FOUND YOU

FOUND YOU
Datang


__ADS_3

Sementara keluarga Rhaka yang sedang berlibur pun terjebak macet di jalan karena memang weekend. "Pah kok lama" ujar Rhyana yang seperti nya sudah mulai lelah di dalam mobil.


"Sabar sebentar lagi sampai" sahut Rhaka. Tak lama kemudian pun akhir nya kendaraan mereka bisa keluar dari kemacetan.


"Eeh ini mbok gelas nya" Rhayi menyodorkan gelas yang ia bawa tadi.


"Ih malu-maluin aja ini gelas, kenapa ngikut segala sih" rutuk Rhayi dalam hati.


...****************...


"Bi.. bi Yuna bukain pintu nya dulu. Itu tamu saya sudah datang" teriak Niyah dari dalam kamar nya.


Ia kini sedang bersolek untuk menyambut tamu nya, "Niyah emang paling cantik" gumam nya sendiri kala ia menatap cermin di depan nya.

__ADS_1


Bi Yuna tergopoh-gopoh menuju pintu dan segera membuka nya "Silahkan masuk den" ucap bi Yuna mempersilahkan.


"Duduk dulu saja, nyonya masih di kamar mungkin sebentar lagi turun" tanpa di tanya bi Yuna pun menjelaskan karena ia melihat gelagat orang tersebut seperti sedang mencari nyonya nya itu.


Tak lama kemudian Niyah pun muncul dari tangga, ia memakai dress berwarna merah maroon tanpa lengan dan tentu saja sepatu high heels pun tak ketinggalan dengan warna yang senada.


"Sudah lama nunggu ya" ujar Niyah menghampiri dan sang tamu pun segera berdiri menyambut nya.


"Gak kok love, mau nunggu selama apapun tidak akan lama kalau yang di tunggu nya wanita cantik seperti kamu ini" Jendra mengusap pipi Niyah kala mereka sudah berhadapan.


"Bi sana cepat ke dapur, ngapain kamu melihat saya seperti itu" ucap Niyah dengan nada yang di tekan. Bi Yuna pun langsung saja menuju dapur tanpa melihat kembali apa yang sedang di lakukan nyonya dan teman nya itu.


"Beb, kenapa lama banget ke sini nya?" tanya Niyah dengan nada manja sambil menggelayut di tangan Jendra.

__ADS_1


"Sudah rindu kah?" bukan jawaban yang di dapat Niyah namun pertanyaan juga.


"Heem" Niyah tanpa malu-malu langsung ******* Jendra dan segera membawa Jendra duduk di sofa yang ada di belakang mereka.


"Stopp Love sabar dulu ya, nanti kalau ketahuan suami kamu gimana" ucap Jendra mengingatkan setelah ******* mereka terlepas.


"Tenang saja suamiku sedang keluar kota selama 2 hari, sekarang lebih baik kita makan setelah itu ke kamarku saja" Niyah dengan cepat menarik Jendra ke arah ruang makan.


"Duduklah di sini biar aku tengok ke dapur dulu" ucap Niyah dan dengan patuh Jendra pun menuruti nya.


"Bi sajikan sekarang juga makan nya, awas jangan sampai ceroboh dan membuat malu saya" ucap Niyah pada kedua art nya . "Dan kamu lebih baik di sini saja tidak usah muncul di depan tamu saya" lanjut nya sembari jari telunjuk nya menunjuk Vidya yang sedang menundukkan kepala nya.


"Tapi kenapa bu? , kan kasian bibi nya kerepotan jika hanya berdua sedangkan ini semua cukup banyak" Vidya pun melihat menu masakan malam ini yang cukup banyak seperti untuk 6-7 orang.

__ADS_1


"Sudah tidak usah banyak tanya atau kamu mau saya hukum dan tidak dapat jatah makan malam, mau hah seperti itu" sentak Niyah dengan memelototkan mata nya ke arah Vidya.


"Ti... tidak bu, baiklah Vidya akan diam di sini saja" Vidya ketakutan ketika sang ibu sudah seperti itu.


__ADS_2