Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 73


__ADS_3

"Rel, kamu sibuk?"


Farel menepikan berkas-berkasnya, berjalan menghampiri Zaskia yang sudah duduk manis di tepi ranjang.


"Loh kok langsung berhenti? Udah nggak apa-apa lanjutin aja. Aku kan cuman nanya, Rel."


"Bisa dilanjutin nanti, aku yakin kamu pengen ngomong sesuatu kan? "


"Mau ngomong apa, hmm"


Zaskia memeluk lengan Farel dari samping. "besok bisa temenin aku seminar di kampus andalah guna nggak, rel? aku mewakilin IPA 2 ditugasin sama Bu Agnes untuk ke sana. Luna Cindy dan Risa nggak bisa ikut jadi aku sendiri.! "


Farel mencium Puncak kepala Zaskia, buru-buru Zaskia mengambil posisi untuk tidur, tidak mau mendengar jawaban Farel. Sudah pasti suaminya ini akan menolak permintaannya


"Udah nggak perlu dijawab, aku udah tahu kok jawabannya."


Farel tersenyum, akhir-akhir ini Zaskia memang mudah sekali tersinggung dan gampang marah . istrinya sekarang lebih sensitif dari biasanya.


"Kok nungguin aku tidurnya? Dosa loh Ay."


Farel masuk ke dalam selimut yang sama dengan Zaskia titik Tak sabar menunggu besok, dirinya akan menyiapkan kejutan untuk istrinya .


...^^^...


" Kamu mau pulang sekarang Zaskia? " tanya Kak Lala, teman seminar Zaskia sekaligus salah satu mahasiswi di kampus andalah guna


"Iya kak, tapi aku masih nunggu jemputan."


"Mau aku temenin nggak?"


Zaskia tersenyum, ia menolak tawaran Kak Lala secara halus. "Makasih banyak atas tawarannya Kak. Nggak usah nggak apa-apa kok."


Kak Lala memeluk Zaskia. " Ya udah aku duluan ya . kamu hati-hati di sini kalau ada apa-apa telepon aku aja. Asrama aku Nggak jauh kok dari sini. "


"Iya kak, makasih banyak ya."


Kak Lala mulai menghilang dari pandangan Zaskia, kini dirinya sedang menunggu jemputan Farel.


Tadi suaminya yaitu bilang, 15 menit lagi ia akan sampai . Zaskia menunggu di depan bagian ruang tata usaha, dekat dengan parkiran jadi nanti Farel tidak perlu susah-susah Mencari keberadaannya


Sudah 30 Menit Zaskia menunggu, dirinya mulai kesal. Kenapa Farel tak kunjung datang ? Zaskia memutuskan untuk berkeliling kampus ini ,lumayan kan? siapa tahu setelah lulus SMA nanti, ya bisa masuk kampus ini bersama Farel .


Saat sedang asyik berkeliling kampus, tiba-tiba tangan sastra ditarik oleh seseorang. "Astagfirullah."


" Rio? "


Rio menatap Zaskia, kemudian tersenyum penuh arti. "Hai Iya. Sedang bisa ketemu lo Di Sini."


" Loh? Bukannya kamu hari ini harus pergi ke Bandung ya Rio ? "


" Iya ini mau berangkat ke rumah temenin gue dulu ya bentar . "


" Ke mana? "


"Udah ikut aja nanti juga lo tahu . "


Tanpa seizin Zaskia, dia sudah menarik tangannya . entah mau ke mana, Dengan bodohnya Zaskia menuruti ajakan Rio tersebut.


Setelah dirasa tak ada perlawanan dari gadis di belakangnya, dengan segera Rio melancarkan aksinya. Dia sudah menyiapkan satu tempat untuk memberi Zaskia pelajaran . Rio Paling benci dengan sebuah penolakan , dan Zaskia adalah orang pertama yang menolak nya sikap baiknya . tak ada ampun, hari ini juga Rio akan menghabisi nyawa Zaskia .


"Rio? Ini kan ke arah kamar mandi ..." ujar Zaskia terkejut ketika Rio membawanya ke dalam toilet pria.


Rio membawa Zaskia masuk ke salah satu bilik toilet yang berisi bacaan "toilet rusak!"


" Rio lepas! Lo mau ngapain sih? "


Rio mendorong Zaskia dengan kasar, hingga punggung wanita itu membentuk dinding.


"AWW" benturan di punggungnya membuat prosesnya sedikit kram. Ia meringis kesakitan


"Kalau lo teriak ke rumah gue nggak akan segan-segan kasarin loh lebih dari ini Kia"


" Lo mau apa Rio? Kenapa jadi kayak gini sih? Kemarin-kemarin Lo nolongin aku dari gerombolan ..."


"Mereka anak buah suruhan gue, "


Nafas Zaskia terdekat, Sedetik kemudian ia menggelengkan kepalanya tak percaya. " Tapi kan Lo .... "


" Itu salah satu cara gue buat dapetin kepercayaan lo lagi Kia . lihat barusan? Lo nggak nolak sama sekali saat gue seret bawa ke sini ."


Zaskia mulai ketakutan, ia ingin menelpon Farel, namun ponselnya ada di dalam tas.


"Lo mau apa Rio? Apa sih susahnya ngomong? Kenapa malah kayak gini?" Ujar Zaskia gemetar . Bibirnya keluh sekali untuk berteriak.


Rio mencegah tangan Zaskia, memojokkan wanita itu di dinding "di bawah udah Ngapain aja lo sama Farel? apa dia udah ngebuntikan loh? sampai Lo maunya nikah sama dia. "


Deg!


" Kok diam? Jawab dong. "Rio mencengkeram pipi Zaskia kuat-kuat. "punya mulut tuh dipakai buat ngomong, bukan dipakai buat mendesah doang di ranjang."


PLAAK!

__ADS_1


Zaskia menang Vario, setelah pria itu menyelesaikan kalimat terakhirnya .


"Gak usah sama samain gue sama perempuan yang nggak bener di luar sana,gue sama Farel udah halal. Dia pria yang baik. Nggak kayak Lo yang nggak bisa menghargai perempuan. "


Rio menjambak kuat hijab Zaskia, membenturkan kepala wanita itu ke dinding. "Lo yang bikin gue kayak gini dia!"


" Apa susahnya sih lo terima cinta gue? "


" Lagian kita sekelas, peluang buat mojok juga lebih banyak . ketimbang lo tiap hari di antar jemput ke kelas sama Farel "


Zaskia merasakan pusing yang teramat sangat di kepalanya. Tenaga Rio tidak main-main .


Zaskia butuh Farel, buru-buru dia mengambil ponsel di dalam tasnya. Namun sayang, Rio menghempaskan ponselnya hingga hancur berantakan di lantai toilet .


""Selingkuh sama gue mau nggak ?? Sambil tersenyum Smirk.


Zaskia menggeleng kuat-kuat berharap sekali ada orang yang menolongnya di saat-saat seperti ini .


"Kok lo nggak tahu diri banget sih? Ditaksir sama anak guru itu harusnya Lo bangga! Gue kurang apa kalau masih sih ya? gue sama Farel sama-sama ketua . dia ketua OSIS, kue ketua kelas. Dia ketua LD Dan gue ketua geng tengkorak. Gue sama dia juga gantengan gue . gue terkenal karena prestasi gue sedangkan suami lo terkenal karena Gayanya yang kayak copet angkot. Gua harus apa supaya lo terima gue, mau terima cinta gue ?!"


Rio mulai mendekatkan wajahnya pada Zaskia . dekat sekali hingga kini Zaskia bisa merasakan nafas Rio menerpa di wajahnya.


BRAAKkkk!


Pintu toilet terbuka kasar, menampilkan sosok pria yang Zaskia subur sebagai penyelamat


"Brengsek lo brengsek! Jangan berani-beraninya lo sentuh Zaskia."


BUGHHH!!


...^^^...


"Masih lama nggak sih,Lia?"


Camelia memutar bola matanya malas. "Sabar dong, katanya lo mau nemenin gue PDKT sama dia. Baru nunggu sejam aja udah ngedumel gitu lo."


"Lagian gue kira lu mau ketemuan di mana gitu sama dia Gua mah eh kenapa jadi ke kampus gini dah?"


"Dia itu asisten dosen, kenal . Jadi lu Tolong ngertiin dia ya , nggak usah ngomong ada yang aneh-aneh ke dia. Awas aja lo ."ujar Camelia galak memperingati kembarannya itu


"Di mana-mana itu cowok yang nyamperin cewek. ini kok malah kebalik sih? Gila lo ya Masa lo yang nyamper dia duluan. udah kayak nggak punya harga diri aja lo "


Camelia melempar wajah Kemal menggunakan tas clutch berwarna merah muda pemberian kekasihnya ." jaga mulut loh, Dasar jomblo! "


"Nggak ada akhlak loh sama kakak sendiri! Ya udah, gue mau ke toilet dulu."


"Gue yang kakak lo bego." Cibir Camelia


"Ya udah, gue mau ke toilet dulu."


" Mau nyedot WC! Pakai nanya lagi. "


"Ya udah sana sana bau loh!"


Kemal harus banyak-banyak bersabar jika sudah menghadapi ke bucinan Camelia


Setelah selesai buang air kecil, dia keluar dari toilet. Namun sayup-sayup terdengar suara dari ujung toilet.


Kemal menghampiri toilet tersebut tomat "toilet rusak? tanda penting 2


mungkin Kemal salah dengar, Mana ada orang yang mau berdiam diri di toilet rusak. Baru saja selangkah ia berjalan, suara itu terdengar lagi . dan kini seperti suara perempuan.


Kemal mengintip sedikit di celah pintu toilet tersebut . tangannya mengepal ketika tahu siapa pelaku dan korban yang berada di dalam.


Kemal menendang pintu toilet itu


BRAKKKK!!


"Brengsek perbandingan antara seru jangan berani-beraninya lu sentuh Zaskia."


BUGHH!


Kemal melayangkan tinju annya pada wajah Rio lalu menyeret cowok itu keluar dari sana.


Rio ambruk di depan pintu toilet, Kemal menendang Rio lalu memukulinya dengan membabi buta titik Setelah puas menghajarnya, Kemal menentang kepala Rio sebagai salam perpisahan.


Zaskia terisak terlalu sok dengan kejadian yang baru saja berlangsung di hadapannya.


Dia menyaksikan kemah secara brutal memukuli Rio . Iaa yakin sekali sekarang Rio sudah tidak sadarkan diri


Ini baru Kemal, bagaimana kalau sampai Farel tahu? Mungkin suaminya itu akan langsung menggali kuburan untuk Rio membayangkannya saja sudah membuat Zaskia bergidik ngeri.


" Lu nggak apa-apa kan? "


Zaskia menggeleng sebagai jawaban.


"Tenang, ada gue di sini titik lo nggak perlu takut." Kemal merangkul Zaskia, membawa wanita itu untuk keluar dari toilet pria tersebut.


Farel yang melihat itu melotot, mengepalkan kedua tangannya sambil berjalan menghampiri keduanya.


Tanpa aba-aba, Farel memukul Kemal secara brutal. Kemal tersungkur, membuat FarelDengan leluasa untuk menghajarnya.

__ADS_1


Farel memukul hidung Kemal tanpa ampun, Zaskia terbelalak ketika melihat darah segar keluar dari hidung Kemal .


Buru-buru Zaskia menghampiri suaminya tersebut . Berusaha menarik tangan Farel dari tubuh yang sudah terkulai lemas. Nggak salah ! "


Farel menghempaskan tangan Zaskia, memukul apa yang bisa ia pukul. "Brengsek lo! Setelah bikin Zaskia menderita, sekarang lo datang ke sini tanpa malu, berusaha ngerebut dia dari gue ?"


"MATI LO BANGSAT MSTI!! GAK ADA GUNANYA LO HIDUP!!!"umpatnya.


Farel kembali memukul Kemal, namun kali ini lebih beringas " brengsek , sama aja lo kayak Dion anjing."


Zaskia berusaha menggantikan pukulan Farel. "REL, STOP!!"


Farel meludah ke wajah Kemal, menginjak tangan cowok itu dengan keras. "Nggak usah sentuh istri gue pakai tangan kotor lo, brengsek!"


Zaskia menghampiri Kemal, namun lengannya ditahan oleh Farel .


"Rel, lepas!"


"IKUT GUE PULANG!"


Zaskia menggeleng, ia tak mau mengikuti Farel pulang. Sementara kini Kemal menjadi seperti ini juga karena dirinya. Ia harus bertanggung jawab.


"IKUT PULANG, ATAU GUE TALAK LO SEKARANG!"


...^^^^...


Zaskia meminjamkan matanya, tak berani menatap wajah Farel.


"Ngapain merem? Buka mata loh!"


hatinya berdenyut sakit ketika Farel kembali berbicara dengannya menggunakan gue lo.


" Rel, kamu salah paham. "


Mata Farel memerah memancarkan emosi. Ia terdiam sejenak, sebelum matanya kembali fokus menetap wajah Zaskia dengan mimik serius. "Sejak kapan lo selingkuh sama dia?"


" Aku nggak selingkuh,berapa kali aku harus ngasih tahu kamu sih? "


"Kemarin lo jalan sama Rio, sekarang lo embat Kemal juga sekalian aja lo bangun asrama putra? "


Farel tersenyum sinis, "luarnya doang tertutup eh ternyata sana-sini mau, dasar murahan"


Zaskia menstabilkan detak jantungnya, lalu mengangkat sebelah tangannya siap-siap hendak menampar Farel .


PLak!!


setelah sukses melayangkan satu temparan di piping mulus Farel, Zaskia menstabilkan detak jantungnya. Matanya terpejam, ia sudah tidak bisa lagi mendengar hinaan Farel, suaminya sudah tega menuduh dirinya yang tidak tidak.


Zaskia disekap oleh Rio dan Kemal menolongnya. Ia ingin mngantarkan itu semua Kenapa Farel tidak mengizinkan dirinya untuk berbicara?


Farel mengangkat ujung bibirnya, "Tadi loh bela-belain Kemal depan gue dan sekarang lu berani nampar gue? Udah dikasih apa aja lo sama Kemal?"


Zazkia masih mengatur nafasnya, "aku sama Kemal nggak ngapa-ngapain . Kita berdua enggak ada hubungan apa-apa. Aku nggak selingkuh sama dia,Rel. Kamu kenapa sih kok masuk seenaknya pukulin Kemal? Kamu bentak Aku di depan umum, sementara kamu sendiri aja nggak tahu inti permasalahannya. Aku mau jelasin semuanya ke kamu, tolong percaya sedikit aja Rel ."


" Kemal orang baik, dan kamu cuma salah paham titik Kemal nggak seburuk apa yang ada dalam pikiran kamu titik Gimana cara aku buka pemikiran kamu yang sempit itu? Kamu itu dibutakan sama rasa cemburu rel! Kamu terlalu cemburuan, Aku capek kalau tiap hari harus ngadepin sifat kamu yang kayak gini. Setiap aku ajak diskusi baik-baik, kamu selalu marah"bau saja bergetar


" OH JELAS,KARENA LO CUMA NGARANG ALASAN. MAU NGEJELASN APAAN SI?NGEJELASIN KALO LO BERDUA KELUAR DARI TOILET COWOK SAAMBIL RANGKUL - RANGKULAN? IYA, ITU YANG MAU LO JELASIN?"


Zaskia kembali memejamkan matanya ketika Farel membentaknya. Sedetik kemudian air matanya enetes Farel terdiam melihat istrinya menangis.


perlahan melangkahkan kakinya pergi . meninggalkan Zaskia yang terduduk lemas di lantai apartemen.


"Kamu kenapa sih rel nggak mau dengerin penjelasan aku dulu ?"


...^^^...


Farel menghirup nafas dalam-dalam tempat paling nyaman untuk menjernihkan pikiran paralel yang sedang berantakan .


Kepalanya terasa berat sekali ia pusing dengan masalah yang terus datang menghampiri rumah tangganya.


Seolah-olah semesta tak ingin melihat Farel bersatu dengan Zaskia. Dan kini, Zaskia tega selingkuh di belakangnya.


Kejadian ini mengingatkan Farel pada 3 tahun yang lalu . Ketika Lita, kekasihnya sendiri berselingkuh dengan Dion yang mana adalah sahabatnya mereka .


Hal ini terulang kembali, dengan orang yang berbeda . namun, Farel masih tetap menjadi korbannya .


Zaskia , istrinya dengan Kemal, mantan sahabatnya.


Farel sudah menduga dari awal, bahwa hal ini pasti akan kembali terulang di dalam kehidupannya.


Lita dan Zaskia sama saja ternyata. Hanya saja, Saskia adalah gadis pertama yang mampu membuat Farel jatuh sedalam-dalamnya .


Bayangan Kemal dan Zaskia yang keluar dari toilet pria masih terbayang-bayang di pikiran Farel .


Farel susah payah menghiasi apartemen mereka, memasak untuk Zaskia, membuat kue . Ia melakukan hal itu semua sendiri .


Farel ingin menebus kesalahannya, karena lebih mementingkan pekerjaan daripada meluangkan waktu untuk Zaskia .


Farel ingin meminta maaf atas semua itu titik ia sengaja telat menjemput Zaskia, karena ingin melihat istrinya kesal, setelah itu Zaskia akan terharu ketika melihat kejutan yang Farel berikan itulah harapan Farel.


tapi kenapa malah berantakan seperti ini? Semuanya di luar kendali Farel, ini bukan rencana yang sebenarnya.

__ADS_1


Farel ingin memberikan Zaskia kejutan , tapi kenapa malah dirinya yang dibuat terkejut oleh istrinya itu ?


~•••~


__ADS_2