
5 bulan kemudian...
semenjak kehamilannya membesar , Zaskia mulai membiasakan diri memanggil Farel dengan sebutan 'mas'. Tentu saja itu atas perintah cowok itu sendiri .
Zaskia mematut dirinya di cermin ,mengelus perutnya yang semakin hari semakin membesar ." aku gendut banget ya Mas sekarang ?"
" Iya gendut banget. lihat tuh , kamu menuhin satu kaca Kia . Ya ampun istriku gendut banget ."
Zaskia melempar handuk ke wajah Farel ." Gak usah body shaming ya Mas!"
"Gini-gini juga dalam perut aku ada anak kamu !" sambung wanita itu menahan kesal .
Farel menarik Zaskia ke dalam pelukannya," Bukan anak aku doang , Itu anak kita karena kita bikinnya bareng loh , kalau kamu lupa ,"
Zaskia menjepit hidung Farel dengan tangannya." Iya aku ingat ! emang cuma kamu deh yang paling berjasa dalam proses pembuatan baby"
Farel mengelus perut besar Zaskia," lagi apa ya Dedek di dalam ? pengen jengukin , tapi kan kata ibu dokternya jangan dulu. takut dedeknya di dalam kenapa-kenapa , padahal kan dedeknya senang kalau dijengukin sama ayahnya ,ya nggak Ay?"
"Ay? kamu kenapa ?" tanya Farel ketika melihat Zaskia memejamkan matanya .
" mas, kok Perut aku sakit ya ?"
Farel mengelus perut Zaskia , sesekali mengejutnya di sana ." masih sakit?"
Zaskia menggeleng" udah nggak kok, tapi tadi dedeknya kenceng banget nendangnya . aku sampai kaget loh Ma
" Coba kita ke dokter ya , kita Pastiin lagi tanggal lahirnya tanggal berapa . Siapa tahu kalau reaksi dedeknya kayak gini dia bisa dipercepat lahirnya ."
Zaskia kembali menggeleng , namun Sedetik kemudian ia menjambak rambut Farel ."Awww, Perut aku sakit banget Mas !"
Farel menjerit , membuat perut Zaskia makin sakit ." ngapain teriak sih Mas ini
"maaf maaf aku panik sayang ." orang segera membawa Zaskia ke dalam mobil lalu kembali masuk ke rumah , dia mengambil tas besar yang di dalamnya terdapat baju dedek kecebongnya.
setelah mengirim pesan pada orang tuanya , Farel mulai menjalankan mobil .
" Mas! Cepetan dong ,Ini perut aku sakit banget,aku nggak kuat !nggg.."
Farel memperhatikan istrinya dari spend depan ." sayang sabar dulu ya kamu bikin aku tambah panik ini tahan ya ."
Zaskia melempar kepala Farel dengan dompetnya ." tahan-tahan! ini tuh sakit banget tahu , Mas !. sini biar aku yang nyetir , dedek kecebongnya pindahin ke perut kamu."
"Astagfirullah"
^^^
Sesampainya di rumah sakit, Zaskia langsung di bawa ke ruangan bersalin.
"Bapak nggaak mau ikut masuk ke dalam?" Tanya salah satu perawat yang akan membantu persalinan Zaskia.
" Saya takut,Sus. Saya paling nggak bisa lihat istri saya kesakitan ." ujar Farel sedikit mengintip Zaskia lewat celah pintu .
" ya udah nggak apa-apa . apa bisa tunggu di sini , kalau begitu saya masuk dulu ya . mungkin istri bapak sudah pembukaan ke-5 , permisi ."
Farel duduk di kursi tunggu di depan ruang persalinan . Ia terus aja berdoa untuk keselamatan istri dan juga calon bayinya .
__ADS_1
tak lama terdengar suara teriakan dari dalam yang membuat para terlonjak kaget .
"FAREL KAMU NGAPAIN DI LUAR?! MASUKKKKK!!!"
Astaga, itu suara istrinya? tak mau membuat bumiL mengamuk , Farel segera memasuki ruang bersalin .
" kenapa sayang ?" tanya Farel mengelus perut istrinya yang masih membuncit .
" kamu ngapain sih di luar ? udah tahu istrinya mau melahirkan!"
" aku takut melihat kamu jerit-jerit , aku nggak tega Ay."
Zaskia mengelus wajah suaminya , ia tahu betul bahwa Farel sangat mengkhawatirkan keselamatan dirinya dan juga Bayi Mereka .
" Aku tahu perasaan kamu Mas. tapi disaat melahirkan nanti , aku pengen kamu ada di samping aku . temenin aku , ngasih aku semangat.kita berdua akan menyaksikan bagaimana proses anak kita lahir ke dunia yang penuh tipu-tipu ini ."
Farel terharu mendengar ucapan Zaskia. ia mencium tangan istrinya ,"kamu yang kuat ya, aku akan temenin kamu di sini."
tanpa aba-aba , Zaskia menjambak buat rambut Farel ."ARGHHHH SAKIT, MASSSSS"
Farel mendadak panik , berteriak memanggil dokter yang sedang menyiapkan alat persalinan .
" Bapak Farel tolong didampingi istrinya ya. Bu Zaskia harap lebarkan lagi kakinya. suster Tolong bantu saya di sebelah sini." ujar bu dokter memberikan arahan .
" jangan dulu ngeden, bu. Belum saat nya, tunggu beberapa menit lagi.!"
"Tapi ini sakit banget,dok. Saya nggak kuat."
Farel mengelus dahi istrinyaa yaang di penuhi keringat dingin. : Saayaangnya mas Farel haarus kuat, jangan nyerah. Ayok, ibund pasti bisa."
"Sekarang ibu taarik napaas, lalu buang perlahaan."intruksi dokter yang diikuti oleh Zaskia. Bahkaan, kini Faarel jugaa ikut mengambil napas.
"Ayo,bu. Tarik napas lagi, lalu ngeden yang lama ya."
"Huh huhhuh..... AAHHHHHHH" Zaskia memutus napasnya, membuat kepaala baayi yang sempat keluaaar, ikut masuk lagi ke dalaam.
"Ayo, bu. Tadi kepaala bayi nya sudah terlihat."
Zaskia menjaaambak rambut Farel kuaat - kuat "MAAS, INI SAKIT BAANGET"
"Jangan kenceng - kenceng jambak nyaa Saayang, ini otak aku juga ikut tertarik, jadinya." ujar Farel berusaha melepaskan tangaan Zaskia dari kepalanyaa.
"AHHH BERISIK! KAAMU GAK PUNYAA OTAK, MAAS."
Zaskia maasih mengejan di bantu intruksi dari bu dokter.
"AHHHH!" Zaskiaa berusaha mendorong bayinya lebih kuat.
"Zaskia dengerin aku ya. Ini baru anaak pertaama, masih ada 24 anak lago yang aakaan di lahirkaan di raahim kaamu . jadi kamu semangat, impian kita kan punya anak 25 biaar rumaah kita jadi rame. Tenaang sayang, stok bibit kecebong maasih banyak ko" ujar Farel di selingi kekehaan kecil di akhir kalimat.
Zaskia menarik kerah baju Farel." SANA SEMPROTIN AJA BIBIT KECEBONG KAMU KE RAHIM KUCING!!"
Farel menahan perih ketika Zaskia menancapkan kukunya pada leher Farel. "YA ALLAAH, KOK ANAK KAMU NGGAK MAAU KELUAAR SIH MAS... AHHHHH!!!"
"Ayo dorong terus, bu! Sedikit lagi."
__ADS_1
"Ayo, semangaat sayang. Terus dorong."
"KAALIAN BERDUAA DIEM DULU!!! INI SAYA JUGA LAGI DORONG, DOK. KAMU JUGA MAS! KAMU PIKIR AKU LAGI NGAPAAIN SEKARANG!!NGGHHHH..."
"Ahhhhhhhh......"
"Oek oek oek oek" suara tangisan bayi pun memenuhi ruangan itu.
Terdengar saampai keluar, membuat Anne, Dimas daan Rania. Tak henti - hentinyaaa mengucaapkan syukur.
"Alhamdulillah."
...^^^...
Bu dokter memberikan bayi yaang sudah di bersihkan kepada Faarel untuk di adzanin.
Farel tersenyum manis, ia mencium kening putranya." Assalamualaikum anak ayah." sapa Farel.
"Mas, aku pengen liat juga." Farel memberikan anak pertamanya pada Zaskia.
" Assalamualaikum anak Ibun " sapa Zaskia
Zaskia dan Farel tak henti-hentinya mengajak bicara anak mereka." ganteng banget nggak , sih mas ?"
" Mirip aku nggak sih ?" tanya Farel dengan senyum menggoda .
" Enggak lah! Ganteng kan anak kita "
" Kia... "
Zaskia memutar bola matanya malas ." Jangan meremehkan kekuatan bibir kecebong dari seorang Farel " ujar Zaskia menirukan suara suaminya setiap kali mengucapkan itu .
Farel tertawa , mengecup bibir istrinya berulang kali ." istri siapa sih ini , pintar banget ."
Pintu ruangan dibuka kasar ,menampilkan orang tuanya dan juga Rania yang sedang berjalan ke arah mereka.
" Cucuku mana cucuku ?" ujar anne mendorong para agar tak menghalangi jalannya .
" Ya ampun ganteng banget ini cucunya siapa sih?" ujar Dimas
Anne mengambil alih cucunya dari tangan Zaskia . membawa bayi mungil itu untuk ikut duduk bersamanya di atas sofa ." orangnya pengen lihat juga dong."
" Astaga , Ini mah mirip Kakak banget mukanya ." kata Rania
"Iya jelas dong Dek, kan bibitnya dari kakak . itu bibit unggul loh, Makanya jadinya kayak gitu ." ujar Farel melipat tangan di depan dada .
"Hais, pede banget sih Kakak"
Mereka tertawa bersama ," ini namanya siapa rel ? udah nyiapin nama belum?"
Zaskia dan Farel sering melempar tatapan ." Zanka Putra Aditama"
" Wah , zanka cucu nenek yang gantengnya kebangetan ."
Rania mengelus pipi Zanka "kayaknya Rania aku cepetan lahir deh Mah . anaknya kakak ganteng banget nggak kuat ."
__ADS_1
Zaskia tersenyum melihat keharmonisan keluarganya . tanpa Farel , mama anne , Papa Dimas dan juga adik iparnya Rania . kehidupan Zaskia pasti tidak akan sebahagia sekarang . ditinggalkan oleh keempat orang yang disayangi , meninggalkan luka yang amat mendalam bagi dirinya .
" Bunda , Ayah, dan Bang Jo.Tadi udah punya anak sekarang , di atas sana pasti kalian ikut menyaksikan kebahagiaan Kia kan. senyum yang dulu sempat hilang , sekarang udah kembali lagi. kebahagiaan yang dulu sempat terenggut , kini datang berkali-kali lipat. Zaskia bahagia jadi istri Farel , Zaskia juga bahagia bisa menjadi bagian dari keluarga Aditama . dikasih amanah untuk menjadi Ibu yang baik bagi Zanka. Zaskia Sayang Kalau bertiga, Zaskia juga sayang dedek bayi yang sekarang udah ada di surga." belum Mama Zaskia.