Fairy Princess Without Wings

Fairy Princess Without Wings
52. Bertemu Ratu Es


__ADS_3

#Flashback


"Um.....ummmm". Suara Morin tak bisa keluar saat putri Leona membekap kuat mulutnya. Ia berkali-kali mengguncang tubuhnya untuk melepaskan diri dari putri Leona. Morin mengalihkan pandangannya saat melihat Flugh yang mengangguk kearahnya.


"Ikutlah denganku". Putri Leona melepaskan tangannya dan memerintahkan Morin untuk membawa bayi itu ikut bersama Flugh.


Flugh kembali setelah beberapa saat mengantar Morin untuk bersembunyi bersama Magnus. Keduanya kembali menyelinap masuk kedalam saat suara para Orgh yang hilir mudik membawa nampan berisi jantung dan hal lainnya.


"Dimana bayi kecilku?". Suara seorang wanita terdengar keras saat keduanya mulai memasuki tempat ritual.


"Itu adalah ratu Sevilla tuan putri". Ungkap Flugh saat putri Leona menatapnya.


"Dia bersama dengan Morin istriku".


"Cepat bawakan kemari. Sebentar lagi ritual ini akan dilakukan". Suara percakapan ratu Sevilla dengan seorang pria kembali terdengar diikuti suara langkah kaki yang terdengar mendekati mereka.


"Sebelah sini tuan putri". Bisik Flugh sambil menarik tangan putri Leona agar mengikutinya.

__ADS_1


"Tetaplah disini". Imbunnya lagi.


Salah satu Orgh bertubuh besar muncul dari dalam tempat ritual menuju sebuah pintu besi yang berlambangkan es lalu masuk kedalamnya dan mencari sesuatu yang sepertinya tidak ia temukan. Kemudian ia berlari keluar mwmbuka pintu yang lainnya dan begitu seterusnya sampai ia masuk kembali kedalam tempat ritual dilakukan. Putri Leona dan juga Flugh masih mengawasinya dari tempat persembunyian mereka.


"Ra...Ratu".


"Ada apa Brekh. Dimana bayi itu?". Suara ratu Sevilla kembali terdengar ditelinga putri Leona dan juga Flugh.


"Ba....bayi dan juga istriku menghilang ratu. M....maafkan aku".


"Tidak berguna....". Suara teriakan ratu Sevilla terdengar sangat keras dari tempat persembunyian putri Leona dan juga Flugh.


"Ba.....baik ratu". Tak lama kemudian Orgh bertubuh besar tadi kembali muncul dengan dengan keringat bercucuran. Sepertinya ratu Sevilla benar-benar akan menjadikannya pajangan. Setelah itu Flugh menemui pria bertubuh besar yang baru saja keluar dari tempat ritual. Mereka berbicara sebentar sampai Flugh mengajak pria bertubuh besar yang bernama Brekh itu menemui putri Leona.


"Jadi kau ingin melawan ratu?". Ungkap Brekh setengah berbisik pada putri Leona yang hanya mengangguk sebagai jawaban. Ia sudah sedikit lega mengetahui istrinya dalam keadaan baik-baik saja. Namun mengetahui rencana Flugh dan juga putri Leona membuatnya sedikit khawatir jika sewaktu-waktu ratu Sevilla mengetahui jika mereka semua berniat untuk mengkhianatinya sudah bisa dipastikan maka mereka semua akan menjadi balok es terlebih lagi melihat putri Leona dalam keadaan seperti sekarang bahkan tidak memiliki senjata apapun bagaimana gadis kecil ini akan melawan ratu Sevilla yang mempunyai sihir membekukan segala hal dengan tombak bermata tiga miliknya? Ini benar-benar konyol menurutnya.


Lama Brekh menatap putri Leona dari atas sampai bawah, tidak ada yang spesial kecuali kecantikan yang dimiliki oleh putri Leona.

__ADS_1


"Dia bersama seekor naga api". Ungkap Flugh yang mengetahui keraguan pada Brekh.


"Naga? Naga api?". Brekh bertanya dengan mata membulat menatap Flugh.


Suara ratu Sevilla kembali terdengar kala memerintahkan para Orgh menyusul Brekh dan juga Morin. Flugh menarik tangan Brekh dan mengajaknya bersembunyi diikuti oleh putri Leona. Langkah-langkah kaki semakin terdengar jelas saat beberapa Orgh mulai berjalan keluar dari pintu istana. Flugh yang sudah tahu harus melakukan apa langsung mengikuti para Orgh itu dan menceritakan semuanya seperti yang sudah diceritakannya pada Morin dan juga Brekh. Dan sesuai dugaan para Orgh itu menyetujui rencana Flugh mengingat ada naga api dipihak mereka. Naga api dan ratu es? Bukankah itu akan menarik?


Ratu Sevilla berteriak dengan marah saat para Orgh yang dimintanya mencari Morin dan juga Brekh tak kunjung kembali. Ia membekukan semua Orgh yang ada disitu saat itu juga. Putri Leona menyaksikannya dibalik dinding es dengan membawa bayi perempuan dalam gendongannya.


"Kau mencari ini wanita es?". Ungkap putri Leona muncul dihadapan ratu Sevilla.


"Kau...si buruk rupa itu. Hahahaha aku tidak menyangka akan bertemu denganmu secepat ini. Aku bahkan baru saja membicarakanmu kau tahu?". Tawa ratu Sevilla mencemooh pada putri Leona.


"Jadi kau yang mengambil bayi itu? Apa kau tahu apa yang akan aku lakukan jika sesuatu yang sudah menjadi milikku direbut oleh orang lain?". Ungkapnya mendekat pada putri Leona.


"Membekukan aku seperti para Orgh itu?". Ungkap putri Leona menatap para Orgh yang telah menjadi patung es.


"Hahahah. Tentu saja tidak sayangku. Itu terlalu mudah bagimu".

__ADS_1


"Lagipula". Ungkapnya terhenti sambil menciumi rambut putri Leona dan mencium pundak putri Leona yang hanya diam menatap setiap perlakuan ratu Sevilla itu.


"Aku tidak membutuhkan bayi itu lagi. Aku mempunya sesuatu sebagai gantinya. Yang bahkan lebih berharga dari pada bunga kelabu". Ungkapnya tersenyum sinis pada putri Leona dan berlalu.


__ADS_2