
Bi Yati pun masuk dan menyimpan nya memindahkan makanan dari nampan ia letakkan di meja samping tempat tidur.
"Bi mau nanya boleh?" ujar Bella dengan ragu-ragu. Bi Yati yang sudah berbalik badan pun menghentikan gerakan nya yang akan melangkah keluar.
"Iya kenapa non Bella?" tanya bi Yati menatap wajah Bella.
Bella pun mulai berpikir tak seharus nya ia penasaran akan kehidupan Lidya, biar lah Lidya akan tahu dengan sendiri nya.
"Emmm gak jadi deh bi" ujar Bella pada akhir nya. Setelah nya bi Yati pun keluar kamar menuju ke belakang tempat dimana kamar art berada, "Aneh tadi menghentikan orang mau keluar giliran di tanya malah gak jadi" gumam bi Yati.
Ia pun terus melangkahkan kaki nya hingga ia kembali di hentikan saat akan menuruni tangga "Bi.. tunggu" ujar Vidya berlari keluar dari kamar menghampiri bi Yati.
"Iya non Dy, ada apa?" bi Yati melanjutkan langkah nya dengan Vidya yang berjalan juga di samping nya.
__ADS_1
"Seperti nya tadi kak Lidya sudah datang ya bi, tapi aku seperti dengar suara kak Bella juga" ucap Vidya melihat bi Yati dan menghentikan langkah nya sejenak.
"Iya barusan bibi dari kamar non Li antar makanan dan seperti nya non Bella juga menginap lagi di sini" duga bi Yati.
"Terus tamu ibu sudah pulang kah bi?" tanya Vidya lagi.
"Kalau itu bibi tidak tahu non"
"Tapi jangan lama-lama ya non, takut nyonya tau nanti non Dy kena marah" ujar bi Yati mewanti-wanti.
"Gak bi, paling hanya 2 jam saja. Poko nya sebelum jam 9 Vidya akan sudah pulang" ucap Vidya dengan semangat di sertai senyum, Vidya itu sebenar nya bukan tipe perempuan yang suka keluyuran malam kalau tidak ada kepentingan mendadak tentang sekolah atau orang terdekat nya.
"Baik lah hati-hati ya, ini bibi ada sedikit untuk ongkos non Dy pesan ojol" setelah merogoh saku celana nya bi Yati pun menyerahkan uang selembar berwarna biru karena itu yang ia punya.
__ADS_1
"Tak usah bi, Dy masih ada kok" tolak Vidya secara halus, ia tak setega itu untuk mengambil uang bibi nya. Sedangkan di kampung bi Yati pun masih membiayai anak nya sekolah.
"Tak apa non ambil lah siapa tahu untuk ongkos pulang" bi Yati pun menyerahkan ke telapak tangan Vidya.
"Jangan di tolak lagi non, bibi ikhlas kok" lanjut bi Yati. Vidya pun berpikir kenapa harus art nya yang sebaik itu, untuk ibu nya saja tak pernah memberi Vidya uang.
"Makasih ya bi, kalau gitu Dy mau siap-siap dulu" ucap nya dengan senyum ceria yang menampakkan dimple pada kedua pipi nya itu.
"Sangat manis" ujar seseorang yang memperhatikan dari ujung kamar. Setelah itu orang tersebut pun masuk kembali ke dalam kamar karena ia tak mau ketahuan oleh mereka berdua.
Lidya yang telah selesai dengan urusan nya di kamar mandi pun segera menuju ke arah makanan yang sudah terhidangkan.
"Kuy Bell kita makan" Lidya mengambil piring yang berisi makanan tersebut dan langsung melahap nya karena ia sesungguh nya sangat lapar.
__ADS_1