
"Ayo kakak kita berangkat". Ajak putri Leona pada Alexa yang langsung menurutinya.
Ini adalah kali pertama putri Leona berkunjung kerumah Kila dan Konou sementara Alexa sudah sering mengunjungi kedua kakak beradik itu. Selama perjalanan menuju rumah Kila dan Konou Alexa terbang di samping putri Leona dan menuntunnya.
Yang membuat takjub Alexa dan putri Leona adalah saat kaki putri Leona melangkah melewati jalanan yang penuh dengan semak belukar maka saat itu juga semua semak belukar dan rerumputan liar maupun bunga-bunga seperti memberikan jalanan bagi putri Leona .
"Apa semua peri ahli daun akan mengalami hal ini kakak?". Tanya putri Leona penasaran. Karena ia tahu bahwa sang ayah adalah peri ahli daun pasti hal itu juga menurun padanya.
"Sepertinya kamu adalah satu-satunya peri yang di perlakukan istimewa oleh semua tanaman dan tumbuhan. Bahkan ketika aku pergi ke hutan bersama ayah dengan berjalan sekalipun tidak ada tanaman dan tumbuhan yang memperlakukan kami seperti itu". Ungkap Alexa yang kagum melihat perlakuan semua tumbuhan pada putri Leona.
"Benarkah? Bukankah ayah adalah raja sekaligus peri ahli daun? Kenapa hanya aku yang mengalami hal ini? Apa karena aku tidak bersayap dan mereka semua mengasihaniku kakak?". Tanya putri Leona bertubi-tubi karena rasa penasaran.
__ADS_1
"Tentu saja tidak begitu adikku. Mungkin semua peri memiliki sayap dan menjadi makluk yang paling suci dari semuanya. Tapi ketahuilah bahwa tumbuhan dan hewan memiliki kemampuan mencium aura seorang peri lebih kuat dari pada para peri bahkan aura yang tak mampu di cium oleh peri pada umumnya. Kakak rasa itulah alasan mengapa mereka memperlakukanmu dengan istimewa karena mencium aura yang berbeda dari dalam dirimu. Percayakah kau adikku bahwa hanya kau satu-satunya peri yang telah dipilih oleh langit dan bumi bahkan oleh Deus sendiri untuk menjadi penguasa di masa depan?".
"Bagaimana kakak bisa berkata begitu?".
"Itu karena kakak keturunan dari peri penyihir dan kakak adalah salah satu yang istimewa dari semua penyihir jadi kareba itulah kakak bisa meramal sedikit tentang masa depanmu". Ungkap Alexa tersenyum.
"Akhirnya kita sampai". Ujar Alexa setelan mereka sampai di halaman luas ruma Kila dan Konou.
Disana Konou sedang bermain dengan beberapa peri elf penjaga hutan.
"Buku dongeng? Maksud putri apa?". Tanya Konou yang bingung mendengar ucapan putri Leona.
__ADS_1
"Ah bukan apa-apa. Kalian pasti salah dengar". Ucapnya berbohong.
"Mau bilang dongeng tapi aku benar-benar ada didunia seperti ini. Yah sudah nikmati saja selagi diberi kesempatan".
"Kalian datang putri? Kenapa tidak memberi kabar dulu?". Tanya Kila yang baru saja keluar dari dalam rumahnya.
"Dimana para prajurit istana?". Tanyanya lagi yang tak melihat para prajurit istana seorangpun maupun kereta istana.
"Kami datang sendirian. Dan aku ingin mengajak kalian untuk berkeliling hutan. Ayo kita berangkat sekarang". Ungkap putri Leina yang sudah tidak sabar.
Kila dan Konou saling pandang sebelum akhirnya memutuskan ikut bersama dengan Alexa dan putri Leona.
__ADS_1
Meskipun tanpa mereka berpikir putri Leona pasti akan mengancam mereka dengan sebuah perintah.
Ke tiga gadis itu mulai terbang di beriringan mendampingi putri Leona yang berjalan. Lagi-lagi Kila dan Konou di buat takjub dengan pemandangan yang terjadi. Benar-benar putri Leona di manjakan bahkan oleh tumbuhan dan juga hewan. Beberapa hewan yang mencium aroma putri Leona langsung memberi hormat ketika rombongan putri Leona berjalan melewati mereka.