Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 70


__ADS_3

"Rel, pelan - pelan aja."


"Iya - iya, ini juga udah pelan padahal."


" Iih lengket banget tahu, kamu tuh nggak bener ngeluarinnya . di dalam aja kenapa sih? Sampai muncrat-muncrat gini kan. "


" Ya, masa aku keluarin dinya di dalam tanda tanya anaknya aja kamu. "


" Tapi ini tuh lengket banget, Rel. Sampai kena baju aku loh, untung warnanya putih. Jadi gampang dicuci."


" Ya Allah Zaskia . namanya juga susu warna putih lengket lah, mau bikin kue aja bawelnya naudzubillah."


Zaskia dan Farel sedang membuat kue bolu, niatnya Zaskia ingin membuat kue bolu sendiri . Farel memang rempong kok malah ingin ikut membantunya katanya.


Tapi lihatlah acara masak Zaskia jadi berantakan . mana Farel mengajak Zaskia masa di balkon pula kau mah katanya sambil menghirup udara segar bisa membuat kue bolu semakin mengembang ketika di oven.


Teori dari mana coba?


"Pindah ke dalam aja yuk Rel di sini nggak enak."


" Kalau mau yang enak ya mending di kasur ajalah ,Kia."


Plak!!


" Dasar tuman"


" Janda Ay" kekehnya


" terus habis ini diapain lagi,Ay?" Tanya Farel yang sedang mengaduk-aduk adonan kue.


" Ini tinggal kita oven aja lagi. ya udah, ayo sekarang kita bawa ke dapur aja Masa kamu bawa ovennya ke sini juga? "


Farel dan Zaskia pun melanjutkan acara memasaknya di dapur sesekali Farel mencolek wajah Zaskia dengan butter cream.


Ternyata membuat istrinya kesal adalah bakat Terpendam yang Farel miliki. Ia harus mulai mengasahnya dari sekarang.


"Fa, diam dong! Ini kan kuenya mau dibawa ke rumah mama, nanti kalau nggak enak kamu yang aku salahin ya"


" Dih mana bisa gitu. Orang kamu yang bikin kok aku yang disalahin, Aku kan cuman bantuin kamu doang" ujar Farel semakin gencar menjahili Zaskia


Ini tangannya mulai aktif menarik tali bra Zaskia.


" Diam atau nanti malam nggak aku kasih jatah!!"


Farel seketika terbungkam, jika sudah dianggap seperti ini bernapas saja rasanya sangat sulit sekali.


"Kiaa, Masih lama nggak sih? Aku bosen banget di sini. Masak bolunya lanjut di kamar aja deh, "ujar Farel yang Mulai jenuh melihat Zaskia yang terlalu fokus menghias kue bolunya.


" Sabar dong Rel ini sebentar lagi juga selesai"


Para memainkan rambut Zaskia, mengambil karet sayur lalu mulai mengikat rambut istrinya itu. " kalau di gerai Kamu kelihatan cantik banget tapi kalau dikucil kayak gini kamu malah kelihatan lebih seksi"


" Nah Bagus, tunggu di sini titik jagain bolunya Kalau udah 20 menit, langsung angkat . Aku mau ke kamar dulu, sebentar. "


Zaskia tertawa geli, "kamu aneh-aneh aja."


" Iya nanti di rumah lama panggil aku dengan sebutan Mas dong, kenapa dijual ujar Fahril membuat Zaskia tersedak air ludahnya sendiri.


" Ih kan kemarin aku udah bilang nggak mau. "Zaskia mengerjap cepat,"kayak tukang ojek aja minta dipanggil Mas."


" Ayolah Ay, waktu di rumah Mama aja kok kau masih lebihnya nggak usah deh . panggil nama aja nggak papa"


Zaskia masih terdiam, kini matanya menata Farel dengan serius. "Ya udah aku mau, Mas."


" akhirnya dipanggil Mas juga sama istri sendiri, " seru Farel senang.


" Kamu tunggu di sini ya Mas. Tolong jagain bolunya. Kalau udah 20 menit tolong langsung diangkat titik Aku mau ke kamar dulu sebentar."


Cup!


"makasih banyak , Mas Farel. Maaf kalau istrimu ini ngerepotin. "


Setelah mengecap bibir Farel, Zaskia mengerling nakal kemudian berlari secepat mungkin memasuki kamar.


Tolong ingatkan Farel untuk menghukum Zaskia, agar tidak selalu membuat para jantungan karena tingkahnya yang tak terduga..


Farel menyandarkan punggungnya pada pintu kulkas . senang sekali mendapatkan istri seperti Zaskia. Sudah cantik, murah senyum, penyabar pula. Lelaki mana yang tidak betah Jika setiap hari disuguhkan pemandangan yang menyejukkan hati? Jika marah pun, Zaskia tidak bisa berlama-lama. Pasti istrinya itu akan langsung merengek meminta untuk dipeluk.


Duh! Lucu . jadi pengen nyulik. Eh tapi untuk apa diculik kan mereka juga udah Satu Atap.


Fantasi indahnya langsung buyar Kalau ponsel di saku celananya bergetar. Sebuah panggilan suara dari nomor yang tidak dikenal


Dengan sejarah Farel pun menerima panggilan tersebut.


" halo?"


" Halo, rel. Ada hal yang pengen aku jelasin ke kamu kok mah bisa kita ketemu sekarang? "


Deg!


^^^

__ADS_1


" Tuh kan Rania bilang juga Apa kamu kue buat dari Kak Zaskia tuh nggak pernah mengecewakan. "


Papa nya tertawa," kalau mama yang buat nggak pernah seenak ini ya, Rain."


" Dih, di depan bilangnya gitu eh di belakang dihabisin juga kan" ujaar Inne


" Siapa dulu dong istri Kakak"


Zaskia tertipu malu, Farah memang paling bisa membuat pipi Zaskia merona.


" dulu aja marah-marah waktu papa jodohin kamu sama Zaskia, kok sekarang bisa lengket gini? "Ujar Papa sambil menaik turunkan alisnya.


" habisnya pesona Zaskia kuat banget, Pah. Sampai nusuk ke dalam reluh hati Farel. " ujar Farel dramatis sambil memegang dadanya.


Zaskia memukul pundak Farel, "lebay kamu, mas."


"MAS?PFFTT..." inne, Mahendra, Rania sontak tertawa. Farel dipanggil Mas? Tak salah dengarkan?


Zaskia menunduk malu. "Farel minta dipanggil Mas sama Zaskia."


Mereka makin ngakak, membuat Farel berdecak pelan. "Udah dong ketawanya , istri Mas Farel jadi malu nih."


"HAAHAHA"


^^^


"Malam ini Kita nginep di sini nggak apa-apa kan sayang?"


" nggak apa-apa real justru aku suka , jadi rame"


Semenjak kejadian di ruang keluarga tadi siang, Zaskia bersikeras ingin tetap memanggil Farel tanpa embel-embel emas. Bukan tak suka, hanya saja mereka masih belajar. Tak pantas rasanya jika dipanggil Mas terselip dalam nama Farel.


" Bunda kok belum telepon-telepon aku juga ya?"


" kamu duluan dong yang telepon, masa iya nunggu di telepon bunda terus."


Zaskia menekuk wajahnya, bibirnya maju beberapa senti. " udara tapi nggak diangkat, mungkin Bunda lagi sibuk kali ya"


mata Zaskia mulai berkaca-kaca, jika sedang merindukan seseorang dirinya pasti akan.


"Eh, Jangan sedih Gitu dong."


Farel memeluk Zaskia, istrinya menangis sesegukan titik ia jadi tidak tega. "Sayang Udah dong jangan nangis, nanti aku ikutan sedih"


" kalau kamu sedih, aku bakal lebih sedih, Kia. Hati kamu kan setengahnya ada di aku jadi ikatan hati kita nyatuh."


Zaskia menghentikan tangisnya, Turun Dari Ranjang kemudian berjalan ke kamar mandi untuk membasuh muka.


Farel yang sedang fokus dengan ponselnya menoleh ke arah Zaskia" ya sayang ? "


"kamar kamu kedap suara nggak ? "


WOW!istrinya ingin mengajak EKHEM - EKHEM? tumben sekali .


Farel membetulkan posisinya, menyender pada kepala ranjang. Ia mulai merelakan otot-ototnya terlebih dahulu agar tidak kaku .


" ya kedap suara dong Sayang"


"Huh,Alhamdulillah kalau gitu " Zaskia merebahkan tubuhnya di atas kasur, memeluk guling lalu tidur sambilmemunggungi Farel.


Farel mengerjap polos, menggoyang-goyangkan tubuh Zaskia, "Ay? Ihh"


" apa sih rel ? "


" kamu kok tidur? Tadi udah aku jawab loh pertanyaan kamu titik kamar ini kedap suara, Sayang ayo ."


" Ayo ke mana? Ini udah malam ."


" Terus tadi kamu ngapain nanyain kamarku kedap suara apa nggak? "Farel mulai kesal .


" ya tadi kan aku habis nangis kok Malah takutnya suaraku kedengeran sampai kamar mama"


Farel tercengang mendengar ucapan istrinya itu ."Tapi kan Kia..."


"Udah deh rel, aku mau tidur ngantuk banget nih "


" Ya udah iya iya, tidur aja sana ." ujar Farel kesal.


cara mematikan lampu kamar, memeluk istrinya dari belakang . Lalu mulai menyusul Zaskia ke dalam dunia mimpi .


Farel melirik jam di atas nakas, masih pukul 11.00 malam . tenggorokannya terasa kering, karena mudah tak kuat akhirnya Farel memutuskan untuk Turun ke bawah untuk mengambil air dingin di dalam kulkas .


setelah mendapatkan apa yang ia mau, dengan segera Farel memutar tubuhnya untuk kembali ke kamar. namun langkahnya terhenti , kalah sama-sama Ria mendengar suara bising dari ruang tengah .


Farel menghampiri suara tersebut"Astagfirullahaladzim Rania ?kamu ngapain sih Malam-malam diam di sini ? Kak kira apaan tadi berisik berisik ."


" Hai Kak,tadi aku laper komat terus masak mie sekalian deh nonton TVKakak sendiri ngapain kok? Kak Zaskia mana ? kok nggak diajak turun ke bawah?"


Farel duduk di sebelah Rania. "Habis ngambil air dingin, Kakak haus . Zaskia nggak suka begadang kayak kamu jadi dia udah tidur dari tadi "katanya


" doyan makan mie pula, kamu nggak sehat banget sih! Kebanyakan makan mie bisa bikin mieskin,Rain. bagi dong " sambungnya minta ditampol

__ADS_1


" Idih kampret "


" sinetron Apaan sih nih? Dari judulnya aja nggak jelas. Kakekku adalah Ayah ibuku,.... Hah, ini maksudnya gimana? ganti cari film yang rame aja!" ujar Farel tak tahu diri saya menghabiskan semangkuk mie milik Rania.


Rania berdecak kesal, kakak ganggu banget sih , ke kamar aja sana!"Usir Rania


" Males mau di sini aja " ujar Farel . kini matanya fokus pada layar kotak hadapannya.


Rania memainkan ujung bajunya , Tak Tahan Lagi dirinya pun menepuk pundak Farel "Kak,! Rain mau ngomong sesuatu ."


para menaikkan salah satu alisnya sebagai jawaban , karena mulutnya sedang dipenuhi oleh mie.


" Rain...." Rania membasahi bibirnya sekilas, takut salah bicara." Rain lihat dia. "


mendengar ucapan Rania yang belum sempat Farel kunyah meluncur begitu saja melewati jalan pencernaan yang salah. membuat Farel terbatuk-batuk Karena rasa perih yang menggerogoti tenggorokannya .


" Kak kalau makan pelan-pelan dong! kan nggak lucu ih kalau tiba-tiba Kak Zaskia jadi janda ." ujaran dia menelepon-nepuk belakang leher Farel .


" Serius kamu Rain? "Kini Farel menata Rania serius.


Rania menyeruput teh manisnya, mengabaikan pertanyaan Farel .


" Rain! jawab pertanyaan kakak dong ."


" nggak penting Kak , lagian kan udah ada Kak Zaskia juga ."


Farel menggoyang-goyangkan bahu Rania." tinggal jawab doang Apa susahnya sih ?!"


Rania menepis tangan Farel ." jadi beberapa hari terakhir , Ren suka perhatiin orang-orang dari balkon .dan tempat nggak disengaja Rain Ngelihat dia , dia suka mantau rumah ini dari luar gerbang. tapi Rania nggak ngomong ke siapa-siapa, bahkan sama mama pun lain nggak bilang. kirain nggak tahu pasti itu dia atau bukan , karena Rani mah nggak tahu mukanya kayak gimana . Kirain cuma pernah lihat dia lewat foto doang. jadi Ren juga ragu sama yang lain lihat itu ."


" nggak usah dicari tahu, Kak. Kakak kan udah punya kak Kia. jadi tolong jaga dia dan jangan bikin dia kecewa ." Rania beranjak dari sana, berlalu meninggalkan Farel .


dia kembali?


suara yang ia dengar tadi siang , milik dia ?


mengirim pesan misterius waktu itu juga dia ?


hebat sekali ,Setelah sekian lama meninggalkan Farel secara tiba-tiba , Kini dia kembali dengan cara yang tak terduga .


...^^^...


Farel berlari dengan tergesa-gesa. Ia mendapatkan telepon dari Cindy bawa Zaskia masuk UKS .


"Ay?"


" Zaskia masih belum sadarkan diri rel. dia mual-mual, terus pingsan. kita nggak tahu dia kenapa, lebih baik setelah ini lo bawa dia ke rumah sakit ,biar diperiksa sama Dokter ." ujar Luna


Farel mengelus kening Zaskia, ia sangat khawatir sekarang . takut Zaskia kenapa-kenapa.


Nghhh..."


"Ay?" peran menggenggam tangan istrinya .


Luna memberi kode pada teman-temannya untuk keluar dari UKS. Memberi waktu pada Farel untuk berduaan dengan Zaskia


Zaskia duduk di tepi ranjang titik Farel langsung memeluknya, mencium pucuk kepala Zaskia yang tertutup hijab. "untung kamu nggak kenapa-kenapa Ay. aku khawatir banget barusan ."


Zaskia mendorong Farel,Menutup hidungnya kemudian mengibaskan satu tangannya di udara ." kamu pakai parfum apa sih rel? Gak enak banget deh baunya ."


Farel mengedus aroma tubuhnya , tidak bau . "ini parfum yang biasa aku pakai loh Ay."


"hijau jauh sana! Kamu bau banget . aku nggak mau dekat-dekat sama kamu, mual ."


Farel mengerutkan keningnya. "Kamu sakit apa sih? Tadi pingsan, sekarang udah bisa teriak-teriak. Kamu salah makan?"


Zaskia menipu Farel dengan bantal . " Enak aja, kamu doain aku supaya sakit? Kamu nggak suka kalau aku sehat tandanya oh aku tahu, kamu pasti senang kan Kalau lihat aku sakit, supaya kamu bisa deket-deket sama cewek-cewek lain itu."


pada semakin mengerutkan keningnya ,Kenapa istrinya ini tiba-tiba jadi sensian kayak gini .


"kamu lagi kedatangan tamu bulanan ya Kia?"


Bugh!


Zaskia melempar berselimut pada Farel ." nggak usah sok tahu, mending diem deh kamu nggak usah nebak-nebas segala. "


oke , lebih baik Farel diam sekarang .


Farel duduk di sofa UKS, memainkan ponselnya sambil sesekali curi-curi pandang ke arah Zaskia .


Huftt!


Zaskia kenapa lagi sih? Kini wanita itu menangis di bawah bantal.


"Ay, kamu kenapa? "


Jika mendongakkan kepalanya, menatap wajah Farel dengan senyum sumringah .


" Aku pengen mangga muda yang baru dipetik dari pohonnya"rengek Zaskia


~•••~

__ADS_1


__ADS_2