
Pagi itu, Lisa baru selesai mandi. Ia mengganti pakaian dan berdandan di kamarnya.
Tiba tiba Saga masuk kamar sembari membawa sarapan "Kita sarapan disini saja" ucap Saga pada Lisa yang sedang duduk di depan meja rias.
Saga membuka jendela kamarnya, dan pergi ke teras kamar. Ia memasang tikar dan duduk disana. Lisa kemudian mengikuti suaminya "Kenapa tidak makan bersama ibu ?"Tanya Lisa pada Saga.
Saga langsung melirik Lisa "Kamu ini banyak tanya aja!! udah makan sana" ucap Saga.
Lisa terdiam ia kemudian duduk di depan Saga.
"Aku tidak ada waktu untuk kamu, kalau kamu mau pergi nanti malam aja" ucap Saga.
"Iya"
Mereka lalu sarapan bersama, Setelah selesai Lisa membereskan semuanya dan beranjak pergi ke dapur.
"Mau kemana ?"
"mau ke dapur lah" ucap Lisa.
"Biar bi Minah yang beresin" ucap Saga.
Tiba tiba terdengar suara bel pintu dari rumah, Saga dan Lisa keluar kamar dan menuju ruang tamu.
Alangkah terkejutnya Saga ketika melihat Tantenya, kakak sepupu dan adik sepupunya berserta nenek mereka.
"Ibu ? kalian mau tinggal disini ?" tanya Maya cukup terkejut dengan kedatangan Mereka semua.
Tante Saga atau lebih tepatnya adik dari alm. ayahnya saga yang bernama Wening adalah Tante kesayangan Saga. Ia merupakan janda muda, ia meninggalkan Suaminya ketika suaminya di ambang kebangkrutan.
__ADS_1
"Kenapa kakak ipar ? ini juga rumah kakakku. dan rumah keponakan tersayang ku" ucap Wening pada Maya.
Wening memiliki 2 anak perempuan yang pertama bernama Eliz, ia merupakan wanita yang sudah menikah dan suaminya bernama Denis. Anak keduanya bernama Acha, ia lah yang sangat dekat dengan Saga selama ini. Acha sudah di anggap sebagai adik kandung dari Saga.
Ningsih kemudian berkata "Aku pikir ada jarak antara kita semuanya makanya aku memutuskan untuk semuanya tinggal disini bersama untuk merapatkan jarak itu" ucap Ningsih.
Maya tersenyum pada mereka "Ibu benar,, kedatangan kalian adalah kejutan bagi kami" ucap Maya.
Acha berlari ketika melihat Saga dan Lisa datang, ia langsung memeluk Saga dengan erat "Kakak,, aku kangen sekali dengan kakak" ucap Saga.
Saga tersenyum dan berkata "Kakak juga kangen denganmu adik kecilku" ucap Saga pada Acha.
Wening melihat sesosok gadis yang ada di samping Saga, ia terkejut melihat kecantikan yang ada dalam diri gadis itu "Saga,, siapa gadis ini ?" tanya Wening pada Saga.
Saga memperkenalkan istrinya pada semuanya "Oh, ini istri saya Tante namanya Lisa" ucap Saga.
Eliz juga kagum bahkan ia iri dengan kecantikan gadis itu Dia cantik sekali,, untuk pertama kalinya aku merasa iri ucap Eliz dalam hatinya.
Mendengar hal itu Lisa langsung tersenyum "Kau lebih cantik dari kakak" ucap Lisa.
"Cucuku harus memiliki segalanya yang bersifat istimewa dan cantik. Bahkan ia mampu membeli apapun dengan uangnya" ucap Ningsih menyindir Lisa. mendengar hal itu Lisa langsung tidak nyaman dan memilih untuk diam.
Denis istri dari Eliz diam diam juga mengagumi kecantikan dari Lisa. Ia berfikir bahwa Saga adalah orang yang paling beruntung di dunia ini.
"Sudah sudah,, Bi Minah kamu taruh barang barang mereka ya" ucap Maya pada Bi Minah.
Bi Minah serta beberapa pembantu lainnya mengambil koper dan barang barang semuanya.
Saga kemudian menyapa Denis "Hay Denis,, apa kabar sekarang ?" sapa Saga.
__ADS_1
"Baik, kami sendiri ? gimana kabar perusahaan mu ?".
"Lancar" Ucap Saga sembari memberikan tanda oke.
"Bagus, kau masih muda dan sudah pandai berbisnis"
"Heh, aku ini meniru gayamu"
***
Lisa sedang di dapur bersama bi Minah. Ia iseng iseng bertanya pada Bi Minah "Bi Minah, aku boleh tanya sesuatu nggak ?" tanya Lisa pada Bi Minah.
Bi Minah yang sedang mencuci piring menoleh ke arah majikannya "Tentu saja nyonya" ucap Bi Minah.
"Ada sesuatu yang aneh dengan keluarga ini, entah kenapa aku tidak nyaman dengan kedatangan Tante Wening" ucap Lisa.
Bi Minah menyudahi cuci piringnya, ia berjalan mendekat pada Lisa "Kau harus terbiasa nyonya,, Tuan muda sangat menyayangi nyonya Wening" ucap Bi Minah.
"Kenapa ??"
"Karena semenjak ada jarak antara ibu Maya dan tuan muda, nyonya Wening lah yang mengambil alih posisi ibu Maya" ucap Bi Minah.
Lisa terheran sebentar "Maksudnya ?"
"Tuan muda menyayangi nyonya Wening melebihi ibunya sendiri. Tapi nyonya,, ada sesuatu yang membuatku curiga"
"Apa ?" tanya Lisa pada Bi Minah.
"Penyebab jarak yang terjadi di rumah ini menurutku dalangnya adalah nenek Ningsih dan dan nyonya Wening"
__ADS_1
"Sudahlah aku bingung"