
Saga mengatakan pada semuanya bahwa lusa ia akan menikah. tentu saja semua orang langsung terkejut dan menyiapkan pernikahan secepatnya. Namun Saga hanya ingin akad nikah dengan pernikahan sederhana. ia tak ingin ada pesta ataupun apa. dan hanya orang orang tertentu saja yang di undang.
Disisi lain pula, Lisa meminta putus dengan Bram dengan alasan Lisa tidak mencintai Bram lagi. Kali ini Bram menyembunyikan lukanya, karena ia harus terlihat bahagia dengan kabar pernikahan adiknya.
Esok harinya, Bram, Maya dan Ningsih berniat datang ke rumah Lisa bersama Saga.
Dan alangkah terkejutnya Bram ketika ia mengetahui bahwa rumah itu adalah rumah Lisa.
Saga mengajak mereka semua masuk, ketika semua duduk dan di sambut dengan kedatangan kedua orang tua Lisa.
"Suatu kehormatan bagi kami, kalian bisa datang ke rumah kami" ucap Pak Angga pada mereka.
Bram masih diam dengan kebingungan.
Maya kemudian berkata "Kami juga di kejutkan dengan kabar bahwa putra kami akan segera menikah secara mendadak" ucap Maya.
Lisa kemudian datang dan berjalan ke arah Saga. Saga tersenyum dan berkata "Ini calon istriku" ucap Saga.
__ADS_1
Sontak Bram langsung terkejut, ia benar benar tak menyangka apa yang terjadi ia langsung berdiri "Li-Lisa ?" tanya Bram.
"Kenapa kak ? kakak kenal dengan orang yang paling aku cintai ?" tanya Saga memanas manasi Bram. Tanpa pikir panjang bram langsung pergi meninggalkan semuanya.
Semua heran dengan tingkah Bram "Kenapa dengan kakakmu ?" tanya Maya pada Saga.
Saga hanya tersenyum, Ningsih menjawab "Mungkin dia begitu tertarik dengan kecantikan yang dimiliki oleh calon istri adikny" ucap Ningsih.
Setelah beberapa saat, semua keluarga Saga pulang. begitu pula dengan Saga.
ia berbaring di tempat duduk dan menangis "Maafkan aku Bram, maafkan aku!!!" ucapnya. Ia lalu membuka lemarinya dan mengambil foto foto kebersamaannya bersama Bram "Maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku" ucap Lisa.
Beberapa saat kemudian, Saga menelfon Lisa "Hay calon istri" ucap Saga.
Lisa lalu menghapus air matanya "Iya ada apa ?" tanyanya.
"Aku udah kirim baju pernikahan untukmu, kalau sudah datang coba pakailah. kau pasti akan bertambah cantik" ucap Saga.
__ADS_1
"Iya" ucap Lisa lalu mematikan ponselnya.
Tak lama setelah itu, Pintu kamar Lisa di ketuk. ternyata dia adalah ibunya yang memberikan gaun pengantin pemberian Saga.
Lisa menerima gaun itu kemudian menutup kembali pintu tersebut.
"Harusnya aku bahagia ketika mendapatkan gaun pengantin,, tapi gaun pengantin ini seperti duri yang menancap sekujur tubuhku. gaun ini akan menyiksaku setiap saat" ucap Lisa kembali menangis.
Disisi lain pula, Bram berada di belakang rumahnya. ia membakar semua foto dan kenang kenangan bersama Lisa "Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi ? jika kau tidak mencintai ku ? lalu kenapa kau mau menjalin hubungan selama 4 tahun ?" ucap Bram.
barang barang itu benar benar hangus, Saga melihatnya dan tersenyum licik Ini baru permulaan Bram, aku pastikan kau akan hancur sehancur hancurnya ucap Saga dalam hatinya.
Malam harinya, ketika seluruh keluarga sedang makan bersama, Saga menyahut satu hal "Tadi siang apa yang kau bakar kak ?" tanya Saga.
Bram terdiam sebentar lalu berkata "Hanya barang barang yang berduri" ucap Bram.
Saga tertawa kecil "Kau ini aneh kak"
__ADS_1