
Bab 1
Arduino atau yang biasa disapa Ar terlihat bersungut-sungut saat keluar dari baby shop. Hari ini, bukan-bukan, maksudnya sudah lewat dari 4 bulan keponakannya lahir dan dia belum sempat menemui sang keponakan tersebut. Bagaimana tidak keadaan di kota P yang sedikit kacau itu membuatnya tidak bisa ia tinggalkan. Terlebih Wild Eagle sudah secara resmi memutuskan untuk pensiun. Secara garis besar kini Black Wolf yang memegang kendali dunia bawah yang berada di tanah air. Bisnis perdagangan senjata masih menjadi hal favorit yang diminta negara-negara luar kepada Black Wolf .
" Hais Sisi, ngapain sih maksa banget buat minta aku datang. mana harus bawa kado lagi."
Ar menggerutu sepanjang jalan saat keluar dari baby shop. Bagaiman bisa mafia macho sepertinya masuk ke toko perlengkapan bayi dan memilih barang-barang yang dia tidak tahu harus membeli yang seperti apa. Alhasil dia hanya memberi instruksi kepada SPG untuk dicarikan pakaian bayi untuk usia 4 bulan.
yang membuat ia tidak nyaman adalah saat para pengunjung di baby shop tersebut melihat intens dirinya. Wajah rupawan dengan otot terbentuk sempurna ditambah bulu bulu halus di sekitar wajah membuat daya tarik tersendiri dari pria tersebut. Terlebih memang dirinya adalah blasteran. Wajah bule nya tentu saja selalu menarik perhatian.
Bruk !!!
" Maaf tuan, maaf saya tidak sengaja. saya harap kado tuan baik-baik saja. permisi."
__ADS_1
" Hei tunggu!!"
seorang gadis menabrak kado yang dia bawa. sesaat Ar melihat gadis yang berlari cepat seakan tengah terburu-buru itu dengan seksama.
" dapat, bukankah kau gadis yang waktu itu? Hai sepertinya aku harus menagih janjimu yang ingi melunasi utang mu bocah."
Arduino tersenyum simpul. ia tentu tidak lupa gadis yang ia tolong beberapa bulan yang lalu. Waktu itu malam hari hujan begitu lebat. Arduino yang baru sampai di kota J memutuskan untuk ke apartemennya dan bukan pulang ke rumah mommy nya. Di jalan ia bertemu dengan seorang gadis yang jatuh pingsan di tepi jalan. tadinya Ar acuh, namun hati kecilnya meminta untuk ia kembali memundurkan mobilnya dan menolong gadis itu. Dengan tubuh yang amat sangat basah Ar membawa gadis itu ke apartemen. Ia bahkan memanggil Silvya untuk menggantikan baju si gadis karena takut akan terserang demam.
Sepanjang malam bahkan Arduino tidak tertidur, gadis itu terus mengigau.
Arduino mengerutkan kedua alisnya. Ia sedikit penasaran apa yang terjadi dengan bocah yang saat ini sedang tidur di atas ranjangnya itu. Arduino pun beranjak dari sisi El. Ia mengambil tas El dan mencari identitas El.
" Apa yang sebenarnya terjadi padamu bocah. Elisa Dwi Baskoro, seorang mahasiswi di Universitas Nusantara. Hmmm aku akan menyimpan kartu mahasiswa mu ini."
Pagi harinya Elisa terkejut saat menemukan dirinya terbangun di sebuah kamar yang tentu saja bukan kamarnya. Tidak ingin kenapa-napa Elisa segera pergi. Tapi langkahnya terhenti saat melihat seorang pria tanpa mengenakan bajunya. Tampaknya pria itu habis berolah raga. Elisa sedikit terpesona melihat otot-otot di perut pria tersebut. Namun secepatnya ia menggeleng pelan.
__ADS_1
" Apakah begitu caramu berterimakasih kepada orang yang menyelamatkan nyawamu."
" Ma-maaf tuan. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih. Nanti saya akan berterimakasih dengan pantas. Saya permisi."
" Aku tunggu itu bocah."
Arduino tersenyum simpul. Ia kembali meraih kado yang masih tergeletak di lantai. Ia pun harus segera ke rumah orang tuanya sebelum sang saudara kembar mengomel.
.....
Lanjutannya langsung cuss ke sana ya.
Ini adalah kisah mengenai saudara kembar Silvya yakni Arduino Aaron Linford si King Mafia Black Wolf. Kalau habis baca Dokter Dika pasti langsung nyambung baca ini hehehhe.
Happy reading readers
__ADS_1