
"Lo, mau ngapain, Bianca?!"
"Gue mau Farel, bisa lo kasih?"
saat Zaskia ke gudang, yang ditemukannya bukanlah padi melainkan Bianca . Zaskia Tak habis pikir ,kenapa masih ada orang yang sejahat Bianca di sekolah ini ? Benar apa kata Farel , Bianca tak segan-segan akan membully siapapun yang mendekati dirinya.
Zaskia berusaha melepaskan ikatan tali pada tangannya, namun tak bisa . pianika terlalu kuat mengikat dirinya pada kursi kayu .
bagian bawah yang diikat tali tambang membuat pergelangan kakinya sulit untuk digerakkan , dan rasanya kulit kakinya sangat sakit .
kepala Zaskia Sudah basah kuyup karena menyiramnya dengan minyak tanah.
" tolong Lepasin Gue yang biasa ,ini sakit"
" lepasin , Jangan mimpi loh.Enak aja lu minta dilepasin."
Bianca meneliti penampilan Zaskia dari ujung kepala hingga ujung kaki . menatap gadis di hadapannya dengan tatapan jijik . bisa-bisanya para menyukai gadis cupu seperti Zaskia ini .
"NORAK!"
Bianca menarik paksa dagu Zaskia ,lalu membuang ludah ke arah wajahnya lalu ia juga menjambak kuat jilbab gadis itu . Hal itu pun membuat Zaskia berteriak kesakitan .
" Triak aja Sesuka lo , gudang ini berada paling ujung. tempat yang paling jarang dikunjungi sama murid di sekolah ini . lu pikir karena lu teriak kayak gitu bakal ada orang yang nolongin loh ? nggak usah mimpi deh lo ."
Zaskia mati-matianMenahan tangisnya.
" nangis aja , nggak usah ditahan kali . kalau lo menderita,gue juga ikutan seneng kok."
Zaskia menggeleng kuat , iya berusaha untuk melepaskan cengkraman Bianca pada pipinya .
" lu tau nggak Kia? Gue akan berubah jadi iblis kalau berhadapan dengan orang yang gue benci." biar nanti mengeluarkan sebuah sisir dari saku seragamnya .
Oh tidak tidak , itu memang sisir ,tetapi ketika bagian lainnya dikeluarkan . maka keluarlah sebuah pisau kecil yang muncul di atasnya .
"gue mau Pemanasan dulu ah "
" Tolong jangan gila Bianca !"
Bianca menyeringai ke arahnya .
PLAKK
" Tamparan pertama karena lo udah bikin hubungan gue dan Farel udah renggang "
PLAKK
" tamparan kedua karena lo udah mempermalukan Gue di depan umum"
PLAKK
" tamparan ketiga , itu karena lo udah berani beraninya mesra-mesraan dengan Farel depan gue ."
PLAKK
" dan ini tamparan terakhir untuk loh . sebagai peringatan , kalau gue nggak akan segan-segan menganiaya orang yang udah beraninya menyingkirkan gue dari kehidupannya Farel !"
" jangan nangis Zaskia." Zaskia memejamkan matanya , pipinya terasa perih , ya rasa bibirnya juga sedikit robek.
"Ih,Kok cuman gitu doang bibir lu berdarah sih ?lebay banget."
tersenyum sinis kemudian melanjutkan perkataannya ." Emang tamparan gue keras ya ? Iya sih udah luran di pipi lo sampai kelihatan biru gitu .
Bianca memamerkan pisau kecilnya ,Kemudian mengarahkan benda itu pada Zaskia . " boleh nggak kalau gue melukis di atas pipi lo ? Tapi pakai mainan gue ini ya".
" Tolong jangan , gue mohon Bianca jangan " Zaskia memejamkan matanya memoho, ia takut jika Bianca benar-benar akan menghabisi nyawanya di sini.
Sretttt!
Sretttt!
__ADS_1
Sretttt!
"ARGHHH!"
Bianca tersenyum manis , memandang hasil karyanya yang terbentuk sempurna di atas pipi Zaskia .
Iya tak memperdulikan jeritan korbannya , Bianca pun keluar dari ruangan itu lalu mengunci nya .
^^^
" Ya Tuhan, Sinta bawel banget . Masa nyuruh gue ke gudang , cuma buat nyariin buku-buku Angkatan Lalu? ribet banget ya aelah.Emang di perpustakaan nggak ada apa ?"
" Coba aja waktu itu Zaskia yang tapi pingin gue , pasti gue bakal dengan senang hati ikutin kemauannya ."
Rio terus saja mendumel, ya berjalan dengan malas ke arah gudang. tempat di mana yang paling dihindari oleh anak-anak SMA Angkasa .
Ceklek Ceklek Ceklek
"Loh? kok dikunci ?" Rio mendengar kesal , Iya sudah jauh-jauh kemari eh tau-taunya gudangnya malah dikunci .
Kenapa ya, tumben sekali gudangnya dikunci ? memangnya siapa yang mau membolos ke gudang ? lebih baik dihukum di lapangan , daripada mengorbankan diri di tempat yang terkenal mistis itu.
Rio membalikkan badannya, namun suara teriakan seseorang berhasil membuat Rio menghentikan langkahnya .
" tolongggg, siapapun yang di luar tolong bantuin gue !"
"Astagfirullah, Saya kenal deh suaranya "
Rio mengintip melalui jendela , matanya membulat sempurna ketika tahu siapa yang berteriak minta tolong.
" Rio tolongin gue , ini sakit banget."teriak Zaskia saat melihat Rio
" Astaghfirullah Kia.Lo tunggu gue di situ sebentar . gue mau cari bantuan dulu ." Balas Rio juga dengan teriakan . lalu pergi dari sana untuk mencari bantuan .
"Oy,lo lihat Farel nggak ?"
sepanjang koridor Rio berteriak menanyakan keberadaan Farel . Tak ada satupun yang menjawab . maklum , merasa aneh melihat anak guru killer berteriak seperti orang gila.
"Anjir sakit " Rio tak sengaja menabrak seseorang . ia terlalu fokus mencari Farel , sehingga tak menyadari kehadiran pria dihadapannya.
" lo punya mata nggak sih !"
"Eh?Farel ? Gue nyariin lu dari tadi .ayo Sekarang ikut gue!" seru Rio menarik tangan Farel/
" nggak usah SKSD deh lo" Farel bergeming di tempatnya , tak merespon tarikan Rio.
" ributnya nanti aja di arena balapan , sekarang Ada hal penting yang harus kita bahas " ucap Rio
" Bacot lo ,masih ada urusan ."
brengsek sekali Farel , dirinya memiliki dia baik di sini , eh malah dimaki habis-habisan. Oke kesabaran Rio sudah habis.
" urusan mana yang lebih penting , daripada Zaskia yang sedang dianiaya di gudang bangsat!" bentak Rio .
Deg!
Mendengar hal itu, seketika Farel langsung berlari menuju ke gudang . ia tidak memperdulikan siapapun orang yang ia tabrak.
Farah mendengar suara orang dan istrinya dari dalam , Ia pun mendobrak pintu gudang . namun tenaganya tak cukup kuat.
" sini gue bantu, nggak usah sok kuat deh lo " Rio membantu Farel untuk mendobrak pintu .
BRAK!
pintu terbuka lebar, secepat mungkin Farel berlari ke arah Zaskia.
" jangan sakitin aku lagi tolong, ampun "
Farel memeluk Zaskia erat , tak kuasa melihat wajah ketakutan istrinya . perlahan Farel melepas tali yang mengikat tangan Zaskia .
__ADS_1
" ini aku Farel, kamu nggak usah takut Ada Aku Disini, AY"
Zaskia meronta , membuat Farel melonggarkan pelukannya . cewek itu menatap wajah Farel, mengelusnya pelan , lalu menangis histeris .
" Sayang, udah nggak apa-apa. kamu udah aman sekarang ." Farel kembali membawa Zaskia ke dalam dekapannya .
setelah istrinya tenang, Farel membetulkan hijab Zaskia. agar rambutnya tidak terlihat.
melepas seragamnya sendiri ,lalu menggendong Zaskia dengan menutupi wajah Istrinya menggunakan seragam Farel .
tak ingin Zaskia menjadi bahan tontonan, Karena kini gudang mulai ramai dikelilingi oleh banyak siswa dan juga guru-guru yang lain.
" Rel,Zaskia kenapa ?" tanya Vino dan Alan panik ketika melihat Farel menggendong Zaskia keluar gudang .
" Astagfirullah, Kia kenapa ?" Cindy Luna dan Risa datang mendekat , mereka terkejut ketika melihat kerumunan orang-orang di gudang .
" lo semua diam dulu , Gue mau bawa Zaskia ke rumah sakit . siapapun dalang di balik ini semua,Gue pastiin hidupnya nggak akan tenang . entah itu berakhir di penjara atau terkubur di dalam tanah ."
semua orang di sana terkejut dengan ucapan Farel.
Pak Adam selaku kepala sekolah datang mendekati Farel." Ada apa ini nak?"
" tolong kebijakannya Pak ,pacar saya korban kekerasan . saya nggak mau tahu , pokoknya hari ini juga temuin pelakunya !" ujar Farel tegas kemudian berlalu pergi dari sana untuk membawa Zaskia ke rumah sakit .
^^^^
" Lo ngapain Zaskia ?"
" enggak gue apa-apain , nggak usah lebay gitu deh lo !"
Kemal merapatkan tubuhnya pada Bianca , mencengkram erat lengan gadis di hadapannya ini penuh dengan amarah ." nggak usah bohong deh lo, nggak segampang itu gue akan percaya sama mulut kadal loh !"
" lepas, Lepasin Gue brengsek !Tangan gue sakit."
" Nggak akan gue lepas , sebelum lu ngomong yang sebenarnya ."
" gue habisin Zaskia dengan tangan gue sendiri , kalau lo mau lihat jasadnya, silakan temuin dia di gudang ."
Plakk!
akhirnya amarah Kemal Terlampiaskan juga . tasisia yang memancing Bianca agar mau buka suara .
Bianca berdecih , " gue saudara lo juga , Mal. tapi kenapa lo ada yang kembaran lo itu nggak pernah anggap gue ada?!"
" tiri ,kalau lo lupa "
Prok prok prok
terdengar suara gemuruh tepuk tangan dari belakang, sontak Bianca dan Kemal pun menoleh secara bersamaan .
" hebat loh yang mal. nggak nyangka gue ternyata lu pinter juga main drama ." ujar Alan
" Wakil Lord Devil ternyata seorang pengkhianat ," lanjut Vino
" orang yang gue percaya malah tega nyakitin perasaan sahabat gue sendiri" ujar Luna menatap Kemal dan Bianca secara bergantian .
" Ganteng doang, punya saudara tiri kayak setan ," Risa pun ikut mengompori.
Farel mengetatkan rahangnya, ia ingin menghajar Kemal dan Bianca sekarang juga. Namun sayang , kondisi Zaskia saat ini jauh lebih penting daripada apapun . "Lain waktu gue akan balas semua penghianatan loh mal."
Farel menghampiri mereka berdua , ia meludah di hadapan Bianca ." ada haram jangan sok keras ."
mereka berlima meninggalkan Kemal dan Bianca lalu menyusul Zaskia yang sudah dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan ambulance.
Cindy menatap Kemal nyalang, kedua tangannya mengepal.
PLAAKK
" nyesel gue Pernah cinta mati sama lo."
__ADS_1
~•••~