."
"Ke jalangan nya sudah keliatan ya , bund."
"ajir, cowok sekeren Farel kok mau sih di ddeketin ddama cewek cupu kaya Zaskia."
"Percuma pake hijab, kalau murahannya nggak tertutupi."
"Mending sama bianca aja sih, sama - sama anak ips."
"Di bandingkan dengan Bianca, kalau jauh kemana - mana ini mah."
"Muka sih boleh polos, tapi sifdat cabean nya masih aja keliatan."
Farel tetap berjalan, kini tangannya memeluk pinggang ramping Zaskia.
Farel sengaja tak menegur apa lagi memarahi mereka. Ia yakin sekali, bukannya kapok tapi mereka pasti akan makin ngelunjak.
"udah sana masuk, Aku juga mau ke kelas Kalau ada apa-apa bilang ke aku ya . Nanti kita ke kantin bareng m kalau mau ke kamar mandi ajak teman kamu . Kalau udah bel sekolah , diem aja dulu di kelas sampai aku jemput ke sini ." pesan Farel kepada Zaskia
Zaskia tersenyum , meletakkan tangannya di dahi seperti memberi hormat ." siap bos "
__ADS_1
"Belajar yang bener ya sayang. anak-anak kita pasti bangga punya mama pinter kayak kamu." ujar Farel menyatukan kening mereka lalu berlalu Pergi dari sana .
~•••~