Fairy Princess Without Wings

Fairy Princess Without Wings
07. Leona


__ADS_3

"Mari kita masuk terlebih dahulu. Aku ingin raja yang meminta bantuanmu lagi secara langsung". Setelah berkata demikian mereka terbang kembali ke dalam istana. Alexa terbang di belakang permaisuri mengikutinya dari belakang.


"Apa putri kita sudah tidur?". Tanya permaisuri setelah sampai dikamar mereka.


"Sudah permaisuriku. Lihatlah putri kita tidur dengan lelap sekali".


"Oh halo Alexa, maaf aku tidak melihatmu. Sayap besar milik permaisuriku benar-benar mampu menutupi tubuhmu dengan sempurna". Goda raja Luis pada Alexa, sedangkan Alexa hanya mendengus tidak senang.


"Sudahlah rajaku, kau membuatnya merasa tak nyaman".


"Ayok kemarilah Alexa jangan hiraukan dia". Ajak permaisuri yang langsung dituruti oleh Alexa.


"Raja bukankah ada sesuatu yang ingin kau bicarakan dengan Alexa?". Ujar permaisuri kemudian.


"Ah tentu saja aku hampir saja lupa". Raja Luis terbang mendekati Alexa dan duduk di antara Alexa dan juga permaisuri.

__ADS_1


"Alexa aku sangat berterimakasih padamu karena telah membantu permaisuriku. Dan sebagai rasa terimakasihku aku ingin kau memberikan nama yang indah untuk putri kecil kami. Kau tidak keberatankan Alexa?". Tukas Raja Luis lagi yang membuat Alexa kaget dan langsung terbang di hadapan raja Luis dengan raut wajah yang gembira.


"Apa kau bersungguh-sungguh raja. Maksudku apa kau sungguh ingin aku yang memberikan nama pada calon penguasa seluruh hutan dan negeri ini?". Tanya Alexa dengan mata berbinar.


"Tentu saja. Jadi nama seperti apa yang ingin kau berikan pada putri kami?". Tanya raja Luis lagi.


"Karena aku sudah tahu tentang masa depannya jadi kupikir nama yang sesuai untuknya adalah Leona". Jawab Alexa penuh percaya diri.


"Leona?". Ucap raja dan permaisuri bersamaan saling pandang.


"Leona yang berarti kuat dan berani seperti singa. Bukankah sesuai untuk seorang calon pemimpin sepertinya. Aku ingin dia menjadi singa betina yang kuat dan berani. Jadi nama itu sangat cocok untuknya". Sambungnya lagi tersenyum menatap raja Luis dan permaisuri bergantian.


"Wah-wah-wah. Ternyata kau hebat juga. Kupikir Leona hanya sebuah nama tapi ternyata mempunyai arti yang sangat bagus. Bagaimana kau bisa berpikur sejauh itu, bahkan aku dan permaisuri pasti tidak akan berpikir sejauh itu hanya untuk sebuah nama". Jawab raja Luis memuji Alexa yang sangat hebat menurutnya.


"Mudah saja. Bahkan namaku juga mempunyai arti yang sangat bagus". Ujarnya lagi dengan percaya diri lalu kembali duduk di samping raja Luis.

__ADS_1


"Baikalah nama putriku adalah putri Leona. Putriku yang kuat dan berani sepertiku. Dia akan menjadi singa betina untukku kelak, yang akan melindungiku dan permaisuriku ketika kami sudah semakin tua dan akan menjadi penguasa negeri ini". Tukas raja Luis sembari merangkul permaisuri tersenyum bangga.


"Oh yah raja, aku ingin Alexa tinggal disini bersama kita. Bagaimana menurutmu?".


"Tentu saja boleh. Dia akan membantu kita menjaga putri kita Leona dan menjadi kakak untuk Leona. Apa kau keberatan dengan permintaanku ini Alexa?". Tanya raja Luis menatap Alexa dengan tatapan penuh kasih sayang.


"Dengan senang hati aku akan melakukannya" . Jawab Alexa cepat.


"Baiklah mari ku antar kau ke kamarmu Alexa. Ada banyak sekali kamar di istana ini terserah kau mau memilih yang mana". Ajak permaisuri pada Alexa terbang dari ruangan satu keruangan lainnya untuk melihat kamar yang disukai oleh Alexa.


"Disini saja. Aku ingin tinggal di kamar ini. Ini sangat nyaman dan ada jendelanya juga. Wah bahkan aku bisa melihat danau Kino dari atas sini". Ujar Alexa senang sambil menunjuk ke arah danau Kino yang ada di belakang istana ini.


"Tapi kamar ini ukurannya tidak terlalu besar. Apa kau tidak apa-apa?". Tanya permaisuri memastikan lagi pilihan Alexa.


"Kecil? Wah bahkan kamar ini lebih besar daripada rumah lama yang aku tinggali bersama ibuku dulu". Jawab Alexa dengan raut wajah kebingungan. Kamar sebesar ini masih disebut kecil oleh permaisuri. Yang benar saja? Ah dia lupa dengan siapa dan dimana dia sekarang berada.

__ADS_1


"Ah aku lupa, sekarang aku ada di istana pantas jika mempunyai kamar sebesar ini. Hihihi". Jawabnya lagi sambil tertawa kecil di hadapan permaisuri.


__ADS_2