
Hari ini Naya sedang kosong jadi menyempatkan diri untuk Up episode siang hari untuk menyenangkan para pembaca sekalian. Semoga terus memberikan like dan komentar ya..dan jika berkenan memberikan Vote hehehehe
Salam Naya
***
Diruangan kerja seorang wanita paruh baya tengah memperhatikan sebuah video, ia tersenyum puas dengan hasil kerja anak buahnya.
Masih ingat ketiga pria yang menggilir Anggun dan meninggalkannya dihotel kemarin? (Ceritanya ada Episode 27 ya )
Kini Ketiganya tengah berhadapan dengan wanita cantik nan elegan tersebut. Ketiganya adalah orang bayaran.
" Kerja kalian bagus " Puji Ibu Sekar, wanita cantik itu.
" Kami bisa diandalkan Bos! Apalagi kerja enak begini, tinggal celap celup enak dapat duit! kalau ada lagi yang harus digarap silahkah hubungi kami Bos! " Kata salah satu perwakilan pria itu.
" Oh ya Boss? Perhiasan dan ponsel wanita itu? " Tanya Pria yang melucuti seluruh perhiasan Anggun.
" Tinggalkan saja ponsel dan cincin pernikahan mereka, sisanya bisa kalian ambil" Kata Ibu Sekar.
Ketiganya mendapatkan masing-masing amplop tebal dari Ibu Sekar.
" Makasih Boss! " Ketiganya senang memegang amplop masing-masing.
Ibu Sekar menyuruh ketiganya pergi.
" Its Show Time, sebarkan video ini dengan rapi melalui ponsel ini" Kata Ibu Sekar pada asistennya sambil memberikan ponsel Anggun.
Ia membuang cincin pernikahan Anggun ke tempat sampah.
" Kupastikan itu adalah cincin perkawinan terakhir yang akan terpasang pada jarimu! " Kata Ibu Sekar penuh dendam.
Sang asisten pamit , ia tahu apa yang harus ia lakukan. Dengan hati-hati ia menyebarkan video itu dibeberapa club malam dan link-link internet. Ibu Sekar meminta pekerjaan yang rapi agar tidak terlacak polisi.
(Sesungguhnya penyebar video asusila akan mendapat dakwaan,karena itu mohon jangan meniru ya pembaca yang budiman)
Dalam waktu singkat, Video itu langsung menjadi konsumsi publik dan menyebar ke pelosok masyarakat.
***
Nathan berada diclub malam bersama teman-temannya. Hari ini ia sedang suntuk untuk pulang ke rumah, desakan untuk punya cucu dari ibunya sangat memusingkannya. Bagaimana mungkin ia bisa mempunyai anak. Pria itu saja bahkan kehilangan gairahnya bersama sang istri.
__ADS_1
Lelaki itu lebih memilih bersama teman-temannya bersenang-senang. Nathan bukan tipe yang suka jajan diluar, ia tidak suka sembarangan tidur bersama wanita asing. Kebanyakan wanita yang ditidurinya adalah pacar-pacarnya terdahulu.
" Kau seperti ini? Coba lihat istrimu? Hot banget " Kata Salah seorang teman Nathan menertawakan Nathan yang hanya duduk diam dan mengusir wanita malam yang mendekatinya.
Teman Nathan memperlihatkan video yang memperlihatkan Anggun tengah digilir di sofa club. Wajah Anggun tersorot jelas. Mata Nathan melotot, rasa mabuknya hilang seketika.
" Darimana video ini? " Tanyanya emosi hingga memegang kerah sang teman.
" Santuy Bro! Video ini lagi heboh-hebohnya apalagi diperkirakan terjadi diclub ini malahan sepertinya ditempat yang kaududuki itu bro"
Teman-teman Nathan menertawakan Nathan yang kebingungan.
" Sejak kapan video ini ada padamu? " Tanya Nathan.
" Hmm.. Aku dikirim temenku sekitar seminggu lalu tadinya aku ga ngenalin itu istrimu Bro! Tapi lihat ini...bukankah sangat jelas ini istrimu? Kamera yang merekam ini sangat jelas memperlihatkan semuanya dengan detail tanpa blur wakakakaka!" Kata teman Nathan tertawa.
Nathan memutuskan untuk pulang ke rumah, ia sangat emosi! seperti terkena tamparan keras, pria itu merasakan sakit hati yang luar biasa.
Bagaimana mungkin istri yang ia kenal polos dan lugu bisa menjadi seliar itu dalam video, bukan hanya melakukan dengan satu pria tetapi dengan tiga pria sekaligus tanpa malu.
BRUK!
Pintu Mobil dibanting begitu saja. Nathan datang menerjang pintu rumah membukanya dengan kaki.
Anggun datang menyambutnya,
PLAK!
" Apa yang kau lakukan pada putriku? " Hardiknya marah.
" Kau! " Tunjuk Nathan dengan mata memerah pada ibu mertuanya.
Anggun berdiri menangis dipelukan ibunya. Tamparan Nathan meninggalkan bekas merah dipipinya. Baru kali ini ia melihat Nathan sekasar itu.
" Apa ini caramu mengajari putrimu? Ditinggal kerja suami malah menjadikan dirinya sebagai piala bergilir pria-pria diclub? WANITA MURAHAN !!! " Teriak Nathan menggema diseluruh rumah.
Para pelayan mengintip dari balik dinding, menyaksikan kemarahan majikan pria mereka.
" Apa maksudmu? Putriku tidak seperti itu? Jangan pernah percaya gosip dari luar" Pinta Ibu Ningsih dengan tegas.
Nathan tertawa mengejek mertuanya.
" Hahahaha anda mungkin tidak tahu sebinal apa putri anda diluar, aku akan secepatnya mengurus perceraian kami! Aku tidak sudi mempunyai istri seperti dia" Kata Nathan.
" Jangan Kak! Kau salah paham! Video apa? Itu pasti Fitnah " Anggun langsung memegang kaki sang suami.
Ia tidak ingin bercerai dari suaminya. Nathan memeriksa ponselnya. Tampaknya temannya mengirim video itu padanya. Ia memperlihatkan video itu pada Anggun dan ibunya.
" Lihat? Apakah ini Fitnah? LIHAT? Ini cincin pernikahan kita, siapa yang bisa meniru perhiasan turun temurun keluargaku? sekarang mana cincin pernikahan itu? " Nathan memeriksa jari Anggun.
__ADS_1
Anggun nampak mengenakan cincin lain, cincin pernikahan itu hilang bersama perhiasannya yang lain malam itu. Anggun menatap video itu pucat.
Ia terlalu mabuk untuk mengingat siapa yang merekamnya.
" Kak Nathan, aku dijebak " Tangis Anggun.
Nathan tidak mempedulikannya, ia masuk ke kamar dan mengemasi seluruh pakaiannya. Ia tidak ingin lebih lama lagi berada dirumah itu.
Anggun menangis syok, ia tidak menyangka akan ada video seperti itu. Ia kehilangan ponselnya sehingga tidak mendapatkan berita apapun dari dunia luar. Ibu Ningsih juga ikut terkejut dengan video itu. Ia tidak mengetahui jika putrinya mabuk-mabukan dan melakukan hal diluar batas kewajaran.
Nathan keluar dari kamar membawa sekoper pakaiannya, Anggun datang menghampiri memohon untuk tidak ditinggalkan. Namun sang suami sudah terlanjur emosi.
" Kak, Anggun mohon, please jangan tinggalin Anggun! Ini hanya jebakan! Anggun dijebak " Kata Anggun sambil menangis.
Nathan tidak bergeming, langkah kakinya mantap menuju pintu. Rumah ini penuh dengan kenangan Embun baginya, ada rasa berat untuk meninggalkan tempat itu.
BRUK!
Secara tiba-tiba Anggun pingsan, Ibunya menjerit kaget. Nathan berbalik, ia segera mengangkat tubuh istrinya ke kamarnya. Dokter keluarga dipanggil dan memeriksa kondisi Anggun.
Ibu Ningsih sangat khawatir, Nathan hanya menatap dingin.
" Kondisinya melemah, sebaiknya dirawat inap dirumah sakit " Kata Dokter.
" Ada apa dok? apa putriku mengidap penyakit berbahaya? " Tanya Ibu Ningsih.
" Tidak ada penyakit yang berbahaya nyonya, hanya saja kita tahu jika rahim Nyonya Anggun sangat rentan dan memerlukan perhatian khusus terlebih ia sedang hamil sekarang ini" Jawab Dokter.
" HAMIL? " Nathan syok tidak mengira sama sekali.
Anggun dibawa ke rumah sakit menggunakan Ambulance, kediaman Bumiwardoyo riuh dengan bunyi ambulance meninggalkan ruangan.
Nathan ikut saja bersama mobil yang membawa Anggun. Ibu Ningsih datang bersama supir pribadinya. Pak Wijaya muncul bersama Raka. Mereka mendapatkan kabar jika Anggun masuk rumah sakit.
" Apa yang terjadi? " Tanya Pak Wijaya.
Ibu Ningsih menatap dingin tanpa menjawab. Ia tidak bisa lagi mempercayai jika suaminya mengkhawatirkan kondisi putrinya.
Sementara Nathan sedang berperang dengan dirinya sendiri. Sebagai Lelaki ia bertanggung jawab atas kehamilan istrinya namun itu jika ia tidak mengetahui adanya video itu. Apalagi usia kehamilan sang Istri hampir sama dengan perkiraan video itu dibuat.
"Selamat ya Kak atas kehamilan Anggun " Kata Raka tulus.
Hubungan kedua pria ini tergolong baik karena Nikita adalah sekertaris andalan Nathan.
Nathan tersenyum kecut mendengar ucapan selamat itu.
" Aku bahkan tidak yakin itu anakku" Jawab Nathan didepan Raka, Pak Wijaya dan Ibu Ningsih.
***
__ADS_1
BERSAMBUNG.