
Happy Reading!
Jangan lupa like agar Author semakin semangat update!
•
Akhirnya tim perempuan yang terdiri dari Nanas, Terasi, Seledri, Chinno, Lengkuas, Bu Jengkol, Bu Pete, Bu Sereal, Bu Ketela ikut bersama pick up yang dikendarai Melon.
Sementara tim pria bersama Pick up yang dikendarai Anthony, yang terdiri dari Mangga, Salak, Faredian, Pak Gagah dan Mbah Kunyit beserta Penghulu, Tiga Kursi dan Meja menyusul dan mengikuti Melon yang entah mau kemana dia.
"Kita mau kemana sih?" tanya Nanas yang duduk didepan bersama Terasi dan Melon.
"Mau ijab kabul," jawab Melon menancap gas lebih kencang lagi menuju tempat Dave terjebak macet.
"Buset! Lo gila yah," tanya Nanas kembali.
"Bodo amat, gue gak mau telat nikah," jawab Melon yang membuat Nanas dan Terasi menggeleng tidak tahu lagi harus apa.
"Jangan kenceng-kenceng woi, ingat di belakang kita ngebawa Para Ibu dosen dan mahasiswi berpengaruh di kampus," tegur Terasi pada Melon.
Mendengar itu Melon bukannya memperlambat ia malah melepas setir yang langsung membuat Nanas dan Terasi dengan sigap mengendalikan mobil itu.
Selanjutnya Melon mengeluarkan kepalanya lewat jendela dan mengecek keadaan dosen beserta mahasiswi itu.
"Gimana keadaan dibelakang, aman?" tanya Melon pada yang ada dibelakang.
__ADS_1
"Lapor! Make up sudah luntur, rambut berantakan, make up dari jam tujuh pagi sia-sia sudah," jawab Lengkuas.
"Lapor bagian sayap kanan, ibu dosen Jengkol sedang mengalami mabuk darat, di duga sebelumnya mengkonsumsi jengkol dua kilo," timpal Chinno.
"Lapor juga! Di bagian belakang sekali, Ibu Sereal butuh susu soalnya belum sarapan," lanjut Seledri.
Mendengar itu membuat keempat dosen mereka menatap ketiga mahasiswi tersebut dengan tatapan seakan-akan nilai mereka dipotong atas kejadian ini.
"Maaf ibu, Berjanda kok kami," ujar Seledri, Chinno dan Lengkuas cengengesan.
Setelah mengetahui bahwa semuanya baik-baik saja, Melon kembali memasukkan kepalanya kedalam mobil dan mengambil alih setir dari tangan Nanas dan Terasi.
"Buset! Lo mau COD sama malaikat Izrail?" protes Nanas mengelus dada nya atas perbuatan Melon.
"Ini style, dah TOMINGSE semua Tolong Mingkem sedikit, pegangan, gue mau balap," jawab Melon menambah kecepatan mereka menuju jalan Matahari tempat Dave terjebak kemacetan.
"Bapak Penghulunya udah uzur bro! Jangan buru-buru," protes Faredian dari belakang.
"Berisik ah Dokter!" jawab Mangga yang memerintahkan Anthony menambah laju pick-upnya.
"Si Buah-Buahan ibu-ibu hamil, dibilangin juga kalau Mbah Kunyit sama Pak Penghulunya encok, gak tanggung jawab aku," jawab Faredian melipat kedua tangannya.
Mereka semua yang terlihat seperti parade buah-buahan dan bahan dapur itu akhirnya sampai ditempat kemacetan, Melon segera memarkirkan mobil pick up itu dan berlari ke tengah bentrokan kubu Alfamart dan Indomart.
"Stop! Adek-Adek, Abang-Abang, pinjam waktunya sebentar yah," ujar Melon yang membuat bentrokan akibat minyak goreng itu berhenti.
__ADS_1
Selanjutnya Melon memerintahkan Faredian, Salak dan Mangga menurunkan meja dan kursi, kemudian menatanya ditengah jalanan dimana kini Melon menjadi bahan tontonan kubu bentrok dan pengemudi yang terjebak macet.
Setelah sudah tertata, Melon segera mencari keberadaan Dave yang terjebak macet disana, sampai Melon akhirnya berhasil menemui Dave.
"Kamu kok bisa disini?" tanya Dave kaget.
"Bentar aja nanya nya Pak! Buruan!" ajak Melon menarik tangan Dave menuju tempat meja dan kursi tadi. "Pak Penghulu mulai ijab kabulnya sekarang."
"Hah?" Semuanya menatap terkejut karena Melon menginginkan ijab kabul ditempat seperti ini.
Namun apalah daya penghulu tersebut dengan Anthony sebagai wali dengan semua yang ada disana sebagai saksi melangsungkan ijab kabul yang tergolong aneh itu.
Setelah mengucapkan semua janji dan doa, kemudian Dave menerima nikahnya atas Melon, kini giliran penghulu yang mempertanyakan sah atau tidaknya kepada para saksi.
"Bagaimana? Sah?"
"Sah!" teriak semua yang ada disana.
Karena jumlah para saksi menjadi banyak akibat gabungan kubu Indomaret dan Alfamart serta para pengemudi yang terjebak macet akhirnya suara Sah tersebut terdengar keras sekali yang menjadikan pernikahan Melon adalah pernikahan fenomenal tahun ini menggeser pernikahan insiden salah kamar Anthony dan Nanas.
•
TBC
Luar biasa pernikahannya awokwokwok
__ADS_1