Embun Dari Langit

Embun Dari Langit
Perselingkuhan Nathan


__ADS_3

***


Nikita terlihat melamun di meja kerjanya. Tidak biasanya gadis itu tersenyum-senyum sendiri dalam lamunannya.


" Haduh Neng Manis jangan senyum-senyum sendiri atuh, si Mamang jadi ge-er merasa disenyumin " Tegur Office Boy tua dikantor Nathan.


Niki terkejut namun tidak marah, ia biasa memang suka bercanda dengan orang disekitarnya. Kepribadiannya yang ramah memang disukai oleh semua orang.


" Ah si Mamang bisa saja... Tiap hari sudah disenyumin juga " Kata Niki tertawa.


Office boy tua itu pamit setelah mengantarkan pesanan dari karyawan lain. Nikita memeriksa berkas namun tidak bisa fokus. Semua gara-gara pernyataan cinta tidak langsung dari Nathan kemarin.


Tidak dapat dipungkiri Nathan menempati tempat khusus dihati Niki, sayangnya gadis itu menahan diri karena Nathan berstatus suami orang terlebih lagi dia adalah suami Anggun saudara tirinya.


Kira-kira akan seperti apa nantinya jika Nathan meninggalkan Anggun demi Nikita. Hemm Lamunan Niki terus saja melayang.


***


Nathan hari ini tidak ke kantor, Ia sibuk bermain dengan putri kecilnya yang masih berusia beberapa hari, tanpa setahu Nathan, Embun juga telah melahirkan putranya lewat operasi caesar. Nathan tidak mengetahui kehamilan Embun, hanya Anggun dan pelayan dirumah yang mengetahui kehamilan Embun.


Perbedaan umur Daffa dan Shasa (Panggilan untuk baby Nathasa) hanya 6 bulan saja. Shasa lahir saat Daffa berusia 6 bulan. Persamaan kedua bayi ini adalah sama-sama dirawat oleh ayah masing-masing saat lahir karena kondisi kedua ibunya yang tidak memungkinkan.


Nathan terlibat langsung dalam perawatan bayinya, Anggun fokus pada kemoterapi dan kesembuhannya. Sesekali Nathan mengajak anaknya bercengkerama dengan Nikita.


Anggun bukannya tidak tahu, ia sengaja menutup mata dengan hubungan yang mulai berkembang antara suaminya dan saudara tirinya. Asal ia tidak kehilangan sang suami apapun akan ia lakukan. Sejak kembali ke rumah Anggun menjadi sosok yang lebih tenang, dewasa dan banyak berpikir.


Sayangnya perubahan Anggun tersebut tidak lagi membuat Nathan terkesan, lelaki itu sudah memalingkan hatinya pada seorang Nikita.


Anggun tahu jika kunci untuk bersama suaminya adalah anaknya, Nathan sangat mencintai putrinya dan putrinya membutuhkan ibunya. Anggun memanfaatkan keadaan itu untuk membuat Nathan tetap berada disisinya. Kedekatan Nathan dan Nikita juga mulai terendus oleh awak media.


Sayangnya pria itu malah tidak menyembunyikan sama sekali kedekatannya dengan Nikita. Anggun tidak mengomentari apapun walaupun ia sangat sakit hati.


" Bisakah kalian untuk sembunyi-sembunyi melakukan perselingkuhan kalian? " Tanya Anggun pedih.


Nathan tengah meminum kopinya menatap dingin Anggun. Apa pedulinya?


" Kak Nathan bagaimanapun kalian berdua adalah saudara ipar, Ibunya merebut ayah dariku sekarang dia malah merebutmu dariku" Kata Anggun.


" Oh, bukankah kau juga merebutku dari Embun? " Balas Nathan membuat Anggun mati kutu.


" Kak, sudah cukup atas semua penghinaan yang kau tuduhkan padaku " Anggun terhenti seperti akan menangis sambil menggendong putrinya.


Nathan memandang Anggun dengan tatapan muak,


" Lalu apa maumu? Aku tidak keberatan jika kita bercerai sekarang dan Aku akan mengambil hak asuh Nathasa dengan sejumlah video menjijikkann milikmu sudah cukup meyakinkan pengadilan agar menyerahkan hak asuh padaku"


Anggun menelan ludah, bercerai ataupun tidak sama saja baginya. Nathan sudah berpaling darinya. Wanita muda itu hanya bisa menelan pahitnya sakit hati yang ia rasakan dan itu belum seberapa karena minggu berikutnya Nathan dengan beraninya mempublish foto Niki dan mengakuinya sebagai calon istrinya.


Banyak pertentangan yang terjadi antara hater dan fans sayangnya tidak menyurutkan Nathan untuk berhubungan dengan Niki.


Niki sendiri masih ragu dengan hatinya, apakah ia benar-benar mencintai Nathan atau hanya sekedar iri dengan kehidupan Anggun.


teng..teng...teng...


Suara dering ponsel membuat Niki terkejut. Sebuah panggilan dari nomor asing yang berasal dari seorang wanita.


" Bisakah kita ketemu?" Tanya Suara itu.


Niki tidak mengenal suara itu, " Tidak jika anda tidak mengatakan apa tujuan anda menghubungiku" Jawab Niki.

__ADS_1


Suara diseberang terdengar seperti terkekeh pelan.


" Gayatri mendidikmu dengan baik, ayo ke sini...aku sedang bersama ibumu" Kata suara itu.


Panggilan berakhir sebuah pesan what's up masuk yang menunjukkan lokasi dan foto kebersamaan Ibunya dengan seorang wanita asing namun terasa familiar baginya.


Nikita berdiri, ia meminta izin pada salah satu staff dikantor untuk urusan diluar. Ia memesan taxi online dan menuju tempat yang dimaksud.


Ternyata ibunya memang sedang bersama wanita tersebut, Niki berusaha mengenali wanita itu.


" Ini Ibu Sekar, beliau yang selalu menolong kita selama ini" Kata ibu Gayatri.


Niki tersenyum meminta maaf. Ibu Sekar memakluminya. Tidak lupa ia berterima kasih atas bantuan wanita cantik itu, sejak kecil ia memang mengetahui ada sahabat ibunya yang selalu menolong ibunya saat kesulitan. Bahkan kalau tidak salah ingat, Raka diangkat sebagai anak lelakinya dan mendapatkan pendidikan terbaik karena wanita dihadapannya ini.


Namun itu dulu, rasanya Niki mencium adanya tujuan lain dari ibu Sekar. Sangat tidak mungkin seorang wanita sosialita sekaligus pebisnis dan crazy rich seperti ibu Sekar melakukan sesuatu tanpa timbal baliknya.


Ketika menyampaikan hal itu, Ibu Sekar tertawa dan tidak menutupi apapun.


" Kau benar dan kuakui hal itu, Ibumu dan kakakmu telah mengetahui hal ini sejak lama" Kata Ibu Sekar.


Niki menatap ibunya, berarti hanya dia saja yang tidak tahu apapun.


" Ibu Sekar kehilangan anaknya karena dibunuh Anggun" Kata Ibu Gayatri.


Niki menganga, benarkah hal itu?


Ibu Sekar terlihat sedih namun segera menutupi perasaannya. Niki disodorkan ponsel Sean yang berisi banyak video dan foto Sean dengan Anggun bahkan dalam posisi terintim sekalipun.


Niki tidak menyangka Anggun seliar itu saat remajanya, tidak sepertinya yang bahkan masih perawan diusianya yang ke 23 tahun. Ia hanya akan menyerahkan mahkota yang paling berharga miliknya tentu untuk suaminya.


" Bagaimana Nathan bisa menerima Anggun yang seperti ini? " Niki terheran.


" Nathan sebelumnya adalah kekasih dari Kakaknya, Setelah merusak nama baik kakaknya, ia bisa mendapatkan Nathan... Pria bodoh itu tertipu bahkan mencelakai kekasihnya sendiri"


Nikita bergidik melihat seorang perempuan ringkih yang matanya terbalut satu dalam tab itu dan kenyataan lain jika Anggun telah membunuh dua orang.


"Tidak kusangka Anggun bisa membunuh kekasih dan kakaknya " Niki menggelengkan kepalanya.


Dalam pandangannya Anggun sosok gadis lemah dan manja siapa sangka menyembunyikan sosok kejam dan tidak segan menyakiti siapapun.


" Nathan dan putrinya dalam bahaya " Kata Niki khawatir.


Mata Ibu Sekar berkilat tajam, ia berhasil mempengaruhi gadis muda didepannya. Kini tinggal menunggu kapan waktu untuk memanfaatkan gadis itu seperti Ibu dan kakaknya.


***


Niki baru saja tiba dikantor saat Nathan menelponnya.


" Ya ada apa boss?" jawab Niki.


" Sudah berulang kali kukatakan jangan panggil boss lagi" kata Nathan.


Wajah Niki memerah, ia belum terbiasa dengan panggilan yang lain.


" Aku dikantor, tidak enak rasanya jika pegawai lain mendengarnya" Jawab Niki.


Nathan tidak peduli, ia tetap menginginkan dipanggil mesra oleh kekasihnya. Betapa kekanak-kanakan nya pria yang jatuh cinta.


Niki tidak menyadari suasana tegang yang mulai datang, ia terlalu sibuk memainkan pena sambil menelpon. Salah satu pegawai memberinya kode namun ia tidak menggubrisnya.

__ADS_1


" Jadi ini pekerjaanmu? Merayu suami adikmu dijam kerja?" Tanya Anggun tiba-tiba datang ke kantor suaminya.


Niki terkejut, Nathan diseberang sana juga ikut kaget.


" Apakah itu Anggun?" Tanyanya.


Niki membenarkan. Kini ia dan Anggun saling berhadapan. Anggun tengah menggendong putrinya. Tadi ia beralasan membawa putrinya imunisasi namun ia malah meminta supir untuk ke kantor suaminya.


Pegawai kantor mengintip-ngintip untuk bergosip, ini pemandangan langka dimana istri bos berhadapan dengan selingkuhan bos mereka. Nathan tidak menutupi hubungan keduanya didepan publik.


" Ini perusahaan suamiku, tentu saja aku berhak ke sini sewaktu waktu untuk melihatnya " Kata Anggun sambil menggendong putrinya.


Ia ingin mempermalukan Nikita dan membuat wanita itu sadar jika ia hanya selingkuhan sang suami yang siap dibuang kapan saja.


" Pak Nathan tidak berada dikantor" Kata Niki menahan pedih.


" Aku tahu " Jawab Anggun.


Wanita itu tidak lama berada dikantor suaminya. Setelah 'jumpa fans' ia kembali ke rumahnya.


Nathan datang tidak lama setelah Anggun, ia dapat mendengar bisik-bisik mengenai kedatangan Anggun tadi. Wajahnya memerah marah. Niki juga geram karena dipermalukan namun ia tidak menampakkan didepan Nathan.


" Ke ruanganku sebentar" Pinta Nathan lewat interkom.


Niki menguatkan hatinya, sudah saatnya ia menegaskan perasaan Nathan padanya. Ia tidak ingin menjadi seperti ibunya yang selalu disembunyikan oleh ayahnya.


" Maafkan aku " Kata Nathan langsung memeluk Niki saat gadis itu masuk ke ruangan.


" Itu sudah resiko karena mencintai suami orang" Jawab Niki dengan nada dingin.


" Tidak! Aku mencintaimu... aku memang belum bisa menceraikan Anggun namun aku tidak akan membuatmu sedih " Kata Nathan.


Ia mendekatkan wajahnya untuk mengecup bibir Niki namun wanita itu memalingkan wajahnya.


" Tolong jangan lakukan itu" Kata Niki melepaskan pelukan Nathan.


" Aku akan menikahimu, sementara ini bisakah kau bersabar sebagai istri keduaku? Aku janji Kita tidak seperti ibu dan ayahmu, kita akan menikah secara resmi" Kata Nathan.


" Bagaimana bisa? aku akan jadi hinaan semua orang, aku sudah cukup menderita saat ayahku menikahi ibuku dan bagaimana rasanya jadi istri kedua itu aku melihatnya langsung dari ibuku!"


" Tidak! Tidak! aku janji, walaupun kau istri kedua ku , kau tetap yang utama, aku janji! tunggulah sebentar lagi! kita akan menikah secara resmi! " Kata Nathan semakin bersemangat meyakinkan kekasih hati.


Niki memeluk Nathan dan tersenyum penuh kemenangan.


" Kita Lihat saja Anggun " Desis hati Niki tersenyum.


Nathan mengajak Niki ke rumah Kediaman Bumiwardoyo. Anggun nampaknya sudah lebih siap melihat sang suami secara terang-terangan membawa selingkuhannya. Ia tidak peduli, selama sang suami masih kembali padanya. Lagipula ia diam-diam telah mengetahui jika Nathan tidak akan memiliki keturunan lagi, selamanya Nathasa akan menjadi anak satu-satunya Nathan. Anggun bisa bernapas lega.


" Aku akan menikah dengan Niki! " kata Nathan tanpa basa basi.


Anggun hanya menatap dingin menyembunyikan luka hatinya.


***


BERSAMBUNG


Visual Nikita


__ADS_1


__ADS_2