FOUND YOU

FOUND YOU
Pak Mat


__ADS_3

"Dengan mba Vidya ya?" tanya bapak ojol kala ia melihat Vidya yang mendekat.


"Iya betul" jawab Vidya.


"Sesuai titik ya mba" lanjut bapak ojol lagi. Vidya pun melaju bersama ojol menuju ke rumah Airin.


Perjalanan pun terasa begitu lama karena kebetulan besok weekend maka dari itu banyak muda-mudi yang keluar.


Sementara Rhaka beserta keluarga kecil nya baru saja sampai di vila sang ayah yang berada di kota B itu.


Kota yang begitu sejuk nan dingin karena masih banyak sekali pepohonan yang tumbuh subur di daerah itu bahkan termasuk juga buah-buahan.


Saat Rhaka ingin membukakan pintu untuk krucil nya justru mereka tidak memperbolehkan nya. "No pa, aku mau lurus ke sana yang banyak buah rambutan nya itu" ujar Rhyana dengan mata berbinar melihat banyak nya pohon buah rambutan yang siap panen.


Dan tentu saja Rheana pun kali ini setuju dengan adik nya, di tandai dengan ia juga mengangguk membenarkan.

__ADS_1


"Coba tanya pada mama kalian dulu boleh atau tidak nya" Rhaka pun melihat sang istri yang sedang menatap balik.


Dan segera saja dua krucil itu mendekatkan pada Rhara yang duduk di depan.


"Ma.. boleh ya" Rhyana langsung saja memasang pupy eyes nya yang begitu menggemaskan.


"Iya ma, Rhe juga mau buah itu" tunjuk Rheana pada buah rambutan yang masih di pohon.


"Tidak bisa lebih baik kita masuk ke villa dulu saja istirahat lagian kasihan papa kalian baru saja perjalanan jauh dan itu pun kita tak bawa supir" jelas mama Rhara panjang lebar agar dua krucil nya paham namun ia juga menggunakan bahasa yang halus.


Karena mereka berdua anak yang baik dan penurut, akhir nya dengan pasrah mereka pun menurut untuk turun dan istirahat, tapi bukan Rhyana kalau ia tak melakukan protes. "Tapi ma, setelah ini boleh kan kalau kita ke kebun sana" harap Rhyana sang mama akan mengiyakan.


"Ini pak uang nya" sodor Vidya pada bapak ojol itu setelah sampai depan rumah Airin.


"Terima kasih mba". Saat bapak ojol sudah tak terlihat Vidya pun segera masuk ke dalam gerbang rumah Airin yang sebelum nya telah di bukakan oleh satpam.

__ADS_1


"Selamat malam non. Non mau cari non Ai ya?" tanya satpam yang kebetulan sudah tahu tentang Vidya karena memang pernah beberapa kali bertemu.


"Iya pak Mat, Airin nya ada kan?"


"Ada non masuk saja seperti nya sudah di tunggu" Airin pun melanjutkan langkah nya dengan berjalan kaki yang lumayan cukup jauh dari gerbang ke rumah utama dimana Airin tinggal.


Namun walaupun Airin menyuruh nya untuk menghubungi ketika ia telah sampai itu tak Vidya lakukan, menurut nya ia hanya sebagai tamu dan tak mau merepotkan tuan rumah.


Vidya hampir sampai rumah Airin, dan Airin yang melihat dari kejauhan pun segera saja datang menghampiri dengan mengendarai motor nya untuk menjemput sang sahabat nya itu yang seperti nya kelelahan akibat jalan yang cukup jauh mana udara malam ini sangat dingin mungkin sebentar lagi akan turun hujan.


"Tin.. tinn" bunyi klakson motor Airin kala sudah di samping Vidya yang seperti nya tak menyadari itu.


"Dy kenapa gak nelpon sih, mana jalan sendiri lagi, kenapa gak minta anter sama pak Mat aja?" tanya Airin sekaligus mengomel.


"Sudah lah gpp kok Ai, kalau pak Mat yang antar siapa yang jaga itu post nya" Airin yang di jawab serta di tanya balik seperti itu pun langsung saja sibuk memilih kue lagi.

__ADS_1


"Tapi kan seharus nya pak mat itu menelpon aku, agar aku bisa langsung menuju gerbang Dy" ucap Airin yang agak ngotot dan tak mau mengalah.


Berakhir dengan Vidya yang mengalah diam karena tak ingin mendebat sahabat nya lagi.


__ADS_2