Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 35


__ADS_3

"Ups, mama ganggu kalia, ya?" ujar mama Anne menutup kedua matanya dengan tas jinjing nya.


" Gimana? Udah selesai?" tanya mama Anne.


"Udah kok, ma."


...^^^^...


Zaskia dan Farel sedang dalam perjalanan menuju ke rumah orang tua nya. Hari ini mama Anne mengundang mereka untuk makan malam bersama di rumah nya. Entah apa alasan nya, mereka juga nggak tau, ulang tahun kedua orang tua nya masiih lam, anniversary perniikahan pun sudah lewat.


"Inget, Kia. kita di sana harus kelihatan mesra dan baik - baik saja." kata Farel mengingat kan Zaskia.


Zaskia menghembus kan napas berat, " Dua puluh lima." ucap cewek itu, membuat Farel menoleh sekilas ke arah nya.


" Ya kali aja, lo lupa dan mengacau kan semua nya." ujar Farel, tidak memandang lawan bicara nya. Zaskia terlalu cantik hingga dia takut salfok.


Zaskia tersenyum kecil, semenjak kejadian di ruang osis itu, sikap Farel pada nya sudah mulaii menghangat. Dalam artian, tidak sedingin dan tidak sekaku kemaren - kemaren.


"Hmm, nanti kita mampir dulu ke supermarket ya, Rel." kata Zaskia


"Ngapain?"tanya Farel


"Beliin mama buah, mama kan suka banget sama buah anggur. Lagia nggak enak aja gitu kalau kita ke sana nya nggak bawa apa - apa."jawab Zaskia.


"Nggak usalah, lagian tadi mama bilang kan dia habis belanja juga dan sudah pasti mama udah beli buah."


" Gue bawa lo ke rumah aja, mama udah seneng banget tahu, jadi nggak harus bawa - bawa buah," lanjut nya.


Zaskia mengalihkan pandangan nya keluar jendela, ia yakin sekai, pasti saat ini pipi nya sudah memerah seperti warna tomat.


"Gombal" ucap Zaskia pelan.


Farel tertawa, lucu sekali kalau lihat Zaskia salah tingkah seperti ini. " Loh kok gombal, sih? Itu kenyataan nya kali, Kia."


" Kamu ketawa?" Zaskia menatap Farel takjub. Bahka selama 2 bulan menikah, baru kali ini ia melihat suami nya itu tertawa. Hebat memang, Farel tak segaring yang Zaskia kira.


"Lo pake blush on ke tebalan tu, sampai merona gitu hahaha...."


Zaskia memegang kedua pipi nya, apa iya respon pipinya selebay itu.


Tolong pemakluman nya ya pemirsa, ini merupakan gombalan perdana Frel untuk nya.


" Duh pipi pinter banget, sih. Tau aja kalau lagi di gombalin sama cowok ganteng." batin Zaskia.


...^^^^...


"Duh, kok repot - repot sih, Kia. Sampai bawa - bawa oleh - oleh segala.


"Nggak apa - apa mah, tadi kita nggak sengaja lewatin toko buah, jadi kita keinget mama." balas Zaskia tersenyum


"Loh ini pengantin baru udah datang, kok berdiri aja? Ayo sini duduk." ujar Faisal dari arah tangga, ia berjalan mengha,pri ketga nya di ruang tamu.

__ADS_1


"Pengantin baru dari mana nya , sih pah? Udah jalan 2 bulan gini kok." saut Farel


"Zaskia hamil?" celetuk Anne ngawur.


Tuk!


Lemparan majalah yang di lempar oleh Faisal mengenai tepat sasaran, Anne mengaduh ke sakitan sembari melempar tatapan tajam pada sang suami.


" Nggak usah ngaco deh ma."


" Mama kan cuma nanya, nggak anak nggak bapak nya sama aja. Sensian semua, Yaudah, Kia, kita langsung ke meja makan aja yuk."


Zaskia hanya tersenyum sebagai jawaban , iya bukan tipikal menantu caper yang berusaha menggaet hati mertuanya. Zaskia kalau seperti ini saja sudah banyak yang menyukai nya.


" Bang?"


"hmmm"


" Zaskia beneran hamil?" Tanya Faisal memastikan pertanyaan istrinya barusan, Iya juga penasaran dengan kalimat Jalan 2 bulan tersebut.


Farel tersedak air ludahnya sendiri, " Papa sama Mama sama-sama ngaco ternyata"


" He Mau ke mana kamu?"


" mau nyusulin istri Farel yang barusan diculik sama mama"


Di meja makan, sudah ada Faisal , Anne, Frel, dan Zaskia. Sudah lama sekali Zaskia tak merasakan kehangatan seperti ini, dirinya begitu merindukan ayah, Bunda dan Bang Jo. Entah kapan waktu akan kembali mempertemukan mereka.


Seperti ada anggota keluarga yang kurang, Zaskia clingokan mencari keberadaan seseorang


"Lagi ngundang seseorang, bentar lagi juga sampai. Mungkin mereka ada dii jalan."


"Ngundang ke acara makan malam kiita?" tnaya Farel


Mama Anne mengangguk kecil sebagai jawaban.


"Alay banget, pakai di samperin langsung segala. Emang lewat chat nggak bisa? Kakak udah laper nih." ucap Farel.


"Sabar, Rel" bisik Zaskia.


"Assalamualaikum, warga Vrindavan." teriak Raina dari arah pintu masuk, sembari berjalan menghampiri ke luarga nya yang sedang menikmati sajian makan malam .


"Waalaikum salam." jawab semua nya


"Yang bener kalau ungucapin salam. Jangan kaya Kakak kamu, Rain."


"Lagi diem gini juga, masih aja Farel yang di salah kan.


"Dari mana Rai?"


" Abis kencan buta tuh, Rel" ujar Faisal menggoda putri bungsu nya yang sedang di mabuk cinta.

__ADS_1


"Ih, enggak, Papa apaan sih"


Farel mengerutkan kening nya tak paham.


"Kok kamu nggak bareng sama dia? Mama kan, bikin acara ini khusus untuk kalian. Tuh mama sampai ngundang kakak mu." ucap mama Anne.


Kening Farel semakin mengerut, ini lah keluarga nya yang sangat suka main tebak - tebakan.


"Tadi dia udah ke sini, barengan sama Rain, tapi tiba - tiba aja dia di telpon sama mama nya, minta di jemput di salon kata nya." Raina menjedah ucapan nya, kemudian melanjutkan.


"Tadi juga di titip salam kok buat mama sama papa, sekalian minta maaf karena nggak bisa ikut makan malam bareng keluarga kita." lanjut nya.


Anne mengangguk paham, " Yaudah nggak apa - apa kalau gitu."


"Kalian ngomongin apa sih, dari tadi? Nggak nyadar, ya, kalau di sini masih ada Farel sama Zaskia?" ujar Farel menyindir Rain yang asik nyerocos, tapi tak berusaha menjelaskan apa pun pada diri nya.


"Ya ampun, Rain sampai lupa kalau ada Kakak ke sayangan di sini."


"Halo kak Kia, huhuhu Rain kangen banget sama kakak." Rain mengecup pipi kiri dan kanan Zaskia berkli - kali, memeluk nya erat seakan akan tak pernah bertemu selama bertahun - tahun lama nya.


"Raina kurang aja banget, gue sebagai suami nya aja nggak pernah cium pipi istri gue sendiri. Giliran udah ada lampu ijo, ada aja gangguan nya." kata Farel kesal dalam hatii.


"Jadi acara malam ini, buat ngerayain hari jadian Rain sama sih doi?" ujar Zaskia yang berusaha menangkap obrolan mertua dan ipar nya.


Raina tertunduk malu, duh ketahuan deh.


"Emang iya, Rain?" tanya Farel, menatap adiknya itu.


"Eh.. Nggak kok, kak. Kita belum jadian, masih tahap PDKT an" jawab Raina.


"Nama nya Yuda, kakak kelas nya di sekolahnya lama. Tuh adik kamu udah jadi secret Admirer sejak lama , Rel."ujar Farel menjelaskan.


"Yuda?" Farel teringat ucapan Benny pada nya malam itu.


"Nyawa adik lo ada di tangan gue."


".... Gue baru tau ternyata lo punya adik cewek ya. Nama nya Raina Aditama, bener nggak?"


"... Kaya nya gue suka deh sama adek lo, Rel. Habis nyacantik banget, sih. Boleh kali gue gebet."


"... Gue yakin, sekali gue kedipin adik lo pasti dia langsung ke cantol sama gue."


"...Tapi adik lo buat gue ya?"


"Rel, Kenapa?" tanya Zaskia, mengelus pean lengan suaminya.


"Hah? Nggak apa - apa ko." balas Farel


"O iya, Rain kapan - kapan kenalin Yuda sama kakak ya!" Seru Farel.


Raina mengangguk antusias, mengacungkan 2 jempol nya pada Farel. " Siap, kak>"

__ADS_1


" Bagus deh, kalau sekarang Raina ada yang jaga, gue nggak akan ngebiarian Benny ngerusak kebahagiaan aik gue." ucap Farel dalam hati.


~••••~


__ADS_2