
Raja Luis kembali dari perjalanannya dalam mengurus permasalahan antar kerajaan. Yah didunia ini Matoa bukan satu-satunya kerajaan yang ada tapi masih banyak kerajaan lain dan mereka saling berhubungan baik. Hari ini raja Luis baru saja kembali dari kerajaan Kolisia. Raja kerajaan Kolisia sendiri merupakan sahabat baik raja Luis yang bernama Jacob. Putri raja Jacob sendiri bernama Dash mungkin seusia dengan putri Leona dan hal ini membuat raja Luis ingin putrinya bersahabat juga dengan Dash agar persahabatan kedua kerajaan ini terus berlanjut kegenerasi berikutnya mengingat raja Jacob telah banyak membantu kerajaan Matoa disaat-saat sulit dan sebaliknya.
"Apa semua sudah baik-baik saja rajaku?". Permaisuri bertanya dengan suara lembut. Raja Luis menarik nafas berat lalu berbalik menatap permaisuri.
"Sepertinya Para penyihir tidak tinggal diam selama ini dan sepertinya kitalah yang terlalu lengah kepada mereka". Ungkapnya pelan.
"Apa yang sudah mereka lakukan?". Kali ini permaisuri bertanya dengan serius. Sepertinya masalah yang ini sudah benar-benar serius dan tidak bisa dibiarkan begitu saja mengingat kerajaan Kolisia sampai meminta kerajaan Matoa untuk ikut membantu.
"Ia menebarkan banyak racun pada semua tumbuhan. Dan setiap peri yang menghirup racun tersebut akan tertidur dalam waktu lama dan sampai saat ini mereka masih tertidur". Terang raja Luis pada permaisuri.
"Lalu bagaimana dengan keluarga kerajaan? Apa mereka baik-baik saja?". Permaisuri bertanya dengan khawatir. Bagaimanapun juga kerajaan Kolisia sudah seperti keluarga mereka sendiri. Tentu saja ia akan khawatir jika hal-hal buruk terjadi pada mereka.
"Mereka semua baik-baik saja karena sebelum racun tersebut masuk kedalam istana raja Jacob sendiri sudah menutup pintu kerajaan rapat-rapat". Terang raja Luis lagi.
"Itu bagus. Aku sedikit merasa lega". Ungkap permaisuri lagi.
__ADS_1
"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang". Lanjut permaisuri.
"Perketat penjagaan diseluruh hutan. Setiap sisi hutan ini tidak boleh dimasuki oleh peri penyihir".
"Dan lagi ingatkan juga putrimu untuk tidak berkeliaran dihutan lagi. Dia benar-benar tidak mendengarkan jika aku yang memperingatkannya". Lanjut raja Luis.
"Itu karena kau yang terlalu memanjaknnya selama ini". Sahut permaisuri.
"Bagaimana mungkin aku tidak memanjakan putriku". Balas raja Luis.
___________________
"Kakak sedang apa kau disini?".
"Siapa kau sebenarnya?". Alexa balik bertanya saat putri Leona sudah duduk disampingya.
__ADS_1
"Apa wajahkuh kotor?". Putri Leona berusaha melihat wajahnya di cermin. Tidak ada yang salah lalu berbalik menatap Alexa.
"Aku sudah memikirkan hal ini sejak kemarin. Kau bukanlah peri seperti kami. Aku benar bukan? Jadi sekali lagi siapa kau sebenarnya?". Tanya Alexa menuntut jawaban.
Putri Leona menarik nafas berat lalu berjalan keluar memastikan tidak ada siapapun didepan pintu lalu kembali duduk disamping Alexa.
"Aku tidak tahu bagaimana aku bisa berakhir disini. Aku awalnya adalah seorang manusia yang sudah mati. Tapi entah apa yang terjadi sampai aku bisa terlahir kembali menjadi putri raja Luis tapi aku tidak menyesalinya sama sekali". Jelas putri Leona pada Alexa yang sedang mencocokan cerita putri dengan penglihatannya beberapa hari lalu.
"Manusia?".
"Yah manusia. Wujudnya sepertiku saat ini hanya saja jika telingaku lebih kecil mungkin akan terlihat sangat mirip". Bayangan-bayangan penglihatannya mulai terlintas dipikirannya saat mendengarkan cerita putri Leona.
"Tapi yang membuatku terkejut adalah manusia lain yang aku kenal diduniaku sebelumnya juga ada disini. Aku tidak tahu dia juga sudah mati sebelumnya lalu terlahir kembali didunia ini atau bagaimana. Yang pasti untuk apa yang terjadi aku tidak pernah menyesalinya". Lanjutnya lagi.
"Apa manusia itu......dia baik padamu ?". Tanya Alexa yang dijawab anggukan kepala oleh putri Leona. Ada raut bahagia yang dipancarkannya kala tahu jawaban sang adik.
__ADS_1
"Dia sangat baik padaku dan aku menyukainya". Tegas putri Leona lagi