Fairy Princess Without Wings

Fairy Princess Without Wings
50. Bergabungnya Flugh


__ADS_3

"Magnus lakukan saja. Makluk ini terlalu membuang waktu ki...".


"Baiklah aku akan mengatakannya". Sebuah suara asing muncul dalam pikiran putri Leona. Putri Leona menatap Orgh yang mengangguk padanya.


"Jangan ada yang terlewatkan atau kau akan jadi daging panggang setelah ini". Ancam putri Leona lagi.


"Kami hanya diperintahkan oleh sang ratu". Terang Orgh itu memulai cerita.


"Lanjutkan".


"Kami tidak ingin membunuh siapapun. Tapi kami terpaksa melakukannya karena takut dengan ratu".


"Ratu mengancam kami semua jika kami tidak membunuh para peri maka kami yang akan di bunuhnya untuk melengkapi ritualnya". Jelas Orgh itu lagi.


"Ritual?". Putri Leona sedikit berkedut saat mengucapkannya. Orgh tersebut mengangguk menanggapi putri Leona.

__ADS_1


"Ritual untuk menjadi awet muda dan abadi selamanya". Imbun Orgh itu lagi.


"Karena itulah ia membutuhkan banyak sekali jantung peri wanita yang masih muda. Dan ia memerintahkan kami para Orgh untuk memburu semua peri dengan memanipulasi pandangan mereka dan membawa mereka semua kemari ". Ungkapnya tertunduk.


"Apa itu termaksud dengan apa yang aku lihat sebelum sampai kemari? Air terjun dan juga danau itu? Apakah itu juga hasil manipulasi kalian? ". Tanya putri Leona dengan tak percaya. Orgh itu kembali mengangguk dengan kepala tertunduk.


"Maafkan kami semua. Kami sungguh tidak berniat melakukannya. Kami hanya tidak punya pilihan lain dan tidak mampu melawan perintah dari ratu". Terangnya lagi.


"Apa hanya tadi kelompok kalian? ". Tanya putri Leona mencari tahu.


"Tapi kalian tetap melakukannya dengan terbukti banyak sekali korban berserakan dimana-mana". Ujar putri Leona memotong perkataan Orgh.


"Keluarga kami ada beberapa yang terbunuh juga karena menolak perintahnya. Karena itulah kami semua mulai mengikuti semua perintah termaksud membunuh para peri".


"Kalian takut jika kalian sendiri yang dibunuh lalu kalian pikir bagaimana dengan para peri itu hah? Apa mereka tidak takut dan mati dengan sukarela? Bagaimana jika semua keluarga kalian aku bunuh saat ini juga? Apa kalian akan menerimanya".

__ADS_1


"Tidakkan? Seperti itu juga yang dirasakan oleh keluarga mereka. Jadi berhenti berpura-pura kalau kalian terpaksa melakukannya". Teriaknya dengan penuh amarah membuat Orgh itu ketakutan.


"Antarkan. Antarkan aku pada ratu atau siapapun yang kalian panggil ratu itu". Ujarnya lagi pada Orgh.


"Apa kau yakin dengan rencanamu ini tuan putri?". Tanya Ule yang sudah terbang kepundaknya.


"Aku harus melakukannya Ule. Jika tidak maka korban akan semakin banyak. Kita tidak tahu siapa yang akan menjadi korban lagi nantinya. Aku takut jika itu adalah orang-orang yang aku cintai". Ungkapnya tertunduk.


"Baik aku mengerti".


"Bawa kami kesana. Magnus". Putri Leona naik keatas punggung Magnus diikuti oleh Orgh, sementara Ule masih pada tempatnya sebelumnya. Mereka mulai terbang mengikuti arahan dari Orgh tersebut. Perjalanan mereka tidak butuh banyak waktu sampai akhirnya berhenti pada sebuah banguan megah yang merupakan istana yang terbuat dari es yang berwarna merah muda juga. Putri Leona memandang kebawah istana tersebut dari atas punggung Magnus yang terbang mengitari di atas udara secara perlahan itu.


Hari sudah mulai gelap tapi putri Leona dan yang lainnya belum mendarat bersama Magnus. Ia sudah bertanya banyak hal lagi pada Orgh tersebut yang bernama Flugh tentang bagaimana ritual tersebut akan dilakukan dan apa saja kelemahan ratu mereka itu. Setelah mendapat cukup informasi penting putri Leona mulai menyusun rencana agar menggagalkan ritual tersebut dan membunuh ratu jahat itu.


Diam-diam dalam hatinya Flugh merasa senang dengan kedatangan putri Leona dan juga naganya. Ia berharap agar semua rencana putri Leona berjalan sesuai rencana dan ia akan membantunya sebisa mungkin. Sejujurnya ia sangat membenci jika ia dan kelomponya mulai diperintahkan untuk membawa para peri dan membunuh mereka untuk mengambil jantung-jantung mereka. Tapi sekarang tidak lagi begitu. Ia akan melawan sebisa mungkin untuk membantu putri Leona menyingkirkan wanita es jahat yang mengaku dirinya sebagai ratu tersebut.

__ADS_1


#Like dan komennya yah teman-teman. Vote kalian juga sangat membantu author dalam berkarya


__ADS_2