FOUND YOU

FOUND YOU
Kuning


__ADS_3

"Tentu bisa dong kalau untuk ketemu pacar seganteng kamu" Niyah berucap dengan nada manja nya walaupun sebenar nya Jendra pun tak akan melihat nya karena mereka hanya melakukan panggilan telepon bukan video call.


"Dandan yang cantik Love"


"Siap, apa sih yang gak buat pacar aku ini" lagi nada suara Niyah saat bersama Jendra di telepon maupun langsung dengan nada manja nya itu.


"Ok kalau begitu, sampai ketemu nanti jam 19.00 Love" Jendra mengakhiri telepon nya bersama Niyah.


Setelah itu Niyah pun langsung keluar dari kamar mandi dan ia pun langsung bersiap untuk pergi menemui kekasih brondong nya itu.


Niyah pun segera menyimpan hp nya di nakas samping tempat tidur lalu ia segera menuju ke walk in closet nya untuk memilih baju yang cocok saat ia bertemu Jendra.


Setelah mendapatkan nya Niyah pun langsung membawa nya menuju ke arah tempat tidur, ia letakkan baju nya. Kemudian Niyah segera duduk di depan meja rias nya dan ia pun mulai make up namun bukan nya make up senatural mungkin justru Niyah lebih suka make up yang tebal karena menurut nya ia begitu cantik dan memukau.


Setelah di rasa sudah, ia langsung menggunakan baju dengan warna merah maroon itu dengan di atas lutut kemudian lengan nya terbuka.


Lalu untuk rambut nya ia sengaja curly agar tampilan nya berbeda, Niyah begitu bersemangat untuk bertemu Jendra sang kekasih brondong nya itu.


Tak lupa Niyah pun menggunakan high heels dengan warna senada seperti baju yang ia kenakan juga aksesoris seperti jam tangan dan gelang yang membingkai tangan nya itu serta tas nya yang warna hitam itu tak ia lupakan.


Sedangkan suami nya itu masih berada di ruang kerja nya, saat ia keluar dari kamar dan bersiap pergi. Niyah dengan terpaksa menghampiri suami nya untuk berpamitan, beruntung nya tidak ada drama tuan Luke yang menahan nya hingga ia pun bisa langsung segera pergi.


Niyah sengaja lebih memilih menggunakan taksi agar tak di ketahui oleh suami nya, jika ia di antar oleh sopir keluarga mereka bisa saja akan sampai ke telinga sang suami kalau sebenar nya ia pergi bukan bersama teman nya melainkan dengan brondong nya.


Setelah berada di dalam taksi online yang sudah ia pesan sebelum nya, Niyah pun langsung mengirimkan pesan chat pada Jendra.

__ADS_1


"Beb aku sudah otw jalan nih ๐Ÿ˜˜" tulis Niyah pada aplikasi chat nya itu dengan emot kiss di akhir.


Namun seperti nya belum ada tanda-tanda kalau Jendra sudah membaca nya.


Tak berapa lama akhir nya Niyah sampai dimana biasa ia janji bertemu dengan Jendra.


Niyah pun turun dari taksi tersebut kemudian ia mengeluarkan uang untuk membayar ongkos yang sesuai tarif seperti di aplikasi nya itu.


Setelah itu Niyah pun langsung masuk, namun bukan untuk pesan kamar seperti biasa nya, Niyah lebih memilih untuk ke restaurant nya dulu menunggu sang brondong menghampiri diri nya.


Niyah pun duduk di salah satu meja yang berada di pojok namun menghadap ke arah pintu masuk restaurant tersebut agar kelihatan jika Jendra telah sampai begitu pikir nya.


Niyah kembali mengirim pesan chat pada Jendra karena yang sebelum nya belum Jendra baca.


"Beb, aku ada di restaurant bawah jika kau sudah sampai tempat biasa๐Ÿ˜˜" lagi Niyah mengirim pesan chat dan tak ketinggalan pula emot kiss di akhir chat nya itu.


Hp nya pun berdering dan langsung ia angkat telepon dari kekasih brondong nya itu.


"Halo beb" jawab Niyah saat panggilan sudah ia angkat.


"Iya aku ada di restaurant bawah" lagi Niyah menjawab nya.


"Ok baik lah, kamu ke sini saja"


Setelah itu sambungan telepon pun terputus menandakan mereka telah selesai berbincang.

__ADS_1


Tak lama setelah telepon mati, Jendra pun muncul dan benar seperti dugaan nya, Jendra mencari Niyah terbukti dengan mata nya yang melihat ke kanan dan ke kiri.


Niyah segera saja berdiri dan ia pun memanggil Jendra dengan melambaikan tangan hingga Jendra melihat dan menghampiri diri nya.


"Maaf ya Love, aku terlambat" ucap Jendra saat sudah berada di hadapan Niyah.


Memang Jendra dan Niyah tak pernah mengumbar ke romantisan mereka di depan umum kecuali jika berdua dan di dalam kamar, karena Niyah takut kalau suami nya menyuruh mata-mata untuk mengawasi nya walaupun itu belum ada bukti namun sebagai pencegahan saja.


"Yasudah tidak apa beb, lebih baik kita makan dulu" Niyah pun memberi usulan agar mereka memesan makanan dulu namun Jendra tak setuju.


"Love lebih baik kita langsung ke kamar, kan bisa pesan dari kamar juga" beritahu Jendra pada Niyah.


Dan Niyah pun hanya mengangguk tanda ia setuju dengan Jendra, akhir nya mereka berdua pun memilih untuk pesan satu kamar seperti biasa nya, karena Jendra tak ingin membawa Niyah ke kontrakan nya.


Kontrakan Jendra itu letak nya masih berada di perkampungan yang masih tabu jika seorang perempuan main ke rumah laki-laki dan itu sendirian. Bisa-bisa Jendra akan di grebek warga, itu maka nya yang sangat Jendra hindari sehingga mereka selalu bertemu di hotel kuning ini karena letak tidak terlalu jauh untuk dari kontrakan Jendra maupun rumah Niyah sendiri.


Setelah mendapatkan kunci kamar Niyah dan Jendra pun segera menuju ke arah lift yang akan mengantarkan mereka menuju dimana letak kamar nya berada.


Kebetulan di dalam lift pun sangat sepi hanya ada mereka berdua saja, hingga Niyah pun langsung mepet ke arah Jendra dan tangan nya itu langsung bergelayut manja, tak kalah juga Jendra menggenggam tangan Niyah.


Posisi Niyah saat ini kepala menyender pada lengan kokoh Jendra dan tangan Jendra yang satu nya pun berada pada tangan Niyah.


Tak lupa Niyah pun mendongak menatap wajah Jendra karena pacar brondong nya ini lebih tinggi dari nya sekali pun ia sudah menggunakan high heels namun tetap tak bisa menyamai tinggi badan nya dengan Jendra.


Lift pun sudah berhenti di lantai 3, mereka berdua segera keluar dan mencari nomor kamar 464. Ternyata kamar tersebut berada 4 kamar dari arah lift hingga mereka tak begitu susah mencari nya.

__ADS_1


Setelah sampai di dalam kamar segera saja Jendra duduk di sofa dengan Niyah yang langsung berada di pangkuan nya dan selanjut nya Niyah pun sudah menempelkan bibir nya pada bibir Jendra kekasih brondong nya itu.


__ADS_2