
Hari itu Saga tengah mengendarai mobilnya menuju kantornya. Ia di dalam mobil bersama Bella assisten nya.
ketika ia melewati sebuah taman, ia langsung menghentikan mobilnya dan melihat ke arah taman. Ia melihat kakaknya sedang bersama seorang gadis. terlihat mereka berdua sangat bahagia. Tiba tiba Saga teringat satu hal, gadis itu sama dengan gadis yang ia lihat di caffe kemarin.
"Ada apa tuan ?" tanya Bella yang heran melihat Saga melihat taman terus menerus.
Saga lalu menunjuk ke arah taman supaya Bella melihat kakaknya bersama dengan gadis lain "Kau tau siapa gadis itu ?" tanya Saga pada Bella.
"Dia kan Lisa, ayahnya yang hutang 800 juta kepadamu tuan. tapi kenapa dia bersama kakakmu ? mereka terlihat mesra sekali" Tanya Bella tak mengerti.
Saga lalu tersenyum licik "Sekarang tujuanku semakin dekat" ucap Saga. Lalu mereka melanjutkan perjalanan.
Saat Sampai di kantor, Saga menyuruh Bella untuk datang ke ruangannya. Saga lalu menyerahkan beberapa dokumen pada Bella "Sudah saatnya kita tagih hutang laki laki itu" ucap Saga.
Bella kemudian berkata "Tapi tuan, perusahaan pak Angga sedang dalam ambang kebangkrutan bagaimana caranya dia mampu membayar semua hutang hutangnya?" tanya Bella.
Saga tersenyum licik "Dia pasti bisa membayarnya" ucap Saga.
Sore harinya, Bella memberi tau saga bahwa pak Angga tidak mampu membayar hutang. ia meminta keringanan pada Saga.
Saga ingin datang ke rumah mereka besok untuk membicarakan semua itu.
Saga pulang ke rumah dengan perasaan senang, ketika ia pulang ia melihat ibu dan kakaknya sedang berbicara serius di ruang keluarga. Saga pura pura baik dan mendekat pada mereka "Kelihatannya serius sekali ? apa yang kalian bicarakan ?" tanya Saga pada Bram dan ibunya.
Saga kemudian duduk di dekat Bram.
"Kakakmu ingin segera menikah,, dan membicarakan pernikahannya pada ibu nak" ucap Maya.
Saga berpura pura senang bahagia "Wah ini kabar bagus, kakakmu akan segera menikah" ucap Saga. mendengar hal itu Maya dan Bram langsung tersenyum ia mengira bahwa Saga telah berubah, ia kembali seperti Saga yang dulu.
"Apa ini mimpi ? apa yang kau ucapkan tadi nak ?" tanya ibunya masih tak percaya.
"Ada apa ini ? kenapa aku tidak senang ? kakakku akan menikah dan ini merupakan kabar bahagia. aku juga harus bahagia" ucap Saga tersenyum pada maya dan Bram.
Bram menghela nafas lega "Aku senang kamu tidak marah lagi padaku adikku" ucap Bram.
"Tidak apa apa kak, aku hanya sedikit egois kemarin" ucap Saga.
***
Esok harinya, Saga dan bella datang ke rumah Lisa. Kedatangan Saga dan bella di sambut baik dengan keluarga pak Angga.
Saga dan bella duduk.
istri dari pak Angga yang bernama Lastri datang dan menyuguhkan air putih pada Mereka.
"Maaf tuan muda, kami meminta keringanan hati mu. kami butuh waktu untuk melunasi hutang hutang kami" ucap Pak Angga memohon pada Saga.
__ADS_1
Saga tersenyum licik dan berkata "Kau tau dengan siapa kau meminta keringanan. Aku dikenal sebagi tuan muda yang tidak punya hati" ucap Saga.
"Nak, pasti kau punya hati nurani. beri kamu waktu nak kami benar benar dalam keadaan terpuruk. Perusahaan kami sedang di ambang kebangkrutan dan butuh suntikan dana" ucap Lastri memohon pada Saga.
Saga kemudian melirik pada Assisten nya Bella, seolah olah memberi sebuah kode untuk berbicara "Maaf pak buk, tuan Saga sudah mengambil sebuah keputusan jika kalian tidak bisa melunasi hutang hari ini juga maka pak Angga akan di jebloskan ke penjara dan seluruh aset kekayaan kalian akan di ambil alih oleh tuan Saga" jelas Bella.
Sontak Pak Angga dan Lastri terkejut. Pak Angga memohon pada Saga sekali lagi "Nak aku mohon, beri kami waktu dan kesempatan kami pasti akan membayar hutang kami" ucap pak Angga.
"Manusia adalah orang yang tamak, jika kita memberi mereka kesempatan maka mereka akan meminta kesempatan ke dua, ke tiga dan seterusnya" ucap Saga.
Lastri kemudian berlutut di hadapan Saga dan memohon dengan Isak tangis "Aku mohon nak, jangan jebloskan suami ku ke penjara. beri kami waktu" ucap Lastri memohon pada Saga.
Tiba tiba datanglah Lisa dan ia amat terkejut ibunya menangis di hadapan Saga.
"A-Ada apa ini ?" tanya Lisa merasa heran dengan keadaan.
Bella langsung menyahut "Berpamitan lah pada ayahmu karena tuan Saga akan menjebloskan ayahmu kepenjara" ucap Bella.
Lisa langsung terkejut. tubuhnya menjadi lemas, apa yang sebenarnya terjadi. kenapa bisa begini ? seribu pertanyaan muncul di benaknya.
"Kenapa ?"
Pak Angga kemudian mendekati anak satu satunya itu dan berkata "Ayah terlilit hutang pada tuan Saga" ucap pak Angga.
Lisa langsung menoleh ke arah Saga, Saga menanggapinya dengan senyuman licik "Aku tau siapa dirimu, kau adalah tuan muda yang yang sangat kaya. tidakkah ada keringanan untuk kedua orang tuaku ? kakakmu sangat bijaksana dan dermawan aku yakin kau pasti seperti kakakmu" ucap Lisa.
"Sekarang bagaimana ? kalian siapkan uang 800 juta atau polisi akan menjemput pak Angga ?" tanya Bella sekali lagi.
Lastri yang menangis memohon pada Saga "Jangan nak, tolong beri kami kesempatan kami janji akan melunasi hutang kami" ucap Ningsih.
"Tidak ada kesempatan bagi siapapun"
"Sekejam itu kah hatimu tuan muda ? Yang 800 juta mungkin sedikit bagimu. jadi aku mohon beri keringanan pada ayahku" ucap Lisa memohon pada Saga.
Saga langsung melihat sekujur tubuh Lisa dari atas sampai bawah "Aku bisa membuat hutang kalian lunas sekaligus memberi suntikan dana pada perusahaan kalian" ucap Saga.
Sontak Lisa dan kedua orang tuanya tersenyum mendengar apa yang dikatakan Saga.
"Benarkah ?"
"Tapi ada satu syarat" ucap Saga.....
Tanpa berpikir panjang Lisa langsung berkata "Aku berjanji apapun syaratnya akan kami lakukan" ucapnya.
"Menikahlah denganku" ucap Saga.
ucapan Saga membuat suasana menjadi hening, Lisa sangat terkejut dan syok mendengar apa yang di ucapkan Saga.
__ADS_1
"Jika kau tidak mau, maka bersiaplah menyambut ayahmu di penjara" ucap Saga.
Lisa masih terdiam mematung dengan mata berkaca kaca.
"Alisha Devina putri" lanjut Saga.
Lastri lalu berkata "Kami tidak akan melakukan itu, kami tidak akan mengorbankan masa depan putri kami" ucap Lastri.
Saga dengan lirikan tajam juga berkata "Aku tidak main main dengan ucapan ku, jika kau mau menyerahkan putri mu semuanya beres"
Dengan lantang pak Angga berkata "Tidak akan!!! penjarakan aku saja. rampas seluruh hartaku!! tapi kau tidak bisa merampas kehidupan putriku" bentak Pak Angga.
"Baiklah kalau begitu, itu yang menjadi pilihan mu"
Lisa langsung memegang lengan Saga, ia menangis dan memohon pada Saga "Aku mohon tuan muda, beri kami sedikit keringanan. jangan penjarakan ayahku" ucap Lisa.
"aku ingin bicara denganmu di luar 4 mata saja" ucap Saga.
Saga dan Lisa lalu berbicara di luar rumah.
"Aku dengar kau ada hubungan istimewa dengan kakakku ?" tanya Saga.
Lisa menganggukan kepalanya.
Saga tersenyum licik "Kau pikir kau akan bisa mendapatkan kakakku begitu saja ? tidak akan aku biarkan!! dengan keluarga mu yang seperti ini hanya bisa mempermalukan keluarga ku" ucap Saga.
Lisa lalu memandang Saga dan bertanya "Lalu kenapa kau ingin denganku ? bukankah itu sebuah kesalahan ?"
"Tidak itu sebuah kebenaran. aku tuan muda Saga Antoni Akbar. aku bisa membeli segalanya dengan uang" ucap Saga.
Lisa menunduk dan menangis "Lalu apa yang akan terjadi dengan ku dan kakakmu ? kau ingin memisahkan kami berdua ?" tanya Lisa.
"Kau akan tau sendiri, tugasmu menerima pernikahan ini atau ayahmu di penjara. kau tau kan siapa diriku ?" tanya Saga.
Saga lalu menarik tangan Lisa dan mengajaknya kembali ke hadapan orang tua Lisa. "Bagaimana keputusan mu ?" tanya Saga pada Lisa.
Lisa terdiam menunduk, ia mengingat bagaimana ayahnya merawat dia, mencukupi kebutuhannya dan segalanya. Kini saatnya ia balas Budi walau ia akan hancur dengan pernikahan ini.
"Aku mau menikah" ucap Lisa.
Sontak kedua orang tua Lisa langsung terkejut "Apa yang kau katakan nak ? biar ayah di penjara. ayah tidak mau merebut kebahagiaan putri ayah" ucap pak Angga.
"Ayah,, Lisa pasti bahagia. biarkan Lisa menentukan pilihan Lisa. sudah saatnya Lisa balas Budi"
bella lalu menyahut "pernikahan akan dilakukan Lusa, dan ada bodyguard yang menjaga di luar rumah ini. Lisa tidak boleh keluar menemui siapapun kecuali calon suaminya" ucap Bella.
Saga lalu berbisik di telinga Lisa "Kamu kabari kakakku, tapi jangan bicara sejujurnya. kabari saja dia lewat WA. cukup bilang putus, dan kau ganti nomor telfon mu" ucap Saga
__ADS_1