Dia Badboy

Dia Badboy
Episode 85


__ADS_3

Firasat Zaskia tidak enak, Entah kenapa hatinya mengatakan bahwa Farel tidak pergi ke kantor, melainkan pergi karena ada urusan lain .


Zaskia menggelengkan kepalanya . dia tidak boleh berprasangka buruk pada suaminya sendiri .


zaski Anda masuk ke dalam rumah , namun suara klakson di perkarangan rumahnya membuat Zaskia membalikkan badan .


" Risa ?"


Risa turun dari mobilnya dengan wajah berseri-seri . berjalan menghampiri Zaskia lalu memeluknya secara tiba-tiba.


"eh?"


Lisa melepaskan pelukannya ," Ya ampun Gue kira lo nggak ada di rumah Kia. sepanjang jalan gue berdoa , Eh taunya lu udah cantik gini "


sikap menghardirkan dahinya ,", ada apa,cha?"


" jalan yuk,Kia. temenin nyari kado buat Vino , soalnya Luna nggak bisa main , dia lagi ikut gajian remaja masjid dekat rumahnya ,terus ini juga nggak bisa dihubungin, tadi rumahnya sepi, sekeluarga lagi pergi mungkin ya , Ya udah deh gue ke sini ."


" ya udah ayo"Zaskia menarik lengan Risa menuju mobilnya .


"Eh, lu nggak izin dulu ke laki-laki ?" tanya Risa ketika Zaskia menyelonong masuk ke dalam mobilnya tanpa berpamitan dulu pada Farel .


" Farel ada di rumah,dia lagi kerja ."


" Farel lagi nggak ada di rumah, dia lagi kerja "


" di hari libur kayak gini '


Risa menyandarkan tubuhnya pada kursi kemudian, lalu mengacungkan jempol pada Zaskia " mantap sih. suami loh kan saya demi idaman banget . Lagi libur aja dia masih tetap kerja, Farel tipe suami yang bekerja keras ya."


Zaskia mengganggukan kepalanya , omongan Risa memang benar .


" iya, cha. gue Beruntung banget dapat suami kayak Farel "


...^^^^...


setelah selesai belanja novel , kini Zaskia sedang menemani Risa untuk mencari kado buat Vino. Zaskia dan Risa bergandengan tangan sambil sesekali tertawa .


" astaghfirullahaladzim." ucap Zaskia tiba-tiba


"Lu kenapa ?"


"Kayaknya ponsel gue ketinggalan di dalam deh cah ."


" Lah kok bisa ? ya udah yuk ambil ."


" nggak usah, Lu tunggu di sini aja. biar gue ke dalam buat ngambil ."


" ya udah,gue tunggu di kursi itu ya . nanti lu samperin gue ke sana aja." Risa sambil menunjuk Kursi yang ada di sudut lift .


" oke "


Sementara itu di tempat yang sama , Lita dan Farel baru saja keluar dari teater bioskop . tangan Dita masih setia berada di lengan Farel , membuat cowok itu Jengah .


" udah kan ? mending kita balik sekarang deh, Ta"


" Bentar dulu Sayang . Aku masih pengen belanja, masa kita udah ke sini cuman buat nonton aja , kita juga belum makan Yang ."


cara melepas kasar genggaman tangan kita pada lengannya." Nggak usah manja gini , Apalagi bilang-bilang sayang ke gue ."


" ingat ya ta.perjanjian kita kemarin. gue nggak milih opsi jadian lo sebagai pacar / kerjanya kita adalah gue akan nyenengin lo selama 3 hari doang dan setelah itu , lo silahkan pergi dari negara ini ."


" Iya gue ingat kok, dan lo nyenengin gue baru sehari,, kalau lo lupa"


"Lihat muka lo, gue jadi kebelet , udah ah gue mau ke kamar mandi dulu ."


pada masuk ke dalam toilet pria . meninggalkan Lita yang kini sedang sibuk dengan ponselnya .


kebersamaan mereka tidak luput dari pandangan seorang gadis . tak percaya dengan apa yang ia lihat , Gadis tersebut berjalan menghampiri Lita


PLAKKK.


...^^^...


suaminya sedang mengandung tangan Lita , mereka baru saja keluar dari salah satu Teater bioskop .


Nanda Zaskia sehat Dia tidak rabun ataupun buta. bahkan , baju tadi pagi saja masih melekat pada tubuh Farel ,

__ADS_1


dengan lancangnya, kristal bening itu jatuh tanpa permisi. meluncur dengan deras membasahi pipi. membuat sang ampuh mengusap dengan kasar." Farel brengsek !!!"


Zaskia berjalan menghampiri Lita yang kini sedang bersandar pada tembok dekat kamar toilet .


PLAKKK


Satu tamparan keras berhasil Zaskia layangkan pada pipi kanan Lita." tamparan pertama karena lu berani-beraninya jalan sama suami orang "


PLAK!


" gambaran kedua karena dengan kehadiran lu di sini, Farel jadi suka bohong sama gue" ujar Zaskia setelah menampar pipi kiri Lita.


Lita menatap Zaskia yang sedang menahan emosi.


" ini peringatan pertama untuk lu, Lita. Kalau setelah ini lu masih dekatin Farel juga . gue nggak akan sedang segan nendang lu dari kehidupan dia. "


" li itu cuma mantan. lu tahu mantan , kan? lu cuma masa lalu yang nggak pernah diinginkan Farel untuk kembali menjadi masa depannya. Jadi tolong sadar diri, aku istri sahnya, cuma gue yang berhak atas Farel sekarang."


" dengan kelakuan Lu yang kayak gini, aku bisa menilai kalau lu bukanlah perempuan baik-baik. lu itu nggak lebih dari wanita murahan Lita."


" Lu cantik, tapi sayang nggak laku. Harus banget ya jatuh cinta sama suami orang? Oh atau kata murahan aja nggak masih nggak pantas itu jabarin Siapa Lu sebenarnya, apa kata gratisan lebih pantas."


" setelah dulu lu sia-siain Farel, sekarang lu kembali untuk ngerebut dia dari gue. Gak abis pikir deh gue sama lo."


Setelah mengatakan itu, Zaskia segera pergi dari sana mencari taksi lalu mengirimkan pesan singkat pada Risa.


Zaskia: Cha, nanti pulang duluan ya. Ada urusan penting, Sorry nggak bisa temenin lo buat nyari kado untuk Vino.


Risa: Ya Allah Kia. Aku nyariin lu dari tadi udah muter-muter gue di sini. Tapi Syukurlah kalau lo nggak apa-apa, Ya udah nggak apa-apa kok gue bisa cari sendiri. Hati-hati di jalan ya Kia.


Zaskia mematikan ponselnya. Air matanya kembali Luruh membasahi pipi. Dia tidak mau Risa melihatnya serapuh ini.


" tujuannya mau ke mana Mbak?" Tanya sang sopir taksi


Zaskia menyebutkan Alamat rumahnya. Lalu mengalihkan pandangannya ke arah luar jendela. Zaskia memikirkan kejadian barusan.


seharusnya Iya tak perlu mengotori tangannya dengan menambah pipi Lita . kenapa ya jadi kasar seperti ini?


Ini seperti bukan dirinya.


Zaskia menoleh, mengusap air matanya lalu tersenyum. Apa menciduk suami yang sedang berselingkuh bisa dikatakan sebagai bertengkar?


" Saya pernah dapetin penumpang kayak Mbak Titik bedanya, dia itu nangis ciri-ciri di mobil saya. Sambil teriakin nama pacarnya terus ngomong kalau semua laki-laki itu sama, "ujar stang sopir sambil sesekali melirik Zaskia dari kaca spion depan.


" saya ngerasa kesindir dong, Mbak . padahal nggak semua lelaki kerjanya menyakiti perempuan . saya menikah Udah 10 tahun, dan saya sama sekali nggak pernah menyakiti istri saya"


" Bapak menikah Udah 10 tahun? " rupanya Zaskia tertarik dengan pembicaraan ini.


"Iya."


" Bapak pernah jalan sama perempuan lain nggak selain sama istrinya?"


" pernah kau mah dulu waktu zaman sekolah . Saya pernah jalan sama mantan . saat itu saya masih berpacaran sama istri saya. "


" katanya nggak pernah nyakitin hati istrinya, gimana sih." Dumel Zaskia dalam hati.


" terus istri bapak cemburu? Nggak marah gitu ngeliat Bapak jalan sama mantannya? "


" yang gak lambat, saya kalau keluar sama mantan pasti ngajak pacar saya, supaya nggak salah paham. Kalau saya cuman Jalu berdua, udah pasti pacar saya langsung mutusin saya. Nggak mungkin sekarang kita nikah dengan dan udah dikaruniai 6 anak pula."


Salah paham? Jalan berdua dengan mantan? Zaskia dibohongi sudah dua kali. Jika memang Farel dan Lita ada urusan. Kenapa suaminya tidak jujur saja pada Zaskia? Kenapa Harus beri alasan dengan membawa-bawa urusan pekerjaan?


Bapak sudah taksi benar, seharusnya Farel mengajak Zaskia untuk ikut dengan dirinya agar tidak terjadi kesalahpahaman seperti ini lagi. Siapa tahu Lita adalah anak dari klien Farel, lalu sang klien memintanya untuk menemani kita jalan-jalan di mall gitu kan.


Zaskia tak mau berburuk sangka dulu, ia akan menanyakannya langsung pada Farel nanti.


Tapi jika suaminya kembali berbohong, apa setelah ini dirinya masih bisa memaafkan Farel?


...^^^...


" Ta, ini udah sore . gue nemenin lo jalan dari pagi . sekarang gue pengen pulang, Buruan! "


" sabar dong . bentar lagi juga makanan gue habis."


Lita mengalami bibirnya menggunakan tisu. "Oh iya rel. Barusan ada istri lo ke sini. Dia nyamperin Gue sambil marah-marah."


Farel membulatkan matanya, "nggak usah bercanda lo."

__ADS_1


" Dibilangin kok ngeyel sih. Pas lo ke toilet dia nampar pipi gue dua kali . udah gitu ngatain gue pelakor pula . udah gak waras kali ya istri lo"


" eh mau ke mana lo?" Tanya Lita ketika Farel beranjak dari kursi.


" gue mau balik ke , gue takut Zaskia


" Dih, dia emang udah marah kali . nyampe rumah Mungkin lo akan diusir sama dia,Rel."


Farel tak memperdulikan ucapan Lita. pergi dari sana untuk memberikan penjelasan pada istrinya.


...^^^...


" Assalamualaikum, "ujar Farel ketika memasuki rumah.


" Waalaikumsalam."


Farel berjalan menuju dapur , melihat istrinya yang sedang Menyiapkan makan malam .


Zaskia cantik sekali memakai daster selutut bermotif bunga , dengan rambut yang dijempol ke atas .


Farel memeluk istrinya dari belakang, menghirup aroma tubuh Zaskia yang memabukkan ," sayang "


" Kamu udah pulang rel , gimana kerjaannya , lancar ?"


Farel melepas pelukannya, membalikkan tubuh Zaskia agar menghadapnya .


"Ki, kamu ...."


Zaskia mengernyitkan dahinya ,ketika Farel tak melanjutkan ucapannya." aku ? aku kenapa ?"


Farel bingung harus menjelaskan semua ini dimulai dari mana . Dia takut Lita hanya mengada-ngada soal Zaskia yang menampar dirinya di mall barusan.


" Kok diem ? kamu capek ya habis kerja? emang banyak banget ya tugasnya ?"


lihat kan ? Zaskia mala menanyakan persoalan di kantor .Kenapa Zaskia tidak membahas pertemuannya dengan Lita di mall tadi? atau memang ini adalah akal-akalan Dita agar dirinya berkelahi dengan Zaskia .


" Iya sayang .Di kantor lagi ada banyak masalah, makanya aku baru bisa pulang sekarang. "


Zaskia mengelus pipi Farel,"Di kantor ngapain aja rel ? kamu nggak makan siang di luar gitu?"


" enggak lah sayang , aku sibuk banget barusan . nggak sempat nyari makan di luar , tadi cuma makan masakan kantin kantor aja . dan itu nggak seenak masakan kamu yang"


Zaskia tertawa sembari memainkan rambut Farel .Lebih tepatnya menertawakan kebohongan Farel padanya .


" jadi rel .aku pergi sama Risa barusan , itu novelnya ." ujar Zaskia menunjuk kresek yang ada di atas meja TV .


karet menghembuskan nafas lega ,itu artinya barusan Lita hanya mengada-ngada . jika memang Zaskia menampar Lita , pasti Risa sebagai sahabatnya akan melakukan hal lebih pada Lita.


dan jika memang apa yang dikatakan Lita benar , seharusnya Zaskia memarahi dirinya .dia pasti menuntut penjelasan , tapi barusan ? sangat bertolak belakang dengan apa yang Farel bayangkan.


" Ya udah rel . kamu mandi dulu sana , terus langsung ke sini lagi ya,nanti kita makan malam bareng ."


Farel ingin mencium bibir Zaskia , namun secepat mungkin Zaskia menghindar dari serangan Farel .


" kamu bau ih belum mandi, udah sana mandi dulu "


Farel tertawa lalu mengacak-acak poni Zaskia gemes .


setelah kepergian Farel , Zaskia menengadahkan kepalanya menetap langit-langit dapur dengan kedipan lemah. dadanya begitu nyeri, membayangkan apa saja yang pada lakukan bersama Lita seharian ini .


air mata Zaskia meluncur begitu saja . badannya bergetar hebat karena ia menangis dengan terisak .


berarti memancing Farel agar mau bicara yang sebenarnya ,Kenapa malah di sini dirinyalah yang terlihat seperti orang bodoh ?


Zaskia menampar-nampar pipinya ,kecewa pada Farel juga kecewa pada dirinya sendiri.


Apa ada yang salah pada dirinya sehingga Farel lebih memilih Jalan Bersama Lita?


Zaskia kurang apa ? sebenarnya wanita seperti apa yang dicari Farel ?


Zaskia sudah sangat mencintai Farel , tapi Inikah balasan yang harus dia terima .


"hari ini, ketiga kalinya kamu udah bohongin aku rel "


" Kamu brengsek rel ."


~•••~

__ADS_1


__ADS_2