Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 36


__ADS_3

Farel pov


Lelaki normal mana pun pasti akan tertarik pada gadis yang berstatus sebagai istri nya. Zaskia perempuan yang baik hati, yang gue sendiri nggak tau dia di ciptakan dari tanah apa.


Selain cantik, dia adalah perempuan tersabar yang pernah gue temuin setelah nyokap.


Kadang gue ngerasa kasihan sama dia, entah kenapa sampai saat ini hati gue belum bisa untuk mengikhlaskan Lita.


Suatu saat nanti, mungkin saja Zaskia akan mendapat kan lelaki yang lebih baik dari pada gue. Meski pun gue yakin hanya gue lah yang terbaik.


Gu berharap mama sama papa nggak terus - terusan memaksa gue untuk mempertahankan pernikahan ini.


Ada Kemal, yang tulus mencintai Zaskia, lagi pula gue pernah bilang sama dia.


" Gue nggak sejahat itu dengan ngerebut barang yang udah jadi milik lo."


Ada 2 penyesalan di saat gue mengatakan hal itu. pertama, gue menyebuy Zaskia dengan sebutan ' barang yang udah jadi milik Kemal' padahal gue sendiri tau, kalau Kemal hanya sekedar mencintai Zaskia dalam diam. di anggak pernah gentle dengan mengungkapkan perasaan nya secara terang - terangan di hadapan Zaskia. Gue juga yakin, sampai saat ini Zaskia belum tau tentang perasaan Kemal yang sebenar nya.


Penyesalan kedua, gue udah ke makan omongan gue sendiri. Jujur gue ngerasa bersalah banget sama Kemal. Kadang gue berpikir, gue cuma menikahi Zaskia tanpa ada rasa cinta, apa hal ini bisa di sebut dengan merebut? Bisa saja kan Zaskia juga nggak punya rasa apa pun sama gue. Atau bahkan, sebelum menikah dengan gue, Zaskia udah punya pacar.


Masalah perasaan siapa yang tau , sih?


Arrghhhh, gue bener - bener bingung. Gue mencintai Lita, tapi gue malah menikah dengan Zaskia.


Zaskia perempuan baik, sangat baikh malahan, tapi kenapa kehadiran dia belum bisa mengisi kekosonga yang ada di hati gue. Dan bahkan gue belum bisa nerima dia.


Kita emang pisah ranjang, bahkan tidur sekamar pun bisa di hitung dengan jari, mungkin sekitar 3 kali.


Nggak tua kenapa, waktu nginep di rumah orang tua gue, gu emalas banget ngelihat wajah Zaskia. Gue lagi nggak pengen tidur seranjang sama dia. Cukup dua kali doang kita tidur di ranjang yang sama, gue nggak mau lagi.


Zaskia dengan kepolosan nya, mau - mau aja gue suruh buat tidur di kapet bulu.


"Harus banget ya, Rel. Tidur nya pisah? Nggak bisa gitu tidur nya seranjang kaya ynag waktu itu?" tanya Zaskia, yang terlihat agak keberatan untuk tidur di karpet.


"Nggak, gue jijik sama lo, sana jauh - jauh!!" bentak Farel.


Gue mengelus dada sendiri, nggak nyangka ucapan kotor itu bisa keluar dari bibir gue.


Asli nya gue nggak sejahat itu kok,gue takut aja kalu seminsal nya kita tidur bareng, malah berakhir pada proses pembuatan Farel junior.

__ADS_1


Gue jaga - jaga, takut kebablasan. Mau bagaimana pun juga, gue ini lelaki normal, hasrat untuk berhubungan suami istri itu pasti punya. Apa lagi sekarang gue udah punya istri, ya kali nggak sabi bro.


Tapi ya, gue nggak segoblok itu, ngajak Zaskia berhubungan suami istri hanya untuk memuaskan nafsu semata. Gue pengen, melakukannya dengan di dasari cinta. Nama nya juga bercinta, ya harus pake cinta lah. Kalu cuma buat nyatuin aja, itu nama nya bersatu.


Dan gue yakin hal itu nggak akan pernah terjadi, Karena sampai kapan pun gue nggak akan pernah cinta sama Zaskia. mau di paksa atau pake pelet sekali pun, perasaan gue masih tetap sama, dari Farel Aditama untuk Lita .


"Di minum dulu kopi nya, Rel."


Farel pov end


Author pov


"Di minum dulu kopi nya , Rel" ujar Zaskia meletakkan secangkir kopi di atas meja.


"Nggak, lo tambahin gula kan?"tanya Farel, Karena Farel yang tidak menyukai manis.


"Nggak kok, " kata Zaskia.


"Aku tambahin sedikit sianida, supaya rasa nya lebih berasa," samabungnya.


Farel melempar tatapan membunuh kepada Zaskia, " mau jadi janda, lo?"


Farel menyatukan alis nya, tak mengerti dengan ucapan Zaskia, " maksud lo?"


" Lupain, o iya bagaimana, dana untuk pentas seni? Udah cair belum?" tanya Zaskia sengaja mengalihkan pembicaraan.


Farel tak mengubris ucapan Zaskia tentang pentas seni. " Maksud lo ngomong gitu apa?"tanya Farel lagi?"


"Ngomong apa?"tanya Zaskia yang pura - pura nggak paham


"Ck, itu kan yang kamu mau?" ujar Farel menirukan ucapan Zaskia.


Zaskia tersenyum, manis sekali. " Aku nggak bermaksud apa - apa kok,. Dari awal kamu emang nggak ada niat untuk mempertahan kan rumah tangga ini, kan, Rel? Jadi cepat atau lambat, aku pun akan menyandang status sebagai janda."ucap Zaskia.


" oh iya, untuk masalah sianida barusan, tenang aku nggak sejahat Jesika kok. Aku cuma bercanda, lagian tanpa sianida pun kamu udah mati, kan? Mati rasa." lanjutnya.


"Lo kesambet, Kia?"tanya Farel menatp Zaskia aneh, nggak biasanya cewek ini berani ngomong kaya gini di depan Farel.


"Kamu yang kenapa? Tumben perhatian gitu sama aku. Udah sadar sekarang?" Zaskia menggigit bibir bawah nya, seperti menahan tangis.

__ADS_1


"Yaudah, kamu lanjutin aja ngerjain tugas nya. Aku mau tidur, udah malam, hehehe." kata Zaskia


"Oh iya, ucapan ku yang barusan nggak perlu di pikirin ya, Rel." Zaskia beranjak dari tempat duduk nya, berjalan perlahan memunggungin Farel.


"What the ****?!" Farel membulat kan mata nya, ketika melihat sesuatu di bagian belakang Zaskia.


"Kia, itu di belakang lo apaan?"tanya Farel.


Zaskia membalik kan badan nya, menatap Farel heran.


"Berddarah, Kia" ujar Farel.


Zaskia memegangi bagian belakang celananya, Basah, merah?


"AAAAAAA BUNDA! KIA DATANG BULN HUAAA...." teriak Zaskia sambil menangis.


^^^^


Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Farel berjalan mondar mandir di depan pintu kamar Zaskia. Sudah setengah jam lebih gadis itu mengganti pakaian tidur nya, tapi kenapa dia belum keluar juga?


Tok tok tok!


"Kia, lo di dalam bernak , ya? lama banget, si" decak Farel sebel.


Ceklek


Kepala Zaskia menyembul dari balik pintu, " REl"


"Lo ngapain , sih di dalam? Itu bersihin dulu sofa gue,Kia. Banyak banget darah lo nempel di sana!" ujar Farel pelan, takut tetangga denger saat ia menyebut kata darah. Bisa - bisa diri nya di tuduh memperkosa anak perawan lagi. Kan, bahaya, bisa - bisa dia di arak keliling kota, ntar.


"Rel, kamu punya pembalu nggak? Aku pinjem dulu, ya. Nanti aku ganti, deh" ucap Zaskia


Farel langsung menghela napas panjang begitu mendengar ucapan bodoh istri nya itu.


"Please, deh. Kalau lagi lola, liat situasi dulu kali, Kia."


"Gue cowok mana punya barang kaya gituan." kata Farel kesal.


~•••~

__ADS_1


Sorry guys, typo bertebaran, yeoja belum sempat nge review ulang. Maaf ya🙏


__ADS_2