
"Mama apa - apaan sih, tadi di suruh jawab. Giliran di jawab malah kaya gitu, aneh" protes Farel yang serba salah di mata mama nya.
"Emang jawaban aku salah?"tanya Farel jengah
" Salah banget." jawab mama Anne.
"Salah di bagian mana nya, mah? Aku bosen sama Kia, Aku bosen tinggal berdua sama dia apartemen ini, Aku juga bosen dengan pernikahan ini. Bosen, semua nya nggak jelas!" ucap Farel mengeluar kan semua uneg - uneg nya, dia benar - benar udah nggak tahan dengan ini semua.
Farel meletak kan ponsel nya di atas meja,
"Kalau mama nyuruh Farel jawab hal yang bisa bikin mama senang, Farel akan diem. Tapi kalau mama pengen aku jawab jujur, aku akan bilang kalau pernikahan ini ngebosenin." lanjut nya, menatap sang mama.
"Nggak ada guna nya ngobrol sama kau, Rel." ucap mama Anne menghela napas nya, ia benar nggak bisa berkata lagi, untuk menjawab perkataan anak nya itu.
"Mama, Kak kia bikin bolu, nih." Raina datang bersama Zaskia dengan membawa minuman beserta beberapa cemilan.
"Serius? Bolu apa , sayang?"tanya mama Anne tersenyum.
"Bolu pisang, mama suka?"tanya Kia.
"Hmmm... Enak banget sayang, kamu bikin sendiri?"tanya mama Anne, mencoba bolu yang di bawa Raina.
"Iya, mah. Kia baru belajar bikin bolu, kemaren sempat telponan sama bunda buat nanyain resep nya hehe."jawab Zaskia.
"Enak banget sayang,"puji mama Anne.
"Kakak mau nggak?"tanya Raina pada Farel yang kembali sibuk dengan ponsel nya.
"Makan aja, kakak udah kenyang."jawab Farel
"Kia, kamu kalau masak nggak usah kasih Farel, kamu kirim aja ke rumah mama, ya. Kalau dia pengen makan kasih garam sama kecap aja." ujar mama Anne menatap sinis putra nya.
Farel tak mengubris ucapan mama nya, dia memilih untuk tetap fokus dengan ponsel nya, dari pada nanti dia akan berdebat lagi dengan sang mama.
"Kak, papa lagi ada tugas di luar kota, mama suka kesepian di rumah." ucap mama Anne.
"Kan ada Raina, mah." balas Farel
"Raina suka nginap di rumah temen nya, kak. Waktu mama bilang mau ke sini eh dia langsung maksa pengen ikut." ucap mama Anne yang sengaja ingin menyindir putri nya itu
"Iya iya, maafin Rain ya mah, di bahas mulu." rengut Raina, karena mama nya selalu saja menyindir nya , karena selalu meninggal kan mama nya sendiri di rumah.
Zaskia hanya memperhati kan obrolan ketiga nya, tak berniat ikut campur. Hingga suara mertua nya itu membuat Zaskia tersedak air ludah nya sendiri.
__ADS_1
"Malam ini mama sama Rain, pengen nginap di sini. Boleh ya, kak?"tanya mama Anne.
" Uhuk uhuk uhk.."
"Kak, Kia kenapa?"tanya Raina
Buru - buru Zaskia meminum orange jus di hadapan nya.
"Nggak apa - apa kok." jawab Zaskia mengelap mulut nya dengan punggung tanga nya.
"Boleh kan, Kia mama nginap di sini?"tanya mama Anne pada Zaskia
Zaskia menoleh ke arah Farel, meminta persetujuan suami nya itu.
Farel mengedik kan bahu nya, membuat Zaskia semankin gugup. Bagaimana tidak? Semua barang - barang nya ada di kamar tamu. Bisa - bisa mertua nya mengetahui kepura - puraan mereka selama ini.
"Coba mama tanya Farel aja, ini kan apartemen nya Farel, dan Farel kan juga kepala keluarga nya. Kia setuju kok kalau mama dan Raina mau nginap di sini, jadi makin rame pasti seru, hehe." ucap Zaskia
Farel menahan tawa nya, di saat seperti ini Zaskia masih bisa bersandi wara.
"Gimana kak, boleh nggak?"tanya Anne.
"Yaudah kalau Kia setujuh, kakak juga bakal setuju."jawab Farel.
Jika jawaban Farel akan serpeti itu, mending dia diam saja tadi, tak perlu menyetujui ucapan mertua nya tadi.
"Yeayyy.. Yaudah kalau gitu, Rain ke kamar duluan. Udah ngantuk banget." ujar Raina
"Oh iya, Rain, di dalam sana ada barang - barang Kia, Biarin aja, jangan di pindahin," ucap Farel tenang, namun berhasil membuat wajah mama Anne memerah menahan amarah.
"Kenapa, mah." tanya Farel tetap santai.
"Kalian pisah kamar?" tanya mama Anne
Baru saja ingin menjawab, Farel sudah terlebih dulu menyelah ucapan Zaskia.
" Aku tkut keblabasan mah,. Kalau tidur siang di kamar Farel dan kalau udah jam malam kita akan tidur di kamar masing - masing."
"Emang mama mau aku jebolin anak orang sebelum waktu nya?" sambung Farel membuat wajah Zaskia tertunduk malu.
"Yaudah mama juga ke kamar kalau gitu. Nggak apa - apa, kan kalau malam ini, kalian tidur bareng malam ini kan Kia? Lagian udah sah juga, asala jangan keterlaluan aja."
"Iya mah, nggak apa - apa kok." balas Zaskia.
__ADS_1
Anne beranjak dari duduk nya, ia mencolek bahu tegap Farel. " Kalau mau main, main yang aman ya , Rel." bisik Anne
"Santai aja ma, nggak masuk kemua kok, palingan cuma kepala nya doang." balas Farel, tanpa ada rasa malu.
Mama anne tertawa, kemudian meninggal kan pasutri itu di ruang tamu.
"Santai aja, gue tadi cuma becanda. Kalau gue mau juga, udah dari kemaren - kemaren." ujar Farel yang seakan mengerti dengan tatapan Zaskia.
Zaskia beranjak dari sofa, menutup telinga rapat - rapat agar tidak mendengar ucapan - ucapan vul gar yang keluar dari mulut suami nya itu.
"Ternyata, seru juga godain dia." gumam Farel melihat Zaskia yang berjalan ke dapur.
...^^^^...
Dengan langkah lunglai nya, Farel masuk ke dalam kamar. Sudah ada Zaskia yang duduk di tepi ranjang, gadis itu memainkan jari nya.
Di saat pasangan pada umum nya sedang sibuk bulan madu, hanya mereka lah yang sampai saat ini belum pernah tidur bareng. Ini adalah kali pertama nya bagi Farel harus berbagi tempat tidur dengan wanita.
"Ngapain lo di sini?" tanya Farel dengan nada ketus.
"Mau ikut tidur, boleh?"tanya Zaskia balik.
Farel mengusap rambut nya ke belakang, padahal kamar nya ini begitu dingin, tetapi kenapa keringat terus saja menetes dari dahi nya.
Gadis di depan nya in tampak menggoda, padahal dia tidak sedang memakai lingerie, melainkan sepasang piayama hello kitty, yang agak kebesaran di tubuh nya.
"Rel?"
Farel tersadar dari lamunan nya, ia menatap Zaskia dengan tatapan tak minat, "Apa?"
"Aku tidur di sini, boleh?"tanya Zaskia lagi.
Farel mengangguk sekali,
"Kan kamar lo di pake mama dan adek gue, jadi untuk malam ini lo boleh tidur di sini. Tapi ingat, lo tetap jaga jarak, nggak boleh kelewat batas." ujar nya.
"Ke lewat batas?" kening Zaskia bekerut tanda dia tidak mengerti.
Farel menaiki kasur, ia merangkak pelan mendekati Zaskia.
"Ka-kamu mau apa?" Zaskia terlihat gugup dengan jantung yang berdegup kencang.
~•••~
__ADS_1