
Para Orgh berjalan hilir mudik menyiapkan segala keperluan untuk ritual sang ratu es. Nampan-nampan berisi 100 jantung peri yang masih segar diletakan diatas meja es raksasa dengan beberapa hal lainnya. Dihadapan meja tersebut terdapat sebuah cermin besar seukuran tinggi badan tubuh putri Leona.
"Dimana bayi kecilku?". Ungkap ratu es menatap salah satu Orgh yang bertubuh besar.
"Bersama dengan Morin istriku". Jawab Orgh bertubuh besar itu dengan cepat.
"Cepat bawakan kemari. Sebentar lagi ritual ini akan dilakukan". Ungkap ratu es itu kembali sambil tersenyum sinis penuh kemenangan.
Ia menatap keatas langit malam, bulan purnama yang hampir sempurna dan sebentar lagi ia akan menjadi seorang peri yang abadi.
"Hahahahahha. Setelah malam ini tidak ada yang bisa mengalahkanku. Ratu Zevilla yang abadi dan yang tercantik diseluruh negeri".
"Ra...Ratu". Panggil Orgh bertubuh besar itu kembali.
"Ada apa Brekh. Dimana bayi itu?". Tanya ratu dengan marah.
"Ba....bayi dan juga istriku menghilang ratu. M....maafkan aku". Ungkap pria bertubuh besar yang bernama Brekh itu tergagap sambil berlutut dihadapan ratu es dengan bergetar ketakutan.
__ADS_1
"Tidak berguna...." Teriak ratu Sevilla pada Brekh.
"Cepat temukan istrimu dan juga bayi itu atau kau dan seluruh keluargamu akan menjadi pajangan diistanaku". Ancam ratu Sevilla dengan mengarahkan ujung tombak bermata tiga miliknya pada dagu Brekh hingga membuat Orgh itu harus mengangkat wajahnya sedikit lebih tinggi.
"Ba....baik ratu". Ungkap Brekh dengan keringat dingin lalu berlari mencari sang istri.
"Aku masih punya sedikit waktu lagi". Ungkap ratu Sevilla pada dirinya sendiri. Ia lalu berjalan menuju tempat ritualnya akan dilakukan.
Seratus jantung segar telah siap pada tempatnya sebagai bahan utama untuk kehidupannya yang abadi, sebuah apel berwarna paling merah dari hutan es yang satu-satunya tumbuh dihutan ini sebagai lambang kehidupan. Sehelai rambut peri berwarna putih lambang dirinya sendiri yang juga beramput putih. Dan tinggal hati dari bayi perempuan yang baru lahir yang sekarang dibawa pergi oleh Morin istri Brekh.
"Kalian pergilah menyusul Brekh mencari istrinya. Kembalilah bersama Brekh dengan istrinya dan juga bayi itu sebelum bulan purnama sempurna. Jika kalian tidak membawakan apa yang aku minta maka kalianlah yang akan aku pakai sebagai pengganti bayi itu". Ungkap ratu Sevilla menatap tajam pada sekelompok Orgh yang tengah berjaga.
"Kora..Kora... siapakah wanita yang paling cantik dinegeri ini". Tanyanya pada cermin besar dihadapannya itu.
"Seorang putri yang tak bersayap. Dia adalah wanita yang paling cantik diseluruh negeri ini Sevilla". Cermin tersebut menjawab dengan sedikit mengejek ratu Sevilla.
"Beraninya kau..."
Praaaaakkkkk
__ADS_1
Pecahan kaca berserahkan dimana-mana setelah ia menghancurkan cermin itu dengan ujung tombaknya. Kemudian ia menarik napasnya dalam lalu menyihir cermin tersebut kembali seperti semula.
"Tunjukan wajahnya padaku". Perintahnya lagi yang langsung dituruti oleh cermin itu.
Seorang gadis yang masih belia dengan kulit seputih hamparan salju dan juga rambut putihnya yang panjang serta bibir berwarna semerah darah terpampang didepan cermin itu.
"Jadi gadis buruk rupa ini? Dia bahkan hanya seukuran semut yang bisa aku hancurkan kapan saja". Ejek ratu Sevilla pada cermin itu yang tak menjawabnya sama sekali.
"Pedulikan saja dengan bulan purnama yang sedikit lagi sempurna. Jika kau tidak melakukannya sekarang maka kau harus menunggu selama seratus tahun lagi untuk ritual ini. Itupun jika kau masih hidup". Cermin itu mencemooh ratu Sevilla.
Dan benar saja bulan purnama sudah sangat sempurna pada tempatnya. Ratu Sevilla menatapnya dengan cemas. Brekh dan juga Orgh lainnya belum juga kembali bersama bayi itu hingga bulan purnama itu berhenti menyinari tempat ritualnya dan berlalu.
"Arrrrggggghhhhh"
"Kalian semua tidak berguna......" Teriaknya dengan marah. Lalu ia meraih tombaknya tersebut dan membekukan semua Orgh yang tersisa disitu.
"Beraninya kalian menghianatiku". Ungkapnya dengan napas yang memburu.
"Kau mencari ini wanita es?". Putri Leona muncul bersama bayi perempuan dalam gendongannya.
__ADS_1