Duda Salah Kamar

Duda Salah Kamar
BAB 50 | Bibirmu Lebih Manis


__ADS_3

Happy Reading!




"Mau ngapain Om ke Indojanuari?" tanya Nanas pada Anthony.


"Futsal." jawab Anthony yang membuat Nanas memalingkan wajahnya kesal.


Anthony dan Nanas kini dalam perjalanan menuju Indojanuari, sebenarnya Nanas tidak ingin pergi tapi entah kenapa Anthony kali ini memaksa Nanas untuk ikut.


Nanas sibuk memainkan ponselnya dan membalas chat dari Melon dan Terasi digrup mereka disaat Anthony fokus ke jalan mengendarai mobil nya.


^^^Nanas:^^^


^^^Lagi ngapain?^^^


Melon:


Jual diri, yah antar paket lah


Terasi:


Lagi ngantar paket bund


^^^Nanas:^^^


^^^Iya lupa, kalian berdua kan udah jadi kurir dengan misi mencari costumer Duda wkwkwk^^^


Melon:


Yah biasalah, lo dimana Nas? Dirumah aja?


^^^Nanas:^^^


^^^Gak, ini lagi kawanin Pak Suami ke Indojanuari, katanya banyak diskon, minyak goreng aja habis, soalnya bulan depan bakal jadi Indofebruari^^^


Melon:


Minyak diskon yah bund, gimana kalau gue jual Minyak dengan harga mahal aja, lumayan kan pada kosong tuh


Terasi:


Ide bisnis yang baik, eh betewe gue mau ngomong sesuatu


^^^Nanas:^^^


^^^Apa?^^^


Melon:


Ngomong aja bestie


Terasi:


Gue suka sama Kak Mangga, bantuin gue ngelamar dia dong


^^^Nanas:^^^


^^^Dih koplak! Dimana-mana itu, si cowok yang ngelamar cewek, lah ini kebalik^^^


Terasi:


Takut keduluan orang lain gue, makanya inisiatif


Melon:


Lanjutkan!


^^^Nanas:^^^


^^^Lagian prinsip gue yah, kalau dia emang jodoh lo, mau cewek sekabupaten yang ngejar dia, gak bakal ada yang nyantol, dia tetap jodoh lo, cewek sekabupaten itu bisa apa^^^


Terasi:


Sumpah lo! Demi aoa? Tapi tetep gue mau ngelamar kak Mangga, bantuin yah

__ADS_1


^^^Nanas:^^^


^^^Yaudah nanti lah kita obrolin, gue udah sampai di Indojanuari, mau belanja dulu, semangat jadi kurirnya guys!^^^


Melon:


Too


Nanas kemudian menaruh ponselnya di dashboard mobil sebelum turun dari mobil disusul oleh Anthony yang juga turun.


Anthony dan Nanas turun berjalan masuk kedalam Indojanuari, sesampainya dudakan Anthony disusul Nanas segera membeli apa yang mereka mau, niatnya Anthony yang akan belanja namun pada dasarnya sifat wanita, kini malah Nanas yang mengakusisi dan membuat Anthony tidak bebas


"Aku mau beli coklat, itu " pinta Anthony meraih bungkusan coklat.


"Gak boleh, ini terlalu manis," jawab Nanas meraih bungkusan itu dari tangan suaminya.


"Ayolah," rengek Anthony yang membuat Nanas menatapnya malas


Nanas tidak menggubris dan menarik tangan Anthony mencari snack lain, sampai Nanas tertuju pada sebuah snack yang cocok untuk Anthony, Nanas kemudian menyerahkan beberapa bungkusan keripik kentang rendah kolestrol ke keranjang yang dibawa Anthony.


Anthony hanya memutar bola matanya malas, yang membuat ekspresinya terlihat menggemaskan apalagi wajah dewasanya yang dibuat seperti itu, benar-benar membuat Nanas gemas pada suaminya.


"Gemes," Nanas meraih kedua pipi suaminya dan memencetnya kemudian mengecup kilas bibir suaminya itu.


Anthony yang mendapat kecupan dadakan hanya tersenyum sumringah dan melupakan keinginannya dan berjalan mengikuti Nanas ketempat lain.


Nanas dan Anthony kemudian memasuki area minuman, mengambil beberapa botol air mineral dan teh kemasan siap minum serta beberapa teh kemasan low sugar untuk suaminya.


"Udah semua?" tanya Anthony yang melihat Nanas memilih beberapa produk susu.


"Okey, yuk ke kasir," jawab Nanas berjalan ke kasir disusul Anthony, dibelakangnya.


"Mbak itu, belanjaan saya yah," Nanas melirik Anthony yang tampak sibuk dengan belanjaan yang dibawa, bukan main, Nanas membeli hampir dua keranjang full hanya untuk makanan ringan.


Kasir tersebut mengangguk kemudian mulai menghitung jumlah barang dan harga tersebut sebelum memasukkannya ke dalam kantong.


"Total semuanya jadi, enam ratus ribu tiga puluh rupiah," Kasir tersebut tersenyum pada Anthony yang akan membayar semuanya.


Anthony mengangguk kemudian mengeluarkan uang enam ratus lima puluh ribu yang tidak ia ambil kembaliannya.


"Terima kasih, itu anaknya yah pak?" tanya kasir tersebut menunjuk Nanas yang langsung menahan tawa di samping Anthony.


"Anak gak tuh!" batin Nanas.


Anthony mengangkat alisnya dan menatap lekat kasir disana. "Anak?"


"Dia istri saya, bahkan saya udah mau punya anak dari dia," jawab Anthony menurunkan sedikit kacamatanya kemudian meraih tangan kasir tersebut. "Kalau mbak mau jadi istri kedua saya gimana?"


"Akhlakless!" batin Nanas kembali.


Mbak kasir tersebut kaget dengan pipi merona berusaha melepaskan tangannya dari Anthony, mendengar itu membuat Nanas melotot tajam dan menarik telinga Anthony kesal.


"Tuh kan, istri saya cemburu, udah percaya belum?"


Kasir tersebut mengangguk.


Nanas kemudian menarik tangan Anthony keluar dari sana dan masuk kedalam mobil mereka.


"Genit!" keluh Nanas setelah masuk kedalam mobil.


"Kamu sih jahil," jawab Anthony kembali melajukan mobilnya. "Bentar! Aku juga mau coklat itu gak kamu kasih."


"Kan aku dah bilang Om, itu terlalu manis, Om ada diabetes, batu banget sih!"


Selama ini Nanas memang selalu mengontrol apa yang dimakan Anthony, mengingat riwayat kolestrol dan diabetes dari suaminya, itu. Belum lagi darah tinggi, ah menikah dengan pria dewasa merupakan sebuah uji nyali, setidaknya begitu yang dirasakan Nanas.


Raut wajah Anthony yang mendengar itu berubah sedih, membuat Nanas tidak tega, pasalnya sangat jarang Anthony menginginkan sesuatu kecuali mengunjungi Baby A.


Nanas meraih kantong kresek dari belanjaannya tadi dan mengambil sebuah coklat almond rendah gula yang ia beli, ia kemudian membalikkan kepala Anthony yang menyetir menghadap kepadanya dan mengecup bibir suaminya pelan dan dalam.


Disela ciuman tersebut Nanas menyuapi coklat tersebut kepada suaminya, membuat seluruh persendian Anthony mati rasa.


"Enak?" tanya Nanas pada Anthony yang berusaha fokus menyetir dan menelan coklat dimulutnya.


Anthony yang sudah santai kemudian menarik kepala Nanas dan mencium bibir Nanas pelan tapi dalam setelahnya melepaskannya karena dia masih keadaan menyetir.


"Bibir kamu, lebih manis dari coklat itu," bisik Anthony.

__ADS_1


Setelah selesai mereka hanya saling berpandangan kemudian Nanas bersandar di bahu Anthony sambil sesekali menyuapi Anthony coklat.


"Nas? Kamu belum jawab pertanyaan ku dulu, siapa nama anak kembar kita?" tanya Anthony mengelus kepala Nanas sembari fokus menyetir mobil dengan tangan satunya.


Nanas menyuapi dirinya dengan coklat, kemudian nampak berpikir sejenak sebelum memberikan jawaban kepada Anthony.


"Namanya Ara dan Aren," jawab Nanas yang membuat Anthony menganggukkan kepalanya.


"Namanya bagus, apa artinya?" tanya Anthony kembali.


Nanas memakan suapan terakhir coklatnya dan menaruh bekas tempatnya diatas dashboard mobil.


"Ara dan Aren, dua buat manis yang sangat bermanfaat, harapan aku sih, anak kita bisa jadi gitu, tapi aku yakin anak perempuan kita, sifatnya gak jauh-jauh dari aku, kalau jauh sifatnya, fix ku masukin dalam rahim lagi, atau gak skip buat lagi," jawab Nanas menatap wajah Anthony yang masih fokus menyetir mobil.


Mendengar itu Anthony hanya tersenyum atas jawaban istri mungilnya itu.


"Nanas? Malam ini Malam jumat? Aku izin ngunjungin Baby A, yah?" bisik Anthony yang membuat Nanas menatapnya.


"Okey!" jawab Nanas yang membuat Anthony sumringah. "Aku juga kangen Minion,"




TBC



Hai Cukup lama buat pengumuman pemenang GiveAway pulsa 50K jadi karena Author buat GA di tiga tempat [Group Wa - Kolom Komentar - Telegram] Akhirnya Author milih pemenang dari masing-masing itu yah.


Jadi sebenarnya rata-rata jawabannya salah wkwkwkw, Malah ada yang jawab selain inisial A kan udah jelas namanya Twins A.


Tapi Author sangat suka sama Kekreatifitasan kalian dalam menebak nama, Ada Apello, Alpukato dan bla, bla, bla jadi sesuai namanya yah.


Nama Anak Anthony dan Nanas adalah


- Anindita Aran Anthony Chow


[Cewek - Filosofi Buah Ara]


- Anindito Aren Anthony Chow


[Cowok - Filosofi Buah Aren]


Jadi buat Pemenangnya adalah


- Dwi Nabila [Group Whatsapp]


- BTSC_Sulaena [Kolom Komentar]


- Anonym_67 [Telegram]


Dan untuk Tiga Pertanyaan tambahan


- Siapa Dokter Kandungan Nanas


Jawabannya: Dr. Ervan Malik Azkara


- Dimana Nanas dan Anthony Bertemu?


Jawabannya: Hotel, Lantai 02 - Kamar 23


- Series Yang Di nonton Nanas?


Jawabannya: Layangan Potek


Karena banyak Antusias dari kalian Author bakal pilih dua orang lagi pure dari kolom komentar Novel ini yang jawabannya paling unik, akan Author umumkan di next on soalnya masih Author pilih.


Makasih atas partisipasinya kalian kreatif!


Big Thanks buat


Group Wa Authorizing Indonesia


Telegram Authorizing Indonesia


Udah minjemin aku lapaknya buat GA

__ADS_1


Luvv


__ADS_2